
Pagi ini diributkan oleh Keyna yang ingin ikut dengan Lingling ke tempatnya bersama teman-temanya. Tapi Lingling kekeh menolak dan menyuruhnya tinggal disini. Ia tidak mungkim membiarkan wanita sebaik Keyna terlibat,. Apalagi keyna yang sedang hamil. Ia tidak akan ikhlas dan tidak akan tega.. ia itu sangat menyayangi Keyna seperti ia menyayangi kakaknya sendiri.
Keyna menghela nafas didekat bandara, disana sudah ada Andes, Mike, Alex yang ikit, yang lain tertinggal dengan Boy yang menghantarkan mereka saja, juga ada Jakson. Kenapa Jakson tidak ikut? Itu karena ia tangan kanan Keyna, ia harus membantu Keyna mengatasi ini dari sini.
“Ling gue harus ikut. Gue harus hentikan ini.”Ujarnya.
“Mau hentikan gimana Key?”Tanya Ling-Ling pelan. Belum ada peringatan pesawatnya berangkat.
Lingling memegang pundak Keyna dan mengusapnya mentapnya dalam. Mata Keyna terlihat sayu dan juga ada mata padanya pasti dia tidak tidur semalam karena memikirkannya. Lingling tersenyum tipis.”Percaya sama gue. gue bakal lindungin temen-temen loe dan nggak akan ada yang terluka nanti.”Ujarnya berjanji pada Keyna.
Keyna menggeleng.” Dan loe? Loe yang terluka nanti, gue nggak mau itu terjadi.”Ujarnya pelan.
Lingling tersenyum manis.”Terimakasih karena udah khawatirkan gue. kalaupun gue terluka itu konsekuensi gue key dna kalaupun gue pergi nanti jangan salahkan siapapun karena pada dasarnya ini memang bukan dunia gue.” Ujarnya pelan. Keyna diam menatapnya nanar.
Lingling menguap perut Keyna yang membuncit. Ia mengeluarkan kotak merah disakunya kepada Keyna.”Nanti kasih sama anak loe yang lahir yah. kaish dia kalungnya dan gelang buat anak laki-laki anak kandung loe nanti yah Key. Itu kenang-kenangan dari gue.”Ujarnya menghela nafas.”Gue ngak tau bisa ketemu atau ngak sama mereka nanti tapi gue mau mereka tau kalo gue pernah ada didunia ini. gue mau mereka terlindungi.” ujarnya pelan mengeluarkan kalung disana dan satu gelang.
Keyna diam menatapnya. Sangat cantik.”Ini terbuat dari mana gue. dari jiwa yang kuat. ini bisa membuat anak-anak loe, mereka juga akan terjaga ketika ada yang hendak menyakiti dan juga membunuh mereka. Jadi jangan suruh mereka lepasin apapun keadaanya. Ini sangat berguna buat anak-anak loe nanti. Cukup loe aja Key yang diserang banyak musuh jangan anak loe. Bila perlu jangan buat orang-orang kenal sama anak-anak loe. Sembunyikan marga kalian. Pada dasarnya anak loe bakal bakal jadi kunci mereka buat nyerang, mereka akan tau kalo mereka kelemahan dari kalian, mereka dalam bahaya..”Lingling sangat paham diplomatic politik yang kejam bagaimana. Ia dari keluarga kekaisaran sangat tau bagaimana buruknya hati para manusia yang membenci. Mereka akan melakukan apapun itu., sampai membunuh satu darah pun tak masalah.
Keuyna mencerna semua yang Lingling katakana menatap kalung dan juga gelang yang diberi Lingling. Ketika ia pergi pun masih memikirkan anaknya yang bahkan belum terlahir didunia ini. ”Bagaimana loe tau anak gue cewek? Dan cowok?”Tanyanya pelan dan heran.
Lingling menepuk dadanya bangga.” perkenalkan. Namaku adalah Putri Zhu Lingling Han. Anak dari Kekaisaran Awan, langit dan juga tunangan dari dewa perang.. jadi itu bukan hal sulit bagiku.. Tidak usah kau pikirkan. Yang terpenting jaga mereka nanti dan ceritakan jika aku memberikan kalung dan gelang itu. mungkin suatu saat nanti aku akan kembali untuk menjenguk dan bertemu dengan ana-anak kalian atau bertamasya disini.”Ujarnya dengan terkekeh.
“ Terimakasih sudah mengajariku banyak hal. Dan yah satu lagi.” Ia mengeluarkan kotak lain disaku kanannya. Ia memberikan kotak biru ditanganya.”Dan ini beri pada Andes nanti ketika ia sudah punya anak. Beri dan Katakan ini hadiah dariku.”Ujarnya pelan. Ia pasti akan sangat merindukan mereka.
__ADS_1
Lingling menahan air matanya.”Kalian akan tetap aku ingat. Dan jaga kesehatan bay.”ia melambaikan tangannya. Keyna menatapnya dengan sendu. Ia menahan tangan Lingling dan memeluknya erat. Lingling kaget dibuatnya dan ikut memeluk Keyna erat. " Terimakasih Ling.... Jika kamu sudah kembali jangan lupakan aku dan ingatlah jika kita pernah berkawan...," Bisiknya pelan. Keyna sosok yang tidak muda percaya dengan orang lain tapi Lingling pengecualian.
Lingling menepuk pelan pundak Keyna dan terkekeh. " Iya aku tidak mungkin melupakan kamu... tapi sebelumnya Key anakmu terhimpit..." Bisiknya. Keyna terkekeh melepaskan pelukannya.
Keyna mengusap kepala Lingling sayang. " Pergilah, aku akan membantu dari sini... Berjanjilah jika sudah pergi nanti harus ingat aku dan aku akan mendukung semua pilihanmu." Ujarnya.
Lingling mengangguk tersenyum. " Baiklah kawan. aku pergi dulu... Jangan lupa berbuat kebajikan...!!" Pesannya membuat Keyna terkekeh melambaikan tangannya.
Keyna Ia tak tau harus apa sebenarnya. ia juga tidak bisa melangkah kesana, ia harus menghalau pasukan untuk mundur dan pergi bersembunyi sampai tidak ada yang tersisa atau tertangkap tanpa jejak sedikitpun, lalu harus membersihkan tempatnya membuat tempatnya yang asli lebih aman. Ia memiliki banyak strategi yang harus ia jalankan.
Andes dan Mike yang tidak tau apa yang mereka bicarakan diam duduk diatas koper mereka masing-masing. Lingling menatap Alka dan tersenyum. Karena memang Alka dari tadi diam menatapnya.”Jagain Keyna yah. sama jadilah ayah yang baik buat anak-anak kalian. Sampai jumpa.”Ia melambaikan tangannya. Alka yang disana tersenyum melambaikan tangannya.
Keyna sudah mengatakan dan menceritakan semuanya jika Lingling bukan sembarang orang, dia seorang Putri dari kerajaan yang tersesat ditubuhnya Eliza. Ia sudah tau semuanya mangkanya ia sangat suka pada Lingling berharap jika anaknya yang pertama ini perempuan akan secantik Lingling kata istrinya Lingling sangat cantik. Keyna jarang ,memuji jika ia memuji itu artinya ia benar-benar cantik.. bahkan Keyna tidak pernah memuji orang lain lebih ke wanita selain Lingling.
Lingling terkekeh pelan.”Emang ini pertemuan terakhir kita nanti.. jadi biarkanlah gue pamit. Jadi nanti kalian jangan sedih kalo gue nggak ada.”Ujarnya melangkah menuju kearah pesawat yang akan mereka naiki. lebih tepatnya itu hanya jet yang bisa dimasuki lebih dari Lima orang. Semuanya terdiam mendengarnya.
“Memangnya kamu mau kemana? Kamu mau ikut mereka pulang nanti? Mau ninggalin kami?”Andes angkat bicara mendengarnya. Hatinya ada rasa nyeri dan tidak nyaman saat mendengar Lingling akan pergi. Ia tidak mau, ia menyayangi Lingling dan berharap Lingling akan lalu ada disisinya.
Lingling diam melangkah lagi tak mau menjawab. Tangannya ditahan Andes dengan erat menatapnya tajam. Lingling menatapnya tak kalah dalam. “Kamu mau ninggalin aku dan kembali sama mereka yang udah buang kamu dan buat kamu kayak sampah?”Ia menekan tangan Lingling sangat erat sampai ia tak sadar tangan Lingling memerah terluka karena kukunya tertancap.
Lingling diam merasakan sakit itu sebentar. Ia tak menjawab menatap Andes dengan tatapan dalamn.Andes semakin marah menghempaskan tangan Lingling.
“Des.. tangan Lingling berdarah.”Mike mendorongnya kuat sampai Lingling disana menatap Andes nanar. Andes diam menatapnya tajam.
__ADS_1
“Kita nggak usah pergi.”Ujarnya putus.
Lingling menggeleng.” Kita harus pergi..” Ujar Lingling tegas. Ia tak ounya jatu banyak.
“Nggak..!! Loe mau pergi dari gue kan?”Tanyanya berteriak diwajahnya Lingling. Mike menahannya dan menariknya mundur.
Andes yang tidak suka ditahan menghempaskan tangan Mike dan mendekati Lingling. “Loe egois. Datang tampa permisi pulang pakek pamit. Loe pikir gue apa ha seenaknya loe buat kayak gini..!” Bentaknya kuat. lingling merasa telinganya berdengung sakit dibuatnya namun ia diam saja mendengar makian Andes.
, “Des tenang dulu.” Ujarnya Mike menahannya.
Andes mengusap kepalanya.”Fine kita pergi.. dan loe terserah mau kemana aja gue ngak peduli..!” Andes menyenggol lengannya Lingling. Lingling oleng sampai hendak jatuh. Untung Alex segera membantunya disana jadi ia tidak jadi jatuh.
Andes menaiki jet pribadi miliknya, disusul oleh Mike.”Nggak usah dipikirin. Dia lagi marah aja tu karena dia sayang sama loe. Lagian loe beneran mau pergi dan balik sama mereka yang udah bikin loe kayak gini?”Tanyanya pelan kepada lingling.
Lingling diam. Alex mengusap bahu Lingling pelan menatap Lingling dalam.”Ling tolong pertimbangkan lagi, loe berhak bahagia ling. Mungkin mereka memang keluarga loe, darah yang juga ngalir di darah tubuh loe. Tapi bukan berarti mereka tolak ukur pilihan loe Ling. Loe berhak bahagia Ling. Loe berhak milih dan kalo loe milih mereka itu artinya loe salah dalam memilih Ling.” Alex itu memang menyukai Lingling tapi semenjak Qira ia lihat ia mencintai Qira sangat dalam sampai lupa dan tak pernah mengapik Qira hanya ilusi, hanya jelmaan setan sekalipun. Hatinya sangat-sangat terikat entah bagaimana bisa. mungkin karena kecantikannya yang tidak manusiawi itu.
.
.
.
.
__ADS_1
Perang nggak nih?