
Suasana dingin menyeruak tubuh siapapun dikalah malam, apalagi tubuh tak dilapisi dinding dan atap sebagai penunjujang dan penegah dingin dan angin. Orang waras disaat ini mungkin akan memilih tidur.. akh bukan orang waras, tapi orang normal... Iya hahaha.
Pukul 01:20 malam. Manusia mana yang masih berkeliaran dijalanan dan memilih menghabisi malamnya ditempat kotor begini?
Mata Lingling menatap sekeliling ruangan, kepalanya dari tadi naik turun karena mendengar suara lagu yang entah kenapa menarik elemen pada tubuhnya. Membuat tubuhnya berefek untuk bergerak sendiri mengikuti alunan lagu.
Ia sedikit meringis melihat tiga gadis diatas meja dikerumbuni banyak orang, tubuhnya disirami dengan air menambah keerotisan tubuhnya, ia tak mengenakan baju dan hanya mengenakan baju dalam wanita dan seutas tali untuk menutupi aset berharganya. Dibawah sana ada banyak wanita juga yang mengenakan baju kekurangan bahan, dengan tubuh yang berlenggok dan beberapa lelaki yang merabah dan mengelilingi tubuhnya. Kelihatan mereka lepas dan juga bebas.
Namun Lingling menatapnya jijik disana. Akhh tidak. Bukan jijik, tapi hanya tak habis pikir. Ia menarik ujung baju Andes disisinya. Alis Andes terangkat melirik Lingling. Lingling berjinjit dan berbisik.” Kasihan, enggak punya baju ditengah orang. Dia enggak malu dan dingin yah? mana ituu tubuhnya disiram sama air.” Ujarnya Lingling miris.
Andes memandang wajah Lingling. Wajahnya memang terllihat polos dan tiidak ada raut wajah lain, yang ada hanya wajah polos. Andes menghela nafas tak ada niatan menjawab. Lingling yang tak direspon pun terasa sakit si. Apa begini rasanya ketika dulu temannya bertanya padanya tapi ia tak menjawabnya? Wahhh sakit juga yah..
“Woyy... kita ditinggal.” Ujarnya Nathan menarik tangan Lingling. Lingling kaget menatap Nathan yang mendesis menatapnya. Nampak tak menyukai Lingling, Lingling menatap kedepan ternyata Andes sudah jauh dan mmasuki satu ruangan. Lingling tetap diam disana mengikuti lelaki yang ia tahu namanya Nathan, yah Nathan.
Mereka memasuki satu ruangan bernuansa biru tua? Atau dongker? Atau navi? Yah warna itulah dipadukan dengan beberapa lampu yang berwarna warni disana, ada satu televisi besar dan juga tempat duduk yang cukup besar. Tempat ini Nampak sangat tertutup. Mata Lingling menatap orang-oramng disana. Ada dua orang asing disana, dan empat perempuan yang mengenakan baju seksi? “Duduk sini.” Nathan menepuk pundak Lingling keras karena sedari tadi sibuk melamun. Memang dari tadi Lingling berdiskusi dengan otaknya saja sebab tak tau harus bagaimana kan, mau bertanya takut tak akan dijawab.
Ketika Lingliing duduk, disana keempat perempuan mendesis menatapnya jijik dan segera mendekati Andes dan lainnya, kedua lelaki dihadapan Andes Nampak cukup akhh sangat tampan, Tapi masih tampan Andes dan Mike, mereka ditemani dua perempuan cantik yang duduk dipangkuan mereka. Lelaki itu Nampak tak marah dan menikmatinya. Hingga ketika semuanya dudukku kedua wnaita tu pindah menjadi berdiiri disisi lelaki-lekai. Hanya Lingling yang tidak, karena dia jelek mungkin.
Salah satu lelaki itu melirik Lingling.”Sepertinya ada angota baru.”Ujar lelaki itu Nampak tersenyum kecil.”Maafkan aku yang tadi kurang memesan perempuan, aku tak tahu jika Andes membawa anggota baru. Akan aku panggilkan satu wanita untukmu.” Ujarnya canggung.
Lingling disana berdehem.”Tidak perlu.” Ujarnya singkat. Nampak dia disana melirik Andes dan lainnya.
__ADS_1
Namun semua disana melirik diam sebelum Alex berkata.”Ahhh tidak perlu tuan Xander... Sebelumnya perkenalkan dulu dia Lingling anggota baru kami, dan Lingling kenalkan, dia bernama Xander dam satunya lagi itu Carles.” Ujarnya mengenalkan kepada Lingling.
Lingling menatap keduanya dalam, keduanya menatap Lingling tersenyum “salam kenal tuan baru dari anggota Galaksi.”Ujarnya Xander tersenyum ramah pada Lingling.
Ohh Lingling bisa tau jika lelaki bernama Xander lebih licik dibandingkan yang diam saja sedari tadi, Lingling mengangguk saja sebagai jawaban,
“ Ohh jika boleh tau. Kenapa Keyna tidak ikut? Bukankah seharusnya pertemuan ini dia ikut?” Tanya dari Carles Nampak heran namun dimata Lingling ia bisa melihat Carles kecewa dan juga merasa hampa dan hilang. Ia menyukai Keyna?
“Dia tidak di beri izin oleh suaminya.” Ujar dari Nathan menekan kata suami Keyna dengan wajah senyum palsu, “ Jadi urusan perusahaan dan juga usahanya Keyna dialihkan kepada kami terlebih dahulu, “ Ujarnya lagi. akhhh wajar saja bukan jika Keyna tak kesini? Selain tak diizinkan Keyna itu hamil, jadi ia tak memegang kendali apapun dan focus pada janinnya.
Ditambah ia punya satu anak batita yang harus ia jaga dan beri ilmu untuk dibekali. Keyna memang sosok dingin nan kejam, tetapi kalian tidak lupakan ia sosok kakak yang mengganti menjadi ibu untuk Nano? Sang adiik? Ia tak akan membiarkan anak-anaknya kekurangan kasih sayang, cukup ia saja. Bahkan Keyna berniat untuk menyerahkan usahanya kepada anak galaksi saja dan focus pada bidak rumah tangganya. Lagian usaha dan juga uang dari suaminya tak akan habis lima belas keturunan berikutnya.. .
“Ohhh ayolah aku melupakan fakta itu haha..” Gelaknya Carles mencairkan suasana yang tadinya panas,. Semuanya kembali sedikit mencair. “ Mangkanya kalian bawa anggota baru. Yah padahal aku ingin sekali ketemu dengan Keyna.” Ujar daeri Xander dengan wajah bersedih dibuat-buat.
“Mimpu mu saja... kami sebagai temannya saja bahkan hanya bisa bertemu beberapa kali. Suaminya begitu fosesiv, bahkan baru sepuluh menit Keyna bersama kami suaminya sudah menelpon sebanyak 50kali.” Ujar Nathan berkeluh kesah dan digelaki oleh orang disana.
“Wajar si, karena jika aku menjadi suaminya. Aku akan melakukan hal yang sama, atau mungkin lebih memilih mengurungnya dirumahku saja.” Ujarnya Carles terkekeh.
Diangguki Mike dan lainnya. “Ehh diminum jangan lupa.”Ujarnya membuat gadis-gadis disana menuangkan minumannya termasuk untuk Lingling. meski wajah tak ikhlas.
“Emang kenapa harus dikurung?”Tanya Lingling polos disana menggaruk pipinya yang gatal.
__ADS_1
Itu membuat semua menatap Lingling. “musuh kami itu banyak, apalagi Keyna istri dari pengusaha sukses pasti ada banyak musuh yang mengancam nyawanya. Belum lagi para wanita yang tidak terima Alka menikahinya. Sekarang Alka memegang ketampanan nomor satu jadi wajar saja.” Ujar dari Carles dengan baju terangkat.
Lingling jadi paham dan mengangguk, Jadi penasaran bagaimana tampannya Alka. Andes saja tampan bukan?
jadi jika dizamannya dan zaman sekarang sama saja, hanya saja bedanya sekarang Alka sosok pengusaha sukses mangkanya banyak musuh dan dikejar banyak wanita, ditambah ketampananya menjadi nilai plus.. tapi jika dizamannya itu maka lelaki yang jadi incaran adalah putra mahkota atau para pangeran, mereka sosok yang sangat diincar para gadis dikalangan manapun,, menghalalkan segala cara sampai tak masalah jika memasuki jajaran selir dan ditempatkan di harem.
Lingling bisa simpulkan jika dunianya dan dunia masa depan itu sama. Yang membedakan terletak pada kebiasaan, teknologi dan kebiasaan. Hampir sama dengan dunianya tetapi dunia ini canggih, jika mau masak tinggal hidupkan kompor jika dizamanya mereka harus hidup api mengenakan batu dan juga kayu, meski Lingling dan keluarga tidak, mereka memiliki kekuatan api hoho.. belum lagi dulu kuda sekarang mobil, dulu mereka berlomba-lomba belajar ilmu transpotasi sekarang sudah ada burung yang dinamakan pesawat. Jika dulu ada butung pengirim kabar sekarang ada HP Secara nyata dan langsung. Wahhh bukan? Sama bedanya pada kecanggihan.
“Heyyy kenapa melamun.” Lingling kaget ketika suara Carles dan tepukan dibahunya.
Lingling mengeleng.”Tidak, aku hanya tidak suka bauh alcoho;. Bolehkah aku minta ganti menjadi Kopi gula merah dicampur susu saja?”Tanya Lingling polos.
Crales mengangguk.”Baiklah...”Ujarnya lalu menyuruh perempuan disisinya. Perempuan itu Nampak berdecih namun pergi juga. Lingling tak memberi wajah datar dan tajam. Hanya biasa saja. Apa peduliku? begitulah sekiranya watak Lingling.
“Jadi bagaimana perjanjian kita?” Tanya Xander disana kepada semua orang.
“Maaf tuan Cander, tapi jika 50%: 50% sangat merugikan kami. Kami tetap pada perkataan kami. Resikonya terlalu besar.” Ujarnya disana.
Xander Nampak menghela nafas.”Tidak bisa... terkecuali ditambah 20% organ Dalam. Kami butuh beberapa karena meningkatnya pesanan. Kami dengar Keyna menjual organ dalam manusia juga disana.”Ujarnya Carles. Lingling Nampak terkejut namun diam menyimak. Ini yang ia butuhkan informasi..
“kami tidak menjual organ dalam manusia.”Ujar Mike disana Nampak menghela nafas .” yang menjual itu Grace, dia menjual budak perepuan dan juga organ dalam, tetapi wanita yang ia jual itu adalah mereka yang bersedia atau memang perempuan yang pantas, sedangkan organ dalam ia ambil dari beberapa pejabat atau koruptor dan juga penjahat diluar sana... dia menjualnya dengan banyak alasan hingga kami tidak mampu menghentikannya, itu diluar tangan dan kendali kami.” Ujar Andes dan kembali membuat Lingling terkejut. Jadi?
__ADS_1