Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Isin


__ADS_3

Sudah dua minggu Eliza didunia ini menyandang nama aslinya. Ia tak lagi mengenakan wajah Lingling yang cantik untuk menarik perhatian siapapun, ia selalu taat mengenakan cadarnya, ia juga tak pernah lagi menggunakan embel-embel putri dan ingin menjadi dipandang orang lain. Ia juga setiap harinya belajar dengan ibunya, Beladiri dari guru sebagai gurunya adalah naga yang menyuruhnya belajar untuk bertarung. Ia juga suka belajar dengan Qeqe tentang ilmu pengetahuan sebab Qeqe itu sangat genius. Tapi ia jarang dengan Heqi. Alasannya karena Heqi sering dikerajaan. Ia jarang dirumah sebab sudah menyandang tugas nya sebagai kaisar.


“Hu..” Eliza mengusap peilipisnya yang basah karena keringat, ia sekarang sedang berada dihutan bersmaa Wolly, dia sahabatnya Lingling dan dia juga temanya didunia ini. Eliza sendiri saat ini mengenakan baju sutranya, dipunggung nya ada tempat berbentuk bundar yang dibuat dari rotan. Disni namanya tempat obat-obatan, “Hari ini sangat panas yah Wolly.”Gumam Eliza menggerutu tipis.


Wolly disana menatapnya terkekeh.”Maafkan aku yah El. Gara-gara aku tertidur dan tidak bisa memahami pelajaran dari bunda Qira kita jadi kena hukuman.” Iya., sebab ini hukuman dari Qira. Tadi Wolly sempat tidur dikelas, namun ketika ditanya ia tidak bisa menjawab. Hal itu mengundang tatapan marah Qira.


Karena metode pelajaran Qira itu jika ada salah satu murid tak memperhatikan atau tak bisa menjawab pertanyaan yabg padahal sudah dijelaskan maka yang lain juga salah. Berbeda dengan metode orang lain yang jika satu gagal maka yang gagal akan dihukum.


Karena bagi Qira, ingkungan itu adalah salah stau factor pendorong untuk orang lain maju, perhatian orang disekeliling, tuntutan. Hal itu yang membuat orang lain mau tidak mau, suka tidak suka maka akan bergerak maju meski dalam keadaan keterpaksaan. Bagi Qira lebih baik maju dalam keterpaksaan dari pada mundur dalam kesenangan.


Ingatan Eliza jatuh pada wajah Qira yang merah dan masam tadi, memberikan dua ranjang besar ini dan berkta ‘Jika belum penuh dengan jenis obat maka kalian tidak boleh pulang..!!! jika pulang dalam keadaan gagal kalian akan mendapatkan hukuman, “ Ujarnya frustasi.


Eliza tau jika Qira itu cukup keras mendidik anak-anaknya. bahkan hanya karena tidur dalam kelas belajar saja ia menghukum begitu berat.. tapi sisi lain ia tau tujuan Qira. Bahkan ilmu itu tidak bisa disepelekan. Dan itu salah stau cara argar mereka tidak menyepelekan ucapan Qira.. dan ini sallah satu alasan Lingling tak menyukai ibunya yang selalu menyuruhnya belajar bukan hanya tidur saja dan menjadi ulat pemalas.


Eliza terkekeh dan mengangguk. “Tidak apa-apa lok. Ini namanya teman, jika satu sakit maka yang lain akan sakit. Ini bukan salahmu tapi salahku juga karea tak mempethatikanmu. Maafkan aku yah Wolly.”Gumam Eliza dengan mata sendunya. Ini siikap aslinya Eliza, dia itu polos, berhati lugu. Hanya saja hatinya kotor karena tersesat dalam pesona yang Linglng miliki. Setelah melewati semua yang menyakitkan menyadarkannya bahwa yang ia lajukan itu salah.


Wolly merangkul pundaknya.”Ahh kau manis sekali.. amdai saja LIngling yang bicara beitu pasti dunia akan jungkar balik besoknya, akhhh bahkan biasanya Lingling malah marah-marah dan memilih tidur diatas pohon hingga siang hari sampai ayah fan ibunya mencarinya khawatir, pernah ia memilih gak pulang saja dibandingkan mendengar ibunya yang marah-marah padahal ibunya marah karena sangat khawatir padanya...”Ujarnya Wolly terkekeh mengingat temannya satu itu. Sosok yang dari dulu bersamanya tapi sekarang hanya raganya saja ada disini tapi tidak dengan jiwanya


Eiza disana memetik bunga Mint liar berwarna merah disana lalu mengernyiyt mendengarnya.”memangnya Lingling asli Begitu yah?”Tanyanya pelan. Jujur ia tak tau banyak tentang Lingling, yang ia tau ia gadis beruntung berada ditengah-tengah orang yang sangat menyayanginya. Ia yakin jika Lingling gadis yang baik.


Wolly disana mencibirkan bibirnya. “ Dia itu pemalas, saking malasnya dia malas untuk bernafas, dia itu cuek bahkan tidak pernah menganggap orang sekitarnya ada dan mengatakan semua orang iti pengganggu atau babu. Dia itu bicara jika ada maunya saja, dia terlalu semena-mena sampai tak bisa menghargai kasih sayang orang lain...”Ujarnya tak suka sikap Lingling. Elia mendengarnya kaget. Apa iya sejahat itu ?


“tapi dia akan maju paling depan jika kami membutuhkannya, dia relah mengorbankan apapun asalkanm orang yang ia sayangi baik-baik saja. “Ujar Woly berlanjut senyum manis.” Lingling itu aneh.”Gumamnya.


Eliza mendengarnya tersenyum tipis. “El disana yuk.. disana ada harimau, ayo kita harus memerah susunya untuk jadiikan obat... “ teriak Wolly. Eliza membola dibuatnya.


“Ti-tidak. Jangan mengada-ngada.”Ujar Eliza mundur.


Puk.” Kau payah. Cepatlah.. sangat jarang harimau itu menyusuhi, asal kau tau harimau itu hanya bisa melahirkan satu anak seumur hidupnya. Jadi itu sangat langkahh. Air susunyapun sangat bagus untuk manusia, air susunya bisa membuat orang yang mempunyai mana yang lemah akan menjadi kuat. ayoo cepat...” Ujarnya menarik Eliza. Eliza tak berani memberontak dan juga menyembunyikan diri cepat. Wolly tersneyum masam, biasanyakan Lingling yang ia ajak. Meksipun malas Lingling tidak takut. Beda dengan Eliza., dia memang tidak malas, tapi ia penakut dan lemah. Mereka sama-sama baik tapi dengan porsi yang berbeda.


...----------------...


“key.. loe kok lepasimn dia si Key.!!!” Ujar Mike tak terima melihat Keyna yang tak lagi diborgol. Ia sudah bisa berkeliaran dirumah ini,. tapi faktanya tidak begitu. Ia hanya tidur karena harus memulihkan diri dan lukanya., luka yah tetap luka, meski tak merasakan sakit tah tetap saja luka yang bisa infeksi dan merugikan diri Lingling.


Keyna memijit pelipisnya pelan. Ia tak berniat menjawab hingga memilih pergi, sudah berulang kali Mike bertanya padanya tapi ia tak menjawab. Baik Alex maupun Andes yang bertanya apa yang ia dan Lingling bicarakan dimalam itu. Apa yang harus ia jawab? ia saja tak tau harus jawab apa.


“Key jawab dong..!! Jangan liat mukanya dia uang polos loe mudah percaya. Dia pengkhianat tetep pengkhianat.” Ujarnya pelan pada Keyna. Ia kesal pada Keyna yang dari tadi tak mengindahkan ucapannya itu seakan ia hanya angin lalu.

__ADS_1


Keyna menatap Mike dengan tajam. Mike diam melihatnya. “ Loe marah bukan karena dia pengkhianat tapi loe kecewa sama diri loe. Karena loe kembali jatuh sama orang yang nggak bisa loe milikin. Loe jatuh lagi sama orang yang salah kan?”Tanya Keyna pelan pada Mike.


Mike mendengarnya membuka mata lebar dan menggeleng gugup. “Si-siapa bilang??? Gu-gue nggak gitu yah.. “ Ujarnya gugup.


“Mike kita temen bukan Cuma satu atau dua tahun tapi kebih.” Keyna menghela nafas bicara pada Mike. “Lupain dia, gue ngak mau loe sakit hati lagi Mike, dia nggak bakal bisa loe dapatin, Pada akhirnya loe bakal sakit kembali nanti.”Gumamnya pada Mike yang keras kepala ini.


Mike menatap Keyna kecewa. “kenapa Key? Apa karena gue memang nggak pernah pantes yah di cintai atau jatuh cinta?” Ia terkekeh hambar mendengarnya. Percintaanya tak ada yang maju, baik dengan Keyna ataupun Lingling. Ia juga mau mencintai dan dicintai, tapi sekarang? kenapa ia tak bisa??? apa ia memang tak pantas?


“Loe Cuma mikirin perasaann Andes doang. Tapi nggak sama gue. gue tau loe lebih deket sama dia. Tapi nggak gini caranya. Gue iri.”Gumamnya dengan pelan.


Keyna disana mendekati Mike lalu menepuk pundaknya pelan, ia merasa iba akan percintaan temannya satu ini, selalu gagal dan selalu membuat ia terluka. “Bukan karena gue deket sama Andes atau sama loe. Gue nempatin kalian sama dihidup gue. dan yang harus loe tau gue nggak pernah berpihak sama loe atau Andes. Gue mau loe sama Andes lupain Lingling. Karena dia nggak bakal bisa kalian miliki.”Lanjutnya pada Mike. Ia menggeleng.”bukan karena gue tega sama loe, tapi gue Cuma mau bilang. Mau sampa kapanpun dia nggak akan bisa kalian miliki.” Ujarnya. Mike tertegun mendengarnya.


" Kenapa? kasih gue alasan supaya nggak jatuh hati lagi sama dia...!!" Ujar Mike pelan.


Keyna tersenyum miris. " Nanti loe tau sendiri jawabannya." Lalu Meninggalkan Mike yang memegang dadanya nyeri.


Jika kembali gagal dengan Lingling, ia berjanji akan menutup rapat hatinya kepada siapapun itu!!. Ia tak mau kembali terluka!


...----------------...


Dilain sisi Lingling memejamkan matanya, ia tidur diayunan balkon kamarnya, itu terhubung dengan bintang yang banyak dilangit. Tapi tak berselang lama ia berasa pekukan ada usapan hangat dikepalanya. Ia membbuka matanya menatap stau siapa yang melakukan hal manis itu. Dan dugh... ia bertatapan dengan Andes.


Lingling mengerjab dan juga mengangguk. Ia disana tersenyum tipis.” Aku sangat bodoh, bagaimana bisa aku mencari kehidupan yang sempurna sedangkan kehidupanku sudah sangat sempurna. Apa ini karena bagiku harus hidup dengan penuh drama dan juga diluar kendaliku?”Tanyaya mengutuk dirinya sendiri yang tak bisa bersyukur. Anda ia bersyukut menjadi putri Qira dan Zauhan. Tak meminta hal-gal aneh. Ia baru menyesali hal ini.


Andes meliriknya. Matanya sayu dan terpejam menikmati angin yang menggerogoti tubuhny.”Kau tak bodoh, yang bodoh itu takdir. Bagaimana bisa di mempermainkan kita.”Ujarnya.


lingling mengusap kepala Andes dna tersenyum. Andes membuat ia mengingat sifat kakak tertuanya. Dingin tapi juga manja pada ibu dan dirinya.


“Lingling kamu tau arti bintang itu apa?”Ricau Andes. Lingling mengernyit mendengarnya. Ia menggeleng memancing Andes ikut tertawa.


”Aku juga tidak tau hehe..”Ujarnya Andes dengann wajah tersenyum manis dan menggaruk pelipisnya yang terasa gatal mungkin.


Mata Lingling menyupit.”Jika tidak tau kenapa bertanya? Ku pikir kau akan menggodaku atau merayuku seperti lelaki lainnya yang mata keranjang.”Ujarnya mendengus, tak sesuai ekspektasi. Hahaha lagi pula bukan Andes tang salah., kenp pula ia berharap Andes merayunya. Dih manusia kulkas juga. Jika andes bisa a


berkata manis itu tandanya dunia tidak baik-baik saja.


Andes terkekeh.”Aku mau merayumu tadi, tapi tiba-tiba aku lupa lirik dan kata-atanya. Tadi padahal aku sudah menghafalnya lewat internet yang ku baca. “Ujarnya mengericau memeluk Lingling lebih eraty mencoba mencari kehangatan.

__ADS_1


Lingling mengernyit mendengarnya. “Kau mabuk?”Tanyanya pelan pada Andes.


Andes menggeleng.”Tidak, aku tidak bisa mabuk.. aku kuat.,”Ia menunjukan otot ditangannya yang terlihat kekar. ”Kau lihatkan? Bagaimana bisa lelaki kekar speertiku malah mabuk??” Tanyanya pelan. Matanya sangat sayu lagi.


Lingling mendengus. “Kau mabuk..”Ujarnya. andes disaa menggeleng cepat seperti anak kecil yang tidak terima dibilang anak nakal.


” Tidak lingling sayang.. aku tidak mabuk.,”Ujarnya pelan. Lingling menghirau kepalanya pelan tak mengindahkan ucapan orang mabuk yang menurutnya menambah kadar kepusingannya saja.


“Jika suatu saat nanti aku pergi apakah kau akan merasa kesepian dan kehilangan Des?”Tanya Lingling pelan. Bukankah bertanya pada orang mabuk adalah waktu yang tepat untuk mencari suatu kebenaran? Orang mabuk tidak akan berbohong bukan?


Andes disana menggeleng.” Kau mau pergi kemana dulu?”Tanyanya.


lingling mengeleng.”Jauh... sangat jauh hingga kita tak akan lagi bertemu.”Ujarnya pelan.


“Apa aku boleh ikut??” Tanya Andes menatap manik mata Lingling sayup. Matanya terlihat merah karena minukan keras yang terlalu banyak.


Lingling menggeleng.”Kenapa mau ikut?? Aku tidak bisa mengajakmu. Kau punya keluarega dan teman-teman yang menyayangimu. Ini duniamu.”Ujarnya pelan mengusap kepala Andes lagi.


Andes disana menggeleng.”Aku mau ikut saja denganmu. Mereka akan bahagia tanpaku tapi aku tak akan bisa bahagia jika tanpa dirimu.”Ujarnya pelan pada Lingling..


Lingling meletakkan kepalanya diatas kepala Andes, ia memeluk kepala Andes dengan pelan dan mengusap rambut itu pelan. “Aku akan merindukanmu nanti, semoga kau selalu bahagia tanpa diriku.”Ujarnya lirih dan memejamkan matanya sayu. Ia ingin mengenang malam ini, dimana ia masih bisa memeluk Mike dengan sayang dan juga penuh ketulusan bukan dengan malam dimana ia akan menghabiskan penuh dengan kerinduan.


Tangan Andes terkepal tanpa Lingling sadari. Lingling larut dalam suasana. Andes memeluknya dan tertidur diatas ayunan yang sama sembari berpelukan. Ayunan itu seperti sarang burung jadi mereka bisa senderan. Andes disana melihat wajah Lingling yang sudah ia letakkan diatas bahunya. Bibirnya Lingling yang merah menggodanya untuk ia cicipi. Dengan pelan ia mendekat dan Cup.. ia kaget ketika yang ia cium adalah pipi Lingling. Bukan bibirnya.


Ternyata kepala Lingling menoleh kesamping. Ia disana menghela nafas dna mengusap kepala Lingling. Merapihkan rambut pendek itu untuk tak menganggu wajah Lingling. Ia sekali lagi mencium kepala LIngling ringan dan mengelus kepalanya. “ Jika takdir tak akan menyatuhkan kita maka aku sendiri yang akan menyatuhkan kita dengan caraku. Jika kemauanmu pergi dariku maka aku akan mengurungmu diruang tergelap dihidupku supaya kau tak pergi kemana-mana. “Gumamnya disana terkekeh lalu memeluk Lingling dengan erat bagai tak mau kehilangan momen. Ia mencintai gadis jelek diperlukannya saat ini. tanpa ia sadari jika dari jauh Keyna menatapnya penuh dengan kasihan.


Disampingnya ada Mike yang juga menatapnya datar. “Pada dasarnya tidak ada yang bisa melawan takdir kecuali Tuhan. Mau kau menyembunyikan dia keujung dunia seklaipun jika dia bukan milikmu, dia tak akan bisa kau dapatkan..” Gumamnya dalam hati miris.


Mike? Ia mengepalkan tangannya saja. Entahlah keduanya berkecamuk akan pikiran masing-masing. Mike yang sibuk mengendalikan amarahnya dan Keyna sibuk memikirkan fakta yang ada.


apa yang harus Keyna lakukan? membiarkan takdir menyakitkan teman-teman nya atau membantu takdir pengantar Lingling pulang kedunianya.


Angin semakin menusuk kulit manusia yang ada dibumi. Pukul menunjukan keangka 12 malam, Keyna memilih masuk disusul oleh Mike, lalu Andes yang membawa LIngling kekasur dan merebahkannya kesana, lalu ia pun menyusul tidur disisi yang kosog kasur Lingling. Ia meletakkan kepala Lingling Dilengannya. Ia menyibak rambut Lingling yang menghalangi pemandangannya,.


Terpampanglah wjaah Ling-Ling yang pas-pasan. Ia terkekeh,”Selamat malam jelek.” Ia memeluk kepala Lingling didadanya dan tertidur.,


Lingling?? Ia tertidur dengan nyenyak tapi terganggu, ia merasakan dadanya sakit tapi ia tahan, ia yakin jika itu adalah bola Kristal dari teratai miliknya yang kembali retak dan ingin kembali gugur. Ia menahan sesak ditubuhnya hingga merasakan pelukan hangat Andes.

__ADS_1


Ia mencoba damai dan kembali tidur.... hingga tanpa ia sadari satu helai kelopak jatuh dari dadanya dan ia yang terjatuh pingsan merasakan nyawanya dicabut paksa dari tubuhnya. andes tak menyadari hal itu karena afek terlalu lelah dan mengantuk..


Lagi lagi Lingling kehilangan separuh jiwanya hanya karena Andes ..


__ADS_2