
“Oh terimakasih You..!”Ujarnya jendral Guang disana terkekeh dan menyambut pelukan hangat dari jendral You yang menyambutnya tak kalah hangat.
Sedangkan yang lain hanya menunduk memberi salam saja. Nampak disana Wulan tersenyum manis kepada para jendral. Karena hanya jendran Guang yang sudah tua, sedangkan duanya masih muda namun sudah menikah dan satunya lagi belum.. wajahnya sangatlah manis karena matanya yang bagaikan biru Kristal.. sangat errr..
“Perkenalkan.. ini anak dan istriku.. dan kenalkan ini jendran Guang..”Ujarnya jendral You mengenalkan jendral Guang dan lainnya kepada anak istrinya disambut senyum oleh keluarganya dan Guang sendiri...
“Uhh anak mu sangat cantik You... apakah kau mau menikahkanya dengan anakku?” Tanyanya Jendral Guang kepada jendral You. Ia melirik anaknya jendral Hoang yang Nampak sangatlah tampan dengan mata Kristal dan juga wajahnya yang kecokelatan namun manis dan eksotios itu..
Wajahnya Wulan memerah malu namun beda dengan jendral Chun yang menatapnya tajam. Gadisnya itu wah? Jendral You disana tersenyum mendengarkanya.”Bisa saja kau jendral Guang. Anak anakmu bahkan sangatlah tampan.. bisa jadi mereka yang tidak mau menikahi anakku..”Ujarnya membuat gelak tawa terdengar..
"Kenalan juga ini jendral kebanggaan kita.. Jendral Lien dan jendral Chun.... "ujarnya mengenakan keduanya membuat keduanya memberi salam dan memperkenankan diri mereka... Mereka memang baru kali ini bertemu. Jadi wajar jika mereka tidak saling kenal.
Penyambutan jendral sudah habis membuat jendral You mengajak mereka makan siang dikediaman dapur belakang. Jadi mereka menerima saja.. Disana ada Wulan, Hera yang anggun, ada jendral Lien dan jendral Chun yang sedikit mengobrol ngobrol kepada jendral yang seumuran dengan mereka. Sedangkan jendral You disana pun ikut membahas masalah property dan sebagainya...
Mereka sampai dimeja makan.”Silahkan duduk dan nikmati hidangan kamu yang sederhana ini Guang.”ujarnya You membuat semuanya disana tersenyum.”Jenderal Viang. Jendral Hoang dan jendral Zau juga. Silahkan..”Ujarnya membuat semuanya menganguk dan duduk dikursi masing masing...
"Wah makanannya kelihatan sangat lezat... "ujar jendral Zau tulus Disana.
"Pasti... "Ujar jendral You membuat mereka tersenyum.
Dan disanalah awalmulanya membuat Lingling yang tertidur dinbawah sana merasakan bau sepatu yang pekat dibawah sana membuat ia mau muntah.. ia yang tertidur lelap itu bahkan terbangun dan menatap bau apa ini..
__ADS_1
“Silahkan dimakan..!”Ujarnya jendral You disana menyuru semua orang makan disana..
“Terimnakasih You. Kau sangatlah berlebihan hahaha.”Kata dari jendral Guang membuat jendral You tersneyum bangga. Sebab Jendral Guang adalah salah satu jendral terbaik didunia kemiliteran, ia bahkan menjadi jendral kebanggaan dinegaranya membuat ia sangat lah segan dan juga bahagia dikalah jendral Guang menyatakan ingin berkunjung.
“Bau apa ni Huuuekkkkkk..”Gumam Lingling disana lupa jika ia dibawah meja..
Dan bugh.. arhhh..
Teriakan Lingling dan lainnya serntak karena terkejut mejanya bergoyang seperti terbentur membuat semua orang menatap satu sama lain, namun Lingling malah meringis disana merasakan nyeri dikepalanya disana dan menepuk kayu disana.”Sialan kau..”Gumamnya lalu bangkit..”Ini dimana?” gumamnya disana menatap sekeliling..
“Siapa itu? Kenapa mejanya bisa berbicara?” Tanya jendral Guang disana terkejut mendengar suara Lingling membuat jendral You dan lainya tertegun. Bahkan pelayan disana menatapnya bingung.. semua menatap kejendral You meminta jawaban namun You hanya diam saja, ia juga tak tau bagaimana bisa. sebab mana ada kayu yang bis berbunyi.
Lingling melihat piring bekas dan semangka disekitarnya membuat ia mengerutu.. ia kan dibawah meja sedang mencuri membuat ia mengutuk dirinya sendiri.. mana sudah ada banyak suara lagi membuat ia harus menyiapkan mentalnya.
“Setan,.!”
Kyaaakk..
Teriaknya kuat membuat Lingling bahkan ikiut terkejut dan langsung keluar dan
Brakk kyak.. kepalanya terbentur kayu meja dan kursi dibuatnya.
__ADS_1
“Dimana.?!!”Teriak Lingling kaget.. ia pun keluar membuat semua orang ikut berteriak dibuatnya. Lingling ikut berteriak dan jendral jendrall ikut berteriak membuat Lingling terdiam...
Semuanya kenapa menatapnya takut? Ada apa denganya? Namun ada jendral You mentapnya dengan tajam.. “Ao.pa-apaan Lingling? Apa yang kau lakukan?”Geriaknya membuat Lingling terkejut.
“Kau mengenalnya You?”Tanya jendral Guang disana terkejut.. “ Bukannya dia setan?”Tanyanya disana kaget dengan jantung hampir jatuh”kenapa wajah dan bajunya berdarah semua?”tanyanya ikut lagi kaget.
Hal itu membuat lingling menatap bajunya dan benar saja, semuanya merah dan ia baru sadar.. ia menepuk dahinya sendiri. itu air semangka yang ia makan tadi membuat ia meringis. Ternyata wajahnya yang jelek dan baju yang penuh warna merah membuat semua orang merasa jika Ia setan.
“Alu bukan setan..”Gumam Lingling disana kesal.. lalu pergi mengambil buah angur yang ada disatu piring dan memeluknya, lalu mengambil satu ayam bakar dan memakanya.”Aku Eliza .. si cantik jelita tapi suatu saat nanti hehe.. dan yah.. aku anaknya jendral You.”Ujarnya disana mengedipkan satu matanya kepada ayahnya dan memakan anggur tersebut dan mengambil staubery lagi.
Tingkah Lingling ditatap jendra Guang dengan tatapan menjijikan, dan juga semuanya jendral lainya, kenapa Nampak sama sekali tak terurus..
” Kau jangan berbohong. Kau pasti hanya gadis gila yang mau menjatuhkan nama jendral Youkan? Bahkan wajahmu saja bagaikan gembel jalanan.. bagaimana bisa?”tanya jendral Guang disana menatapnya mendelik.
Lingling menyipitkan matanya dan berkata, namun.
”Kau benar..,!”Itu suara jendral You membuat Lingling tertegun menatapnya.”aku hanya memiliki satu anak perempuan, dia hanya anak angkatku.. jadi jangan dipikirkan yah.. hahaha dia memang begitu..”Jendreal You sangat malu saat ini menatap anaknya tajam..
Lingling memutar bola mata malas.”Aku begini juga karnamu..!”Ujarnya membentak membuat semua orang diam.
” Aku sedari kecul kau kasih makan roti keras.. sedangkan anakmu Wulan kau beri masi, mana bisa tubuhku menjadi bagus. Cacingan iya..”!Bentaknya jujur.
__ADS_1
”Sayurku hanya kuah kari tanpa ayam, jika anakmu Wulan kau beri daging dan makanan enak enak setiap hari. Mangkanya anakmu terawat sedangkan aku kurang gizi.. anakmu Wulan kau berikan kasur empuk supaya bisa tidur sedangkan aku kau beri pelepah kayu.. ayah macam apa kau yang tak mengakuhi anaknya sendiri.”Ujarnya Lingling sembari memakan anggurnya dan mengunya lalu memakan ayamnya.,
“Bahkan jika aku tak makan seperti ini kau tak akan memberikanku makanan bergizi. Mangkanya diperutku ini yang ada itu cacing kremi bukan gizi dan nutrisi. bedakku adalah asap kayu sedangkan anakmu itu dari sutra dan bunga.. Kau pikir saja. Mana ada kayu yang hidup didapur menjadi putih dan mulus sempurna? yang ada hitam DNA dekil.. Begitulah aku. Dasar ayah tak tau diri kau..!”Ujarnya menunjuk ayahnya dengan tulang ayam.