Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Anakku


__ADS_3

Dengan cemas ia menggigit kuku kukunya yang panjang itu dan mnenghela nafas. lingkaran dimatanya sangatlah Nampak karena tak mampu tidur semalaman ini. Kalian tau karena apa? Karena ia tak tau harus apa padahal ia harus melakukan pertandingan pedang hari ini. Apakah ia akan mati kali ini?


Klek..


Ia terkejut dikalah pintu kamarnya terbuka dan ternyata itu ibunya. Ibunya yang masih mengenakan cadar dan juga sangatlah cantik.. Nampak ibunya mendekatinya membuat ia tersneyum,” I- ibu ngapain disini?”Tanyanya disana gugup.


Qiura disana menatapnya tajam lalu menekan bahunya lembut..” Aku tau kamu bukan putriku.”Ujarnya membuat Eliza melotot menatapnya. Nampak Qira disana menatapnya sendu.”Aku menukarkan tubuh kalian supaya anakku bisa dewasa dan juga bisamengubah pola pikirnya yang pemalas itu.. dan aku mau kau bisa mengubah sipat licikmu dan juga tak tahu malu dirimu itu tau jika hidup bukan tentang kulit putih dan hitam. Bukan tentang cantik dan jelek..” Ujarnya disana membuat Eliza tertegun.


“Aku tau jika kau hidup penuh dengan hinaan dan caci makian, sampai ibu dan ayahmu tak mau mengakuhimu sebagai anak dan mengatakan pada dunia jika kau hanya anak angkat. Makan dengan roti keras dan kua kari. Mengenakan baju bekas kakakmu dan selalu dipukul. Menjadi pembantu dan bodoh. Aku tahu semuanya mangkanya aku mengajakmu disini supaya kau bisa merasakan bagaimana rasanya hidup mewah. wajah cantik dan juga bisa bahagia dnegan kasih sayang. Kau tau? Anakku penuh dengan kasih sayang, hanya saja ia tak bisa menghargai kasih sayang yang kami berikan..”Ujarnya sendu. Eliza Nampak menunduk takut dan juga mulai beremangkan matanya hinga menitihkan air mata.


Qira disana menghela nafas lalu duduk disisi kasurnya Eliza.”Aku tau betapa menyakitkan hidupmu dan betapa menjengkelkan anakku. Aku hanya ingin kalian bisa mengubah takdir hidup kalian. Lingling yang mampu mengubah cara pandang hidupnya dan kau mampu memperbaiki pola pikiranmu. Karena yang putih tak selalu menawan dan yang kaya tak selalu dipandang. Karena banyak manusia yang cantik tapi lupa jika cantik tak dibutuhkan untuk kebahagiaan seseorang.. dan hitam tak selalu suram, sebab bukankah gelap dibutuhkan oleh ribuan bintang untuk bersinar.”Lanjutnya.


Eliza mulai terisak mendengarnya. Qira mengusap tanganya dan berkata.” jangan rusak citra anakku. Kembali mengenakan cadarnya jika tidak kau sendiri yang akan merasakan dampaknya, mari belajar memperbaiki semuanya, akan ku ajarkan kamu bagaimana caranya memasak, membuat ramuan supaya kau menjadi cantik. Mengenakan alat make up dan pedang., kami akan mengajarimu supaya nanti jika kau kembali kau memiliki bekal yah.”Ujarnya lembut.


Leiza mengangkat wajahnya menatap Qira.”Jad jadi ak aku akan kembali keduniaku nanti? Bertemu dengan ayah dan ibuku yang kejam? Bertemu dengan kakaku dan tunanganku yang kejam? Hiks hiks. Bahkan aku mati karena kakakku iibu hiks hiks.”Ia menangis menutupi wajahnya disana nanar.


“ Lingling bukanlah gadis sembarangan.”Ujar Qira membuat Eliza mendengarnya sendu. ”Dia sekarang berada ditubuhmu. Dan dia akan mengubah pola pikir orang lain tentang dirimu. Jadi kau nikmati saja hasilnya. Dan jangan sampai hasil yang anakku buat nanti kau hancurkan lagi dengan kebodohanmu.. aku mau kalian sama sama berubah hanya itu.”Ujarnya disana.


“Jad jadi tu buhku ada dijiwanya Lingling asli dan menjadi kuat dan mengubah semuanya?”Tanyanya disana dengan nanar membuat Qira menganguk.

__ADS_1


”Tap tapi bagaimana jika Lingling menyukai tunanganku nanti dan tunanganku mencintainya juga.?”Tanyanya tak rela disana.


Hahahaha.. gelak tawa Qira mengema diruangan itu membuat Eliza bergidik ngeri.”Kau bodoh Eliz.. anakku mana mau dengan tunanganmu. Bahkan tunangan anakku ratusan kali lipat tampanya ketimbang tunanganmu. Bahkan ujung kuku pun tak akan sama mana bisa ia jatuh dipelukan manusia jahat?”Tanyanya mengeleng.”Aku tahu anakku, anakku bisa mencari lelaki yang pantas untuknya bukan sepertimu yang hanya memandang tampannya saja. Cih.. persetanan dengan ketampanan jendral tunanganmu itu. Bahkan hidungnya saja tak mampu mengalahkan hidung suamiku.”Gumamnya disana mendengus.,


Yah sebab sewaktu Liong menemui Eliza bangun itu mengenakan wajah palsu menutupi ketampatannya. Masih tetap tampan tapi tidak terlalu mangkanya Eliza tak tau.


Elkiza mengangguk si. sebab Zauhan memanglah sangat tampan., jika tak ingat Zauhan adalah suaminya ibunda Qira mungkin ia akan menjadi pelakor. Tapi bicara masalah tubuh dan yang dikatakan Qira ada benarnya membuat ia meremaskan bajunya tak bisa bicara apa-apa lagi.


Qira bangkit dan memberikan bunga pada Eliza. Itu membuat Eliza menerimanya. Bunga Mangole berwarna hitam


“ Hirup atomanya.”Ujarnya membuat Eliza mengernyit disana menatapnya, qira yang paham akan tatapan itu pun mengatakan.”Itu bisa membuatmu tertidur dan tak akan sadar diri selama Dua hari.. Dan dengan demikian kau akan bebas dari pertandingan ini. Aku tau kau tak akan mampu, bisa jadi kau mati sebelum pertandingan dimulai. Aku tak mau tubuh mulus anakku cacat karrenamu Eliz..”Ujarnya membuat Eliza gugup disana.


Qira disana mengusap kepala Eliza dan mengecup kepalanya. Eliza memejamkan matanya merasakan butiran panas dipipinya jatuh.”Aku ibumu dan aku menyayangimu. Jadi jangan berfikir apapun.. jadi tolong bekerja samalah untuk kebahagiaan kalian.”Ujarnya membuat sosok Eliza mengangguk.


“Bahkan dirinya sendiri yang menukar tubuh anaknya dengan tubuhku yang jelek. ”Gumamnya disana mengusap air matanya.”Kenapa hidupmu lebih sempurna ketimbang hidupku Lingling? Bahkan ibumu tetap menyayangimu meski kau malas dan juga tak bisa menghormati orang lain hiks hiks..”Gumamnya disana menangis piluh.


“Baiklah jika begitu. Aku akan berubah, berubah menjadi lebih baik lagi seperti yang ibu inginkan. Aku ingin merasakan anak kebangaan keluarga ini. Dan aku akan buktikan jika aku akan mengubah hidupku..”Gumamnya disana dan menghirup aroma bunganya.”Terimakasih ibu.. Terimakasih Dewa karena sudah menberikanku kesempatan hidup bahagia bersama orang-orang yang kusayang.”Gumamnya lalu membaringkan tubuhnya diatas ranjang.”Ini adalah cara terbaik. Terimakasih iiii,----bbu.”Gumamnya dan tertidur dengan cantiknya.


Diluar ada Qira yang menghela nafas lalu menatap kedepan. ia melangkah menjauh dari kamarnya Lingling dan pergi menuju perbatasan istana.. ia berdiri diatas pohon dan menatap langit yang sebentar lagi akan ada matahari terbit... ia memejamkan matanya dan bergumam” Tugasku telah selesai.. tinggal lihat saja perkembangannya.” Gumamnya lalu pergi.

__ADS_1


Tal berselang lama ada sok yang mendekapnya erat dan juga mencium pipinya membuatnya menatap kesamping. Dan ternyata Leon membuat ia mencubit perut Leon berkata.”Ingat istri dirumah.. mau ngapain cium sembarangan? Udah bosan hidup ha?”Tanyanya disana.


Leon tergelak disana dan duduk didahan depan Qira.”Yah bagaimana yah sudah kebiasan dari dulu.”Gumamnya disana dengan kekehan.”jangan bilang dengan Zauhan jika tidak aku bisa dipenggal olehnya.”Ujarnya disana membuat Qira menyenderkan tubuhnya dipohon.


“Kadang aku rindu masa muda kita Leon.”Ujarnya membuat Leon mengangguk.”Mengerjai Wolf yang polos, lomba kuda dan juga lomba menangkap ikan.. haiiiiis.. kapan kita bisa berpetualang kembali bersama sama?”Tanyanya disana.


Leon disana menatapnya penuh arti.”Malam ini ada pestival dikerajaan sebela. Mau lihat?”Alisnya naik turun dan berbisik.” Kita culik Wolf dan tidurkan disana.. aku jadi tak sabar bagamana reaksi dia bangun tuidur tapi ditempat ramai.”Ujarnya terkekeh jahil.


Qira mendengarnyapun tersenyum.”kenapa tidak kau saja. Hiya...."


Burgh Burmmmmm


Arhhhh


Ia menedang Leoon sampai Leon jatuh Kekolam ikan mini membuat Qira tergelak. Eh ralat bukan malam, ini masih subuh deng. Tapi masih juga dingin.


Leon disana mendnegus dibuatnya sembari mnanaggap.”Qira..!”Teeriaknya ketika mengusap wajahnya yang basah.


"Selamat mandi Leon.... "Teriak Qira sembari tertawa. akh umur saja tuah tingkah masih muda.

__ADS_1


"Awas kau.. Akan ku balas yah.. "Pekik Lain kedinginan Disana.


Qira hanya tergelak mendengarnya dan memilih pergi menghubungi Leqi anaknya Leon. Mengajak mereka menertawakan ayahnya. Leon hanya mendengus dibuatnya menatap tubuhnya yang anyir. Sebab itu kolam ikan tapi ikan nila dan ikan mas.. sungguh ia tak sangup.


__ADS_2