Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Lupa anaknya


__ADS_3

Hai hai semua... ada yang bilang tidak seru lagi, sebenarnya ini cuma penyelesaian sih kan hehe. kalo terlalu banyak konflik nanti akan panjang lagi ceritanya. jadi semoga bisa nyaman dan suka yah.


.


.


" atau bahkan jika kau masuk ke rumahku itu artinya aku berhak melakukan apapun padamu dengan sesukaku.... Termasuk membunuhmu....!"


Wanita itu menatap keyna dingin, tapi tidak bisa ia elak jika gelenyar takut itu menyerang jantungnya. Keyna menghela nafas pelan.” bahkan bukankah jika kau mati di kandang ku ini tidak akan ada yang tau Nyonya Fernandes?”Tanya Keyna menyeringai.


Ana yang ada disana bahkan juga tersentak kaget dan juga takut kepada Keyna. Wnaita yang ia kagumi dan juga ia lihat baik selama ini terlihat berbeda, kilatan aura membunuh benar benar kuat di darahnya., Ana mundur karena takut.


Wanita itu menutupi wajah gugupnya. Menggeleng.” Ti tidak. Aku ke sini ingin bertemu dengan anakku. Dimana anakku? Aku ingin bicara?” kali ini suaranya lebih redup dan sopan kepada Keyna. Nyonya Fernandes ini tidak tau siapa Keyna asli, tapi yang pasti ia istri lelaki terkaya nomor 1 di dunia, kekayaanya bahkan mampu membuat perekonomian negaranya hancur. Keyna menguap mendengar nya disana.


“ siapa yang kau maksud anak nyonya Fernandes?”


Keyna melirik ke belakang wanita itu. nyonya fernandes tersentral dan menatap kebelakang. Nyonya Fernandes terdiam kagum melihat lelaki besar tinggi dan putih di belakangnya. Ia melirik Keyna dan berkata.” Akhhh salam kenal tuan, “ ujar nyonya Fernandes. Keyna tersenyum geli melihat wanita ini.


Lelaki yang melihat nyonya Fernandes ini tersenyum masam. Nyonya Fernandes menatap lelaki di depannya kagum dan tertegun.” aku kesini hendak mencari anakku andes, kata orangku anakku ada disini. Apakah tuan bisa mempertemukan aku dengan anakku Tuan?” tanyanya dengan lirih.Memainkan peran seperti seorang ibu yang teraniaya.


Andes menatap Keyna dan tersneyum masam dan Keyna ikut menahan diri agar tidak tertawa menggelegar. Wnaita itu mengernyit aneh melihat apa yang dilakukan keduanya. Apa yang lucu??? Ana yang melihat mereka pun menjadi heran dan juga bingung.


” tapi dia tuan Andes.” Ujar ana polos.


Nyonya Fernandes tertegun melotot melihat andes, lelaki ini andes.


Andes dan Keyna tidak lagi bisa menahan tawa mereka da nana yang diam melihat keduanya yang tertawa. Ana ikut tertawa polos dan nyonya Fernandes menatap mereka gugup dna takut.


Andes menggeleng menatap Nyonya fernandes, memilih duduk dan mencebik.” Wah wah. Nyonya Fernandes ingin bertemu dengan Tuan Andes yah. dan apa tadi? Nyonya ibunya?” tanya Andes remeh.


Nyonya fernandes menatap anaknya sendu dan lirih. “ bahkan dia tidak tau bagaimana bentuk wajah anaknya. apakah dia pantas disebut seorang ibu?”Tanya Keyna dengan mengejek.

__ADS_1


“ jika kalian lupa aku yang melahirkannya dan ada darah ku di dalam dirinya.” Ujar nyonya Fernandes melawan meksi dirinya benar benar malu dan tau dirinya bersalah saat ini.


Keyna menggeleng pelan karena tidak percaya jika di dunia ini ada yah manusia modelan begini. “ terus kau pikir anak itu hanya kau sumbang darah dan kau lahirkan saja, kau bisa lepas tangan ?” Tanya keyna lagi dingin... Ana disana mengepalkan tangan tidak setuju.


Nyonya Fernandes tercengang menatap keyna. Keyna bertepuk tangan mengejek.” Wah hebat yah. wanita karir dan seorang model internasional menganggap anaknya hanya karena sudah melahirkan anak?” Tanya Keyna mengangguk dan berdiri.


Nyonya Fernandes mundur karena agak ngeri kepada Keyna.” Dan nyonya Fernandes menelantarkan anaknya selama dua puluh tahun hingga tidak tau bagaimana rupa anaknya? apakah anaknya maish hidup atau tidak? Apa anaknya makan atau tidak? Apa anaknya memiliki pendidikan yang baik atau tidak?” keyna bertanya di hadapan nyonya Fernandes dingin dan juga mencekam.” Dan terakhir apakah anaknya masih menganggapnya seorang ibu?” Tanya Keyna terkekeh. Nyonya Fernandes terenyuh menatap Keyna nanar dan tidak melawan.


Nyonya Fernandes mundur dan terhenti kan oleh meja. Keyna tersenyum mengejek dan melipatkan kedua tangannya di atas dada menatap nyonya Fernandes tidak senang.” Coba kau Tanya kepada anakmu. Apakah dia masih memiliki ibu atau ayah??” Tanya Keyna. Nyonya Fernandes diam memalingkan wajah menatap andes.


Andes diam dan mengetuk jari jarinya di atas meja, jika kalian pikir Andes merasa rindu atau sakit hati kepada ibunya? Maka jawabannya salah besar, yang tersisa tidak ada sedikit rasa pun, hanya hambar, tidak ada amarah, tidak ada rasa sakit dan tidak ada perasaan yang membuat hubungan keduanya berubah. Andes tidak lagi menginginkan ibu sejak usia 10tahun dulu. Saat ia tau jika dirinya dibuang dan tidak diinginkan oleh orang tuanya.


Nyonya Fernandes diam mengepalkan tangan saat andes sama sekali tidak mendukung atau melindunginya. “ aku yang melahirkan andes asal kau tau. Saat aku melahirkannya aku hampir mati, aku mempertaruhkan nyawaku.” Tegas Nyonya Fernandes masih membela diri.


“ Lalu pertanyaannya siapa yang menyuruhmu melahirkan saya?” Tanya Andes lagi memotong ucapan Keyna. Keyna tersenyum miring dan menduduki diri didekat andes. Nyonya Fernandes diam menatap andes tidak senang dan tidak suka. andes tersneyum miring.” Siapa yang memintamu untuk melahirkan aku nyonya fernandes??? Siapa yang memintamu?” dua kali ia menekan pertanyannya.


Nyonya fernandes menatap andes nanar.” Kau tidak tahu terimakasih, jika bukan karena aku kau tidak akan ada di dunia ini. karena aku, aku ibumu. Durhaka kamu?!!!!” tegas nyonya Fernandes berteriak kepada Andes.


Nyonya Fernandes mengangah mendengar ucapan Andes yang sangat kasar baginya. Ia menggeleng menatap andes.” Andes..” ia kehilangan kata kata.


Keyna menggeleng melihatnya menatap Ana yang masih berdiri di sana. “ jika kau tidak lagi ada urusan, silahkan pergi dari rumahmu.” Ujar Keyna dingin dan tidak senang.


Nyonya Fernandes berpaling dan menatap Keyna.” Kau mengusirku?” ia tidak percaya jika diperlakukan seburuk ini oleh anaknya sendiri


“ kau pikir siapa yang lebih pantas selain dirimu ku usir dari sini nyonya Fernnandes?” Tanya keyna menyindir. Nyonya Fernandes mengerjab menatap keyna linglung.


Ia menatap andes dan menggeleng.” Andes. Mama minta maaf, maafkan mama sudah meninggalkanmu. Mama punya alasan. Mama mau kamu ikut mama, ayo andes maafkan mama.” Ia segera mendekati Andes dan memegang tangan Andes.


Tapi belum menyentuh Andes seudah menghempaskan tangan nyonya Fernandes. Menatap ibunya sendiri jijik.” Seharusnya kau ucapkan kata kata itu saat aku masih kecil, bukan sekarang. sebab sekarang aku benar benar muak dan tidak ingin melihatmu, bahkan mendnegar kata maafmu.” Ujar Andes tegas tidak senang kepada ibunya sendiri.


Nyonya Fernandes menggeleng mengusap kepala Andes tapi tangannya terus tertahan, ia mengusap tangannya dengan tangan lain, memandang Andes penuh permohonan. ”Andes sayang maafkan mama nak. Maafkan mama, mama ingin memperbaiki semua kesalahan mama denganmu nak. Maafkan mama Andes. Maaf.” Ia menatap Andes sangat berharap dan juga penuh ketulusan. Sangat menyesal dengan dulu yang ia lakukan, terbuti dengan air mata yang jatuh.

__ADS_1


Andes menggeleng pelan.” pergi, atau aku tidak segan membunuhmu.” Andes bicara penuh penekanan. Menghentikan nyonya Fernandes yang menahan dan juga menatapnya penuh ke sayuan., nyonya Fernandes mengusap air matanya dan mundur. Ia menatap Andes lagi dengan tatpan meminta belaa kasih.” Maafkan mama andes, nanti mama akan datang lagi untuk meyakinkan kamu jika mama sudah menyayangimu. maaf.” Ia segera keluar


” Tidak usah datang lagi, jika pun datang ke rumah saya, sebab kali ini kau selamat, tidak ada jaminan keselamatan dihari berikutnya.” Tegas Keyna Malas kepada Nyonya Fernandes yang seenaknya mengatakan akan ke rumahnya lagi untuk mencari Andes. apa haknya? Hey ini rumah milik nya dan tidak akan ada nyonya Fernandes yang ke sini kedua, tiga atau bahkan ke sekian kalinya..


Jika iya Keyna tidak akan segan memenggal kepala nya. Keyna sangat tidak suka dengan wanita ini. Dulu pergi dan sekarang tidak dibutuhkan malah datang. seperti jelangkung.


Nyonya Fernandes melirik Keyna sejenak dan hanya diam melangkah keluar dari rumah. Tapi bisa dilihat wajahnya memerah Mali karena ucapan Keyna. Mau melawannya ini emang rumah Keyna.


Keyna tersenyum miring menatap andes yang menatap ibunya menjauh dingin.” Apa kau rindu ibumu Andes?” Tanya Keyna lagi dengan pelan.


Andes membuang muka.” tidak, Aku hanya menyesal, mengapa aku dilahirkan oleh ibu seperti dia.” Ujar Andes dingin dan tidak senang. Keyna mendengarnya terkekeh pelan. benar semakin dewasa maka harapan kata maaf dari orang tua sama sekali tidak dibutuhkan. Kata maaf tidak bisa merubah apapun yang sudah terjadi. Ana disana mentap nyonya lugu.


Fernandes yang menjauh dalam diam.


“ sial..” nyonya Fernandes memukuk stir mobilnya kesal, kali ini dirinya gagal untuk membawa andes bersamanya. Ia menggigit kukunya nanar dan takut. “ Kenapa juga dia menjadi susah di atur sekarang. jika begini aku bisa gagal, aku harus bisa menundukkan dia kembali.” Ujarnya dengan gugup dan nanar. Ia benar benar takut kalah oleh mantan suaminya


...----------------...


Ana memngusap punggung Lili. “ Lili tokong kamu beli popok lili, popoknya Lili yang ini tidka bagus, sepertinya Lili tidka nyaman.” Ujar keyna kepada Lili.


Lili mendongak menatap keyna yang mengocok susu milik Lili untuk diminum. “ pergilah, dibawah sudah ada Andes yang akan menemanimu.” Tegas Keyna. Keyna duduk di dekat Lili da nana.


Ana hendak angkat suara tapi tidak jadi, Keyna terlihat tidak menerima penolakan, jadilah ia mengangguk dan segera turun agar andes tidak terlalu lama menunggunya dibawah sana. Ia mengambil sandal jepit dan keluar.


Disana sudah ada andes yang membunyikan klakson berkali kali. Ana yang mendengarnya terburu buru mendekati andes dan mendengus.” Sabar pak sabar. Saya juga ada kerjaan ini.” ujarnya kesal.


Andes memutar bola mata malas, melihat Ana yang memasuki mobil kesal. Andes melirik Ana yang duduk di sampingnya datar.” Kau siapa? Berani beraninya duduk di depan?” Tanya Andes bengis Dan tidak suka. kursi depan menandakan orang itu dekat sedangkan ia tidak dekat dengan Ana.


Ana mendengarnya menoleh menatap andes.” Tapikan pak, jika saya duduk dibelakang nanti bapak kayak supir saya. Apa saya duduk dibelakang saja?”Tanya ana dengan polos.


Andes menyipitkan mata, berdecak kesal, Ana mengusap tengkuknya, segera hendak turun karena ingin pintua duduk, tapi tertahan oleh Andes yang menancap gas. Ana terpekik kahget dibuatnya.” Pak katanya suruh saya pindah. Jangan ngagetin dong, kalo saya jatuh gimana?” Tanya ana melotot tidak terima, jika begini bisa mati muda dirinya.

__ADS_1


Andes mendengus.” Diam.” Tegas Andes. Ana mau tak mau diam dan merapikan duduknya. Ia tak lupa menggunkan sabuk pengamannya.


__ADS_2