Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Caming Andes


__ADS_3

Angin sangat kencang dikalah itu,menerpa banyaknya pohon disekitar.. Debu bahkan taj berarah dibuatnya .. Semua orang takut Disana menatap Helly yang turun didekat lapangan depan mereka.. Semua orang menunduk hormat karena tau siapa dia..


Siapa lagi hika bukan Andes.. Lelaki yang memiliki usaha gelap ini... ia memilikinya bersama sahabatnya yang tak lain adakah Keyna. Dia sosok yang sangat mengerihkan dan juga yang tak pernah terlihat senyumnya.


Bahkan Grace yang kekuatanya tak bisa diragukan lagi itu takut dengannnya.


Yah benar saja.. sosok yang ditakuti itu keluar mengenakan baju hitam anti peluru dan dibarengi dengan sosok Fiko disisinya sosok pemimpin baru setelah Grace.. dia akan diangkat beberapa minggu lagi. Ia tak kalah tampan dan tak kalah berkharisma disana... sunggu mereka takut melihatnya.


“Selamat datang Duke..”Ujar dari belakang yang tak lain adalah Grace dan juga Nace.


Andes dengan mata tajamnya mengangguk dan Fiko ikut berjalan disisinya.. Grace Nampak gelagaan takut disana. “Bagaimana bisa kalian tidak becus ha?!!! Kalian tau, kalian membuatku kehilangan momen bersama sahabatku..”Ujarnya mendesis disana karena marah.. ia sangat marah karena terganggu.,


“ Maaf Des.. tapi ini gawat. Mereka masuk kekawasan kita dan sekarang.. Ujarnya Grace disana dengan nada kesal dan mendekati Andes dengan gaya sensualnya dan berbisik. “ Ucapkan selamat datang padau Andes.. kamu terlalu kaku..”Ujarnya terdengar seksi disana.


Andes disana berdecih melihatnya lalu menepis tanganya Grace.. “Siapkan ruanganku dan Fiko,, kami akan mengursunya..” Ujarnya Grace hanya terkekeh tak tersinggung akan Andes. Andes memang begini, taka da yang berani menyentunya kecuali Keyna.. tak ada yang berani dan tak akan pernah Andes biarkan. Ande tak tersentuh dan tak akan menyentuh jika ia bukan orang yang berharga..


“Oh Yah.. mangsa ketemu dua elor semalam.. dia terkena jebakan..”Ujar Grace ingat akan hal itu. Ia menyeringai menatap Andes yang sangat kaku.

__ADS_1


Andes menatapnya sekilas meminta lanjutan “Dan satu lelaki dan satu perempuan. Kami belum tahu pasti berapa jumah mereka. Tapi jika aku hitung semalam.. jumlahnya ada empat orang.. ”Ujarnya disana.


Andes menghela nafas “Hanya empat orang saja kalian gelabakan.”Gumamnya mengerutu lalu pergi.. Grace disana mengangkat bahu acuh dan mulai menatap Fiko yang sama datar dan sama dinginya pada dirinya.


“Halo Fiko.. kita bertemu lagi..”Ujarnya disana mengusap dada bidang Fiko hinggga tanganya ditepuk. “Oh ayolah, aku tak akan tersihir dengan tangan nakalmu dan bibirmmu itu... Goda saja lelaki lain.”Ujarnya lalu pergi meninggalkan Grace yang kembali terkekeh menatapnya. Yah Grace itu sosok yang Nampak murahan. Namun satu hal yang tak porang ketahui jika kenakalanya itu hanya dimulut..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dilain sisi sosok Lingling disana menghela nafas. Dia memilih menaruh Lien diatas pohon dengan mengikat tubuhnya supaya tak jauh. Tak ada tenpat lain yang paling aman selain pohon. Yah yang menyelamatkan Lien semalam adalah dirinya bertetan dengan Grace yang hampir menemuinya namun ia lebih cepat.


Eghhh... Nampak Lien disana mengerang dengan mengerjap matanya yang merasakan kepalanya sakit. Namun tak bisa bergerak karena tubuhnya terikat. Dan disana ia sedikit mengerjab melihat sosok Lingling yang duduk didahan sebelahnya dengan mata yang terpejam dan juga menghela nafas.. ia meringis dibuatnya.


“Ka-kau bagaimana bisa?”Tanyanya meringis. Ia memegang kepalanya mengingat kejadian semalam dan mengingat apa yang terjadi padanya.. Lingling hanya memijit peilipisnya dan mengusap kepalanya hingga dirinya merasakan tenang Lien disana menghela nafas ketika ingat jika meteka melupakan Lingling.”Maaf.’" Gumamnya lirih.” Teman-teman kita hiolang. Mereka...” Ucapanya terhenti Disana tak tau mau melanjutkan bagaimana.


“Vuang? Vuang.. bagaimana dengannya?!!”Tanyanya disana sedikit menjerit ketika ingat Vuang yang mendorongnya. Andai Vuang tak mendorongnya sudah pasti mereka terjebak berdua tidak begini. Ia menatap sekeliling nanar,,


Lingling menahan tubuhnya dan memilih menghela nafas. “ Semuanya tertanglap dan hanya kau dan Chun tang belum. Chun aku belum menemukannya dan Wulan dan Vuang sudah berada dimarkas mereka.”Ujarnya menghela nafas.. Lien disana menatap lingling terkejut,

__ADS_1


Lingling disana pun turun dari sana dan berkata. “ Kan sudah ku bilang jangan mengenakan senjata tapi kalian tetap saja... hmm.”Gumamnya disana lirih lalu mengambil makanan yang sudah ia masak dan ia siapkan tadi dan kembali memanjat memberi pada Lien. Lien diam menatap lingling dengan mata lirih dan mata penyesalan.


“Makanlah. Jangan menatapku begitu. Sekarang tugas kita adalah membantu mereka.”Ujarnya disana menghela nafas. sosok Lien pun mengangguk disana dan mulai memakan makananya. Ia tak tau bagaimana cara Lingling memasak, tapi itu adalah kelinci bakar. Sedangkan disana tak ada api atau bekas pembakaran.


“Kau—kkua terlihat berbeda darri Eliza.. Kau Nampak sangat pintar tidak seperti Eliza yang bodoh.”Gumam Lien sangat pelan menatap Lingling yang melirik sekeliling disana. Ia bahkan tak tau jika sebenarnya Lingling mendengarnya.


Ingling menaapnya dan tersenyum. “ Aku memang bukan Eliza.”Ujarnya. Lien bahkan hampir tersedak dibuatnya. “kau mau lihat wujud asliku?”Tanyanya disana kepada Lien membuat Lien disana menatapnya terkekut dan nanar,


Dan Linglingpun memejamkan matanya dan memunculkan dirinya yang sebenarnya. Sosok yang mengenakan baju berwarna putih dan juga wajah yang cantik. Nampak bagai bayangan saja disana. Ia sangat cantik hinga Lien menitihkan air liurnya.. lalu Lingling kembali menaruh wujudnya Eliza disanaal dan tersenyum.


“Namaku Putri Zhu Lingling. Putri dari Putri Zhu Qira Han dan mantan kaisar Zauhan. Ayahku meningalkan kekaisaran karena ibuku dan kami.. yah yah.. ibuku adalah anak dari seorang kaisar dan juga anak angkat kesayangan dari kasiar terdahulu.. kakakku sekarang sudahlah menjadi kaisar dan kakak kembaranku satunmya lagi menjadi pemuda terpintar diseluru kerajaan.”Ujarnya banggga disana.


Ia tersenyum pada Lien yang Nampak bagaikan patung disana. “Aku hanya sementara disini tenang saja. Hanya enam bulan dan tidak lebih.. “Ujarnya. Lien kembali terpaluk membuat ia menepuk pundaknya. Puk..”Hey kau mendengarku?”Tanyanya Disana hingga Lien Nampak keluar dari dunianya.


“Ba-bagaimana bisa?”tanyanya disana tertegun dan terkejut. Seumuanya bagaikan mimpi baginya.


“Bisa dong.”Ujar Lingling. “Jadi kau panggil namaku Ling’Er saja yah.. dan kita akan melakukan misi menyelamatkan yang lain.. “Ujarnya. Lien disana bagaikan orang bodoh menatap nanar Lingling. Ia bagaikan keluar dari dunia nyata. semuanya terasa sangat membanggongkan.

__ADS_1


Puk.. Puk.. Puk..


” Da sangat cantik..”gumamnya disana membuat Lingling menyembunyikan senyumnya. Jika boleh smbong. Lingling adalah gadis paling cantik diseluru kerajaannnya.. akh ia hanya mau Lien tau dirinya saja kok. Ia juga tak nyaman dianggap dengan nama orang lain.


__ADS_2