
Disisi lain sosok yang melihat kejadian itu mendesis dalam dingin, tak ada ekspresi diwajahnya karena tertutup dengan wajah tanpa eskpresi. Sampai sosok yang pingsan disana dna terkapar.
“ Nona.. tuan Lingling bisa mati jika dibiarkan begini.”Ujar pengawalnya yang melihat hal tersebut. Iya... disana ada CCTV dan Keyna bisa melihat semuanya secara jelas semuanya. Sampai pada titik Lingling jatuh pingsan dengan tubuh dipenuhi darah.
Keyna tak bergeming, ia masih menyalin File itu dalam diam, pengawalnya menatap Keyna dengan nafas yang memburu. Keyna sangat buruk, bagfaimana bisa membiarkan temanya dalam bahaya begini. Apalagi sudah hampir mati tapi tak kuga dibantu.
”NONA.!!! NONA HARUS MEMBANTUNYA JIKA TIDAK DIA AKAN MATI.” Ujar salah satu penjaga tadi yang sedari tadi kesal. Tetap tak ada tanggapan hanya ada suara nafasnya saja yang memburu karena kesal.”Jika tidak biar aku saja kesana. Kau memang perempuan iblis. Bahkan binatang tidak sekejam anda...!” Teriaknya tak kuat. ia mengepalkan tangan bergegas Keluar untuk membantu Lingling.
“Keluar satu langkah kau dari ruang ini ku pastikan kau tak akan ku lepaskan.”Ujar Keyna dingin tanpa mengalihkan tatapan dari laptop. Sosok itu tak bergeming masih keluar.
Keyna menyeringai dan bergumam.” Wahhh aku menemukan Berlian yang berharga rupanya.”Gumamnya. ia melirik pengawal yang diam tak bergeming.”tangkap dia dan tempatkan diruang bawa tanah sekarang..!” teriak Kryna.
“Baik nona.” Ujar penjaga lalu pergi meningalkan Keyna sendirian. helaan nafas keyna terdengar berat ketika smeuanya pergi, ia mengambil kopi yang sudah dingin dimejanya dan meminumnya pelan. Rasa ingin membantu Lingling tertahan saat ini. ia tak bisa membantu karena ini salah satu jalan melakukan misi. Ia hanya bisa betharap ada seseorang yang cepat menemui Lingling. Ia hanya punya waktu tiga puluh menit dan sekarang sudah lima belas menit Lingling tak ada yang membantu. Jika begini ia bisa mati.,
Ia bangkit tak kuat, tapi sedetiknya ia melihat seorang pemulung melihat Lingling kaget sembari menarik gerobak usang. entah baru pergi atau batu pulang tapi terlihat sangat lelah, dan membantu Lingling, ia berteriak meminta bantuan dengan orang-orang sekitar. Beberapa orang dari ruko dan juga dari beberapa tempat mulai terkeping menampilkan mereka menelpon ambulan dan polisi. Keadaan korban mengenaskan dengan luka tusuk dibeberapa tempat dan juga tembakan itu menggeparklan penduduk dan juga berita dihari ini.
Ia kembali duduk dan menatap kedepannya memperhatikan sesaat setelah polisi mendekat dan membantu Lingling memasuki mobil, sangat ramai juga yang melihat kejadian itu. Beberapa tempat Lingling yang ditemukan ditandai, posisi Lingling yang terjatuh ditandai dengan kapur. Batas lintas polisi memenuhi tempat tersebut hingga orang-orang hanya bisa mendapatkan berita dari luar lintas yang ditahan polisi.
“Ku harap kau tak mati.”Gumam Keyna lalu memilih bangkit. Ia harus menemui berliannya tadi, ia berjalan menuju lorong rumah itu.
Sampai diruang belakang terdapat hanya ruang gelap yang ada sedikit pentilasi yang menyinari disana, ada ranjang kumuh yang menempatkan pria tadi. Disana pria itu menatap Keyna bengis dengan tangan yang diikat.”Lepaskan saya..! Apa salah saya?” Teriaknya tak terima. Baginya membatu orang bukanlah suatu kesalahan.
__ADS_1
Keyna melangkah menjauh meninggalkannya lalu menatap pengawalnya sedari tadi.”Sebar berita tentang Lingling sampai kelpelosok negri dan beri jarak waktu sedikit kalian sebar rumor yang kemarin tentang Hendrik.. biarkan dunia memberikan tangapan dan biarkan mereka bertindak.”Ujar Keyna pelan. Ia tak akan turun tangan dari awla inga akhir jika menyangkut Hendrik, ia akan menangkap antek-antek milik Hendrik dan mengurungnya dibawa naungannya. Itu adalah hal yang menguntungkan ia dapatkan dari kerja sama ini.
Disisi lain dunia dihebohkan dengan kabar dimana ditemukan sosok pemuda ditengah jalan dengan keadaan yang sangat mengenaskan, terdapat luka tusuk dan juga pukulan yang sangat mengerikan, ditambah ada bekas tembakan yang ada di dadanya. Itu menyebar sangat luas saat ini. sampai pada penyelidikan disana.
Sosok yang diributkan saat ini sedang tidur nyenyak. Yah Lingling belum mati, dia hanya mengambil tiket berlibur untuk beberapa hari, mati? Hey jiwanya itu dengan jiwa dewa perang terikat jadi ia tak akan mati jika jiwanya tidak dilepas atau dewa perang alias tunanganya mati. “Ini sangat menyenangkan. Kapan aku bisa lagi tidur senyaman ini?”Gumam Lingling memeluk bantalnya dirumah Keyna. Yah jiwanya dirumah Keyna saat ini, dikanar yang khusus disiapkan oleh Keyna olehnya. Yah ini keuntungan miliknya. Mereka sama-sama menguntungkan. Katakana hidup mereka tak ada yang tulus, tai setidaknya mereka bisa sama-sama saling menguntungkan dan tidak merugikan satu sama lain. Benar bukan benar??
Andes dan lainnnya saat ini sedang nonton telebvisi dihadapan mereka sembari menunggu pagi tiba.”Dari kalian nggak ada kan ngebunuh orang semalam?”Tanya Andes pada teman-temanya ketika melihjat berita diTV. Disana ada sosok mayat ditemukan dengan keadaan yang tragis. Akh bukan mayat tapi calon hehe.
Mike dan juga ketigha temannya menggeleng.”Kita semalem ketiduran kelelahan. Enggak tau sesudah makan malam kita ketiduran kataknya capek deh ngetawain Lingling semalem.”Ujarnya Mike diangguki oleh ketiga temannya yang lainnya.
“Tapi siapa yang ngelakuin hal itu?”Gumam Alex melirik TV. Itu sangat kejam.
Tin...tong... suara mengalihkan pandangan mereka. Pelayan disana bergegas membuka pintu mereka mengalihkan pandangan. Tapi beberapa menit setelahnya pelayan itu kembali berlati menuju tangga.
”kenapa bi?”Tanya Boy melihat rait wajah cemas dari pelayan.
Pelayan menatap Boy dengan tatapan cemas.”Anu den, didepan ada polisi nyari nyonya.”Ujarnya. mereka kaget mendengarnya,
“Ngapain? Jangan-jangan Kreyna yang bunuh diTV?”tanyanya Mike kaget disana.
”Dan polisi tau Keyna pelakunya?”Tanya Alex menyambung. Mike mengusap wajahnya.Gila aja Cok..”Ujarnya pelan.
__ADS_1
“nggak mungkin. Keyna engak pernah sebodoh itu buat ceroboh.”Gumam Andes dingin lalu bangkit. Keempat temannya disana ikut karena ikut penasaran dan juga. Disana Jaksion ikut mangkanya berempat yah.
“Jangan-jangan Alka dijalan kecelakaan dan Keyna bakal jadi jendongs muda?”Tanya Jakson mengagetkan mereka dengan wajah polosnya.”Wah nggak bisa dibiarin nih. Masa Keyna jadi mama muda sekaligus jandongs muda.”Ujarnya tak terima.
Plak.. argh. Kepalanya dijhitak oleh Boy.
Boy mentapnya dnegan tatapan tak suka.”Mulut loe ngak ada satringanya yah kalo ngomong. Ngomong kok suka berner.”Ujar Mike disana dengan tatapan tajam. Plak..
“Kalian bego.. ngomong juga ikutan beg0, dasar manusia minus akhlak.”Ujar Mike sinis pada Boy dan juga Jakson. Keduanya hanya cengengesan
“Kita hanya kasih tau pendapat. Ini kok pintu rumah Keyna jauh banget si. Keknya rumah ini kebesaran deh.”Ujarnya Boy lelah. Semua menggeleng dengan rasa cemas, mereka ikut takut akan paradigma milik mereka masing-masing.
Apalagi asumsi negative Boy dan Jakson semakin membuat mereka takut. Alka sosok lelaki idaman setiap prempuan termasuk Keyna. Dan jika Alka pergi pasti Kruyna akan sangats edih dan mereka ikut sedih kehilangan salah satu tia terkaya itu hoho. Cuancuancuan.
.
.
.
Mo Doble Up ga?. Mau? komentar dan like dong..!
__ADS_1