Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
bersama


__ADS_3

Mata lingling menyipit menatap makanan yang ia lihat didepanya. Bentuknya aneh tapi unik, ia belum pernah melihat makanan begini sebelumnya jadi ia pun melihat Andes yang juga melihatnya. Lingling terseyum sampai matanya menyipit.” Andes apa ini? kenapa seperti kerang?”tanyanya memencet roti diatasnya yang juga ada sayur.”Tapi ini roti. Bagaimana cara memakannya.?” Ia mengecap telunjuknya yang terasa asing bekas roti yang ia pencet pencet tadi.. hem tidak enak batinnya.


Andes mengernyit.”Kau belum pernah makan ini sebelumnya?”Tanya Andes. Lingling menggeleng semangat masih dengan telunjut yang ia kecap.


“ Kau yakin belum pernah mencoba makanan ini? ini namanya hamburger..” Ia meyakinkan memberitahu Lingling. Jarang sekali jika ada yang tidak tau makanan yang terkenal dengan chef spon kuning satu ini. makanan lezat yang sangat digemari anak muda. Tapi diirnya juga salah satunya.


Lingling menggeleng.”Hamburger hemm aku belum pernah mencobanya. Ayo coba aku mau tau rasaya bagaimana?”Tanyanya disana semangat.


Andes mengambil satu dan membukanya, ia tersenyum melihatnya.”Lihat aku. Nanti kau ikut aku makan.”Ia menunjukan burger ditanganya pada Lingling.


Lingling mengangguk semangat menatapnya. Andes memencetnya sedikit membuat ukuranya sedikit meringsut, mulutnya tidak selebar itu untuk mmenerianya tanpa dipencet. Ia menggigit burger kesulitan tapi tetap bisa. ia terseyum menatap Lingling yang melihatnya mengunyah. Ia menunjukan jempolnya pertanda jika ini enak.


Lingling melihat miliknya dan memencetnya, ia mengigit cukup besar sampai kesulitan dalam mengunyah. Ia mengunya an mengernyitkan dagunya. Rasanya cukup aneh. Hem cenderung asin, tapi asinnya enak, sedikit pedas. Ada rasa daging dan sayuran. Apa ini?? ini masih aneh tapi enak. Ia menatap Andes dengan semangat.


”Ewkekknak..” Enak ujarannya tak jelas tapi karena mulutnya penuh makanan jafolaj ucapnaya tidak terdengar.


Andes tergelak membersihkan ujung bibir Lingling yang terkena saus burger. Ia mengangu kut kembali makan. “Boleh kah lain kita beli lagi?”Tanya Lingling masih mengunyah makanannya.


Andes mengangguk.”Tentu tetapi kita berarti harus sering jalan-jalan.”Ujat Andes menjawab.


Lingling memgannguk semangat.”Yah aku mau makan ini setiap hati kedepannya..!!!"

__ADS_1


Jadilah mereka makan dijalanan bersama terlebih dahulu, Andes memberikan Lingling banyak makanan Junk Food, seperti ada juga kebab, awalnya Lingling terasa aneh pedas dan juga asin keju. Enak tapi ini pertama kali., bisa dikatakan itu adalah metode unik dalam mecapimpurkan tepung dan daging. Ia menikmati setiap makanan unik di lidahnya., ayam krispi yang menurutnya juga sangat enak, bebek goreng. Andes benar-benar tau memanjakan lidahnya.


Mereka makan hanya dimobil saja bukan karena apa., Andes tau kasus yang Lingling miliki kemarin bukanlah kasus yang kecil, semakin ia terlihat dimuka umum maka ia kan menjadi sorotan. Dirinya tidak mau hal itu terjadi, jadilah mereka hanya makan dalam mobil dengan canda tawa yang ada. Lingling pun sangat menikmati semua yang ada dihadapannya.


“Andes ini minuman apa? ini yuang paling enak dibanding yang lainnya.”Ia menunjukan minuan ditangannya semangat.”Ini rasanya ada yang kenyal-kenyal bulat..”Ujarnya semangat.


Andes menatap yang ditunjuk oleh Lingling. Ia mengernyit dan bergumam." Itu namanya boba rasa Coklat.. tapi tidak baik jika terlalu banyak meminum dan mengkonsumsinya. Takutnya nanti ginjalmu yang bermasalah.” Ujarnya memberitahu.. lingling disana mengangguk.


Ekkkkk. Ia bersendawa disana dan tersenyum. ”Kenyang mabnget aku.”Ia mengusap perutnya membuncit dan bibir yang ia majukan. Andes melihatnya ikut terkekeh dibuatnya.. sungguh Lingling sangat lucu baginya.


Mobil yang dijalankan Andes melesat sampai disatu taman, lingling mengintip disana dan menatap ketaman dibagian pinggir jalan. Terlihat Andes disana berhenti dan juga membelikan tiket masuk, ia juga memarkirkan mobilnya dibagian dekat banyak pepohonan Sehingga mobilnya cukup dingin.


Andes mengangguk.”Ini baru dibuka beberapa bulan lalu, sangat ramai. Katanya disini sangat indah dan sejuk.” Ia keluar dna membantu Lingling keluar dari mobil pelan. Lingling disana tersenyum saat tanganya ditahan oleh Andes menduduki kursi rod ayang sudha disiapkan. Oh iya karcis masuk hanya 15ribu untuk satu orang dan juga 10ribu untuk parkir mobil yah.


Wahh. Lingling menatap kedepannya kagum. Andes disana juga ikut kagum. Taman disini itu menjadi objek wisata. Dengan luas yang cukup besar dan luas, disana ada banyak lukisan untuk berfoto ria, ada juga bentuk patung binatang untik foto bersama. Itu satu juga spot yang digunakan oleh banyak orang disini. Ada banyak jenis bunga yang mekar indah disekitar. Pohon kelapa disepanjang jalan sehingga diisni sangat sejuk dan tidak panas. Ada banyak kursi.


“Wahh sangat indah.”Ujarnya Lingling berbinar.


Andes disana mengangguk menyetujuinya.”Andes disana. aku mau jalan ditengah danau.”Ia menunjukan jembatan ditenga danau. Andes mengikuti saja. Mereka melintasi danau yang berisi banyak ikan wrana warni. Lingling disana menatapnya bertepuk tangan bahagia. ia memainkan tangannya dan terlihat semua ikan berkumpul dan melompat dihadapannya.


“Haloo.”sapanya kepada para ikan. Terlihat ikan melompat riang seakan memberiikan atraksi indah. Andes tak tau apa yang Lingling lakukan sampai ikan saja menurut paham ucapan manusia. Tapi ia diam menatap apa saja yang Lingling lakukan.

__ADS_1


Andes cukup merasa lelah mengelilingi tempat ini. ia mesa tenggorokannya kering dan menatap Lingling.”Kau tunggu disini sebentar yah, aku ingin membeli minum.”Pesannya. lingling mengangguk masih menatap banyak ikan disana.


Andes menghela nafas dan pergi melangkah pergi menuju stan minuman, disini tidak ada jual eceran atau yng keliling apa? Entahlah ia tak tau tapi saat ia melangkah Lingling disana maish bermaind dengan ikan-ikannya. “Mau makanan ikan?” Lingling yang hanya main dnegan ikan dari jauh mendongak menatap sang empu yang bicara.


Ia mengerjab menatap didepanya, ia tersenyum mengangguk.”Boleh. bagi dong.”Ujarnya.


pria didpenaya terkekeh memberikan satu bungkus roti dan juga satu bungkus kecil makanan ikan. “Ini roti mereka sangat suka roti tapi jika tidak maka berikan makan ikan biasa saja.” Ujarnya.


Lingling semangat memberikan satu roti.”Ehh dibikin kecik-jeciil dulu bukan gitu.” Pria itu memukul keningnya melihat Lingling melempar satu proti ukuran besar tanpa ia potong dulu.


Lingling mengerjab polos mendengarnya.”memang salah yah?”Tanyanya pelan.


Pria itu mengangguk”Salah dong. Kamu tau mulut ikan itu kecil sedangkan itu besar. Kamu pikir dia bisa makan sebesar itu?”Tanyanya..


Lingling malah tercengir menunjuk ikan yang berebutan dengan roti yang terhilor mudik bersama ikan berebutan”Biarkan saja. Toh tetap dimakan.”Ujarnya santay.


Pria itu mengeleng dan menepuk kepala Lingling pelan. Lingling mendongak melihat lelaki itu.”Ehh maaf. Kau mengingatkanku dengan seseorang..”Ujarnya disana cengengesan. Lingling disana mengangguk saja dan tetap memberikan makanan ikan


“Lingling.!!” Andes datang membaea dua botol minum menatap tajam lelaki yang berani mendekati Lingling. Lelaki yang ditatap tajam dan dalam hanya diam balas menatap Andes tajam. Lingling mengangguk." Yaah???''


“Siapa dia?”Tanyanya dingin.....

__ADS_1


__ADS_2