Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
takdir


__ADS_3

Aduhh maaf yah guys, gara-gara udah lama nggak lanjut ini novel aku jadi lupa nama-nama orangnya, jadi maklum kalo ada salah, koreksi tolong yah...


Lalu masalah novel mana yang aku bakal lanjut, keknya ada banyak yang dukung DELET Si, sekarang aku masih baca batas mana alurnya terus nama-nama tokohnya. Karena terlalu lama nggak update dan selalu mikir novel lain ngebuat otak aku ngeblank. Mana isinya juga ada skripsi hahaha.. Yaampun maafkan aku yah, aku usahakan insyallah aku bakal Up lagi novel DELET Secepatnya.


Dan ada yang nanya, kenapa kemarin aku nggak up. Karena kemarin aku ada urusan mendadak, dan syukurlah selesai. Makasih yang selalu dukung. Sayang kalian banyak-banyak..


Dilain tempat ada sosok yang terbaring kaku diatas batu yang dingin, kedua orang pemuda yang membawanya menatap sosok itu sendu. Mereka saling tatap lalu salah stau Dari mereka berujar.”Bagaimana ini kakak? tubuh Lingling bisa membusuk jika kita tidak bisa menyelamatkanya dan menemui naga itu.” Ujarnya Qeqe disana lirih. qeqe sang kakak keduanya Lingling.


Mereka memang sudah tau Jika Lingling yang didepan mereka bukanlah adik mereka, sebab pedang Es Lingling membekukan sosok dihadapannya, sebab satu fakta yang akan membuat mereka yakin. pedang itu hanya mampu dipegang oleh Lingling, pedang yang ia dapatkan entah dari mana itu. Bahkan kedua kakak dan kedua orang tuanya Lingling tidak bisa memegang pedang itu. Kecuali naga yang ada digunung es yang akan mereka temui ini.


Namun konon katanya, siapapun yang bertemu naga ini akan menjadi beku dan mati, saking kejamnya naga tersebut. Naga itu terkenal karena salah satu legenda sedari nenek moyang mereka. Ia penunggu digunung itu ribuan tahun. tapi hanya cara bertemu dengan Naga itulah jasad adiknya akan bertahan dan tidak membusuk, jika tidak adik mereka tak akan bisa kembali. Mereka tidak akan ikhlas itu terjadi. Mereka sangat menyayangi Lingling sang kembaran.


Heqi disana diam dengan wajah datarnya menatap sang adik kedua. Nafasnya naik turun pertanda ia sekarang sangat takut, takut kehilangan sang adik. Ia mengibaskan tangannya dan berkata.”Kau jaga Lingling dan biarkan aku mencari dan menemuinya.” Ujarnya dengan tak berekspresi. Meski begitu hatinya saat ini ketar ketir.


Qeqe menggeleng kuat.”Kita cari sama-sama dan temui sama-sama, jangan begini kak. Jika kau sendiri kau tak akan selamat. Aku tidak ingin kehilangan kau juga.”Ujar Qeqe disana dengan sendu. Ia memang tak akur dengan Heiqi tapi ia menyayangi sang kakak pertamanya yang datar ini.


Tak berselang lama mereka dikagetkan dengan aura yang semakin dingin, disana mereka menatap tubuh sang adik yang ternyata sudah direngguh oleh satu sosok yang sangat besar.


"kakak...!!!" Teriak Qeqe keras.


Keduanya mundur merasakan debaran angin es disekitarnya.”Lingling..!!!” Teriak mereka.

__ADS_1


Semuanya memburam. Mereka tak mampu melihat apapun, hingga beberapa menit mereka melawan angin dengan mengibasnya dan menahan kekuatan kaki untuk bertahan, bahkan mereka harus terjatuh dan menahan dirinya. Semuanya terhenti dengan seketika dan tubuh sang adik hilang. Keduanya kaget lalu menatap sekeliling.


Mereka mendekati tempat dimana mereka meletakkan sang adik.”Lingling.!!!! dimana kau..!” Teriak Qeqe disana. Heqi disana diam menatap sekeliling. Tak ada sisa, taka ada jejak membuat keduanya panic.


”Kakak bagaimana ini kak?”Tanuya Qeqe nanar kepada sang kakak pertamanya yang diam saja dihadapannya.”Lingling hilang.”


Heqi disana menatap sang adik.” Dia sudah dibawah oleh naga itu.” Ujarnya memebrikan satu bulu putih yang ia temukan diatas batu.


Qeqe menatapnya dan menatap sang kakak sedakan bertanya. Apajah jasad sang adik tidak apa-apa? “Kita harus menemukannya., sebab jiwa itu bukan jiwa adik kita. bisa jadi naga itu menol;aknya, jiwa itu kotor dan naga itu tak akan bisa menerimanya sebagaimana jiwa adik kita yang suci.”Ujarnya dengan dingin membuat jantung Qeqe mencelos. Ia baru ingat jika hanya orang yang berjiwa suci saja yang bisa diterima oleh naga ini. jita tidak maka ia akan mati dengan cara yang sangat menyedihkan.


...----------------...


“He.. kau sudah siap?” Tanya seseorang dari balik pintu. Disana ada Mike yang mengenakan baju formalnya membuat Lingling yang mengenakan baju hitam yang tebal dan celana panjang itu mengangguk, tak ada ketertarikan dimatanya untuk Mike membuat Mike mendengus. Biasanya para wanita akan memujanya yang mengenakan baju formal. Lalu ini apa? Apa ia tidak semenarik itu? Tapi kok dia peduli?


Lingling melangkah mendekati Mike.”Andes kemana? Kenapa dia menghilang sejak pagi? Apa gara-gara bubir tadi ia menghilang?”Tanyanya cukup heran. Sosok Andes menghilang ditelan alam hanya karena bubur?


“ Kau mencintai Andes?”Tanya Mike terhenti menatap wajah Linglling, mencari jawaban engan pikirannya sendiri.


Sosok yang ditanya berdehem.”Aku bertanya kau bertanya. Memang manusia bodoh.” Gumamnya dalam hati. Namun ia dengan santay menjawab.” Kenapa kau bertanya begitu?”Tanyanya.


“Karena sepertinya Andes menyukaimu lebih dari teman.”Ujarnya. dan sekarang lingling yang terdiam menatap Mike dengan tanda Tanya. Mike menatap Lingling yang terhenti.”Kau tidak tau?”Tanyanya heran kepada Lingling yang menatapnya tak terbaca.

__ADS_1


Lingling terkekeh.”Bagaimana bisa dia menyukaiku. Hey wajahmu ini tak cantik, tubuhku kurus dan ringkih. Tidak mungkin pria setampan dia menyukaiku. Bukankah lelaki tampan seharusnya bersama perempuan cantik?”Tanya Lingling tertawa. Bukan apa-apa. Ia tak percaya saja.


“Cinta itu buta.” Gumam Mike. Seperti dirinya yang malah tertarik dengan Lingling,. Ingat hanya tertarik yah.”Lagian apa salahnya jika mencintaimu karena wajahmu jelek? Apakah ada larangan jika pria tampan mencintai wanita jelek sepertimu?” Tanya Andes santay


“Mike sialan.”Gumam Lingling tak terima. Secara berarti Andes mengakuhi jika dirinya sangat jelek bukan? andai Andes tau rupa aslinya yang ditubuh asli miliknya. sudah pasti Mike tak akan bicara begini.


Namun ia diam menghela nafas sebentar. “Mencintaiku adalah suatu hal yang menyakitkan, tak ada pilihan dalam mencintaiku. Tidak mencintai atau tidak akan bersatu... keduanya sama-sama menyakitkan karena pilihan hanya berhenti mencintai atau tidak sama sekali... “Ujar Lingling dengan santay.”Andes lelaki baik, dia harus bahagia. mencintaiku sama saja akan membuat ia bersedih, karena sampai kapanpun kami tidak akan bisa bersatu.”


Ujaran Lingling membuat Mike terdiam menatap kejujuran dimata LIngling, namun semuanya hanya ada kebenaran, bahkan kata—kata Linglng berisyarat jika ia dan Andes tidak akan bisa bersatu meski apapun itu. “Kau tidak mempercayai takdir? Bahkan jika kau mengatakan tidak akan bisa bersatu karena memiliki alasan yang kuat. jika takdir lawanmu dan menyatukan kalian, kau mau apa?”Tanya Mike memancing Lingling


.


Lingling terkekeh mendengarnya.”kau tidak tahu apapun tentang kehidupanku, jadi ku bilang untuk berhenti bertanya cinta kepadaku. Karena itu hanyalah pembicaraan yang kesia-siaan.”Ujar Lingling dan melangkah menjauhi Mike. Mike terdiam mendengarnya. Kenapa? Kenapa hatinya gelisa? Apa ada yang salah?


Ketika Lingling keluar dari kamar ia dikagetkan dengan ada Andes yang berdiri didekat pintunya. Apakah Andes mendengar ucapannya tadi? Kenapa ia gelisa? Mata Andes Nampak datar dan dingin. Auranya lebih menyeramkan dari biasanya.


Ditambah ucapannya yang membuat Lingling tertegun.”berhenti bicara seakan-akan kau tau takdir.. “Ujarnya lalu pergi dengan tangan terkepal.


Lingling terdiam, apa maksudnya???? Namun ia mengerjab dan menghela nafas. andes itu menyukainya yah???


jika iya. Maka itu tidak boleh terjadi,!

__ADS_1


__ADS_2