
Huuekk... loli memuntahkan semua isi perutnya. Meringis pelan memegang dadanya yang terasa sesak. Ini karena Parfum yang dikenakannya biasanya entah mengapa berbau busuk dan menyengat di hidungnya. Loli menghela nafas dan segera mengusap wajahnya.
Loli segera membuka bajunya dan mengganti baju lain. Loli mengusap keringatnya dan menatap wajahnya yang pucat. Sudah tiga hari dirinya berprilaku begini dan Loli tersenyum masam, sepertinya ia tau ini terjadi kenapa? Ini karena dia mengandung.
Loli menguap pelan perutnya.” Kenapa yah yang melakukan diluar nikah tu sekali bikin jos, kenapa yang nikahnya lama, dan pejuang garis dua lama dapetnya? Ini nggak adil banget.” Bisiknya lirih. Loli menghela nafas dan kembali mencoba tersneyum.,” nggak apa apa, gue bakal jadi strong moms hehe.” Gumamnya dan segera melangkah mengambil bag untuk ditaro beberapa barang kekampus.
Tokktok
“ Loli cepet. Ada andes dibawah sudah nunggu.” Teriak Dini dari luar kamar Loli.
Loli melotot mendengarnya. Kenapa ada andes juga dipagi ini menjemput nya? Buru buru Loli turun kebawah mencari keberadaan andes. Benar saja, disana sudah ada Andes duduk dimeja makan dengan memakan sarapan pelan. Loli jadi buru buru merapikan ikatan rambut acaknya dan mendekati Andes. Loli meringis, sialan pagi ini dirinya tidak mandi dan Andes malah sangat rapi begini. Beuw bau wangi parfumnya sumpah sangat wangi,
“ Loli Ngelamun terus, kamu ini anak gadis telat terus bangun. Padahal ada Andes, katanya dia mau ngajak kamu pecing baju pengantin yang bakal dikenakan.” Jelas Dini dengan tegas kepada sang anak. Pernikahan lima hari lagi, dan itu dilakukan di salah stau pulau pribadi milik Andes, yang datang hanya beberapa orang saja yang di sediakan pesawat pribadi milik Andes, yang akan datang di satu hari yang sama, disana sudah di sediakan kamar tamu yang akan menginap. Awalnya Dini dan keluarga cukup kaget mendengarnya. Mereka kaya tapi tidak sampai sekaya itu.
Loli mendekati Andes dan menarik pelan lengan baju andes, andes yang tadi tidak melihat Loli pun menatap Loli dengan alis terangkat. Andes terdiam sejenak melihat wajah Loli yang agak pucat dari biasanya. “ kamu pakek parfum aja? Bagi dikit dong.” Panggil Loli berbisik.
Dini dan Herlambang mendengarnya melotot. Nyit....
Akhh...LOli berteriak tertahan merasa kulit balungnya seperti terkelupas. Loli menatap dini yang melotot menatapnya. " Mama kok cubit Loli?!!!!"
Herlambang terkekeh pelan.” maaf yah nak andes. Loli ini ada banyak parfum kok tapi emang anaknya petakilan. Lanjut saja makan yah.”
Herlambang melototi anaknya. anaknya seperti tidak diberi uang saja untuk beli parfum. Memalukan.
__ADS_1
Andes mengangguk pelan dan mengusap bibirnya usai makan sarapannya. Loli masih mengusap kakinya yang terasa perih. “ kamu mau sarapan dulu atau mau makan diluar saja?” Tanya andes pada Loli yang cemberut di sana. Tertekan akan ibu dan ayahnya.
Loli melirik Andes berbinar. Andes peka juga” Makan diluar saja boleh? Gu eh saya eh aku mau bubur ayam.” jelas Loli dengan memelas.
Andes mengangguk menatap Herlambang dan Dini.” Saya dan Loli duluan yah ma pa., maaf soalnya hari ini saya ada meting siang sore. Jika tidak pagi saya tidak bisa jamin, sebab tiga hari kedepan saya cukup sibuk, “ jelas Andes lagi dengan helaan nafas.
“ kalo kamu sibuk harusnya kamu nggak usah mikirin nya Andes, kan bisa Loli minta bantuan mama atau mama saja kan. aduh kamu harus jaga kesehatan sampai hari H. jangan sampek drop yah, jangan dipaksaain. Sesuai porsi kamu aja.” Ujar Dini lirih mengusap pundak Andes lembut. Mendengarnya Dini jadi paham mengapa Andes sangat kaya,
Loli mencebikkan bibir kebawah. Ibunya perhatian sekali yah sama Andes, sama dirinya beh boro boro. Ingat saja untung. Andes yang dikhawatirkan tersenyum tipis.” Takutnya tidak pas kan bu. Jadi selagi saya bisa saya akan usahakan.” jelas andes. Dini mengangguk.” Yaudah hati hati yah kalian. “ ujar Dini kepada Andes dan Loli.
Loli menyalami ayah dan ibunya. Saat hendak pergi tangannya ditahan oleh Herlambang. Loli melotot melirik ayahnya.” Jangan bikin ulah kamu, ini kalo Andes nggak jadi nikahin kamu papa malu, soalnya papa udah sebarin sama temen temen papa.” Jelasnya dengan melotot.
Loli mendnegarnya memutar bola mata malas, “ loli jagain calon mantu kaya raya mama yah.. Takutnya kecantol cewek lain, mana ganteng kagi.” Ujar Dini kepada Loli melotot.
Herlambang dan dini tersneyum.” Iya iyalah. Nggak matrek nggak kaya kita.” Dini tertawa akan ucapan Herlambang suaminya.
Loli mendnegus pergi dari sana. Herlambang dan Dini menghela nafas saling lirik.” Syukurlah. Jika begini aku tidak khawatir Loli menikah. Aku sangat takut dia menikah sama Damar si miskin. mana Loli hidupnya manja gitu. Bisa bisa jadi gembel anak kita.” gumamnya miris.
Dini terkekeh.” Mana nggak bisa masak.”
...----------------...
“ cepetan.” Ujar Andes kesal melihat Loli yang baru sampai di dekat mobilnya.
__ADS_1
Loli melirik Andes kesal dan membuka pintunya sendiri.” Bukain kek buat calon istri. Biar romantis gitu. Gue videoin bikin snap di IG biar orang orang iri gue dapat kali gagah tampan dan kaya raya. Punya lamborgini lagi. gila pasti banyak beut yang iti dengki. Mau bikin snap akh.” Teriak girang Loli di sana mengambil Hpnya buru buru.
Andes menghela nafas dan menjalankan mobilnya. Loli membuka Ig nya dan mulai membuka filter mengangkat tinggi hpnya mengarahkan pada wajah dan Andes.” Hay guys. Nih kenalin calon suami gue uhuys ganteng kan. lihat mobilnya keren uy. Keluaran terbaru.” Ia mengusap pelan dasbor mobil memamerkan mobil andes.
Andes melirik hp loli dan memutar bola mata malas, tapi seperdetik nya alisnya terangkat pelan.” itu kenapa kamu beda sama di HP?” Tanya andes dengan pelan.
Loli melotot dan mematikan Live nya. Melotot kepada andes.” Loe ngomong apa?. Loe malu-maluin banget sih.” Teriak Loli kesal.
Andes menatap Loli dengan ekor matanya dengan heran. “ saya nanya. “ jawab andes dnegan pelan.
“ pertanyaan loe malu-maluin. Gue mau live diem dhe loe ah. Untung yang nonton baru seratus orang.” Jelas Loli kesal kepada andes.
Andes yang dijudesin dan dimarah marah pun hanya diam. Loli melirik andes lagi merasa Parfum andes tercium lebih kuat.” Oh iya nanti mampir ke tokoh parfum yah, soalnya parfum gue bauk basi gitu. Gue mau beli parfum baru. “ jelas Loli sudah mood buruk mau live,
Andes berdehem tak melirik kali ini.” memang ada parfum basi?” Tanya andes.
“ yah adalah. Parfum gue tu contohnya. Bau Bangk3.” Jelas Loli pelan mengingat parfumnya tadi. Melirik andes lagi. wangi andes itu sangat memabukkan. Loli memegang perutnya yang terasa nyaman.
Loli menyandarkan tubuhnya di kursi dan menatap kedepan. Andes hanya fokus menyetir ketujuannya. “ ada kaset oh ada music lewat bluetooth kenapa nggak bilang. “ teriak LOli.
Andes meringis Loli ini suka berteriak. Moodnya bahkan mudah berubah yah. " Blackpink blakpink. “ teriak Loli semangat berseru mengacak mobil Andes.
Andes hanya diam dengan helaan nafas sabar. Seperti nya ia harus sabar dikehidupan seterusnya.
__ADS_1