
“Oh iya kau sudah menemukan Vuang dan juga Wulan? Mereka juga dsini juga kan? Aku sedari kemarin belum bertemu dengannya.”Tanya Lingling pada Chun polos .
Chun Menggeleng pelan.” Kata berpencar, dia berada dikebun, mereka menyamar disana, dan Lien yang tersesat disini dikarenakan dibawa oleh penjaga karena membutuhkan pelayan untuk ruang utama jadilah dia disini. Dari kemarin sudah mencari kesana tapi tidak bertemu juga Ling. Aku tidak tau harus apa.”Ujarnya pelan. Yang ia katakana jujur.
Lingling mendenarnya terdiam, ia menghela nafas dan bangkiit menepuk pundak Chun.”sudah magrib pulang kekamar dan ajak Lien untuk diskusi. Bersiaplah aku bisa merasakan jika malam ini akan ada hal yang besar. “Ujarnya. Chun tertegun, ia juga merasakannya. Lingling tersenyum disana memegang bahunya Chun menatap Chun dalam.
Chun diam menatapnya.”Chang aku ada satu hal yang harus aku sampaikan ini mengenai hubungan kita.” Ujarnya pelan.
Chun diam menatapnya lamat. “ Aku tau jika kau dan Eliza sudah bertunangan dan jkau menyakitinya terlalu dalam, kau mengkhianatinya, membuangnya memukulnya bahkan kau menendangnya. Kau melakukannya hal yang fatal dalam hubungan kalian. kau melakukan hal yang paling tak bisa dimaafkan kau berselingkuh dengan kakaknya.”Ujarnya tegas.
Chun diam mendengarnya. Chun menatapnya Menggeleng. Tetapi bibirnya kelu untyuk menjawab perkatanya Lingling.
Lingling mengusap kepala Chun pelan dan tersenyum.”AKu tidak marah atau membencimu karena memang itu urusanmu dan diirnya bukan kau dan diriku Lingling.. aku sudah mengangapmu temanku disini.”Ujarnya pelan pada Chun.
Chun mendengarnya terdiam, apa maksudnya? Apa Lingling hanya menganggap dirinya teman? Ia tidak mau. Lingling menepuk bahunya pelan.” Bersenang-senanglah, sebentar lagi aku dan Eliza akan bertukar jiwa lagi. jika dia kembali maka aku pastikan disaat itu dia tidak akan lai melirikmu. Aku tau jika didunianya saat ini yang tak lain di u
Dunia ku dia sedang dihukum dan dididik keras, bahkan mungkin dia akan jauh lebih berbeda dari sebelumnya. Aku minta untuk kau tidak menyakitinya lai serta kepaskan dia. Biarkan dia bahagia dengan pilihanku untuknya.”Ujarnya.
“Memangnya harus secepat ini Ling? Kenapa kau tidak menetap saja disini? Bukankah yang kau tempati ini adalah tubuh Eliza tunanganku? Yang artinya ku juga tunanganku Ling. Aku mencintaimu dan menyukaimu. Aku tidak mau kau pergi keduniamu, aku tidak mau,”Ujarnya pelan, terdengar sangat gusar dan juga lirih. Ia mencintai Lingling sedari ia diselamatkan Lingling dan aksinya. Ia sadar hal itu.
Lingling terkekeh.”Aku sudah punya tunangan dan aku akan menikah setelah kembali nanti, tunanganku baik dan kau tidak, mana mungkin aku memilihmu.”
Dugh. kenapa ucapabnya Lingling sangat kejam si batinnya? Tapi tunggu akan menikah katanya? Kenapa sangat sakit yah mendengarnya? Kenapa terasa ada yang ditusuk dihatinya saat ini?
Lingling lagi-lagi mengusap kepalanya pelan dam menipiskan bibirnya.
“ Kau hanya menyukaiku bukan Eliza bukan? Jadi lepaskan dia dan hidup bahagialah bersama kakak Eliza Wulan, Dia wanita baik dan jagalah dia terima semua kekurangan dia. Atau bersamalah dengan Grace, dia juga wanita baik dengan sejuta kekurangan mereka,. Mereka tulus Chun. jangan memaksakan diri. Kita tidak akan bersama, aku mencintai orang lain.”Ujarnya lalu pergi.
“ Siapa Ling? Kenapa tidak bisa? “Tanya Chun tegas menatap Lingling yang sudah satu meter didepannya.
__ADS_1
Lingling tak membalikan tubuhnya.”Karena kau bukan siapa-siapaku. Kau tidak memiliki pengaruh apapun dalam hidupku Chun. ingat kau yang sudah menyia-nyiakan pemilik tubuh ini, aku dekat dan menerimamu bukan karena aku menyukaimu akan tetapi aku tau jika kita hanya orang asing yang saling melindungi dalam satu misi.” Ia pergi setelah mengatakan itu,
Chun memegang dadanya sakit, ia menghela nafas berbalik untuk kekamarnya. Ia merasa dadanya terkoyak akan kenyataan.”Maafkan aku El, aku salah aku benar-benar salah.”Entah kenapa ia merasa hal buruk lebih dari ini. jika Lingling menolaknya itu tak maslaah tetapi tadi apa katanya? Ia akan pergi dari hidupnya? Ia sungguh merasa tak terima hal itu., Ia tak ingin Lingling kembali ke asalnya.
Disisi lain lingling menghela nafas. ia memang tidak mmbenci Chun meski sudah pernah memiliki masalah. Ia juga tidak bisa menyalahkan Chun dikarenakan Eliza juga salah. Eliza memaksanya untuk tunangan, mengejarnya dan juga menguasai Hidup Chun. dirinya saja jika dikejar dan diusik juga bakal ngamuk dan tidak suka sama saja dengan Chun kan? jadii Lingling bisa mewajarkan apa yang Chun lakukan pada Eliza yang haus akan kasih sayang.
Meskipun begitu dirinya juga tidak bisa menyalahkan Eliza yang kitrang didikan dan dukungan dari orang tua, dia juga salah karena mengharapkan laki-laki yang tidak mengharapkannya, tetapi dirinya begitu karena keadaan. orang tua yang menjauhinya, tidak menyayanginya, ia dikucil, tidak diberikan pendidikan yang layak, hidup apa adanya saja bahkan ia tidak bisa dikatakn layak padahal anaknya salah satu jendral ternama disini. Ia miris akan hidupnya Eliza. Ia sangat berharap disana Eliza tidak melakukan kesalahan bisa menikmati kasih sayang orang-orangnya serta memiliki banyak ilmu dna pelajara untuk mengubah hidupnya kedepan. Semoga saja kan???
Hari sudah menggelap. Lingling melangkah menjauh dari rumah utama menuju kekebun ladang,, ia harus mencari dimana Wulan dajuga Vuang. Ia harus menyelamatkan kawannya, ia memang setia kwan meski ia harus mengkhianati lawan sekalipun ia tetap saja dipihaknya keluarganya Eliza, ia bersama keisni lalu mana mungkin ia meninggalkan mereka.
Ia sudah tidak bisa mencari mereka dengan kekuatannya. Energinya sudah banyak terkuras karena hilangnya kelopak bunganya. Ia hanya punya sedikit energi dan kekuatan jika ia pakai maka nanti ia akan kehilangan tenaga dan kalah. Ia menggunakan kekuatan manual saja.
Ingin sekali rasanya ia berteriak tapi nanti ia ketahuan kan? tapi ia tak punya cara lain juga.
Sesampainya ia digudang belakang dimana tempatnya Vuang dan Juga Wulan ia melirik kekanan dan kekiri mencari orangnya. Hari sudah gelap hanya ada lampu-lampu kuning disekitar,
“Hai siapa??” Lingling kaget karena suara itu, ia berbalik menatap siapa dalang dari yang mengagetkan dirinya. Ia menghela nafas mengusap dadanya sabar menatap snag pelaku.
Sang empu tersenyum tipis menatap Lingling yang mengomel.”Nona siapa??? Apakah penguntit dan juga pengkhianat?”Tanyanya pelan namun terdengar menyeramkan. Lingling mendelik menepuk kepalanya tetapi ia mengindar membuat Lingling mendengus.”Aku temannya Andes dan lainnya. “Ujarnya memauski ruang. Tetapi tanganya ditahan menatap Lingling dalam.
Ia baru melihat Lingling sungguh.
Lingling menepis tangannya.”Apa buktinya?”Tanyanya Bir pelan. yah itu Bir, ia tadi mencari dimana Wulan tetapi tidak juga ketemu. Setelah kejadian sore tadi Wulan tidak menampakan batang hidungnya. Ia takut Wulan mlakukan kesalahan atau melakukan hal yang diluar kendalinya.
Lingling menghela nafas.”Hubungi saja Andes, Mike atau Alex jika tidak percaya.”Ujarnya pelan.”Aku mau mencari dimana Wulan dan Vuang. Apa kau tau dimana mereka??”Tanyanya pelan. bir mengernyit.
“Wulan?”Tanyanya pelan. lingling diam disana mendengarnya. Apakah Wulan menganti namanya menjadi nama samaran? Ia mengernyit dahinya tak menjawab melangkah.
"Hey dengar aku dulu, disini tidak ada yang namanya Wulan tapi Vuang ada, dia berada diruang sana bukan disini.”Ia menunjukan ruang ujung lagi yang tak lain ruang penyiksaan
__ADS_1
Lingling menatap nanar arah tunjuk itu.”Disana?”Tanyanya pelan. sang empu malah mengangguk menatapnya polos.
Lingling mengusap kepalanya pelan.”Sial. capek gue.”Gumamnya menghela nafas menatap Bir.”Dan kau? Kau kenal Vuang?”Tanyanya pelan .
bir mengangguk pelan dan tersneyum.”Dan kau kenal Vuang?”Tanyanya pada Lingling.
Lingling memutar bola mata malas disana.”Tidak usah sok misterius. Aku mau mencari mereka dulu bay..!!” Ujarnya meningalkan Bir.
Bir mendengarnya mau memangilnya tetapi langkah Lingling sudah ditelan kegelapan. Ia menghela nafas.,”Sialan, dimana manusia bodoh itu. ini sudah malam tetapi kenapa belum kembali? Menyusahkan saja. “Gerutunya tak suka.”Awas saja jika dia pergi tak kembali lagi. aku pastikan dia akan ku beri hukuman paling kejam sampai ia tidak akan mau mendapatkan hukuman dariku lagi.”Gumamnya mengepalkan tangan.
Lingling menghela nafas membuat ilmu api dijari telunjuknya untuk penerangan, ia harus melewati perkebunan yang sangat luas.. ia menghela nafas ia sudah berjalan selama satu jam dan sudah sangat gelap.” Vuang.. Wulan..!!! eh kak wulan, dimana kalian? Ini aku Lingling..!!! cepatlah keluar aku capek..”Teriaknya nanar menghentakkan kakinya. Perjalanan sangat jauh kesana ia menghela nafas lagi, ia mau menggunakan telepotasi tetapi ia sekarang sangat lemah.
Ia melangkah menyekah keringatnya.”Sial aku sangat lapar, aku lupa belum makan setelah jam 9 tadi.”Gumamnya memegang perutnya yang terasa perih.
Setelah tiga puluh menit berjalan ia sampai diruang tahanan dna gudang jerami. Ia menghela nafas mematikan api ditannya menatap penjaga disana. ia menatap mereka dnegan tatapand atar dna meeka bangklit menatap Lingling waspada..
”Aku Lingling temanya Andes mau mencari Vuang. Dimana dia? O iya temanya juga aku lupa namanya,”Ingat Wulan mnenyamar jadi ia tidak punya cara lain mengatakan hal ini.
Salah satu dari mereka meneliti Ling-Ling dari atas sampai bawa.”Mana buktinya?”Tanyanya.
lingling mengusap wajahnya gusar, kenapa sesulit ini.”Telepon Andes Tanya sendiri. Aku tidak berbohong..!!” Tegasnya disana tak tau lagi harus apa.
Salah satu maju menatap Lingling tersenyum .” Tapi tuan Vuang tidak ada disini apalagi temannya? Temanya hanya aku disini dan aku tidak tau dia dimana. Dia pergi menghilang.”Ujarnya. dia Ken yang
menatap Lingling penuh minat dan nafsu.
Lingling menatap tatapan itu menatapnya jijik. Lelaki ini tidak normal batinnya. Ia mengeleng dan berkata.
“Oh Oke.”Ia melangkah menjauh. Disini sangat bahaya lebih bahaya dari manusia normal na kejam. Mereka memiliki nafsu diliuar manusia normal batinnya. “Tuan mengapa cari mereka?”Tanya salah satu menghadangnya.
__ADS_1
Lingling menepisnya dan menjulaknya.,” Dih SKSD sana.. “Ujarnya lalu pergi. Mereka terkekeh melihatnya., Lingling lucu batin mereka,
Jangan salah, disini banyak perkumpulkan Gay bukan karena apa, itu karena memang penyakit yang menular dan candu, mereka disini sudah biasa menyukai sesama jenis oke.