Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Taruhan


__ADS_3

Orge melotot dan menggeleng. Ia mendekati Lingling tapi Maomao menghentikan Orge.” Maaf tuan. Ini pembuktian, kita lihat sebatas mana ucapan dan bualan gadis itu.” ujarnya.


Orge terlemas dan memilih diam. Ia sudah terlalu lama menghalangi Lingling karena terlalu lama melamun masalah legenda itu. Orge hanya bisa diam dan menatap apa yang LIngling lakukan.


“ saya..”


“ saya..”


“ saya..” ada banyak yang mengajukan diri.


Lingling tersenyum melihatnya dan Jisung atau Maomao malah kaget. Sangat jarang ada yang mau ikut padahal. Biasanya bahkan mereka akan takut dan hanya menjadi penonton biasa.


Biasanya dalam satu hari mereka malah menyewa orang suruhanya agar pertandingan terlijhat semakin menarik, atau hanya satu dua orang. tapi kali ini beberapa pemuda desa juga dari bangsawan turun ikut taruhan. 30koin emas lumayan banyak dan cukup diminati oleh kalangan kalangan masyarakat.


apalagi yang membuat perjanjian adalah perempuan. mereka jadi punya peluang menang lebih banyak lagi.


Lingling menatap semua penantang berbinar. " Barang siapa penantang terbesar momonial taruhannya itu yang akan aku jadikan lawan. aku ubah cara mainnya. " Ujar Ling-Ling tegas dan juga penuh kegembiraan.


Semua orang bersorak heboh menatap Lingling tidak terima. Tapi Lingling acuh dan masih pada permainan menguntungkan dirinya.


" 60 koin emas..."


"70.."


"80..."


“ saya berani taruhan sebesar 1000 koin emas jika nona bisa mengalahkan saya.” Lingling dan semua orang bersorak heboh menatao siapa lelaki yang berani menantang Lingling sebesar itu nominal nya. Orge pun tersentak menatap lelaki itu juga dengan linglung dan bingung. siapa lelaki itu? dari keluarga kaya mana dia berasal.

__ADS_1


Lingling mengangguk.” Tapi aku hanya ada tiga puluh koin emas jika kau menang. Apa tidak rugi?” Tanya Lingling mencoba menegosiasi, jangan sampai lawan ini memerasnya.


Lawannya tersenyum dan mengangguk pelan.” yah.” jawabnya. Lingling merekahkan senyum menatap lelaki yang datang. Lelaki bertubuh kekar dan tegap, bukan kekar tapi porsi yang pas pada lelaki yang di idam idamkan para wanita. tatapannya sangat dingin dengan berwarna hitam gelam sangat kentara. Rambutnya panjang dan kepala ditutup topi daun cukup usang.


Lingling menaruh uang itu pada Jisung. “kau berikanlah dia uangmu dan aku sudah beri padanya. Jika aku kalah uangnya akan di beri padamu. Jika kau kalah maka ucap dada pada uangmu.” Ejek Lingling. Semua orang bersorak heboh dan bertepuk tangan,.


Podium ini lebih ramai dari sebelumnya karema LIngling. Sedangkan lelaki itu memberi dua kantong keping besar pada Jisung. Jisung membulatkan mata berbinar. Wah ia bisa kaya jika uang ini bisa jadi miliknya.


Lingling menjadikan dirinya di posisi tegak lurus di tengah tarung. Mao mao yang sebagai petarung tadi menjadi wasit dari keduanya. Lelaki bertudung daun sudah agak lusuh itu mengintip wajah Lingling sedikit dan Lingling yang memang tingginya di bawah si lelaki masih bisa melihat wajahnya secara jelas. Dia snagat tampan sih tapi masih tampan suaminya xixixi...


Orge disana hendak menghentikannya Lingling tapi ia ditarik beberapa lelaki.” Hey kau temanya yah. jangan ke sana. Di sini saja, aku mau menonton.” Ujar dibelakang.


Orge menmejamkan matanya hendak melawan.” Menurutmu siapa yang menang? Wahhh lelaki itu dan wanita itu sangat misterius. Siapakah mereka berdua yah? tapi lihat tubuh lelaki itu sangat bagus seperti sudah terlatih. Dia pasti menang melawan perempuan yang bertubuh kurus menggunakan cadar itu.” bisik bisik mereka poada Orge.


Orge hendka berteriak tapi tidak bisa, ia tidak bisa menghentikan Lingling kali ini. hanya bisa menonton dan membiarkan dengan tenang.


“ Ayo serang aku.” Ujar Linmgling pelan.


Lingling terkekeh dan menggeleng.” Tidak akhh... harus kau dulu.” Ujar Lingling.


Pria itu hanya diam. Karena Lingling kesal, Lingling maju dan menyerangnya dengan pukulan pelan. lelaki itu menoleh kekanan dan pukulan itu hanya mengenai angin.


Lingling mengibas tangan kekiri dan lelaki itu malah mengangkat kepalanya dan membuat nya turun. Lingling kembali memukul angin. LIngling tersenyum puas, lawannya bukan lawan biasa.


Lingling mendapatkan mainanyang tidak membosankan kali ini. ia bisa punya luka yang mengenakkan. Hu Lingling tiak sabar.


Linglimng memutar tanganya dan menghantam leher si priia menggunakan sbaitan tanganya. Si lelaki malah meminggir tubuhnya dan menyentu tangan Lingling. Ia memutar tangan Lingling kebelakang tapi Lingling mengikuti gerakanya hingga baju yang ia dan lelaki itu kekanan,bajunya berkibar dan terlihat sangat cantik. Semua melihatnya heboh dan kagum secara bersamaan.

__ADS_1


Pras. Tangan Lingling terlepas dari tangan Lelaki itu dan lelaki itu sedikit melebarkan mata melihat Lingling terlepas dari tanganya.


Lingling mendekat dan kembali menyerang si lelaki dengan pukulan bagian jantung. lelaki itu menahannya dengan kedua tanganya di depan jantung. Memegang tangan Lingling dan memutarnya. Tapi Lingling sudah menendangnya terlebih dahulu di bagian kepala.


Karena itu lelaki itu tidak uadi mematahkan tangan Lingling dan menepis serangan tendangan Lingling dikepalannya.


Menggenggam kaki Lingling dan memilinnya. Lingling tidak banyak bicara dan memutar tubuhnya di udara sesuai dari putaran lelaki itu berikan.


Bugh. Sesudahnya Ling-Ling menendang lelaki itu tepat di hidungnya menggunakan satu kaki yang masih terlepas. Lelaki itu mundur dan memegang hidungnya. Ia menyeringai dan mengusap hidungnya menggunakan jempol. Ada darah yang menetes di sana. Senyumnya merekah dan matanya terlijhat ada binar kelicikan menatap Lingling.


Semua penonton menyorak melihat cara mereka yang satu sama lain menyerang, ditambahs erangan Lingling yang terlihat sangat cepat dan purarannya tepat para angka lelaki itu buat seperti sudah bisa membaca pikiran lawan atau baca serangan.


Orge pun disana terdiam karena sangat kagum akan gerakan keduanya. Benar benar indah dan juga bagus.


Lingling disana diam dan tersenyum simpul., lelaki ini bukan sembarang orang. Lingling bisa jamin itu, lelaki ini bahkan bisa menahan seranganya yang begitu cepat dan juga menangkap semua seranganya dengan erat dan tegap. Bisa jadi dia sebagai master hebat juga di suatu pulau atau memang tertikam pada waktu dan kesunyian. Lingling senang mendapatkan orang sekuat ini,


Ditengah Lingling yeng menatap lelaki itu dengan banyak pikirannya, Lelaki itu segera mendekat dan menyerang Liingling dengan tendangannya. Lingling mendapatkan serangan segera melakukan kayang dan menjatuhkan dirinya. Lelaki yang tidak dapat menyerang Lingling mengepalkan tangan dan kembali menyerang Liingling menginjak perut Lingling yang kayang.


Lingling menidurkan tubuhnya dan menahan kaki si lelaki. Lingling tersenyum miring dan memilin kaki si lelaki. Lelaki itu menatap Lingling kaget dan segera mencabut menendang Lingling dengan satu kaki lain.


Lingling melempar kaki itu dan berputar ke kanan. Penonton di dekat sana segera mundur dan member ruang lebih besar. Lelaki itu mengejar tubuh Lingling tapi Lingling sudah melakukan gerakan berdiri. Saat lelaki itu sudah dekat Lingling dengan tepat memukul dada si lelaki dan menikam tepat di bahunya. Suara lelaki itu berteriak kesakitan sebab tikaman Lingling seperti menggerogoti jantungnya, menggema di sana, semua orang bersorak heboh.


Lelaki itu , menahan tangan Lingling. Lingling tersenyum dan membanting lelaki itu kuat. tapi kekuatan lelaki itu sangat kuat. bahkan ia menahan tubuhnya di lengan Lingling sehingga Lingling membungkuk kebih turun.


Lelaki itu tidak mennyianyiakan kesempatan, ia membanting tubuh Lingling juga dan Lingling menarik diri agar menjauh. Lelaki itu terkekeh dan menyerang Lingling tepat bagian pipi Lingling.


Lingling melebarkan mata. Gila, laki laki ini juga sangat kuat rupanya.

__ADS_1


Siapa lelaki ini?


Pantas saja dia berani mengajukan diri dengan jumlah koin yang pantastis.


__ADS_2