
Wahh nggak nyangka banyak banget yang komentar. Aku senang melihat nya🔥... sering-sering yah..!
.
.
.
Lingling menggerakkan jari lentiknya kearah Keyna. Keyna melihatnya gugup dan bertanya-tanya maksud nya apa. “Kau berpikiran hanya halusinasi kan? Kau boleh menyentuh tanganku untuk memastikan aku nyata atau tidak.”Ujar Lingling disana. keyna merasakan sesak di dadanya mendengar suara Lingling begitu lembut. Ia merasa mendadak menjadi gila. Tolong kan sadarkan dirinya jika dirinya normal.
Hey dia perempuan bisa bisanya tertarik pada perempuan juga!. Bahkan memiliki nafsu untuk menyentuh Lingling secara lebih dan intim. Melihat bibir ceri Lingling menambah kadar kegilaan yang ia miliki.
Ia ingin mencicipinya... astaga Keyna sadarlah!
Keyna tak berani mengangkat tangan tapi hasratnya mau memegang jari lentik itu,, Keyna menatap binar jari lentik yang bahkan sangat indah tersebut. Dengan gugup ia memegang jari itu penuh kehati-hatian..
Dugh... ia memang menyentuh jari-jari itu. Ini bukan mimpi.. Heyy tangan ini sangat halus dan juga sangat lentik,
Ia kembali hilang akal hingga mencium tangan Lingling, tak terasa ia ingin menjilat tangan itu. Dirinya tak bisa dikendalikan barang sedikitpun.
Lingling melihatnya menjentikkan tangannya ke kening Keyna. Keyna mengerjab kan matanya sadar merasa sakit di dahinya dan juga mengalihkan pikirannya.”Sialan.. kembalilah ke wujudnya yang jelek. Aku bisa Gila jika begini, aku tidak bisa mengendalikan diriku.”Keyna menggusap wajahnya menyadarkan dirinya dari kelakukan anehnya.
Lingling disana diam mendengarnya lalu merubah dirinya menjadi manusia biasa dan berbentuk Eliza lagi. tapi sebelumnya ia disana diselimuti oleh banyak kupu-kupu biru lagi.
Keyna bisa melihat rambut yang tadinya panjang terurai indah sekarang kembali pendek berwarna hitam. Mata yang tadinya biru sekarang terbuka menjadi hitam kecoklatan kembali. Wajah yang halus berubah tak lagi halus. Keyna menghela nafas bersyukur setidaknya ia tak akan menggila lagi. “Wajahmu kutukan.. ku harap kau tak menampakan kepada siapapun jika tak mau menambah beban hidup orang lain.”Keyna mendengus tak senang pada Lingling. Ia akui jika kewarasannya hilang melihat Lingling.
Hey dia normal kok..!!
Tak ada niat untuk tak normal.
Lingling terkekeh.”Yahh-yahh aku tau, aku terlalu cantik bukan?”Tanyanya dengan menggoda. Keyna mendengus tak mau menjawab sebab jawabannya memang benar adanya. Lingling tergelak disana melihat wajah masam Keyna.
“Bahkan bau wangi terngiang-ngiang dikepalaku dan di ruangan ini. Sial4n.. aku menyesal melihat wajahmu.”Keyna mengusap kepalanya kasar. Ia merasa menjadi gila gara-gara ulah Lingling saat ini.
Lingling mendengarnya kembali tertawa pelan melihat wajah frustasi milik Keyna. Ini bukan pertama kali ia melihat orang yang melihat wajahnya menggila. Akhh wajahnya memang cantik tapi yang namanya terlalu memang tidak baik.
“Bisa kau jelaskan siapa kau dan mengapa kau bisa berubah??? Kau bukan titisan setan atau penyembah raja iblis kan?”Tanya Keyna konyol.
Lingling menahan tawanya.”Kau mempercayai hal seperti itu?? Apakah didunia ini ada?”Tanya Lingling kaget. Ia pikir manusia seperti Keyna tak akan mempercayai hal yang tak kasat mata dan tak masuk akal begitu karena selalu berfikir realisasi, Ternyata ia percaya dong.
Lingling mengangguk.”Aku tak tau jika di dunia modern begini masih ada yang mempercayai hal seperti itu, apalagi penyembah setan yang artinya memiliki aliran hitam.”Ujar Lingling mengabaikan pertanyaan Keyna tadi.
“Tentu masih banyak.”Ujar Keyna mendengus.
Lingling menatapnya kaget.” Banyak yang masih menyembah setan untuk menjadi kaya dengan cara mengorbankan anak-anaknya, atau harga dirinya. Banyak yang bisa dilakukan asal bisa mencapai tujuan mereka. Jika kamu?”Tanya Keyna lagi tak mau melenceng dari perkara..
Lingling menggeleng.”Kamu sungguh tak mau mengelak pertanyaan yang tak ku jawab yah.”Ujar Lingling..
Keyna mendengus.” Aku tidak suka bicara hal yang tidak penting.”Ujarnya datar. Lingling mencebik lalu mengangguk saja.
“Aku bukan dari dunia ini.”Jawaban Lingling semakin tak masuk akal didengar Keyna. Keyna menatapnya penuh penyelidikan, wajahnya Lingling terlihat sangat serius dalam menyampaikan jawaban. Apakah ia berbohong??
“Maksudmu dunia bagaimana??Kau hantu atau sejenis setan?”Tanya Keyna pada Lingling pelan. Tak ada lagi dunia hantu atau gaib yang ia ketahui.
__ADS_1
Lingling menggeleng, ia menatap Keyna dengan penguncian mata, mencari tau bisa dipercaya atau tidak orang dihadapanya jika ia ucapan sebenarnya. Keyna yang sadar arti ucapan itupun menarik satu alisnya.”Aku bisa dipercaya.”Ujarnya dingin. Dadanya yang bergemuruh, yang mimisan tadi sudah tidak ada.. kembali ke modenya Keyna diawal. Tapi jika mentalnya masih dipertayakan saat ini.
Lingling tersenyum. “Kau persis seperti ibuku, sangat pintar.”Gumamnya. keyna menatapnya datar tak mengerti ibu yang mana yang Lingling maksud. Apakah ibu didunianya atau ibu didunia ini karena yang ia tau Lingling bukan dari dunia ini. bukankah itu artinya ia orang lain?
“Nama asliku Putri Zhu Lingling Han. Aku dari dunia Fararel, lebih tepatnya dimasa lampau yang tidak tertulis dalam sejarah.” Jawabnya.
Keyna menatapnya tak percaya. Apalagi kata ‘Putri’’ itu artinya dia seorang anak raja-raja bukan? Keyna mengerjab pelan mendengarnya.
“Kau anak raja-raja atau hanya namamu yang tersemat nama Putri biasa?”Tanyanya pelan disana dengan kepo. Jika iya sungguh beruntung ia bisa bertemu dengan putri kerajaan.
Lingling mengangguk, wajahnya dingin kembali berkata.”Yah aku anak dari kaisar bernama Zauhan dan putri dari seorang kaisar juga yang bernama Zhu Qira Han, hanya saja ada banyak masalah dan juga pristiwa membuat ayahku berhenti menjadi kaisar dikalah itu hingga kami memilih hidup ditengah hutan bersama keluarga kecil kami dan juga beberapa teman ibuku yang sudha menjadi pamanku. Mereka juga sudah memiliki keluarga sendiri. Sedangkan keluarga ayah dan ibuku sering berkunjung pada kami. “Jawabnya mengenai biodatanya.
Keyna menahannya bicara biar tak dilanjutkan.”Lalu siapa Eliza?? Apa kau menyerupai Eliza dan kau orang lain?”Tanyanya disana tak bisa mencerna.” Sorry aku tak tau dimana meletakkan otak pintarku tadi.”Ujarnya menggeleng, efek bertemu bentuk Lingling asli membuat ia kurang fokus.
Lingling menggeleng.”Ini memang cukup rumit unuk dijelaskan, tapi jiwaku masuk ketubuh Eliza karena permintaan konyolku. Aku dan Eliza orang yang berbeda.”Ujarnya menjawab.
Keyna menutupi wajahnya kaget.Kau bertransmigrasi?”Tanyanya dengan kaget.
Lingling mengangguk.”Yahhh begitu, tetapi aku belum mati di duniaku, aku hanya bertukar tubuh saja dengan tubuh ini dan akan kembali jika waktunya telah tiba.”Ujarnya tenang.
“Wahh kita sama.”Ujar Keyna dengan pelan mengangguk girang karena senang.
Lingling mendengarnya mengernyit.”Ku pikir hanya aku yang merasakan begini karena Tuhan lupa mengambil jiwaku dan malah tertukar dengan pemilik tubuh kecil dan jelek ini ini.”Gumam kesal Keyna lagi. mengingat dirinya juga bertransmigrasi, dari tubuhnya yang dulu ketubuh gadis ditubuhnya saat ini. itu baginya suatu hal yang tak masuk akal, andai dirinya tak bertransmigrasi pasti ia tak akan percaya akan cerita Lingling.
Lingling mengangguk.” Oh.. mangkanya aku merasa jiwa dan tubuhmu terbela Meski bersatu, ternyata kau juga bertrannsmigerasi toh.”Gumamnya padanya pelan.
"kau bisa lihat??" Tanya ujarnya pelan.
“Apa tujuanmu didunia ini??” Tanyanya Keyna lagi pelan. Lingling menghela nafas memijit kepalamya sakit lalu bersnadar lelah menjadi sok paling serius dengan Keyna. Sikap mereka sangat bertolak belakang. Keyna suka serius Lingling tidak. Keyna dingin sedangkan Lingling pemalas. Akhh mereka jauh berbeda.
“Tujuan ku awalnya itu bersenang-senang didunia ini.”Jawabnya pelan pada Keyna,.
Keyna diam menyimak. Mata Lingling memandang lurus ke depan rumah. “ Kata ibuku dunia kalian itu sangat modern tak seperti duniaku. Jika mau masak yah tinggal masak, jika mau makan yah ada makanan instan, jika mau pergi bisa mengenakan mobil atau kendaraan lain yang cepat sampai jadi tak lagi perlu mengenakan kuda,. Jika mau bicara atau menyampaikan kabar hanya perlu mengenakan hape, dan lebih penting tidak akan merasa kebosanan Karena diisini ada banyak aplikasi dan permainan.”Ujarnya mendengus tak suka.
“Ehh pas kesini bor-boro bertemu hal itu. Dunia fantasiku hancur dengan kenyataan, aku ditempatkan ditubuh milik Eliza ini, mana miskin dijauhi oleh orang tuanya, mana tingalnya dihutan dan tak diurus. Semua fantasiku hilang, usahaku sia-sia. Semuanya diluar kendaliku. Malah aku terjebak dalam komprik kalian. Bukannya bahagia aku malah menderita. Sialan tua Bangka itu.”Dengannya tak kuasa menahan kesal dan amarahnya.
Briffgg. Keyna menahan tawanya mendengarnya.Lingling melihatnya mendengus.”Tertawalah.. tak usah ditahan aku tau kau menertawakan kebodohanku.”Ujarnya Lingling disana.
Hahahaha. Keyna disana tetawa lepas mendengarnya, Wajah Lingling terlihat sangat tertekan disana. “Ini semua salah ibuku, kenapa pula ibuku mengirimkanku disini.. “Ujarnya mengusap kepalanya frustasi. Keyna sekain tertawa hingga sudut matanya mengeluarkan airnya.
" Jadi kau dari dunia lain yang bermimpi akan hidup enak didunia ini ternyata kau malah dikirim ketubuh yang menderita begitu?”Tanya Keyna lagi dengan sisa tawanya. Lingling mengangguk malas.
Bhuhahaha..
“Menyedihkan sekali hidupmu... “ Keyna tak bisa membayangkan bagaimana sengsaranya Lingling yang hidup sebagai putri raja yang ia yakini kamar penuh emas, makan dengan sendok emas, jika mau makan di beri oleh pelayan, jika mau minum disiapkan. Tapi disini malah berusaha bertahan hidup ditengah keluarga yang kejam.
“Itu mungkin karma bagimu. Atau kau sudah durhaka pada ibumu mangkanya kau dikirimkan ketubuh ini haha.”Ujar Keyna lagi tak henti tertawa.
Lingling menghela nafas memejamkan matanya menahan diri untuk tak menyakar Keyna. Keyna meredakan tawanya melihat Keyna serius.”Aku tak tau jika kau begitu mudah percaya dengan ceritaku.”Ujar Lingling disana pelan.
Keyna menghela nafas.”Bahkan ketika melihat rupamu jika kau bilang kau Dewi aku akan percaya. Kau sangat cantik.”Ujarnya mengakui hal itu. Sudah melihat buktinya bagaimana bisa ia tak mempercayai ucapan Lingling??? Ia tak bisa tak pecaya.
Lingling mengernyit.”Mengenai Dewi. Ibuku seorang Dewi bulan dan tunanganku Dewa Perang loh..”Ujarnya sombong.
__ADS_1
Keyna mendengarnya melotot disana. “Wajar saja ibumu bisa mengirmmu kedunia ini. ku rasa kau punya dosa besar mangkanya dibuang kesini untuk menebus kesalahanmu hahaha..!!! tapi apakah benar ada hal yang begitu didunia ini?”Tanya Keyna lagi penasaran. Selesai dengan tawanya.
Lingling mengangguk.”Heyy aku memang memiliki dosa besar yang tak lain adalah suatu kebodohan tingkat akut.”Ujarnya disana tak seenang.,”Dan kau tau ibuku mengalami banyak hal dan mengorbanan besar untuk menjadi seorang Dewi, dan tunanganku itu sangat kuat mangkanya bisa menjadi Dewa. Hati mereka suci..”Ujar Linglling tak suka.
”Jadi yang ibuku lakukan itu hanya untuk kebaikanku bukan karma.”
Lingling mempercayai hal itu. Jika ibunya tak mungin menelantarkannya jika taka da tujuan.
“Tapi katamu ibumu darri dunia ini. bagaimana bisa?”Tanya Keyna kepo lagi.
Lingling menggeleng.”Dia manusia terpilih dari Dewa untuk menyelesaikan masalah dikalah itu. Itu rahasia dari keluargaku.”Ujarnya Lingling pelan. Keyna tertegun mendengarnya,. Keyna jadi bersyukur jika ia bertransmigrasi ditubuh orang didunia ini, jadi ia masih bisa bertemu keluarganya. Bagaimana jika seperti ibu Lingling yang kedunia antabranta dimana, yang bahkan tak ia ketahui satupun manusia disana.
“Langsung saja pembicaraan kita. kepalaku sakkit bicarakan terlalu banyak.”Ujar Lingling menyelah Keyna yang ingin bertanya, Lingling memijit pelipisnya yang terasa berat.
Keyna mendengus disana mendengarnya.” Aku barus aja ingin bertanya tentang hidupmu disana,. “Ujarnya mendengus. Lingling menghela nafas tak mau menjawab, terlalu panjang jika mau menjawabnya.
“Jadi kau akan kembali keduniamu dan meningalkan dunia ini?”Tanya Keyna pelan.
Lingling mengangguk. “ Kapan??” Tanyanya lagi dengan serius.
“Setelah ini misi ini berhasil dan ini juga yang ingin aku bicarakan denganmu. Bisakah kau membantuku dalam hal ini??? aku tak punya niatan jahat akan hal ini, jika aku ingin kabur dan lari dari kalian itu Mudah bagiku, tapi jika tidak menyelesaikan misi ini aku tak akan bisa kembali.,”Ujarnya pelan.
Keyna diam mendengarnya.” Kau maukan membantuku?”Tanyanya pelan.
“Lalu bagaimana dengan Andes jika kau kembali kedunia aslimu?”Tanya Keyna pelan.” Jika kepergianku hanya akan membuat Andes sakit dan terluka aku tak bisa membantumu. Dia salah satu orang uyang paling berharga dihidupku.,”Jawabnya jujur,, sangat tulus dam jujur.
“Kalian saling mencintai?”Tanya Lingling dengan delikan.
Keyna mendnegus.”Tidak. kami lebih dari ikatan cinta atau darah, karena kami sama-sama berdiri dan merangkak bersama, kami bagaikan manusia kembar yang memiliki jiwa yang sama,” Ujar Keyna tenang.
Lingling mengangguk, sebab ia juga tak melihat ada cinta dimata Keyna ataupun Andes si. Ia hanya tau jika Keyna atau Andes memiliki jiwa dan tempat tersendiri dihati mereka
“aku dan Andes memang tidak akan bisa bersatu.”Ujar Lingling pelan.” Mau dengan siapapun karena jiwaku terikat dengan tunanganku. Mangka dari itu aku bicarakan ini. aku menyayangi kalian sesuai porsiku dan tak ingin menimbulkan rasa sakit diantara kalian. Mari buat kesepakatan yang menjauhkan kalian dari masalah dan aku pulang ke dunia asliku tanpa ada rasa penyesalan.” Ujar Lingling bernegosiasi. Keyna mendenggarnya pun terdiam, apa yang ia harus lakukan? Tetap membantu Lingling atau tidak? Apa yang Lingling katakan bisa dipercaya?? Atau ini hanya akal-akalan semata??
Ia mencoba mengangguk mengambil pilihan besar dalam hidupnya.
.....
Dilain dunia keluarga besar sosok Heqi dan Qeqe yan makan dieja makan diam menatap kedua orang tuanya dan juga Eliza yang menyerupai Lingling.
“ Bagaimana latihanmu El?”Tanya Zauhan pada Eliza. Ayahnya Lingling asli, ia sudah tau disini bukan putrinya. Tapi mendengar kesengsaraan Eliza selama ini membuat keluarganya melunak dan memperlakukan Eliza sebagaimana memperlakukan seorang putri. Lagi pula istrinya sudah memberikan alasan kenapa putra nya di buang hoho.... maksudnya di asing kan
Eliza menatap Zauhan berbinar, ia mengangguk.” Baik.. Ibu mengajarkanku cara meracik obat dengan baik loh. Kata ibu aku memiiki potensi yang besar dalam meracik obat karena aku bisa dengan mudah mengingat nama-nama tumbuhannya..”Ujarnya menceritakan semangat.
Didunia dulu ia tak pernah diberikan pelajaran khusus dari ibu dan didunia ini ia diajarkan meskipun setelah melakukan kesalahan besar. Ia bersyukur kali ini. meski ia hanya sementara disini ia berjanji akan memperbaiki dirinya sebaik mungkin.
Zauhan terkekeh disana menaruh daging diatas piring Eliza.”Makan yang banyak, kau harus sehat untuk terus belajar.”Ujar Zauhan tersenyum.
Eliza disana mengambilnya cepat dna mebunyahnya semangat. Baginya kasih sayang dan pernatian beginilah yang ia butuh. Dari ibu dan ayah. Jika bisa menangis ia ingin menangis saat ini, ternyata begini yah rasanya punya orang tua yang menyayanginya meskipun sudah melakukan kesalahan-kesalahan sekalipun,mereka bukannya membencinya tapi malah mengajar kainnya dengan baik.
Qira dan para Kembarannya Lingling hanya tersenyum tipis. Mereka sudah menerima Eliza untuk hidup lebih layak.
Bukan menggeser kan Lingling sebagai anak, tapi memberi porsi untuk Eliza memiliki kehidupan yang layak. Sebagaimana seorang putri seharusnya dapatkan.. Yaitu kasih sayang dan juga ilmu....
__ADS_1