
alurnya masih santai yah. nanti baru ada...
.
.
.
Mengenakan kereta kencana yang dipahat begitu indahnya turunlah se sosok gadis yang sangat cantik dan juga manis.. hal itu ditatap oleh Ratusan orang.. lebih tepatnya para pangeran dan juga para saudaranya disana.
Mata sosok tersebut menunjukan kesombongan dan keangkuhan akan apa yang ia dapatkan. Yaitu pujian dan tatapan lapar para kaum lelaki.
Sampai suara sang kakaknya menggelegar membuat semua orang terdiam” Tundukkan mata kalian.”Ujarnya menarik sosok itu . sosok yang tak lain adalah Eliza itu mengerucutkan bibirnya,.
Disana Mantan kaisar Alex yang dipanggiil kakek itu mendekati Lingling dengan tatapan terkejutnya.” Cucuku? Kenapa kau tidak mengenakan cadar dan penutup wajahmu?”Tanyanya cemas.
Sebab jika orang lain melihat wajah yang sangat cantik milik Lingling ia yakin akan ada pertumpahan darah nanti.. dan itu akan mengakibatkan Lingling sendiri yang sengsara, ia tak mau. Ia mau Lingling memilih lelaki yang ia cintai bukan karena bisnis kerajaan, sudah cukup ia melakukan kesalahan pada Qira jangan pada cucunya.
“ Kakek tidak menyambut kami?”Tanyanya dari Qeqe disana menatap kakeknya nanar.”Kenapa hanya Lingling yang disambut? Dan kakak Heqi..”Teriaknya pecicilan dan mencari kakaknya yang sudah menjadi kaisar. Heqi memutar bola mata malas dibuatnya.
Lingling yang tidak kenapa semua orang disana menunduk takut. sebab mata tatapan tajam dari para paman dan juga kakeknya didepan ini membuat nyalinya menciut.”An anu kakek. Lilingling melupakan ingatan Lingling.. yah Lingling lupa ingatan, mangkanya Lingling tidak tau.” Jawabnya gugup disana.
Mata Heqi disana melebar menatap Lingling yang didepanya ini. Ini bukan Lingling membuat ia diam..
__ADS_1
sedangkan kakeknya Alex terkejut disana.” Sudah jangan disini ayah.. bahkan anaknya saja tidak disambut.”Jawan Qira yang disamping Zauhan yang memeluk erat pinggangnya itu.
“Yaampun kau sudah tua Qira haha.”Ujarnya Alex disana tergelak.”Lagian aku harus bicara dengan Lingling.. jangan disini mari masuk.. didalam kembaranmu sudah menunggumu Qira,”Ujarnya membuat Qira menghela nafas dan mengangguk.
Kalian tau Lian li? Kembaranya Qira? Ia baru akan menikah dikalah sekarang, lebih tepatnya menikah dengan selir barunya selir kesayanganya. Ia memilih tiga istri karena bisnis dan baru kali ini ia mencintai sosok wanitanya. Mangkanya semua orang diundang. Lian Li juga tidak keberatan jika hanya menikahi banyak wanita. sebab baginya tak perlu pusing, karena wanita yang mau menikah yah dia terima. Toh bukan dia yang memaksa?
“Yasudah. Ayo masuk...”Ujarnya Alex merangkul Lingling.
Namun Heqi disanapun mendekati ibunya dan memeuknya erat membuat Qira disana memeluknya tak kalah erat.”Bagaimana keadaanmu hm? Apakah kamu baik baik saja?”tanyanya kenapa anaknya yang manja ini. Anaknya sangat dingin namun sangat manja padanya.
Heqi disana menghela nafas memijit kepalanya.”Semua orang memintaku untuk segera menikah itu. Oadahal umurku belum genap delapan belas tahun..”Ujarnya menghela nafas.”Bahkan banyak yang menyerahkan anak gadisnya hanya untuk menjadikan mereka selir. Kan ayah bilang jika tidak boleh memiliki banyak wanita.’'Ujarnya menatap ayahnya.
" Bukan tidak boleh, Tapi hindari... Kalo kamu kau ya terserah... "Zauhan eknyahut membuat Heqi diam menatapnya.
“Kau kenapa mau menangis Qeqe?”Tanyanya disana kepada anaknya yang satu ini yang hampir menangis.
Qeqe disana pun menatap ayahnya nanar.”Kebapa tidak ada yang menyambutku ayah? Kakek. Kakak. semuanya mengabaikanku..”Gumamnya disan hampir menangis menunduk dengan piluhnya. Apakah ia hanya anak angkat.
“Kau tak melihatku hm?”itu suaranya anak dari Xian Li.. kakaknya Qira. Dia berumur sama dengan Qeqe, lelaki yang mangis dan cerita.”Ayo cepat ikutlah denganku. Aku memiliki banyak koleksi biku..”Ujarnya membuat Qeqe berbinar dan mengikurinya meningalkan ayahnya. ia pencinta buku.
Zauhan jadi heran, sekarang tak ada yang menyambutnya apa? Sampai pada suara Qira yang meneriakinya.
Tepatnya penyambutan mereka hanyalah keluarga dan juga penjaga istana bukan dari kerajaan lain hehe. Kan akan pernikahanya dua hari lagi jadi yah begini belum ada orang yang datang. Lingling ditatap tajam oleh kakeknya. Eliza yang ditatap menunduk takut.
__ADS_1
“Kebapa kau berubah? Setahuku Lingling tidak suka duduk. Jikapun duduk pasti kepalanya akan jatuh diatas meja.”Ujarnya disana.
Saking malas nya Lingling ia selalu saja letoy.
Eliza disana gugup. Menurut yang ia baca. kerajaan sangatlah kejam, jika semua orang tau ia bukan Lingling ia bisa mati. Ia menunduk dan menaruh kepalanya diatas meja,.”Akhh aku lupa kakek.”Ujarnya disana tersenyum masam memmbuat kakeknya menghela nafas,
“Dia hilang ingatan kakek. Mangkanya dia menjadi bodoh begitu..”Ujaranya Qeqe membuat kakeknya menatap Qeqe. Semua berkumpul disatu aula. Disana lengkap dengan semua orang yang berkumpul.
Tepatnya keluarga kerajaan. “ Dia bahkan lupa hanya mengenakan baju saja.”Ujarnya Qeqe sinis.,
Lingling tertegun dibuatnya. “Tapi jangan buka wajahmu LingEr. kau tau apa yang kau lakukan ini membahayakan diri kamu sendiri. Jika kamu diculik kaisar atau pangeran yang hendak menjadikan kamu selir bagaimana, atau akan ada yang mengajak perang dan kamu direbut paksa? Keluargamu taruhanya.”Ujarnya Heqi disana tajam. Ia bertemu adiknya baru kali InI karena kesibukan.
Eliza gugup menundukan kepalanya.”Yah yah Lingling hanya tidak mau dihina dan dicemooh.. Lingling mau semua orang tau jika Lingling cantik.”Ujarnya jujur menunduk membuat semua orang tak percaya dibuatnya.
“Yasudah terserah kau saja. Sekarang kau harus hati hati, dan pakai kembali cadarmu kakek tidak mau kau kenapa napa.”ujarnya kakek Allex eliza mengangguk pasrah dibuatnya.
"|Besok juga ada tarung pedang dan tarung tangkis. Kau biasanya akan mewakilkan wanita dikerajaan kita. selain kau juga ada Putri Salju dan Putri Lium. Kau siap siaplah dan kakek yakin sperti tahun tahun belakangan ini. Kau akan selalu membanggakan kami.”Ujarnya memukul pundak Eliza membuat Eliza menatapnya terkejut.
Putri Salju dan Putri Lium anaknya Xian Li Kakak Qira.
“Ta ta tarung pedang? Ak aku tidak bis.”Elaknya kuat disana menggeleng.” Ak aku kan kehilangan ingatan.. yang lain saja kek.”Ajunya lalu kaku tak mau ambil resiko akan apa yang diajukan oleh keluarganya ini.
“Kau bicara apa si Lingling? Kau bilang kau tidak mau dihina dan dicemooh. Kau harusnya tunjukan bakatmu bukan wajahmu, jika semua orang menyukaimu hanya karna wajahmu itu bukanlah suatu hal yang harus kau bangakan. Sebab dulu kau pernah berkata ‘sombong itu dengan karya bukan dengan gaya.. intinya kau harus ikut besok atau kakak sangat marah.”Ujarnya Heqi sebagai kaisar disana menatap tajam adiknya. Eliza harus bagaimana? Ia bahkan tak mampu memegang pedang.?
__ADS_1
Jangan lupa Vote.. Insyallah bakal up rutin hehe