
Bagaimana kabar dengan Chun? yah, dia sendirian menuju dimana tempat awal mereka, dan itu butuh waktu sangat lama. Lingling mengutudkan satu singa untuk membantunya sehingga ia bisa selamat hingga sekarang. Lihatlah sekarang, ia sekarang duduk diatas pohon sebagaimana saran Lingling supaya tidak diserang dengan hewan lain.
Matanya menadang langit dan menghela nafas. Singa yang diurus oleh Lingling ternyata mampu memanjat pohon. Singa itu juga mampu memahami semua keinginanya ketika semua Lingling katakana padanya.
“Sebenarnya Dia siapa? Apakah dia benar benar Eliza?”tanyanya disana heran. Sungguh ia tak paham.
Ia ingat dulu bagaimana Eliza mengerjarnya kesana kemari, meminta perhatianya dan juga memohon sampai pada ingin bunuh diri. Tapi lihatlah sekarang, ia kuat dan ia tak lagi mempedulikan dirinya. Bukankah itu suatu hal yang harus disyukuri?
Namun Chun tak mampu memungkiri jika dirinya kehilangan sosok Eliza yang dulu. ingatan ketika Eliza yang mengemis perhatian membuat ia miris. Kenapa manusia bisa berubah secepat itu?
“ Ia berubah stelah kehilangan ingatannnya. Dan bolehkah aku minta ingatannya kembali?”Tanyanya dalam batin.
“Dan jikapun ingatanya kembali dan orangnya kembali, bukan berarti kamu bisa menyukainya seperti saat ini. Karena yang membuat menyukainya bukan karena fisiknya. Namun jiwanya yang berbeda. ”Gumam sang singa itu. Namun hanya dirinya yang mampu mendengarnya. Mungkin alam juga.. ia menatap Chun dengan helaan nafas.
Chun terkekeh disana. Ia ingat Wulan? Apakabar Wulan? Apa dia baik-baik saja? Lalu kemana perasaan untuk Wulan? Masih ada, namun rongga dadanya terselip nama Eliza yang lebih mendominasi saat ini. “Wulan.. aku akan menyelamatkanmu.'|’Ujarnya lirih.
“Yah.. kalian memang pasangan yang serasi..”Ujarnya singa itu memutar bola mata malas.”Andai saja jika bukan Putri Lingling yang menyuruhku menemanimu. Sudah ku makan kau. Manusia jahat.|’'Ujarnya lirih. Singa itu hewan raja hutanm. Mampu mencium mana manusia baik dan mana yang jahat. Dan jangan salahkan dia yang bodyheart.
Disisi lain, Di dunia lain, ada sosok yang berjalan menuju kegunung es, dimana tempat burung Phoenix untuk meminta penawar racun untuk tubuh Lingling. Yah dia adalah Heqi, kakak dari lingling.. langkahnya sangat tegas dengan pedang ditanganya. Baju hitam bercampur abu-abu itu sangat membuat tubuhnya Nampak indah. Rambut pajangnya tergerai dibawa angin...
Namun ditengah jalan ia bertemu dengan sosok yang sedang berkelahi dengan para bandit.. itu membuat ia terhenti menatapnya tajam. Ini wilayah kerajaannya bagaimana bisa ada bandit? “Bajing4n dari mana yang berani beraninya menjadi pemberontak dikerajaanku?”Gumamnya disana tak suka. Ini itu dihutan malam. Hutan dimana perbatasan miliknya dan kerajaan Awan..
Sosok yang diserangpun disana mati matian melawan para bandit yang jumlahnya sangat banyak, ia bahkan tak mampu mengimbanginya lagi..
Srap.. Arghh.. ia terkejut dikalah lengan atasnya terluka dengan pedang para bandit itu hingga ia terjatuh.
__ADS_1
“Serahkan mutiara itu kepada kami. Atau kau aku bunuh..!” Teriak dari bandit itu.. ia mengajukan pedang dihadapan wanita yang cukup tua itu.. jumlah mereka yang mencapai dua puluh orang itu mengepungnya hingga wanita itu meringis sakit.
Mutiara itu adalah mutiara langkah, itu obat yang bisa diminum, dan penyakit apapun akan bisa membunuh dengan airnya. Lebih tepatnya itu mutiara air mata Phhoenix..
“Tidak akan.. aku tidak akan memberikan ini kepada siapapun.. bahkan dengan kalian sekalipun..!” Ujarnya membentak disana tak terima.
Hahaha... tawa dar bandit yang mengenakan topeng perak yang pertanda ia ketuanya itu menggema.. ia menatap wnaita itu lagi dan “ Jika begitu.. cepat bunuh dia. Jika tak mampu memberi secara baik maka akan kami paksa dengan nyawa kau taruhanya..!” Ujarnya disana menekan kata-katanya lagi..
Wanita itu kekeh akan pendirianya.”Matipun aku tak akan memberikan mutiara ini kepada kalian..!” Ujarnya. Sebab jika mutiara itu ia beri, ia bisa musnah.. jika ia musnah maka bagaimana dengan apa yang ia tinggalkan? Lagipula semua akan terbongkar jika ia beri.. ada rahasia dibalik mutiara itu.
“Serang.. bunuh dia..!!” Teroak ketuanya.. itu membuat mereka menyerang wanita itu. Wanita itu hanya pasrah menutup wajahnya dengan lengan baju berwarna birunya..
Srrak... Aarghh... Suara teriakan memekakkan telinga dikalah ada pedang yang melatang dengan api yang menggelora..
Mereka menatap heqi tajam.”Siapa kau... beraninya mengikut campir urusan kami..!” Teriak ketuanya. Heqi memberi senyum miring.”Jangan banyak mukadima. Lebih baik langsung saja..!!” ujarnya dan mendekat.. ia menghempaskan lengan bajunya kepada mereka..
Dubgh.. Huakk... Mereka memuntahkan darah,, ketuanya pun terdampar.. Heqi menatap mereka remeh.” Hanya segitu?”Ujarnya disana.”bahkan ujung kuku ku saja tak mampu kalian lihat.”Ujarnya lirih.. para penjahat itu kembali mendekat.,
Bughnn... Namun Heqii sudah mengibaskan lagi tanganya, ilmu angin dan ilmu api yang membuat mereka terkapar dan menabrak pohon.. Uhukkk. Mereka memuntahkan darah...
“Siapa dia?”Gumam dari ketuanya yang sudah memuntahkan darah. Ia sangat kuat..
“Mundur..!” Teriaknya. Lalu berlari pergi meninggalkan mereka yang ada disana. Heqi disana tersenyum melihatnya.. Namun tak semudah itu mereka pelas dari wilayah nya.. Ia segera mengambil pedangnya tadi dan...
Cras... Arghh.. Cras.. arghh..ayunan pedangnya sangat lihai dan cepat...
__ADS_1
Ia menebas kepala mereka dengan beberapa kali tebasan.. Buughh.. dengan cepat ia menginjakkan kaki dibumi dan..
Bush.. semua terkapar kali ketanah hingga tubuh mereka melemah dan memuntahkan darah.. mereka mati ditempat.. sungguh Heqi belum apa-apa loh.
Heqi menghela nafas dibuatnya.. lalu matanya melirik kewanita tadi yang maish menutupi wajahnya,.” Bukalah matamu nyonya. Mereka sudah mati.”Ujarnya disana.
Wnaita itu membuka kengan diwajahnya itu dan menatap heqi. “Ahkkk siapa kau? Apa kau bagian dari mereka?”Tanyanya terkejut. Heqi sangat tampan tapim
Heqi tertegun melihatnya. Ia mengerjab tak percaya. “Ibu..”Gumamnya lirih. wajah wanita itu mirip ibunya, hanya saja wajah ini berkerutan sedangkan wajah ibunya masih mulus dan juga bersih. Wajah ibunya awet muda dan wajah ini sudah lemah dan rapuh..
“kenapa ibu disini?”Tanyanya nanar disana. Ibunya masih sangat cantik dan musa Wey..! Tapi ini.??
“Ibu?”Gumam dari wanita itu mengerutkan keningnya.. ia menatap kebelakang dan bertanya.”Siapa yang kau panggil ibu? Aku bukan ibumu..!” Ujarnya disana dengan heran.. namun wajah Heqi membuat ia tertegun.. mirip Qira.. apa dia? Dengan cepat ia bangkit dan berlari..
Namun langlahnya segera terhenti karena lengannya sudah ditahan oleh Heqi.. “Siapa kau? Kenapa kau mirip dengan ibuku?”Tanyanya tajam pada wanita itu. Wanita itu disana merasakan jantungnya terasa putus... ia tak suka keadaan yang begini.
“Lepaskan tanganmu.. !!” Ujarnya bergetar.
“Katakan padaku. Siapa kau?!! Apa hubunganmu dengan ibuku??” Ujarnya.”Dan bukankah kau seharusnya berterima kasih karena sudah ku bantu? Jika tidak kau sudah mati..!!!” Ujarnya dingin. sosok wanita itu semakin terkejut dan takut dibuatnya. tangannya gemetar ketakutan.
.
.
...Jangan lupakan tinggalkan jejak yah.....
__ADS_1