Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
kedatangan Andes


__ADS_3

Keyna dan yang lain diberi tempat untuk masuk, tak berselang lama Herlambang keluar juga menggunakan baju biasa. Sebenarnya Jaya dan rombongan jadi tidak enak sebab datang tanpa membuat janji begini.


Herlambang juga terlihat bingung” eh ini pak Alka yah?” Tanya Herlambang menatap Alka dengan heboh dan semangat.


Alka tersenyum formal mengangguk. Herlambang melotot heboh melihatnya.” Yaampun bapak kok bisa di gubuk saya sih pak???? Oh iya kenalkan nama saya Herlambang yang punya perusahaan Ponsel ternama itu loh. “ herlambang menyalami Alka sombong.


Alka lelaki terlaya nomor 1 jadi pantas saja jika banyak yang mengenalinya. Alka menyalamimnya dan melirik rumah ini dengan pelan. ini katanya gubuk? Kalo rumah biasa diluar sana dibilang apa yah sama dia?? Itu basa-basi yang sangat buruk batin alka.


“ini ada urusan dengan kakak kami ini sama anak bapak. “ ujar Alka melirik Andes. Andes meliriknya mendelik. Usia mereka sama yah..!!!


Herlambang melirik istrinya linglung.” Begini buk. Kami ada urusan dengan nona Loli.” Ujar Andes tenang.


Herlambang mengangguk kikuk mendengarnya. “ anak saya bikin masalahkah sama kalian?” Tanya herlambang meringis pelan. Pasalnya yang berurusan dengan Alka ini tidak akan ada yang selamat dengan mudah. Dan jika anaknya melakukan kesalahan habislah anaknya ditangan Alka.


Andes mengangguk.” Sedikit.” Ujarnya.


Herlambang meringis pelan.” anak saya masih kuliah. Tapi tunggu sebentar yah pak nanti kita bicarakan.” Ujar Herlambang tenang.


Andes dan yang lain tersenyum mengangguk. Sembari menunggu loli pulang, Dini mengganti bajunya ke baju tidur lumayan bagus, lalu mereka pun membicarakan masalah bisnis.


Herlambang mengatakan jika ia baru tau jika keluarga Jaya dari tambang terbesar mereka cukup sering mendengar dan baru kali ini bertemu. Terlebih lagi ia dikagetkan dengan Andes pemilik tiga rumah sakit terbesar di indo dan diluar negeri. Andes juga memiliki bisnis dibeberapa bidang elektronik.


Rupanya Andes adalah salah satu pengusaha terkaya dan termisterius yang dikenal orang orang. sangat jarang orang mengetahui bagaimana wajah Andes dan kali ini mereka beruntung bisa bertemu secara langsung dengan andesnya.


Herlambang seperti menang jacport bertemu orang orang luar biasa ini. oh iya, ia juga bertemu dengan Keyna sebagai pemilik beberapa kampus dan café, istri dari Alka. Dia snagat cantik dan juga elegan. Tapi tidak bicara sama sekali sejak tadi. Hanya diam dan menikmati pembicaraan yang lain. Keluarga ini sangat kaku, bertolak belakang dengan keluarga Herlambang yang humoris mendadak tidak nyaman.


Brak.. riba tiba pintu terbuka keras oleh seseorang. Seorang gadis menggunakan style kemeja oversize warna hitam yang menutupi hampir sampai ke kakinya, lalu celana jins berwarna navi kebesaran alias kulot jins. Terlihat rambutnya yang diikat tinggi dan tas Tote bag ala anak kuliahan biasa. Sepatunya sepatu sneaker berwarna putih cream. Sangat elegan dan terlihat remaja sekali.

__ADS_1


” Sialan. Semua orang bikin kesel aja bisanya..!!!” gumam wanita yang baru masak mengebrak pintu kesal. Andes diam menyoroti wanita itu tajam. wanita cantik yang datang datang dengan emosi yang menggebu gebu sekali. Sama hal dengan Keyna menatap wanita iyu dingin, keyna baru tau jika selera andes ini yang unik unik yah. kemarin Lingling yang sombong dan pintar sekarang perempuan kuliahan yang bersikap sembrono.


“ Loli..!! kamu baru pulang jam segini?” Herlambang mempelototi anaknya yang tiba tiba datang dan malah marah marah.


Herlambang meringis melirik tamu tamu berharganya tidak enak, he anaknya ini bikin malu saja. Mata wanita itu yang bernama Loli melebar melirik keberadaan andes dan juga rombongannya. Andes menatapnya benar benar datar dan tidak suka. bisa bisanya wanita ini melihat Alka sebegitu nya.


Seperti igin memperkaosnya saja. Luar biasa tatapannya, lalu mata sang perempuan jelalatan melihat semua orang disana. dimana amarahnya yang menggebu gebu tad? Sekarang malah terlihat seperti wanita bodoh yang tidak tahu apa apa di sana berdiri sendiri memandang semua yang ada di dalam ruangan.


Loli mengerjab pelan, itu seperti suaminya perempuan di sebelahnya jadi tolong jangan dilirik, apalagi tatapan wanita di sebelahnya menjadi lebih tajam membuat ia gugup. ia melirik juga ada Andes yang menatapnya dingin di dekat lelaki paru baya. Andes menggunakan kemeja biru dongker dan lelaki paru baya itu menggunakan jas hitam. Hmm rambut dan brewok boleh purih tetapi wajahnya sugar dedy asli.


" Wah sugar Daddy" Ujar Loli polos berbinar.


" Apa???" Tanya Dini melotot kepada anaknya. Loli meringis pelan sadar ucapan ngaurnya. Jaya disana mendengar hanya tersenyum tipis.


“ Loli papi nanya. Kenapa baru pulang jam sgeini?” Loli kaget melirik ayahnya yang bertanya lagi, ia meneguk saliva keringnya melihat ayahnya yang menatapnya tajam.,


“ Loli, astagjhfirulah. Bisu kamu ditanya nggak jawab jawab.” Teriak ibunya menepuk pundak Loli.


Loli menatap ibunya tersenyum.” Hehe maaf ma. Agak kaget ada mama papa disini, mana ada tamu rapi banget. Jadi salah pokus, berasa lihat pembantu sama tuannya.” Lirik Loli kepada ibu ayahnya dan andes beserta rombongannya.


" Maksud kamu papa mama kayak pembantu gitu ha???" Pekik Ibunya keras kepada sang anak kesal. bisa-bisa nya anaknya ini kurang ajar di depan tamu.


Wajah ibunya mendatar menatap anaknya. Loli malah terkekeh agak menjauh, sedangkan ayahnya menggeleng. “ hehe jangan marah dong ma. Bercanda doang. Yallah.” Ujar Loli kepada ibunya yang baperan. Ibunya ini suka sekali baju rumahan karena memang ibu ibu rumahan, biasanya saja pakek daster saja di rumah. Ini kenapa baju tidur?


“ Ini katanya mau ketemu kamu dan ada hal penting yang mau dibicarakan. Mereka datang dari jam setengah 8 tadi Loli dan kamu baru pulang jam, segini, kamu juga nggak bilang kalo bakal ada tamu mangkanya kami kayak pembantu gini. Loli loli. Masalah apa lagi yang kamu bikin?” Tanya ayahnya kepada sang anak masam. Anaknya ini biang kerok, dimana mana suka bikin masalah, lebih tepatnya dimana dia berada disitu akan ada masalah.


Loli menggeleng cepat.” Loli nggak ada janji sama mereka loh pa. sumpah. Tadi juga Loli ada tambahan SKS kuliah sampek jam malah, terus tadi sheren nggak ada yang jemput. Papa kan tau dia anak yatim karena Loli baik dan penyayang anak Yatim yah Loli anter lah sekalian, eh mampir ditempat boba sambil beIi batagor. Soalnya Loli belum makan dari siang jam 2 gitu. Loli laper, eh ada temen disana sekalian Loli izin nggak bisa rapat pa. Loli nggak tau apa apa sumpah.” Ujar Loli polos menceritakan hati hatinya hari ini kepada sang ayah. Mana dia tau andes kesini.

__ADS_1


“ yaudah kamu duduk sini dulu. Lihat ini apa yang kamu lakuin. “ ujar ayahnya dengan kesal kepada sang anak. Pak Herlambang terlihat tegas kepada anaknya. sedangkan sang ibu menggeleng melihat anaknya. Herlambang tersenyum pada Jaya dan andes.


“ Maaf yah pak. Anak saya ini memang agak nakal orangnya , kami aja pusing buat ngatur dia. Mungkin telat tadi karena ada kerjaan organisasi, udah dibilangin nggak usah ikut ikutan tapi masih aja ikut.,” jelas Herlambang sopan pada Jaya.


“ ih papa enggak. Loli nggak organisasi pa. loli kuliah sama pak Tono Yaallah pa, Loli nggak boong.” Pekik Loli tidak terima tetap di salahkan. Herlambang menatap anaknya dan tersenyum, tapi kali inois neyum mengancam membuat LOli mengatup lagi bibirnya. Itu senyum yang mengandung arti, jika Loli tetap melanjutkan argument, bisa bisa uang jajannya dipotong.


“ udah udah. Kamu diem duduk sana. Cepet.” Dini sebagai ibu menengahi ayah dan anak yang sibuk berdebat tersebut melotot kepada anaknya. Loli memutar bola matanya kesebelah arah yang kosong kesal kepada ayah dan ibunya ini. mereka ini sangat membuat pusing kepala. Baru pulang juga bukannya di sambut baik baik eh malah dituduh ini itu.


Tatapan Loli beralih menatap Andes dan semuanya ketar ketir. Apa tuujuan laki laki ini ke rumahnya? Apa benar mereka ingin bertanggung jawab, tapi maksud loli tu bukan begini juga. Jika begini sudah pasti habis dirinya di babat sama ayah dna ibunya. Ia melirik andes memelas dan memohon agar tidak sembarangan bicara. Loli tidak mau di coret dari KK. Ini pasti mengenai malam itu kan?


“ ini anaknya udah ada pak andes, bapak bisa jelaskan masalah apa yang sudah anak kami ini lakukan sama tuan??” Tanya Herlambang kepada andes dengan tenang. “ anak saya ini memang suka buat ulah, kecilnya aja udah mecahin kepala anak tetangga pakek batu, belum lagi dia yang cakar anak orang sampek masuk rumah skait. Saya udah nggak paham lagi sama dia ini. terakhir bulan kemarin dia demo dan ketangkep sama polisi, saya sampek ngerasa nggak punya anak gadis di rumah ini. berasa punya bujang dua.” Ujar Herlambang mengatai anaknya sendiri dengan nada kesal.


Dini menyahut mengangguk.” Iya ini anak. Di suruh les piano eh malah les taekwondo, diem diem dia minta uang ini uang itu. eh nggak taunya buat traktir temen. Ini anak sulit dibilanginnya. Jadi kalo ada masakah tolong bapak bilang aja semuanya, saya mau denger masalah apa lagi anak ini bikin?” Tanya Dini lagi terlihat sama pasrahnya dengan Herlambang. Keduanya sangat takut berurusan dengan keluarga Alka.


“ ma pa. nggak usah dijelasin juga aibnya Loli. Lagiankan Loli udah bilang pas kecil itu Loli nggak sengaja lemparin dia. Loli ngelempar mangganya pak somat tetangga rumah kita eh nggak tau kalo ada dia di sana. Jadi terkena lemparan deh. Sumpah nggak sengaja, dan lagi yang nyakar itu, itu salah dia lah, siapa suruh cari gara gara, dia mukul Loli duluan.” Jelas Loli kepada ayah dan ibunya. Selalu cari masalah yang ada di dirinya untuk dibicarakan,


“ iya itu artinya kamu nyuri kan mangganya pak Somat? Kamu nggak tau kalo pak somat tiap hari ke rumah marah marahin mama karena kamu maling tuh mangganya padahal mangganya masih muda kan? duh Loli sampek tu kaca rumah pak somat pecah gara gara kamu lempar pakek katu tapi malah kena jendela.” jelas Dini kesal. “ dan itu anak bu narsi kamu cakar,. Kamu duluan bikin dia marah, masa kamu kempesin ban sepeda dia. Jelaslah dia marah.” Jelas Dini melototi anaknya geram. Anaknya ini sudah bikin masalah sejak lahir sepertinya. Dimana mana pokoknya ada aja.


Loli menggaruk kepala rambutnya dihadapan ibunya kesal. Semua yang dikatakan benar adanya tapi kenapa juga dibicarakan setiap ada tamu sih??? Setiap ada tamu pasti yang dibicarakan itu kesalahannya, cobalah kan bicara yang baiknya. Contohnya dirinya pernah menang lomba pidato tingkat nasional??? Atau lomba debatnya yang juga tingkat kampus dan nasional??? Atau lagi nih yah kan tentang dirinya yang juga juara satu cerdas cermat pas masih kecil?? Kenapa selalu yang jelek jeleknya dibicarakan ha? Loli jadi makan hati jika begini.


Andes mendengarnya ucapan dan debat antara anak dan orang tua di depannya ini tersneyum masam, ada rasa iri juga mendengarnya. Sebab dulu andes jika ada masalah akan menghadapi secara sendiri ini Loli punya orang tua yang cerewet dan mengingat semua tingkah anaknya saat kecil. Bagi andes itu adalah hal yang manis untuk di kenangan.


Herlambang melihat anak dan istrinya tu menghela nafas.” duh emang deh pak andes, pak Jaya kami ini sering ribut begini hehe. Maklum kadang dalam rumah itu pasti ada ributnya kan?” tanyanya.


“ yah tapi kalo sama Loli ributnya setiap hari.” Gumam Loli segera dihadiakan cubitan kasih sayang dari Dini. Loli meringis melirik ibunya nanar, cubitan semut yang ukuran mini itu loh?


Terasakulitnya mengelupas..!!!! dan keyna terkekeh melihatnya. Mereka sangat lucu dimata Keyna.

__ADS_1


__ADS_2