Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
racun


__ADS_3

“kami tidak menjual organ dalam.”Ujar Mike disana Nampak menghela nafas.” yang menjual itu Grace, dia menjual budak perepuan dan juga organ dalam, tetapi wanita yang ia jual itu adalah mereka yang bersedia, sedangkan organ dalam ia ambil dari beberapa pejabat atau koruptor dan juga penjahat diluar sana... dia menjualnya dengan banyak alasan hingga kami tidak mampu menghentikannya, itu diluar tangan kami.” Ujar Andes dan kembali membuat Lingling terkejut. Jadi Andes dan lainnya sama sekali tidak terlibat?


Xander dan Carles terlihat suram saat ini.”Ku pikir kalian yang menjual para budak dan juga organ dalam.” Ujar Carles disana dengan tenang. Ia memendam rasa kecewanya dalam-dalam dan memberi senyum.


Andes disana mengggeleng.”Tidak... Kami hanya bergerak dipersenjataan dan juga beberapa obat terlarang, tetapi sebentar lagi kami akan bekerja sama dengan Negara dan akan menjadi legal, itu untuk pengobatan secara benar. Keyna sudah ingin keluar dari dunia gelap, ia tak ingan suatu saat nanti keturunan nya memasuki dunia gelap seperti dirinya..”Ujarnya disana jujur.


“ Kau kapan?”Tanya Carles terkekeh.” Keyna sudah ingin berhenti., kau kapan? Bukankah kalian sahabat? Ku pikir jika salah satu dari kalian tobat maka kau juga akan tobat bukan?”Tanyanya dengan senyum mengejek.


Andes menatapnya datar. ”Aku rasa selama ini tak berjalan dan melewati batas manusia.” Artinya ia masih tetap memiliki sisi manusiawi dan tak pernah melakukan kejahatan yang sebenar-benarnya kejahatan. Lingling disana mengangguk paham.. kelompok Andes memang bergerak didunia gelap, hanya saja dunia gelap yang mereka jalani itu bukan membunuh bayaran, obat terlarang, menjual manusia dan lainnya. Ia hanya bergerak dengan sebagainya. Memang si menjual obat terlarang tetapi itu di ekspor secara benar sebentar lagi, setelahnya ada persenjataan..


“ Kenapa kalian tidak bekerja dijalur legal saja jika begitu?” Itu pertanyaan Lingling sudah ditanya Carles membuat Lingling menatapnya.


“Karena Negara tidak bisa membayar sebagaimana seharusnya. Dengan apa yang didapatkan tidak setara dengan apa yang dibayar. Lagipula tidak semuda itu mendapatkan yang legal. Pendapatan bahkan jauh dari apa yang seharusnya kami dapatkan.”Ujarnya Andes. Lingling paham sekarang. kurangnya penghargaan dan juga kembalinya modal membuat cara lain mereka yang berjalan. Sekarang Lingling jadi bertanya-tanya. Yang salah Andes dan lainnya atau bagaimana? Atau mereka semua tidak bersalah? Berarti penyerangan dan juga tuduhan dari kelompok ayahnya jendral You itu salah...


“Kami akan pikirkan lagi kerja sama ini, sebab jika membayar 100% kami butuh modal yang lebih besar sedangkan kami baru saja membuat perusahaan baru.”Ujar Carles. Andes dan lainnya mengangguk paham saja. Carles dan Xander memang sepupu, mereka itu seperti saudara yang sangat dekat jadi wajar saja jika mereka sama-sama meretas menjalankan usaha mereka.


“Ku lihat-lihat kau diam saja sedari tadi. Butuh sesuatu?”Lingling kaget ketika Carles bertanya padanya. Lingling segera menggeleng membuat Carles mendelik menatapnya.”Kau seperti perempuan. Akh maksudnya tubuhmu. Kau sangat kecil, sangat mudah dipatahkan.” Ujarnya tersenyum kecil. Tapi menyeramkan?


Andes disana diam menatapnya tak suka. “Akhh dia memang kecil,. Tapi tenaganya bahkan sangat besar. Jangan terpengaruh dengan tubuhnya. Bahkan dia mampu menundukkan buaya.” Ujarnya Nathan disana menepuk pundak Lingliing dan meremasnya. Itu membuta Lingling diam dan mengangguk paham. “Hahaha.. kami tak mengatakannya lemah hanya karena tubuhnya kecil. Jadi jangan menilainya lemah begitu.” Geraknya Carles membuat Nathan berdecap.

__ADS_1


“mereka berbahaya. Mengetahuimu payah dan lemah kau akan mati dengan mudah. Jadi jangan terlihat letoy begini. Tatap mereka tajam dan datar. Atau bermainlah jangan sampai kau yang dimainkan.”Bisiknya Nathan pelan kepada Lingling. Lingling mendengarnya melirik Nathan yang diam menatap Carles. Oh Lingling paham, jadi sekejam itu yah dunia mereka? Hanya kalah berekspresi saja mereka akan mati?


Lingling memilih ingin meminum kopinya, namun terdiam dikalah mencium racun dicangkirnya. Matanya menatap perempuan yang memberikan ia minuman itu tadi. Ia menghela nafas dan membuang cangkir itu pada wanita itu.


Clang... Kya... semua disana kaget melihat ekpresinya Lingling. Lingling disana menguap dan berkata.” Ku bilang pakek gula jawa kenapa mengenakan gula putih. Kau tidak dengar yah? dasar tuli.”Ujar Lingling disana tak suka. ia tak mengatakan itu ada racun minumannya karena ingiun tahu saja apakah minuman kedua masih ada racun atau tidak.


“Ma-maaf tuan.. aku akan ganti yang baru.” Gadis itu pergi menjauh dan Lingling menghela nafas.


Carles melihatnya mengepalkan tangannya dan tersenyum.”Ahh maafkan kami yang memberikan pelayanan yang buruk tuan.. kau bisa membunuhnya jika perlu.”Ujarnya.


Lingling disana tersenyum dan mengangguk, tapi senyumnya tak ada yang tau jika iu ada yang terselubung. Ia melihat minuman yang Hampir Andes minum dan segera ia rebut.


Andes disana meliriknya. Lingling mencium minuman itu tak ada racun.”Ku minta hehe,”Gumam Lingling dan meminumnya.


gerakan tangan nya terhenti karena ditahan Andes. "Tidak sopan." Ketusnya dan merampas minumannya yang akan diminum Lingling lagi.


Lingling mendesis" Pelit..." Gumamnya mendelik.


Andes mendesis dan membukakan mineral disisinya dan memberikan nya pada Lingling. Lingling yang diberi itu menatapnya. " Minum." Ujar Andes.

__ADS_1


Lingling disana pun mendengus. " hanya air putih. cihhh .." namun tetap meminumnya karena haus.


Andes menghela nafas menatapnya. tak sadar interaksi mereka jadi tatapan aneh Carles dan Xander m mereka sadar jika sesungguhnya Andes memberikan air putih karena tak ingin Lingling mabuk,,? atau hanya perasaan mereka saja?


...----------------...


Pertemuan tadi membuat ingling keluar dan menikmati alunan lagu diluar ruangan, ternyata minuman kedua nya tetap ada racun. rasa ingin meledak tetapi Lingling tak mau ambil keributan membuat ia diam saja tak meminumnya.


Dengan Andes yang ada disisinya tak jauh. Dimana Alex? Ia tadii berteu temanya yang bernama boy katanya sudah menikah. Lalu mereka pergi entah kemana. Ada Nathan juga bersama perempuan mungkin kekasihnya? Ada Mike yang dari tadi diam menyesap minumannya. Lingling menguap disana ia sangat ngantuk. Ia tak minum banyak hanya sekali tegukan minuman andes tadi saja.


“Kau mengantuk?”Pertanyaan Andes membuat Lingling menatapnya. Lingling mengerjab dan menyekah sudut matanya yang berair. Ia mengangguk sebagai jawaban. Ia dikagetkan ketika Andes menggeser tubuhnya dan menepuk sisinya. Ia mmang duduk dishofa.”tidur disini.”Ujarnya dengan pelan.


“Kita tidak pulang?”Tanyanya Lingling menghela nafas berat.


Andes menghela nafas dan menggeleng.”Sebentar lagi.”Ujarnya. lingling menghela nfas dan memilih duduk disisinya Andes,, memejamkan matanya untuk tidur. Tubuhnya sangat nyilu karena lelah. Sungguh ia sangat capek saat ini.


Andes disana menarik kepala Lingling dan menaruhnya dibahunya membuat Lingling kaget dan membuka matanya, namun setelahnya kembali tertutup karena ditutup tangan lebar Andes.”Tidurlah... “Ujar Andes.


Lingling memejamkan matanya merasakan hangat menyelimuti tubuhnya. Andes memberikannya jas yang ia kenakan kah? Namun ia tak peduli memilih menarik lengan Andes dan memeluknya. Ia butuh yang dipeluk untuk tidur...

__ADS_1


Yah Andes melepaskan jasnya untuk Lingling. ia tau Lingling pasti butuh kehangatan.


Andes yang lenganya dipeluk melirik Lingling. Senyum tipis menghiasi bibirnya. Tangannya tak bisa dicegah mengusap kepala Lingling dan berkata. “Selamat malam.”Ujarnya lalu menghela nafas. matanya kembali melihat sekitar dan menajamkan matanya. Ia masih memiliki tugas yaitu menemukan pengkhianat. Kabarnya ia akan pulang jam 4 subuh, ia menungguh hal itu dan orangnya.


__ADS_2