Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Menyesal


__ADS_3

“Bahkan jika aku tak makan seperti ini kau tak akan memberikanku makanan bergizi. Mangkanya diperutku yang ada itu cacing kremi bukan gizi.. bedakku adalah asap kayu sedangkan anakmu itu dari sutra dan bunga.. Kau pikir saja. Mana ada kayu yang hidup didapur menjadi mulus dan putih sempurna? Begitulah aku. Dasar ayah tak tau diri kau..!”Ujarnya menunjuk ayahynya dengan tulang ayam.


Jendral You mengepalkan tanganya menatap Lingling yang mendelik menatapnya tajam..”Bohong.. semuanya bohong.. Eliza.. keluar dari sini.!!! Aku akan menghukummu nanti..”!Bentaknya setengah berteriak. Wajhnya memerah karena malu kepada para jendral yang malah menatapnya dengan tatapan tak percayanya.


“Aku tidak berbohong..”Ujar Lingling cepat membentak., lalu menggulung lenganya dan menaruh anggur itu dimulutnya. Ketika lengan kurus itu terlihat dengan tajamnya ia berkata pada ayahnya dan semua orang.


”Lihatlah lenganku.. bahkan isinya hanyalah tulang,, sama sekali taka ada dagingnya. Karena apa? Karena aku ini kurang gizi..!”Bentaknya disana. " Bagaimana tidak? aku hidup dengan ketidak adilan disini.. "Lingling menarik nafas dalam karena terbawa emosi.


Lalu menatap para pelayan yang ada.”Jika kalian tidak percaya Tanya saja pada para pelayan disini..”Ujarnya menunjuk para pelayan disana dengan mata memelasnya.” Aku bahkan hanya disuruh menjadi pelayan dan tidak diperbolehkan menunjukan bakatku.. semuanya mengatahiku bodoh dan kedua orang tuaku pun sama.. mereka jahat sekali padaku..”Ujarnya disana nanar.


“Benar yang dikatakan gadis dekil ini?”tanya jendral Guang kepada para pelayan membuat para pelayan menatap jendral you dan keluarga...


Nampak mata mereka memerah mengepalkan tangan disana membuat ia menunduk dan mengeleng.” Kau bernohong...” Ujarnya jendral guang pada Lingling.


"El Eliza b berbohong... "Kata kata mereka tertata bata dibuatnya.


Lingling mendelik dan memakan lagi makanan yang tersisah.”Aku sumpahi yang berbohong akan madull.!”Ujarnya disana dan mengangkat ekd6ua tanganya diatas dan kembali berkata.”dan aku akan bersumpah jika kalian akan gagu seumur hidup..”!Ujarnya membentak disana membuat semua orang terkejut disana menatap nanar Lingling.

__ADS_1


Tuar.. Kyakk..


Terkejut smeua orang dikalah petir menyambar, mereka tidak tau saja jika Lingling anak seorang Dewi Bulan membuat Lingling disana menatap sinis para pelayan yang ada disana yang mulai ketakutan dan mulai bersuara namun tak mampu membuat Lingling terkekeh dan mengambil lagi anggur dan berkata.”Aku tidak suka omong kosong.. jika aku mau menghancurkan tempat ini mudah bagiku.. tapi aku hanya mau kalian mengakuhi Eliza sebagai anak dan bertindak baik saja sudah cukup.. tapi sudahlah..”Ujarnya disana.


Karena geram Hera sang ibu mendekatinya dan menampat wajahnya Lingling membuat Lingling terdiam merasakan panas dipipinya. Ibu kandungnya saja tidak pernah menamparnya membuat ia mengepalkan tanganya menatap Hera..”Anak kurang ajar kau.. tidak tau diuntung karena sudah aku besarkan..!!”Teriaknya menjulak kepala Lingling kuat.


“Dasar.. kau pikir kami membesarkanmu itu menjadi pemberontak dan menjadi orang yang memalukan kami..”teriaknya disana membuat Lingling diam menatapnya tajam..


“Tidak.. semuanya tidak.. kau memang bukan anak kami, lihatlah.. Kulitmu hitam sedangkan kami putih.. kami pintar dan kau bodoh.. kau harus sadar diri jika kau bukan anak kami.. jangan membuat kami malu dan seakan akan kami adalah orang tua yang sangat jahat..”Ujarnya membentak disana membuat Lingling diam.


“Benar Eliz...!! Kau yang bodoh membuat ayah dan ibu menyuruhmu menjadi pelayan dan kulitmu yang hitam dan kamu yang kurang gizi bukan salah kami.. tapi karena kamu yang jelek.. kau jangan membuat keluarga ini malu dan mengatakan pada dunia jika kami keluarga terkejam..”Ujarenya disana. Doa Wulan sang kakak Eliza membuat Lingling terasa tersedak anggur.


“Iya.. kemarin tunanganya Wulan diambil dan mengancam bunuh diri. jendral You sangat baik sehingga meminta jendral Chal untuk menerimanya.. ternyata Eliza memang anak yang tidak tau diri...”!Ujar bisikan bisikan disebelahnya membuat Lingling meremas buah pir ditanganya sampai hancur.. air matanya bahkan hampir jatuh karena baru kali ini ia dihina dan dimaki seumur hidup.. dna nyatanya sangat menyakitkan dari apapun.


Matanya menatap empat jendral yang mentapnya dengan cemooh dan menatap keluarganya.


”Salah jika aku begini?”tanyanya Lingling kuat disana membuat semuanya terdiam. Lingling mengusap air mata yang jatuh dan menatap ayahnya.”Aku tanya sekarang.. apa kau ingat kapan kau menemukanku? Dan apa kau ingat apa makanan kesukaanku?”Tanyanya kepada ibunya membuat ibinya tertegun.

__ADS_1


Lingling diam disana menghela nafas.”Salah jika kulitku hitam dan aku tidak secantik Wulan?salah jika aku sebodoh ini dan tidak bisa secerdas anak kalian lainnya?”Tanya Lingling disana membuat semuanya terdiam.


“Iya aku bodoh aku jelek dan aku dekil.. kalian puas bukan..”!Teriak Lingling disana.”Aku memang tidak tau diri dan aku tidak berbakat..”Ujar Lingling terteriak lagi..


“Tapi kau hanya minta untuk dihormati sebagai manusia, aku hanya tidak mau dihina... Aku Bukan anjing yang kalian buat aku menderita.. jika pun aku hanya anak angkat kalian tolong katakana dimana orang tua kandungku? Biar aku cari? Atau kalian katakan dimana kalian menemukanku supaya Kalian bisa bebas dan tidak menatap wajah busukku kalian lagi..”Ujarnya disana berteriak lagi..


“Jika kalian mau tunangan itu ambil.., aku tidka menyukainya,. Bahkan aku jijik melihatnya. Jijik karena sudah sok baik padahal busuk.. kalian semua busuk dan jahat.. manusia jahat dan terkejam yang aku kenal.. aku benci kalian benci..”!Teriak Lingling disana hampir pecah tangisanya.


Kalian bayangkan saja karena ini pertama kalinya dibuat malu. Namun ia tak boleh menangis. Ia mengusap air matanya yang ingin jatuh itu dan menatap semuanya tajam.


Lalu menatap jendral You dengan tatapan tajamnya.”Oke.. besok aku menantangmu dalam tarung pedang.. jika kau kalah maka kau harus mengatakan dimana kau menemukanku. Supaya aku pergi dari sini. Aku muak disini.. aku muak..”Ujarnya membentak lalu menatap Hera tajam..


”Dan kau.. aku membencimu sampai keubun ubun.. dan suatu saat kehidupan dimasa depan kamu memohon kepadaku..”Ujarnya disana membentak dan...


Buarhh.Arghh.


ia menendang meja makan itu membuat itu terjungkir dan semua makanan berhamburan jatuh. Lingling membenci hari ini dan membenci siapapun yang ada hari ini. Maafkan dirinya..

__ADS_1


Sedangkan empat jendral itu menatap nanar Lingling yang sudah menjauh. Kenapa rasanya sangat sakit? Ditambah jendral Guang yang merasa bersalah karena sudah menghinanya tadi.


__ADS_2