Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Eliza


__ADS_3

“ Lingling bangun,, kamu harus sarapan, kita hari ini harus pergi keistana, kakak Heqi ngajak kita katanya paman Lian Le mau nikah.. Bangun..”Ujarnya dari Qeqe disana menarik ujung baju adiknya yang tidak mau bangun juga.


“CupcupCUp...”


Elliza yang diganggu tidurnyapun terkejut dikalah seluruh wajahnya dicium berkali kali membuat ia bangkit dan menatap Qeqe disana dengan tatapan terkejutnya.


”Ih bukan aku yang ciium, tapi tu miau..”Ujarnya menunjukan boneka anjing disana.” Kau penuh kuman, mana mungkin aku cium....!Cepetan bangun adekku sayang.’Ujar Qeqe disana menarik Eliz mengenakan tangan yang mengenakann sarum tangan,.


Eliz disana masih sangat mengantuk, karena baru kali ini ia bisa tidur dikamar yang seindah dan seempuk ini dudunia nyatanya kamarnya bagaikan batu bata yang ditidurkan.. “Iya aku bangun..”Ujar Eliza disana membuat Qeqe disana menganggukdan setuju.


Eliza disana bangkit dan kekamar mandi,, akh iya.. disana sudah ada bibik Shu Jinn yang akan membantunya mandi sebagaimana hari hari kemarin membuat ia bahagia.


Akkhh indahnya hidup disini, dipenuhi dengan keindahan alam dan juga kemewahan, jangan tanyakan bagaimana kasih sayang orang orang sekitarnya membuat Eliza melupakan dirinya jika sebenarnya dia bukan Linglling asli..


Sesudah mandi bibik Shu Jin pun mau menatap rabutnya Eliza sebagaimana tugasnya. hal itu membuat Eliza disana menganguk.


"Tata yang bagus dan juga gunakan perhiasan mahal ya.. akhm.. ”Ujarnya membuat Shu Jin disana menatapnya heran.


Lingling tidak suka tataran yang ramai dan terlalu cantik, apalagi perhiasan mual yang semakin mahal maka semakin berat pula perhiasan tersebut, Tapi ia harus bagaimana lagi? Ia hanya mengangguk dan memolesnya saja sampai ia mau mengenakan cadar diwajahnya Lingling.


Namun Eliza berkata.”Tidak usah.. aku tidak mau wajah cantikku ditutup. Biarkan seluruh dunia tau jika wajahku sangatlah cantik jelita.. biar tidak ada yang menghinaku..”Ujarnya disana dengan sombongnya.


Ya.. Eliza ingin menunjukan jika dirinya sangatlah cantik supaya tidak dihina lagi, ia lelah dihina, jika sudah diberikan kecantikan bukankah harus dipamerkan? Dan supaya semua orang bisa melihat jika dirinya secantik ini kan?


Sudah cukup zaman modern saja ia dihina....! ia akan memamfaatkan kesempatan dirinya yang sekarang.

__ADS_1


Shu jin disana menghela nafas.”Tapi Ling’er. Kau tidak mau wajahmu dibuka sedari kecil, karena kau tidak suka menjadi pusat perhatian dan ditatap oleh banyak lelaki. Ini bahaya jika dilihat semua orang.. apalagi kau mau pergi kekerajaan.”Ujarnya disana membuat Eliza memutar bola mata malas.


“Justru karena aku cantik aku harus memamerkannya. Apa guna wajahku cantik jika tidak dilihat orang lain.”Ujarnya lalu menatap kaca. Semua yang ada didirinya sekarang menjadikan ia buta. Yah.. ia buta dan tidak tau jika ini hanyalah sesaat.


“Supaya tidak ada yang menghinaku dan merendahkanku. Aku putri disini.”Ujarnya disana. Sikapnya sudah jauh berubah padahal baru dua hari menempatkan tubuh Lingling.


Akhh Shu Jin disana diam menatapnya dalam.. ini bukan Lingling yang ia kenal. Lingling tidak terobsesi akan jabatanya, Lingling juga tidak terobsesi menjadi perhatian dan juga pujaan banyak orang. Akhh kenapa cepat sekali berubah membuat ia hanya menghela nafas.


Eliza berjalan menuju ruang makan, disana sudah ada semua keluarganya membuat ia semangat duduk ditempatnya dan berkata.”Pagi ayah.. bunda. Kakak-kakak.. “Ujarnya membuat Qira disana mengangguk. Dan Zauhan yang tersenyum kepada anaknya satu ini.


"Pagi tuan putri. ."Ujar zauhan membuta Lingling tersipu. akhh jangan bilang i menyukai ayahnya sendiri?


“Ayo makan, kita akan berangkat secepatnya..”Ujarnya Qira disana kepada keluarganya.


Disana memang tidak banyak pelayan, Shujin disinipun karena permintaannya. Hanya ada dua pelayan kepercayaan untuk membantu Qira, dan dua pengurus kebun dan pembersih lingkungan. Bayarannya pun jangan Tanya, bayaranya sama dengan perdana mentri dan itu membuat siapapun akan berbondong bonding ingin melamar kerja disana.


“Dan kenapa tidak menutupi wajahmu Lingling?” Tanya Zauhan disana kepada putrinya. “Bukankah kau tidak mau wajahmu dibuka seperti itu? Akhh iya. Rusak wajah mi, Bukannya kau tidak suka mengoles wajahnya dan mengenakan perhiasan?” Tanyanya disana dengan tajam. Ini bukan anak yang ia kenal...!


Baju sutera yang atasannya berwarna Ping mencolok dan rok sutera terbaik berwarna biru, mainan rambut yang cukup ramai dengan sedikit dipanggil bagian kanan dan kiri dan wajah yang dipoles ping membuat Lingling jauh berbeda.


biasanya Lingling lebih menyukai baju berwarna marun dari sutera tipis yang dilapisi menjadi tiga lapis dan puring dalam supaya tidak berat... Atau baju berwarna ping mudah dan lavender muda... Baju baju yang begini itu tak pernah dipakai oleh Lingling. padahal itu hadia hadia dari banyak orang... bahkan harganya sangatlah mahal...


Jangan lupakan Lingling tidak suka mengenakan gelang emas, ia lebih menyukai gelang dari Liong dan dinamakan galang itu?


Eliza disana pun gugup dibuatnya. Ia mengunya makannaya dan tersenyum.”Anuh kak.. aku tidak tau apa-apa tentang diriku akibat jatuh.”Ujarnya memegang kepalanya bagaikan menahan sakit.”Dan akhh aku tidak tau ini daging babi.. kenapa ada disini?” Tanyanya lagi disana.

__ADS_1


Lalu menatap ayahnya Zauhan.” Dan dan.. mukaku? Oh aku hanya mau beradaptasi dengan wajahku.. Aku lelah mengenakan cadar terasa pengap dan panas ayah.. Aku mau ke kerajaan supaya semua orang tau aku putri ayah dan bunda, supaya tidak ada yang merumorkan aku jelek lagi dan juga tidak ada yang menghina ku..”Ujarnya tersenyum membuat Zauhan mendelik.


Ia tak tau anaknya bagaimana bisa seberubah ini? Namun ia bisa merasakan jika ini bukan anaknya, sedangkan Qira hanya diam, sebatas mana Eliza berubah hanya karena kemewahan yang ada dan sebrapa berubah anaknya Lingling didunia kesengsarananya.


“Oh ya sudah.. ini tu punya Gegemu Heqi nanti dikerajaan.. dan terserah kau saja.”Ujarnya Qeqe menunjuk daging bab1 disana membuat Eliza diam dan tersenyum,.


Padahal ia ingin sekali makan bab1 yang didepanya. Terasa sangatlah lezat. Arhhh.. sialan memang si Lingling ini ya.. merepotkan dirinya saja. Untunglah dirinya tidak ketahuan tadi, jika tidak bagaimana nasibnya coba?’ Itulah batinya yang memberontak membuat ia hanya makan sup jagung dan beberapa makanan yang lain saja dengan semangat yang berkurang.


Tapi tidak apa , karena jika didunianya ia hanya diberi roti keras yang ternyata jauh dibawah makan sekarang, sekarang makanya penuh dengan kenikmatan, Dulu bahkan ia makan bab1 hanya satu kali dalam satu bulan bahkan satu tahun, makan ayam atau daging lainpun hanya satu atau dua minggu sekali. Makanya hanya roti keras dan kari..


Hanya itu terus.....


“Lingling... Qeqe. Pangeran tampan datang Yuhuu...1”Teriak orang luar disana. Leno dan Leqi. Leno adalah kakaknya Leqi. (Anak dari Via dan Leon. Ralatnya Leno adalah anak dari hasil pemerkosana kaum bloerose jika kalian baca putri Zhu Qira Han pasti yau ya. Sedangkan Leqi anak kedua dan anak kandung dari leon dan Via)


Lingling disana pun tersenyum sopan menatapnya."Hay... "Gumamnya.


“Ganteng jika dilihat dari menara kerajaan Langit.”Cibirnya Qeqe disana membuat Leno disana menelik. “Kalian mau apa kesini? Pasti mau numpang makan tu.. emangnya bunda Via enggak masak apa?” Tanyanya mendelik.


“Dan pasti tu bentar lagi ada Wolly dan juga WIllo..” Ujarnya Qeqe kesal (Anak Wolf dan putri Thea)


“Ih tau aja si..”Ujarnya Leno disana terkekeh membuat yang lain tersenyum maklum.”Lagian masakan bunda Qira lebih enak si.. enak banget bikin nagih. Ya kita aja tu heran, kenapa enggak lahir dari bunda Qira, pasti enak ya bisa makan tanpa pergi kesini setiap hari..”ujarnya Leno disana dengan mata memelas nya.


“Tidak usah begitu Leno. Bunda tau kau pasti sedang tidak diberi makan oleh ayahmu karena kau tidak bisa berlati dengan benar dan sibuk menggoda gadis gadis diluar sana kan?” Tanya Qira membuat Leno disana terkekeh diam.”Dan kau mengajak adikmu supaya kalian bisa dimarahi bersama atau ayahmu tidak jadi marah kan? . Dasar ya kalianm..”Ujarnya Qira membuat yang lain disana tergelak.. akhh ya Leno memang begitu.


"Bunda memang tau segalanya..! "Ujar Leqi pasrah dan memancing gelak zauhan.

__ADS_1


Lalu Leno mengediipa satu matanya kepada Eliza membuat Eliza tersenyum malu malu..


__ADS_2