
Karena tak tahan menahannya ia terpeleset dibatu itu. “Arghh..”Ia kaget hingga ia ditahan oleh Andes. Andes yang tak memegang apapun ikut jatuh dan..
Bum... ia jatuh dnegan memeluk lingling kedalam air yang cukup dalam itu. Lingling kaget dirinya dipeluk erat padahalkan dia bisa berenang.. Ingin memberontak tapi cengkeraman nya dengan kuat seakan akan takut jika dirinya akan hilang dan pergi dari sisinya.
Hingga tubuhnya diangkat cepat oleh Andes kepermukaan air. Nafas keduanya memburu bagaikan takut kehabisan.
Andes Nampak keluar dari air dan menatap Lingling “Kau tak apa?”Tanyanya.
Lingling mengangguk.”Heheh tidak apa-apa. Sepertinya kau lupa jika aku Bisa berenang.”Ujarnya disana. Andes mengerjab dan menghela nafas. Bisa-bisanya ia lupa. Memalukan.! apa ia terlihat seperti orang bodoh tadi?
”Tapi tak apa. Terimakasih.”Ujar Lingling tulus .
Andes bisa mati jika begini, ia menggigit bibir bawahnya dna menatap arah lain, mendengar kata terimakasih oleh Lingling membuat ia terbang keangkasa. Ia masih menghargai dan menghormati. Lingling bisa membuat ia dihargai dan diinginkan. Sialan Lingling membuat dirinya melupakan jati hidupnya.
“Airnya dingin sekali, sejuk.”Ujar Lingling disana. Andes yang sadarpun menatapnya. Ia bisa melihat Lingling yang memasuki air dan juga berenang. Ia diam menatapnya., hingga kepala Lingling muncul dnegan tangan yang memegang ikan mas.
Matanya melotot menatapnya. “Yey dapat ikan.”Ujarnya disana. Ikannya besar dan juga bagaimana bisa Lingling mendapatkanya dengan mudah begitu? Dipancing saja kadang ikannya tak dapat lalu apa ini?
“Ba-bagaimana bisa?”Tanyanya Andes.
“Yah ditangkep..”’Ujar Lingling mendarat dan menaruh ikan diselela tempat aman, ia menahannya dengan tali yang ada disana, tepatnya rumput menjalar itu dan mengikat ikannya. Ia kembali menceburkan dirinya.”ayo cari. Biar kita bakar ikan. Aku mau makan ikan.”Ujarnya disana dengan semangat,.
Andes ikut saja dibuatnya. Sayangnya ia tak seperti Lingling yang sekali selam dapat ikan. Ia berkali-kali mengejar ikan dan menceburkan diri mencari ikan. Sayang sekali ia tidak dapat. ia malu tapi harus bagaimana lagi.
“Yuuhuu dapat buaya..!” ujarnya Lingling menahan buaya yang ada.
“Lingling. Jangan main itu.”Teriak Andes disana menatapnya horror.
Lingling yang disanapun terkaget menatapnya.”Kenapa? buayanya unyu dan imut.”Ujar Lingling menatap buaya yang ditangannya polos"|Lihatlah matanya.” Ujarnya mendekati Andes. Andes malah menjauh dengan pelototoan kepada Lingling. Imut san unyu katanya?
Gila...!
__ADS_1
“Menjauh.”Ujarnya.
Lingling malah mendekat dan menatapnya dengan tatapan godaan.”Kau takut he?”Tanyanya. Andes mengeleng disana.”Bilang kau takut he?”Tanyanya disana membuat Andes mengeleng. “Haha hiyaa.. kau takut bilang saja.”Ujarnya disana mengejar Andes.
“Berhenti disana lingling. Jangan mendekat,” Teriaknya berenang menghindri Lingling yang mengejarnya. Lingling malah tambah gencar dan menarik Andes. Hingga Andes mendarat dan berlari kesana kemari menghindari buaya dan Lingling. Sebenarnya bukan buaya besar.
Hanya anaknya saja.. dan itu dipegang oleh Lingling. Dan sebenarnya Andes tidak takut dengan reptil sejenis begini. Tapi ia hanya geli dnegan anak-anak buaya atau jenis reptil lainnya. Anak kucing dan anak anjing. Bahkan anak apapun ia tak suka dan dia membencinya.
Hingga nafas Lingling naik turun tak tertahan ia tak juga mendapatkan Andes. Ia punya ide stau hal.. aha.. ia terkekeh dnegan iblisnya dan Hiya.. ia melemparkan buaya itu hingga mengenai punggung Andes. Hap.. Buaya itu dengan lancangnya malah menempel dipunggungnya Andes.”Kya.... Tolong..”Teriak Andes disana tak suka dan menggerak gerikkan tubuhnya.
Ahahaha.. gelak tawa Lingling pecah dikalah itu. Ande ketar-ketir dan kocar-kacir hingga membuka bajunya dan merobeknya. Ia disana sampai terduduk dan menangis melihat Andes pergi kesana kemari dan menginjak anak buaya itu. Ia tertawa hingga menangis dibuatnya. “Berotot doang... sama anak buaya takut huu.”Teriaklnya.
Andes yang merasakan jantungnya terasa mau jatuh itu menatap Lingling dengan tatapan tak terima dan juga tajamnya. “Lingling..!” Teriaknya dna mengejar Lingling.
Lingling yang tau jika mengancam pada dirinya segra bangkit.”Kabur.. “ Teriak Lingling cepat,.
Namun ia kalah cepat karena langlah Andes lebih besar dan lebih cepat. Andes menarik bajunya dan hap.. ia memeluk perut Lingling dengan kekehan jahatnya.”Dapat kau yah.”Ujarnya. lingling takut dibuatnya.
“Tidak semudah itu Litel girl.”Ujarnya disana dan segera menarik Lingling...
"Hua.. hhhahaha lepas tolong.. Tolong huaa hahaha jangan gitu tolong geli..”teriak Lingling dengan keramnya tak tertahan karena tertawa ia terpongkal pingkal mengeliat.
Andes ikut tertawa terbahak bahak mengelitiki Lingling. Ia masih menahan tubuh lingling hingga keduanya terjatuh diatas bebatuan itu dan Lingling yang sudah tak tahan.”Hahahah udah Des udah. capek. Maaf.. maaf.”Ujarnya disana dnegan nafas lelah.”Udah haha. Pipiku lelah tertawa terus haha. Rahangku sakit.”Teriak lingling disana mengusap air mata karena tertawa terlalu sering.
“Berjanjilah jika kamu tidak akan mengulanginya lagi nanti.”Ujarnya Andes. Ia disana menatap Lingling ibah dibawahnya.
”Iya enggak janji gitu lagi.”Ujarnya Lingling disana.
“Janji Lingling. Janji enggak gitu lagi bukan enggak janji.”Ujar Andes kembali menggelitikinya.
“Hahah kok sadar si?”Tanya Lingling menatapnya. Andes menatapnya dengan tatapan tajamnya.
__ADS_1
”akukan pintar. Emangnya orang lain yang bisa kamu kibulin.”Ujarnya disana dengan ledekan kepada Lingling yang mau menipunya.”ayo janji.”Ujar Andes mendesak.
Linglliung menghela nafas dna menatap kebelakang Andes kaget.” Ih anak buayanya jalan kesini.”Ujarnya Lingling.
Hua.... Andes kaget hingga menjauh dan melompat.
Lingling kembali tertawa dan bangkit. “Satu monyet telah tertipu kasian dek lou terasa malu..”Hahahah.. tawanya sangat kencang hingga ia kembali menjulurkan lidahnya.
Andes disana mengepalkan tanganya menatap Lingling. “ Lingling..”Gumamnya, Ia dibilang monyet..!
Dia dikibuli lagi dan dikerjaib lagi. lihatlah bahkan Lingling belum berjanji tapi sudah berulah lagi. "Awas kau yah. Akan ku buat kau pipis dalam celana dan tak akan ku biarkan kamu lepas..!” Teriaknya dan mengejar Lingling.
Lingling tergelak dan kembali menceburkan diri diair dan menghindari Andes., ia akan mencari reptil lain supaya Andes tak mendekat dan menangkappnya. Terjadilah aksi kejar kejaran dan permainan keduanya hingga tak sadar mereka sudah lama diair dan lupa jika mereka akan sk4ait jika begini lama-lama. Mereka asik dengan dunianya hingga tak tau jika ada dua mahkluk yang mengintip dari balik semak-semak.
"Gila.. andes bener bener Gey.”Ujarnya Fiko memvideokan keduanya disana.
Grace yang disana pun menganggik sembari menabok nyamuk.”Siyalan bener. Liat mereka malah main dibatu batu.”Ujarnya Grace menatap Lingling dibawah dan Andes diatas.
”Enggak bisa dibiarin nih. Kita harus lapor.”Ujar Grace.
.
.
.
.
... Lunas Yah... jangan lupa jejaknya supaya aku semangat... ...
“Harus.”Ujar Fiko panas. Ia tak suka menatapnya.
__ADS_1