Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Aku sudah kaya


__ADS_3

“ loh bukanya mbak key kaya?” Tanya Loli bingung.


Keyna mendengarnya tersenyum tipis.” Jalasnya hidup gue itu nggak segampang itu Loli. kekayaan yang dilihat bukan Cuma kekayaan yang bisa gue nikmatin. Bahkan kalo boleh bersyukur, harusnya kali ini loe jauh lebih bersyukur dari gue. Punya mama papa lengkap, mama loe yang cerewet dan juga kebutuhan loe di penuhin.” Jelas keyna menghela nafas.” gue nggak bisa jelasin apa yang gue jalanin hidup gue. biar jadi kenangan gue sendiri. Tapi loe harus tau satu hal.” Jelas Keyna tegas dan Loli mengangguk pelan.


“ Andes hidupnya ngak seenak yang loe bayangin. Punya orang tua lepas tanggung jawab ngebuat dia jadi lelaki yang bersumpah atas pertanggung jawaban pernikahan. Sorry gue ngomong gue elo sama loe kayak gini, soalnya loe udah jadi istri Andes dan loe harus tau. “ jelas Keyna agak meringis pelan.


Loli mengangguk pelan.” intinya andes nikahin sama loe penuh keseriusan, dia nggak akan main main walaupun kalian nggak saling cinta sekalipun, dan mungkin dia nggak bakal ninggalin loe, nggak akan nelantarin atau ngelakuin hal buruk sama loe, Gue Tau Andes Dia orang baik dan bercita-cita punya keluarga bahagia dan akan ngeharhain pasangannya. " Jelas Keyna.


Loli menggeleng pelan. " Tapi kita nikahnya karena hal lain. " Gumam Loli sendu pada Keyna. Loli takut untuk melabu hati saat hatinya sudah di khianati.


" Kalian nikah karena kecelakaan kan? dan Loe hamil kan?” Tanya Keyna pelan kepada Loli.


Loli tertegun melebarkan mata shok. Keyna tersenyum tipis mengeluarkan gelang yang memang ia bawa kesini tadi.” Nanti saat anak loe udah lahir. Kasih ini yah sama mereka. Dan kalo bisa berusaha lah buat jatuh cinta hidup bahagia sama Andes. Andes pasti memperlakukan loe sangat baik. Gue aja Cuma sahabat selalu dia sayang apalagi loe dan buah hati dia. Nggak usah takut, sekalipun Andes nggak cinta loe, dia pasti perlakukan loe dengan layaknya Ratu.” Jelas nya.


Loli menatap gelang yang diberi oleh Keyna. Gelang biru permarah dua buah.” Kenapa dua mbak?” tanyanya.


Keyna tersenyum tipis.” Nanti loe juga tau.” Jelas keyna.


Loli mendengarnya mengerjab pelan. apa anaknya kembar? “ ini dari mbak atau ritual? Mbak nggak kasih aku tumbal kan mbak.” Bisik Loli kepada Keyna.


Keyna melebarkan mata mendengarnya.” Kamu mikin saya numbalin kamu gitu?” Tanya Keyna kehilangan kata kata.


Loli menggeleng pelan.” yah soalnya mbak Keyna kan kaya raya. Siapa tau mbak key pakek pesugihan hehe.” Ujarnya terkekeh pelan.


Keyna mendesis pelan melihat Loli yang menatapnya terkekeh mengejek.” Mbak ih serius banget. Loli Cuma bercanda aja loh.” Loli menjulak pelan tubuh Keyna hingga oleng. Keyna melotot melihat Loli yang semakin terkekeh. Ini anak receh banget yah yaampun.


“ Key anak loe gue bawa pulang yah.” teriak alex menggendong Lili.


Keyna dan Loli melotot mentap Alex horror.” Bawa aja. Cuma gue yakin sih sebelum loe keluar dari pulau ini. habis loe ditangan gue.”


Alka tiba tiba datang menatap bengis mereka dan menatap Alex dingin. Keyna mendongak melihat suaminya yang datang. Alka menedekati keyna dan memasangkan jaket tanpa bertanya.,


Bibir Alex mencibir sedangkan Natan dan yang lain terkekeh melihat Alka. “ yampun bapak kamu Lili galak banget. Mending sama om aja yah. kalo sama om pasti nanti om kasih mobil deh.” Jelas Alex kepada Lili lucu.


“ dikira anak kecil udah ngerti apa.” Gumam Loli mencibir alex.


Alex melirik Loli mendesis.” Istri loe nyebelin Des.,” aduhnya pada Andes di sana.

__ADS_1


“nggak papa yang penting bini gue cakep.” Jawab Andes kepada alex meledak.


Alex di sana menatap Andes dengan malas. Melirik Lili yang diam mengelum senyumnya yang hampir merekah tapi ia tahan sekuat tenaga, siapa tidak suka dipuji?.” Cie bini loe salting Des. Haha.” Tawa Natan menggema di sana di smabut oleh yang lain.


Loli menepuk pelan pipinya melirik Andes yang tersneyum tipis padanya. Lili memang cantik, kulit putih, bersih, alis matanya sangat rapi dengan bulu mata pas. Hidungnya memang tidak terlalu mancung tapi sangat pas untuk wajahnya, tapi dia mancung juga sih kalo dilihat-lihat. Bibirnya tipis dan wajah berbentuk oval. Ditambah rambutnya yang berwarna Brown, berponi depan sebatas alis yang suka diikat menambah Wajahnya menjadi sangat manis dan imut,


Loli memang sangat cantik, apalagi saat dia bicara, banyak macam ekpresi di wajahnya semakin membuat dirinya tertarik. Andes tidak berbohong. Andes juga sudah melihat keindahan dari Ahk Andes hengkang lah pikiran kotormu itu. tapi andes tidak berbohong. Loli menjadi candu dalam setiap saatnya. Bahkan melihat Loli menggemaskan saja andes seperti tersengat sesuatu, hatinya tenang.


“ nggak usah dilihat terus juga kalik Des. Nggak ada yang mau nyulik kok.” Ujar Reval menyenggol Andes.


Andes melirik Reval tajam dan semakin ditertawakan oleh yang lain. Loli di sana memainkan ujung bajunya dan menatap andes dengan malu.” Andes malu.” Gumamnya manis membuat semua semakin tertawa lucu.


Loli menunduuk di sana dan Keyna ikut terkekeh. Yaampun Loli sangat manis dan menggemaskan. Memang alami tidak dibuat buat.


...----------------...


Sudah satu bulan kinerja Lingling dan juga duke Martin di wilayahnya semakin berkembang. Wabah juga semakin menipis dan obat obat sudah disediakan sehingga yang mengalami penyakit sudah hampir sembuh seluruhnya. Martin sendiri juga sudah memiliki stampel kepemilikan usaha usaha yang Lingling sarankan kemarin sehingga usaha mereka semakin lancar dan menghasilkan uang.


Dengan harga yang murah dan kualitas terbaik, semua sangat diminati. Sampai sampai mereka kualahan dan membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat.


Masyarakat cukup senang mendapatkan pendapatan yang cukup besar dari penjualan dan juga sebagai karyawan Martin, makan terpenuhi dan mereka juga sudah tidak terlalu kelaparan lagi.


Lingling menumbuk pelan semua bahan obat obatan yang dirinya buat. Di bantu dengan Jisung selama ini. segera Ling-Ling memasukannya kedalam botol untuk ditaro kedalam cairan lain damn ia tiriskan menjadi ramuan.Jisung tak kalah lelahnya dengan Lingling akan hal itu. “ berikan sama warga yang masih sakit. kalian sudah mengungsikan yang sakit dan yang tidak bukan?” Tanya Lingling pada salah satu yang membantunya.


“ sudah nona.” Tegas mereka. Lingling mengangguk pelan. lingling takut ini adalah virus yang bisa menular,, atau bahkan bisa meminimalisir dari tanggapan orang jika penyakit ini menular. Jika kali ini mereka tidak bisa lagi membuat pemikiran pemikiran lain. Serta menakut-nakuti masyarakat lagi.


Dan syukurnya mereka mau menuruti instruksi dari Lingling, karena memang Martin memperkenalkan Lingling sebagai Tabib pilihan untuk membantu mereka.


“ Nona ayo makan dulu. Hari sudah siang dan waktunya makan.” Ujar dari mereka kepada Lingling.


Lingling mengangguk menepuk tangan pelan.” aku baru selesai membuat ramuan. Mungkin besok aku akan pergi sejenak dan kalian akan melanjutkan tugas kalian mengerti kan? aku juga sudah mengajarkan kalian semua.” Jelas Lingling kepada mereka semua,


“ dimengerti nona.” Lingling mengangguk segera menjauh.


Jisung melihat Lingling menjauh segera menghentikan pekerjaannya.” Ayo kita makan dulu memberi makan cacing cacing.” Ujar Lingling mengusap perutnya.


Jisung terkekeh mengangguk kepada Lingling. Lingling dimata masyarakat sangat hebat dan sangat dihargai. Datang dengan semangat memberi mereka obat sampai tidak ada yang kembali terdengar meninggal karena virus, lalu membantu mereka memberantas virus. Padahal sudah lima tahun mereka dengan virus ini dan Lingling menghilangkanya hanya dalam waktu satu bulan lebih.

__ADS_1


“ aku jadi ingin tau. Apakah Duke sudah mengganti nama atas wilayah gunung itu jadi milik wilayah kalian atau belum. Aku takut nanti saat semua sudah ku buat dan aku jalankan. Mereka akan mengambil nama atau mengatas namakan menjadi umpeti mereka.” Jelas Lingling pada Jisung.


Jisung mengangguk pelan.” bagaimana jika kita langsung bertanya kepada ayah?” tanyanya pada Lingling.


Lingling mengangguk segera menuju ruang duke. Duka yang di dadatngi oleh Lingling segera tersenyum lebar menghentikan semua kegiatannya dan menggeser buku di hadapannya. Lingling menduduki kursi yang ada di depan Duke.,” bagaimana hasil dari stempel kerajaan Duke?” tanyanya dengan semangat.


Duke mengangguk memberikan surat stempel kerajaan dihadapan Lingling.” Mereka dengan cepat mengizinkannya. Dikarenakan kan memang dibawah gunung di katakan banyak racun udara sehingga bisa membuat orang lain bisa meninggal jika disana terlalu lama. ini suratnya.” Jelas Duke semangat kepada Lingling.


Lingling menatapnya kagum,” bagus, ini artinya tugas kita yaitu mengembangkan gas alam di sana. Kemarin aku juga sudah tau dimana tempat minyak tanah disana. kalian tau tanah kalian mungkin tidak lah sesubur tanah lain. Tapi kalian punya kekayaan alam yang luar biasa untuk dikelolah. Aku jamin jika Negara kalian ini akan menjadi salah satu Negara terkaya dan paling Berjaya. “ jelas Lingling semangat kepada mereka semua,


Martin mendengarnya tersenyum lebar.” Aku harap juga begitu.” Jelas Martin meremas tangannya sendiri


Matanya menunjukan keinginan yang luar biasa akan ucapan Lingling. Martin juga memberi buku laporan pada Lingling. Lingling menerimanya dan membukanya, membaca pelan setiap bait yang di laporan tersebut.


“ Itu laporan pemasukan dan pengluaran kita untuk usaha yang kamu sarankan Lingling. Dan luar biasa. Bahkan saat ini, semua yang kita jual habis dalam wkatu kurang dari satu hari. Itu sangat diminati oleh para bangsawan maupun rakyat biasa/l. “ jelasnya dengan bangga. “ dan kemarin saat pertemuan beberapa kerajaan untuk meminta bantuan Kerajaan Selatan memesan seribu boks untuk dibawa kekerajaan mereka. Mereka ingin menghadiakan kepada anak dan istri mereka.” Jelas Martin semangat.


Lingling mendengarnya tersneyum lebar.” Beri sepuluh boks sebagai bonus kepada mereka, agar mereka akan sellau memesan kepada kita.” jelas Lingling. " Lain kali jika ada pertemuan, Duke harus siapkan barang kita untuk stample dan bisa dicoba dan dilihat oleh mereka agar mereka lebih tertarik. Atau boleh juga kasih secara gratis agar mereka bisa mencoba kualitasnya lalu jika mereka sudah tau akan membeli lagi!!!"


Duke mendengarnya tersenyum mengangguk.” Baik nanti akan aku siapkan kembali.” Jelas Martin.


" Ini Untukku??" Tanya Martin menunjukkan angka keuntungan milik ya,


" Iya... Untuk mu!!" Jelas Martin mengernyitkan dahi. " Maaf karena hagianmu kecil,.." Jelas Martin pelan.


Lingling mengangguk menutup buku yang ia baca.” Tapi aku tidak butuh keuntungan milikku. “ jelas Linglinbg santai.


Di sana rupanya tertulis dibagi empat. Satu untuk modal, satu untuk membayar karyawan, satu untuk kerajaan duke dan juga satu milik Lingling.


Martin mengernyitkan dahinya.” Mengapa??” tanyanya. Ia pikir Lingling mempermasalahkan keuntungan miliknya.


Lingling mengngkat bahu acuh.” Aku sudah cukup senang semua make up yang aku jual atas namaku. Ling’Uer. Hihi.Dan aku juga sudah Kaya Raja sejak dini.” Lingling mnutup mulutnya pelan.” pasti ibunda dan ayahanda bangga dengan apa yang aku perbuat.” Jelasnya dengan memikirkan bagaimana wajah ayah dan ibunya sekarang.


Jisung mendengar menatap Lingling datar sudah kaya raya sejak dini?


“ tapi itu tetap milikmu,. Dan aku tidak akan mengambil hakmu.” Jelas Martin kepada Lingling tegas. Dia bukan orang yang tamak dan gila harta.


Lingling meliriknya dan berdehem,” bagaimana jika milikku digunakan untuk usaha lain, seperti speda atau untuk perawatan kulit lain? yang aku rencanakan contohnya???” Tanya Lingling penuh semangat.

__ADS_1


__ADS_2