
orge mendengarnya melirik Lingling, lupa jika Lingling ini sudah bersuami.” Memangnya apa hubungannya suamimu dengan kutukan?” Tanya Orge bingung dan juga curiga.
Lingling menggeleng.” Hanya untuk berghibah” ujar Lingling tersenyum miring.
Orge menghela nafas., tau jika Lingling hanya mengalihkan pembicaraan saja. Ia melirik Ling-Ling yang menjauh curiga. Siapa Lingling sebenarnya. “ ayolah katanya mau mengantarkanku ke istana. Jika kau terus berdiri di sana kita tidak akan sampai.” Teriak Lingling. Orge diam dan menghela nafas. baik ia akan mencari tau siapa LIngling sebenarnya.,
Dua jam mereka berjalan kaki dan Lingling tersenyum masam.” Apakah masih jauh? Kan aku sudah bilang cari jalan dekatnya? Menagap lama dan jauh sekali?” Tanya Lingling pusing.
Orge melirik Lingling.” Ini baru setengah jalan. Kita di depan bisa menyewa atau membeli kuda dan baru kita bisa sedikit cepat. Ini di desa yang terjauh dari istana,” ujar Orge tenang berjalan di hdpan Lingling.
Lingling mendesis dan memilih duduk di salah satu pohon. “ aku mau istirahat dulu, “ ujarnya.
Orge meliriknya dan ikut duduk untuk istirahat dulu. Lingling menghela nafas dan mengipasi wajahnya dengan tangannya sendiri. Orge melirik Lingling lagi dengan tatapan rumit.” Kau bisa telepotasi kan? mengapa tidak menggunakan telepotasi saja?” Tanya Orge melirik Ling-Ling bingung.
Lingling mendelik menatap Orge.” Tau dari mana?” Tanya Lingling bingung.
Orge menghela nafas.” aku tidak sengaja melihatnya, lagi pula kau pergi dulu dari hutan larangan menggunakan telepotasi. Mengapa kau tidak menggunakan itu saja untuk ke istana?” Tanya Orge lagi kepada Lingling bingung.
Lingling mengerjab pelan.” aku lupa saat itu menggunakan telepotasi, lagi pula aku pikir kau tidak tau.” Ujar Lingling polos.
Orge diam menatap wajah Lingling yang berkata jujur.” Sebenarnya aku malas menggunakannya karena ada banyak tempatt yang belum aku ketahui di Negara ini. jadi aku memilih jalan kaki atau berjalan lamban dari pada nyasar. Telepotasi juga harus dilakukan ke tujuan yang akurat.” Jujur Lingling..
“ Nona Lingling..!!” Orge ingin bertanya lagi kaget mlieikr tiga anak yang berteriak mendekati Lingling. Lingling tersenyum menatap ketiga anak yang datang dalam keadaan tak jauh beda dari sebelumnya, tapi kali ini yang paling kurus Nampak lebih segar.” Wahh kakak apa kabar?” Tanya anak berambut kriwil disana kagum kepada Lingling.
Lingling tersenyum, agak malas sebab anak anak ini sangat bau..! bau matahari mungkin karena tidak pernah mandi yah.” itu hhehhe aku baik. Kalian apa kabar? ku lihat tidak ada perubahan yah.” ujar Lingling tersneyum.,
Moca mendengus,.” Iyalah, mau ada perubahan itu jika kami sudah besar, kamikan maish kecil..” jawabnya polos.
Lingling terkekeh, ia mengeluarkan buah buah ditasnya.” Kalian makanlah,. Aku tau kalian pasti mengharapkan makanan dariku.” Ujar Lingling kepada mereka santai.
Anak anak itu tersenyum menerima buah buah yang diberi.” Wah kakak paling terbaik.” Jawab Moza kepada Lingling tersenyum lebar.
__ADS_1
Lingling mencebik.” Jika ada makanan yang terbaik yah?” tanyanya.
Moza dan teman temannya terbahak mendnegar ucapan Lingling. Lingling memilih bersandar. Orge melirik anak anak itu bingung.” Kalian saling mengenal?” Tanya Orge.
Lingling menaikturun alisnya beberapa kali.” Mereka kemarin sngat menyedihkan, jadi karena aku kasihan aku kasih buah.” Ujar Lingling santai.
“ kau bcara tidak ada saringan.” Cibir Orge
“ itu fakta..!!” ujar Lingling. Orge terkekeh. orge tersenyum tipis melihat Lingling di sebelahnya. ahhhhkk perempuan ini.
Andes mendesis melihat Keyna yang sudah siap menggunakan dressnya, terlihat sangat cantik dan juga elegan, berbeda dengan sikap aslinya. Dan ada alka juga yang menggandeng keyna dengan jas merah serasinya. Keduanya bergandnegan tangan mesrah , bahkan alka merangkuk pinggangnya Keyna sangat measrah dan juga erat bak takut keyna diambil orang lain saja.
Jaya merangkul pundaknya andes.” Tidak usah kebakaran jenggot. Mangkanya nikah biar tidak irian dengki.” Ujar Jaya membuat alka dan keyna tergelak. Hu andes sangat lucu dimata mereka yang sedang siap siap begini,
“ udah lah ayo berangkat.” Ujar jaya kepada mereka bertiga.
“ tapi pa ini nggak kecepatan??” Tanya andes ragu, ragu sekali langsung ingin datang melamar padahal belum juga kenal. Jika mereka salah pilih bagaimana?
“ udahlah cepat.” Ujar Keyna kepada mereka. Andes hanya bisa diam menatap mereka yang sudah menuju kemobil mereka. Mereka memilih untuk satu mobil saja dan andes yang menyetir. Supaya tidak terlalu banyak bawaan, lagian tidak ada alasan untuk menggunakan mobil lebih.
...----------------...
Loli menghela nafas pelan berjalan dengan pelan menyusuri kampusnya hari ini sudah cukup sore karena dosennya meminta jam tambahan.
” Gila aja tu dosen yah, kita udah 3 sks malah ditambah satu sks, pantat gue berasa panas duduk empat jam.” Ujar Sheren dengan kesal kepada Loli yang berjalan santai keluar dari gedung mereka. Mereka berada digedung tingkat dua, gedung tingkat satu untuk adik kelas tingkat 1 dan 2 . seterusnya semakin tinggi semester semakin tinggi kelas mereka.
Loli mengangguk pelan mendengarnya,.” Sumpah mana gue ngantuk banget lagi, ditambah laper juga. “ ujar Loli kesal. Siang tadi mereka makan, tetapi hanya makan soto betawi saja. Tidak ada tambahan lain, apalagi kuliah dari jam pagi hingga sore. Rasanya sangat lelah dna butuh istirahat.
Sheren menghela nafas.” udah jam lima lagi.” ia menatap jam dengan linglung.” Btw loe pergi rapat ntar malem nggak??? Jam 8 kan di sekre?” Tanya sheren. Mereka satu organisasi dan Sheren ini adalah bendahara dari oraganisasi mereka,.
Loli menguap pelan.” males gue lah, janjiannya jam 8 mulainya jam 9 atau jam 10. Dikira kita apaan? Jam segitu tu jam buat kita istirahat. Mana besok kita masuk jam setengah delapan, kalo telat bisa mampus sama pak Verry.” Ujar Loli pelan.
__ADS_1
“ tapi loh kita rapat buat demo dua hari lagi. katanya ada yang harus kita bikin skemanya gitu. Loe nggak ikut memangnya? Tapi loe ketua bidang. Bisa kena omel sama ketua cabang,” ujar Sheren polos kepada LOli.
Sheren ini sangat cantik dan putih, bisa dikatakan jika dia salah stau paling cantik diantara kelas atau di organisasi mereka. Tapi sayangnya sheren ini agak lola dan polos. Hmm bodoh kali yah soalnya dia dijelaskan agak tidak mudeng. Alasan kenapa dia jadi bendahara karena dia banyak duit, dan bisa dijamin tidak akan korupsi.
Loli menggeleng pelan.” pusing gue. mereka yang maksa gue yang jadi ketua bidang mereka juga yang ngatur ngatur gue. “ jelas Loli kesal mengingatnya. Masalahnya akhir akhir ini menumpuk, mana lelaki yang menidurinya tidak ada kabar sama sekali. Apa dia kabur? Dan sekarang dia harus mengurus organisasinya lagi?
Sheren menyenggol lengan Loli. Loli meliriknya dan menaiki satu alisnya bertanya. Sheren melirik kearah depan menggunakan ekor matanya. loli menatap kedepan masih dengan ekpresi bertanya-tanya, tapi sata tau siapa yang dimaksud matanya segera memutar dan berdecap kesal dan mlas bersamaan. Loli ingin segera pergi dari sana tapi tidak ada jalan lagi menuju motornya yang diparkir. Dibelakang kelas,
“ Loli..” panggil Damar yang mendekati Loli,
Loli meliriknya malas, damar terlihat memprihatinkan, bajunya terlihat kusut dan mata yang bengkak, ada lingkaran hitam disekelilingnya. Pasti dia sedang pusing dan bingung mau tinggal dimana, kan selama ini enak tidurnya dan tinggalnya di apartemen miliknya, sekarang sudah tidak ada lagi. dan pasti bingung juga sudah tidak ada transportasi, soalnya sudah disita dan diambil oleh Loli semua., loli suruh orangnya mengambil semua barang-barangnya.
“ Li loe kok tega sama ague sih? Kita udah bertahun tahun pacaran. Kita bisa bicara secara baik baik, nggak kayak gini.” Ujar Damar memelas mendekati Loli. Mencoba memegang tangan Loli tapi Loli sudah memberi jarak untuk mereka. Mana mau Loli disentuh olehnya lagi kan?
Loli menguap pelan.” nggak ada yang harus dibicarain Damar. Loe dan gue udah tamat. Dan lagi kita udah nggak ada urusan apa apa. Loe bisa nikah sekalian sama Gisel gue nggak masalah.” Jelas Loli dengan tenang kepada Damar. Perasaan kepada Damar sudah musnah, yang ada hanya rasa benci dan kecewa. Sebab bagi Loli orang yang tidak patut dipertahankan tidak ada alasan untuk ditangisi terlalu lama.
Damar menggeleng.” Gue nggak mau. Gue cinta sama loe. Gue sayang sama loe.. gue nggak mau putus sama loe Loli. “ ujar Damar memelas. Air matanya bahkan jatuh dihadapan Loli. Seperti lelaki yang benar benar tersakiti dan enggan ditinggalkan oleh perempuan yang ia cintai.
“ terus kalo cinta kenapa masih selingkuh?” Tanya Loli dengan alis terangkat. Sheren diam disana pura pura main hp saja karena tidak mau ambil peran. Loli mendekati Damar dan berkata.” Kenapa loe nggak mikir resikonya sedari awal ? Damar damar loe pikir gue sebego itu yah?? loe morot gue gue terima dan gue diem aja. Loe miskin pun gue terima apa adanya. Tapi loe malah selingkuh, itu artinya memang loe cowok nggak sadar diri, nggak tau diuntung.” Ia menunjuk bahu damar dna menjulaknya.
Damar menggeleng menangkap tangan Loli.” Gue khilaf Li. Maaf sayang gue Khilaf,.” Jelasnya nanar kepada Loli.
Loli menatapnya dengan wajah menahan mual.” Khilaf tapi sampek ciuman. Sorry Damar gue memang bucin tapi otak gue masih jalan. Dan loe udah nggak ada tempat lagi. Loe pilih aja selingkuhan loe sana. Gue udah nggak peduli.” Ujarn Loli sinis.
” Dan lagi semua duit yang udah gue kasih ke elo gue anggap itu sumbangan sama loe yang nggak mampu aja ambil.” Jelas Loli menghempaskan tangan Damar dari tangannya. Damar ini sih lelaki miskin yang modal hp doang. Jalan jalan Loli yang bayar, makan pun Loli yang bayar.
Kemana mana Loili yang bayar.. sampai ketukang parkirpun Loli yang bayar. Parahnya lagi kadang dia minta uang untuk makan, alasanya belum dapat kiriman lah dari orang tuanya, lalu minta isi pulsa dan kuota lah.
Dulu permah minta belikan tanah karena modal usaha. Tapi tanah itu loli beli menggunakan atas nama dirinya. Dan Damar tidak tau setahu damar itu tanahnya. Memang Damar ini hanya modal tampang saja berani mempermainkan hati wanita.
Damar menggeleng bersujud di kakinya Loli. Tapi Loli malas dan segera menjauh.” Li plis li jangan tinggalin gue Li. Gue KHilaf Li. Maafin gue. Gisel yang godain gue Li.maaf.” ujar Damar nanar dan juga purus asa. Tapi Loli malas mendengarnya. Ia segera mendekati motor miliknya yang terparkir bagus dibelakang gedung.
__ADS_1
Sheren segera mendekati Loli “ Loli jangan tinggalin gue..!” teriak Sheren dengan kesal.