
Sebenernya aku tu kau bikin yang Eliza juga gimana hidupnya sekarang tapi dia terlalu banyak hetters hahaha. jadi aku bilangin paling beberapa aja aku masukin biar nggak hilang....
Maafin aku yah Eliza kamu hilangkan hohoo....
.
.
.
“Loe tau tapi loe tutup mata Des. Loe udah tau kan ngaku..!” Bentaknya Mike kuat pada Andes. Suaranya menggema didalam ruangan tersebut.
“Justru karena gue tau.. seharusnya kalian nanya sama gue bukan kek gini..!!! loe lupa kalo bukan Lingling yang menyelamatkan loe dilaut itu loe udah mati membusuk disana.??” Tanya Andes membentak. Suaranya menggema di ruangan ini.
Lingling??? Ia menguap saja karena tak mau mengganggu meeka, borgol ini bukan apa-apa baginya. Jika ia mau menghancurkannya saat ini juga bisa... tapi ia masih ingat disini ia ditengah manusia ’Biasa’
Mike terdiam lingkungan mendengar ucapan Andes. Ia baru ingat akan hal itu, ia masih cukup sadar jika itu suatu kebenaran, dimana semua orang meninggalkannya ditengah laut ada Lingling yang berbalik membantunya, ia sudah mendengar bagaimana Lingling membawanya berenang lebih dari satu jam, bahkan ketika sampai semua orang lemah hanya Lingling yang sibuk mencari air bersih, pakaian bersih dan kering hingga sampai ke obat. Semua Lingling yang membantunya.
Alex dan Boy juga terbungkam mendengarnya. Ingatan dikala kemarin itu masih terekam jelas dibenak mereka, dimana Lingling membantu mereka untuk menghidupi si, memasak, membantu mereka dalam semua hal... Jika tidak ada Lingling mereka sendiri bingung mau bagaimana caranya bertahan hidup ditengah hutan.
Andes terkekeh melihat semuanya terdiam.”Kenapa diem? Baru sadar kalian kesalahan kalian???” Tanyanya disana dengan sinis.
“Des bukan maksud kami buat memborgol dia karena kami benci dia..”Keyna angkat bicara dengan dingin. Andes diam menatap Keyna, rasa nya ingin membentak tapi ia tak akan membentak temannya yang satu ini.
Keyna melirik Lingling dengan sekali lirikan lalu melirik Andes lagi ” Loe tau kan kalo musuh itu ada yang nggak pernah yang namanya nunjukin sisi buruknya sama si orang yang dia incar atau yang dia nggak suka??” Tanyanya dengan pelan. Matanya sangat dalam menatap Andes.
“Kita nggak bilang kalo Lingling yang paling bersalah., justru karena kami tau Lingling sudah banyak berkorban buat kita dan dia udah masuk kedalam hidup kalian, gue borgol. Sebelumnya semalam itu hanya terjadi kesalah pahaman, pistol yang digunain mereka itu nggak pernah mengarah pada titik Vital dia, lebih kepada melumpuhkan supaya dia nggak kabur, kita nggak ada niatan buat nyelakahin dia, dan pas gue suntikan dia itu supaya dia nggak kabur.. tapi nggak taunya dia bantu gue.. Gue sadar kalo bukan dia yang nolong gue, pasti gue yang ngerasain apa yang dia rasain sekarang.”Ujarnya Keyna lagi.
Andes diam mengerti maksud Keyna, ia mencari kebohongan dimata keyna tapi tak ada, ia paling tau Keyna bagaimana jadi ia bisa menyimpulkan semua yang diberitahukan Keyna suatu kebenaran nya.”Kenapa loe ngak bilang sama gue dulu?? Atau loe cerita semua hal ini semalem?”Tanyanya dingin.
Keyna disana menggeleng.” Semuanya keluar dari kendali gue ataupun Mike dan lainnya. Mereka bergerak sesuai insting. Loe tau hidup kita nggak kayak manusia diluar sana, dimana-mana kita punya musuh, bahkan loe taukan kalo nggak ada yang bisa dipercaya didunia ini??? bagaimana bisa kami mudah percaya sama Lingling gitu aja setelah kami tau dia pengkhianat dan utusan dari orang yang bakal menghancurkan kita?? kita nggak tahu yang kita lakukan itu buat semakin masuk kedalam geng kita atau membunuh kita diam-diam. Tapi disisi lain gue punya pertimbangan lain yakni dia telah berjasa buat kalian, mangkanya gue usahain dia buat nggak kenapa-napa dan cuma buat nangkap dia dan mengamankan dia dari orang-orang mereka. Dan pas gue geledah dan periksa buat dapet data atau penyadap ditubuhnya ternyata dia nggak bawa apapun selain pisau, dua pistol dan beberapa suntikan yang gue nggak tau dia dapet dari mana, tapi yang gue tau itu pistol kita. Gue yakin itu dari loe.”Ujarnya disana tenang. “Gue nggak pernah ngerasa bersalah, sebab dia yang datang sendiri disini dengan nama buruk, jadi itu resiko dia kalo terluka diantara kita.”Ujarnya lagi disana.
Andes menghela nafas menatap Keyna. Ia tau hal itu.”Loe tau dia pengkhianat?” Tanya Alex dengan dingin pada Andes.
“Dia bukan pengkhianat.. Tapi gue akuin kalo dia diantara pengkhianat.”Ujarnya disana dengan pelan.
“Anjing loe.!! Nggak usah berbelit..!!! pengkhianat tetap pengkhianat.”Ujar Mike berteriak.
“Mike loe diem..!!” Teriak Keyna tak suka membuat Mike bungkam.”Loe terlalu keras tau nggak..!! bisa nggak nggak usah ribut, disini kita cari solusi bukan cari masalah. Gue tau loe marah dan loe nggak terima orang yang loe suka malah suka orang lain mangkanya loe melampiaskan ini kan? “Tanya Keyna tajam.
Mike disana bungkam.”Gu-gu nggak gitu.” Ujarnya mengelak. Andes disana melirik Mike dengan tajam. Tapi mimik wajahnya menunjukan kegugupan.
“Pliss disini nggak usah egois. Kita bicarakan jangan pakek urat. Malu sama otot.”Ujar Keyna sinis. Mike bungkam dan Andes terkekeh pelan.
Lingling yang tadinya mengantuk sekarang menatap pertunjukan disana dengan semangat, tanganya yang diborgol disana ia memejamkan matanya dan Tagh... borgol itu ilang menyisakan tanganya yang memerah.
“aghhh leganya.”Gumam Lingling merenggangkan otot tangannya.
__ADS_1
Matanya melirik kesisi kanan dan disana ada banyak buah, dengan semangat ia ambil buah apel dan....
Srak.... ia menggigitnya tanpa dicuci. Katakan saja jorok tapi yang namanya Lingling tidak memikirkan hal itu.
Semua tak menyadari ulahnya. Alex yang baru sadar melihat itu menatapnya melotot.”Lo-loe? Mana borgol loe??? Dah makan baek..!!” Ujarnya melotot menatap Lingling. Semua yang disana menatap Lingling kaget juga dibuatnya.
Hik... LIngling cegukan dibuatnya karena dikagetkan. Ia menatap Alex dengan menggeleng dan mengunyah makanannya. Hik..
“Gara-gara kamu nih.. aku jadi cegukan.. Hik..” ujarnya disana tak senang menekan dadanya. Tapi masuk mengunyah.
Kebiasaan jika dikagetkan ia cigukan.
Andes disana segera mendekat.”Ling.. kamu nggak apa-apa? Bilang dimana yang sakit??” Andes menatap Lingling penuh penyesalan.” Maafin saya yah yang tidak menjaga kamu dengan baik. Maafkan saya.”Ujarnya lirih pada Lingling, ia mengusap pipi Lingling. Lingling mengangguk pelan dan makan makanannya tak mau menjawab.
“Mana borgolnyaa? Gimana bisa?”Tanya Mike lirih, ia mencari ke kanan dna ke kiri tapi borgol itu lenyap. keyna diam saja karena sudah menebak lingling memiliki ilmu yang tak sembarangan. Keyna memilih duduk di sofa saja menatap Lingling. Mike disana menuntut jawaban dari Lingling.
Lingling melirik Mike dengan datar membuat sang empu terhenyak, baru kali ini mendapatkan tatapan tajam dan dingin dari Lingling. Lingling yang biasanya ceria berubah sangat dingin membuat ia tak senang.
“ kenapa? Mau borgol gue lagi? nanti aja pas gue udah liat kalian debatnya. Nggak enak liat doang tapi nggak makan.”Ujarnya disana datar.
“Ling.. kita serius, dimana borgolnya?”Tanya Andes disana pada Lingling aneh. Lingling disana melihatnya menunjukan dalam selimutnya ada borgol dan rantai disana. Semua terdiam melihatnya.. “Gimana kamu bukanya? Kamu punya kuncinya?”Tanyanya.
Lingling menyesal membuka borgolnya, mereka banyak sekali pertanyaannya membuat ia puding.” Pliss nggak usah banyak Tanya. Kepala gue sakit.”Ujarnya disana pelan. Semua disana tertegun diam mendengarnya. Lingling disana segera membuang sisa apel itu dan memilih berbalik dna tidur.
”Ling Luka kamu.”Andes menahan tubuh Lingling yang ingin tidur diarah lain.
“Nggak bisa. kalo loe mau jelasin semuanya sama kami kami juga mau denger bukan Cuma Keyna, disini yang deket sama loe itu kita bukan Keyna.”Ujar Mike disana datar.
“Gue mau bicara dan ngomong sama kalian, tapi terlalu banyak mulut Cuma nambahin hawa busuk kalian tau nggak. Polusi udara bikin dada gue sesek dan gue jadi ngak mood ngomong. Cuma Keyna dan Andes yang tenang. kalian nggak..!!”Ujarnya disana dengan datar.
“Dari kemarin juga gue ngomong sama kalian tapi ada yang mau denger nggak?? Otak kalian cuma dibuat pakek otot doang bukan pakek logika. “Lanjut Lingling. Keyna tersenyum tipis mendengarnya. Padahal teman-temannya disana memiliki otak yang lumayan pintar. Bahkan sangat tapi dibilang dan dihina begini.. kena hati nggak tu.
Saat Mike hendak bicara sudah dipotong Andes.”Kita keluar.”Ujar Andes.
Semua tak setuju tapi tatapan Datar Andes tak ada yang mampu menolak. “Awas loe apa-apain Keyna. Mati loe ditangan gue..!”
Ancam Mike. Lingling mencebik memutar bola mata malas. Keyna menggeleng lagi melihatnya. Mike tidak pernah jera berbicara kasar atau berbuat kasar. Padahal dengan orang yang ia sukai. Gimana tidak jadi Sad boy terus coba? Hahaha. Sabar yah Mike karaktermu jahat sekali dibuat author. Nasibmu pun tak kalah kejam.
Keheningan melanda ruangan itu,, baik Keyna maupun Lingling tak ada yang angkat bicara. Lingling disana mengambil buah pisang dan memakannya. Lingling disana melepaskan infus ditangannya. Keyna cukup kaget akan ulah Lingling yang seharusnya Manusia normal tidak Kan bisa berdiri... Tapi Keyna namun berusaha tenang. Lingling dengan pelan bangkit dan berdiri mendekati Keyna. Keyna melotot kaget melihatnya. Hey kakinya bahkan luka parah tapi ini?? Tapi tetap ia biarkan saja dan nikmati semuanya.
Tapi ia tak bisa berbohong jika ia bertanya tanya akan hal ini.
Lingling mendekati Keyna. Keyna disana diam dengan tenang tapi tangannya sudah menyiapkan senjata takut jika Lingling tiba-tiba menyerang. “Aku tau kamu tidak berniat buruk terhadap aku. Yang kamu lakukan memang benar. Tidak ada kepercayaan untuk orang yang memang menjadi pengkhianat. Sebab nggak ada yang tau yang digunain trik orang yang berkhianat. Mau triknya terang-terangan atau pura-pura polos dan pura-pura baik.”Ujar Lingling. Ia memilih duduk didepan Keyna. Darah dikakinya menatap dilantai. Keyna disana jadi meringis dan mengangguk mengiyakan.
“Apa kamu salah satu dari pengkhianat yang berpura-pura baik?”Tanyanya Keyna tenang. Tak terlihat emosi atau sedang waspada. Lingling disana mengangguk. Keyna terdiam melihatnya. “Kenapa kamu jujur kepada saya?”Tanyanya dingin.
“Karena berbohong kepadamu percuma, saya tau itu.. karena kamu yang paling licik diantara mereka. Mereka memang kuat dan pintar tapi kamu yang paling bisa mengendalikan keadaan.”Jawab Ling-ling tenang lagi jujur keyna tertegun, Lingling mengetahui itu?
__ADS_1
Lingling menghela nafas. “Apa rencana mu?”Tanya Keyna lagi.
lingling disana tersenyum.”Mati didunia ini.. dan kembali.” Ia jujur lagi.
Keyna mengernyit mendengarnya.,Keyna disana menatap Keyna lagi.” Aku tidak pernah ingin menang dari kalian ataupun berkhianat dengan keluargaku. Kalian sudah tau jika aku dari keluarga kemiliteran kan untuk menangkap kalian..??? Jadi tidak perlu lagi aku jelaskan kemenangan seperti apa yang aku maksud.”
“ Kemenangan seperti apa? Kami tidak tau.”Jawaban Keyna.
“Kamu tau tapi kamu mau yang diperincikan?? “Tanya Lingling menyela cepat. Keyna terkekeh mendengarnya.
Lingling disanapun ikut terkekeh pelan. “Bagaimana bisa keluargamu menjuhimu dan mengatakan kau bodoh.. sedangkan kau lebih cerdas dibandingkan manusia lain yang dianggap genius.”Ujar keyna tak percaya.
Memang benar rumor yah tinggal rumor.. jika berpenampilan memang Lingling tak punya apapun yang menarik dan terlihat menarik atau terlihat pintar. Tapi aslinya bahkan ia juga sama liciknya dengan dirinya.
“Kalian mau menghancurkan kami?? Karena usaha kotor kami?”Tanya Keyna.
Lingling mengangguk. ”Yah.... katanya usaha kalian terlalu meresahkan membuat kami turun tangan, BTW ini tugas pertamaku disini tapi langung diutus ditempat singa seperti kalian. Apakah tua Bangka itu mau membunuhku karena lelah melihat aku sebagai hama?”Tanyanya terkekeh.
Keyna tersenyum tipis.”Mereka orang tua mu.”Ujarnya pelan.
Lingling menggeleng cepat.”Bukan, aku tidak sudi memiliki orang tua bodoh seperti mereka.,, andai saja diwaktu aku dilahirkan aku bisa berteriak jika lebih baik tidak dilahirkan jika dilahirkan oleh mereka.”Ujarnya lagi jujur. Keyna dan Lingling sama-sama memainkan trik mereka.
“Jangan menjadi manusia paling menyedihkan dimataku.. “Ujar Keyna tak suka.
Lingling terkekeh. “Jangan gunakan trikmu dihadapan ku mangkanya, karena itu tak akan berguna.”Ujarnya pada Keyna. Keyna mendengus ternyata sama-sama tak bisa terjebak diantara mereka.
“Oke,,.. Tanya apa yang mau kau Tanya... aku akan menjawab sejujurnya padamu, Dan kita buat kesepakatan”Ujarnya pelan. Keyna mengerutkan keningnya mengangguk menyetujui.
“Tanyalah.. “Ujar Lingling pelan pada Keyna.
“Siapa kau sebenarnya?” Tanya Keyna pelan.
Lingling tersenyum disana. lalu tak lama ia menutupi matanya, Keyna kaget ketika tubuh Lingling diselimuti banyak kupu-kupu biru lalu tak lama ia menutupi matanya karena silau.. beberapa detik berikutnya ia mengintip dan melihat wajah Lingling. Ia kaget, bahkan bola matanya membesar. Ia tak bisa mengendalikan dirinya untuk tidak terkejut tapi tak bisa,,.”Ba-bagaimana bisa?”Tanyanya Kaget.”Ka-kau Dewi?”Tanyanya Keyna bergetar.
Dengan wajah bak Dewi Yunani, mata bulat yang berwarna Biru Kristal, bibir merah mudah, kulit putih pucat, hidung mancung pas takaran wajahnya. Rambut panjang dan baju putih Yang indah terbuat dari sutra murni, Wangi tubuhnya sangat-sangat menyenangkan mekar di setiap sudut ruangan dan merusak penciuman orang lain hingga satu minggu kedepan. Akh jangan lupakan jika kulit harus bak Porselin baik disisi wajah dan juga tangannya bahkan tumitnya.
Akhh Tolong Keyna baru kali ini melihat manusia secantik ini seumur hidup, Bahkan ribuan kali lebih cantik dari artis-artis yang dirumorkan paling cantik dinegara ini. Lingling bahkan tak layak disebut manusia.. Ia merasakan jantungnya terpompa dengan deras menatap bibir merah Lingling. Ia tergoda tapi ia tetap sadar, ia menggeleng menyadarkan diri nya jika ia perempuan.. hampir pingsan dibuatnya..
Lingling sangat cantik dimata Keyna, bahkan ia mimisan tanpa sadar akibat tak dapat mengendalikan diri..Lingling dengan cepat memberikan ilmu penekan aura ditubuhnya supaya tidak berpengaruh pada Keyna jika tidak Keyna akan mimisan sepanjang hari itu cukup berbahaya. Ia segera mengambil cadar disakunya menutupi wajahnya dengan gerakan anggun. Keyna semakin tertegun.
Ini juga alasan kenapa selama ini ia mengenakan cadar, karena jika manusia biasa melihat keindahan dirinya maka ia tak akan bisa mengendalikan dirinya. Baik dari wanita maupun lelaki. Ia akui jika Keyna cukup kuat hingga mampu mengendalikan diri meski sebentar.
.
.
.
__ADS_1