
Andes mengangguk paham,. “ ibumu juga sedang mencari mu loh.” Ujar kakeknya meremehkan.
Andes menatap kakeknya dengan wajah remeh membuat sih kakek ikut terkekeh.” Iya dia mencarimu karena hendak menjodohkanmu dengan wanita pilihannya,. Wanita bermartabat tinggi, kaya raya dan juga seorang model. “ ujar si kakek lagi menyampaikan prihal pada andes.
Andes memandang jave benar benar remeh,” apa mereka sudah kehilangan malu?” Tanya andes dengan kesal. Bisa bisanya kedua orang tua itu mencarinya saat usianya sudah 27tahun, dan mencarinya hanya karena harta. Selama ini mereka kemana? Jangankan memberikan nafkah. Menemuinya karena rindu atau hanya sekedar menyapa saja tidak. Tibatiba datang mengatakan ingin harta dan menjodohkan dia. Apakah mereka waras?
Jave terkekeh mendengarnya. “ mangka dari itu aku menemuimu. Jika mereka membujukmu untuk ikut atau berkata jika mereka ingin memperbaiki hubungan jangan dipercaya. Itu hanya tipu daya dari mereka untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.” Tegas jave pada Andes. Andes di tinggalkan kedua orang tuanya saat ia maish benar benar kecil, kedua orang tuanya memilih berpisah dan menikah dengan pasangan mereka masing masing.
Selama dua pulih tahun Andes tidak bertemu dengan orang tuanya, dilewati hari demi hari, bulan demi bulan, tahun ke tahun, masa kemasa, mengharapkan baik ayah atau ibunya mendatanginya di hari ulang tahunnya saja tidak lebih, tapi sama sekali tidak ada. Nihil. Tingkat kekecewaan andes sudah sampai puncak tertinggi. Sudah hambar pada perasaan untuk orang tuanya.
Andes menggeleng pelan. tersenyum masam.” Aku bahkan sudah merasa asing kepada mereka. Aku tidak memiliki orang tua jika kakek lupa.” Ujarnya tegas dan tidak senang. Kakek mendengarnya tersenyum kecut. Jika andes membenci orang tuanya ia tidak bisa berkata apa apa lagi, sebab itu memang haknya Andes, ia tidak bisa juga memberi tanggapan lebih. Wajar jika ia membenci orang tuanya sendiri, tidak pernah menjenguk, bertanya kabar anak. Bahkan sudah dua puluh tahun tidak bertemu.
Mereka pikir mereka bisa seenaknya begitu?
Si kakek mengangguk.” Tapi ayah dan ibumu itu sama saja. Orang yang benar benar berambisi besar andes. Jika mereka ingin maka mereka bisa melakukan apapun caranya., mereka benar benar seperti monster. “ tegas jave pelan. ayah dan ibu Andes ini peganut apapun yang mereka inginkan itu harus dapat. Baik itu hal baik maupun hal buruk, mereka akan mencari cara agar apa yang mereka inginkan bisa di dapatkan. Termasuk harta maupun andes.
__ADS_1
Andes mengangguk dengan seringai kejam.” Mereka berurusan denganku. Bukan dengan orang lain, jika berani macam macam mereka akan mendapat kosekuensinya. “ tegas andes menyeringai. Jave terdiam. ia sangat tau cucunya seperti apa, pesikopat? Tidak tidak, dia bukan pesikopat ulung, tetapI ia bisa membunuh siapapun yang sudah mengusik ketenangannya dan orang orang yang ia cintai.
Andes ini lebih bengis ketimbang orang tuanya. Bedanya Andes hidup itu dengan santai dan tenang seperti air, beda dengan ayah dan ibunya yang terburu buru dan bergemuruh. Tidak tenang dan selalu berombak ombak. Mereka memiliki obsesi pencapaian level tinggi. Kalo bahasanya itu tamak, yah keduanya itu tamak, tamak harta,. Tamak kekuasaan dan tamak pujian.
Ana tiba tiba datang membawa kopi untuk Andes, tangannya sedikit gemetar karena aura keduanya yang benar benar menyakiti batinnya. Ia merunduk dna menaruh kopi di atas meja. Tapi jave tidak peduli, ia tetap menatap andes.” Bagaimana dengan ibumu?”Tanya jave dnegan tenang,” apa kau sudah memiliki wanita yang kau sukai?” Tanya jave pelan.
Andes terdiam mendengarnya, menatap jave pelan dna mengangguk.” Aku sudah menyukai perempuan lain. Kakek tidak perlu khawatir.” Tegas andes melirik ana. Ana yang dilirik gelagapan.
Kakek menatap lirikan andes menuju maid yang mengantarkan minum mereka.” Kau suka maid ini?”Tanya kakek.
Ana mendengarnya mendelik dan menatap andes sengit, nampan yang ia pegang dengan reflek ia lempar ke kepala andes, andes terkaget menghadang kepalanya dengan tangannya. Keduanya menatap saling sengit.” Siapa juga yang mau sama bapak? Memang sih kaya tapi nggak ada ahlaknya. Omonganya kayak orang yang nggak berpendidikan.” Tekan ana marah. Ana memang hanyalah pengasuh tapi bukan berarti andes bicara begitu, tidak masalah andes tidak menyukainya tapi tidak harus merendahkan dia sebagai manusia budak sekalipun.
Andes menatap ana remeh.” Kau memang kasta renda. Apa salahku?”tanya andes.
Ana menatap andes bengis dna tidka terima.” Aku juga tidak sudi dengan bapak yah. cuih.. amid amid cabang bayi. Mau sedunia ini udah nggak ada cowok dan yang ada Cuma bapak saya tidak peduli. Jadi bapak nggak usah sook sokan.” Teriaknya. Andes mendengus dan menatap ana.” Seribu perempuan seperti kamu bisa saya dapatkan. Jangan bicara semacam saya mengejar kamu ana.” Tegas andes.
__ADS_1
Ana mendelik menatap andes marah, kesal rasanya hendak memukul andes. Tapi andes terlihat santai menangani ana. Ana segera berdiri dan menjauh, tapi sebelumnya ia dengan berani memukul kepala andes dengan pukulan mininya membuat andes kaget. Ana mendengus.” Itu balasanku karena sudah merendahkanku.” Tegasnya,. Lalu pergi meninggalkan andes.
Andes tersentak dan memegang perutnya lirih. Anak ini. ia menatap sengit ana yang menjauh. Jave yang melihatnya terkekeh pelan.” jadi kau menyukainya Andes?”Tanya jave.
Andes mendesis.” Mana mungkin, aku menyukai gadis lain, cantik dan juga cerdas, bukan wanita idiot, aneh dna juga jelek seperti dia.” Tegas andes kepada jave.
Ana yang tidak jauh dari sana terdiam mendengarnya. Apa ia sejelek itu? toh yang dikatakan andes memang benar dirinya sudah jelek, bodoh lagi. iya semuanya benar jadi jangan menangis yah ana.
Jave tersenyum miring melihat Andes yang mengusap kepalanya yang masih memerah dan hampir bengkak.” Hati hati andes dalam bicara, takutnya kamu termakan omongan sendiri. Bisa jadi saat ini kamu bilang dia bukan yang kamu sukai, tapi akan menjadi wanita pertama yang kamu cari dan kamu banggakan di kemudian hari.” Tegas jave menginbgatkan andes.
Andes mendengus.” Mana mungkin ke. Tidak usah membicarakan hal seperti drama. Ini kehidupan nyata, tidak ada yang namanya benci jadi cinta dan cinta jadi benci. Yang ada benci yah benci, cinta yah cinta, jikapun bersama itu artinya bukan rasa yang berubah. Tapi keadaan yang merubah keduanya.” Tegas andes.
Jave mengambil minum dan minum dalam diam. “ ku harap begitu.” Tegasnya. Andes hanya menghela nafas pelan.
Semoga saja.
__ADS_1