Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Flashback


__ADS_3

On flashback.


Kya... Loli berteriak saat bangun bangun mendapati wajah andes di depannya sedang terlelap. Ia segera duduk dan menatap nanar sembarang, tapi lebih kaget lagi saat melihat dirinya tidak menggunakan baju. Loli melotot melihat dirinya tidak menggunakan baju.” Kya..!!!” Loli berteriak kuat hingga lelaki di sebelahnya terbangun menatap Loli kaget menggunakan mata merah nya.


Loli mendesis menatap andes.” Apa yang loe lakuin ke gue semalem sialan?!!!” teriak Loli Menggelegar. Andes gelagapan melihat wajah Loli memerah antara marah dan ingin menangis.


Loli melempar kan bantalnya kuat ke wajah andes.” Cowo br3ngsek sialan. Loe ngapain gue semalem..!” teriak Loli dan menarik rambut andes. Andes mendesis memejamkan mata. Rambutnya terasa perih.


Loli menariknya dan menjambak rambut andes tidak berhenti.” Cowo sialan. Mesum, mata keranjang hua..” Loli menangis sembari menghajar, memukul kepala andes.


Andes hanya bisa diam dan juga memberontak sedikit sedikit tapi tangan Loli sangat kencang menjambak rambutnya. Berakhir wajah andes Bonyok karena dipukul membabi-buta oleh Loli sembari menatap bagian atas Loli yang terbuka akibat si empu sibuk menghajarnya. Andes enggan melihatnya tapi itu terus menarik perhatiannya.” Mama papa..” teriak Loli menangis memeluk dirinya sendiri. " Loe apa lihat lihat. " Teriak Loli marah pada Andes masih sempat-sempatnya menatap tubuhnya. Andes gelagapan dan juga gugup, ia merasa seperti sedang kepergok mesum oleh Loli.


Andes melihat Loli usai menghajarnya dan memeluk dirinya sendiri sembari menangis pun gelagapan. Andes meringis diam menatap Loli menyugar rambut atasnya dan menangis keras.” Mama papa. Loli hiks hiks Loli udah nggak perawan.” Teriak Loli nanar dan juga tak kuat.


Andes meringis dibuatnya. Loli benar benar terlihat terluka. Apalagi andes melihat bekas merah di sekitaran tubuh atas Loli, mau bangga tapi itu hal memalukan, mau bilang memalukan tapi itu sungguh luar biasa rasanya. Andes menggeleng menghilangkan pikiran kotornya. Loli terus menangis memeluk dirinya sendiri membuat andes merasa bersalah melihat keadaan Loli yang nangis kejer.


“ maaf.” Gumam Andes gugup dan juga meringis, Andes sangat gugup. Baru kali ini Andes merasa pengecut dan tidak ada harga dirinya lagi. Tapi mau bagaimana lagi Andes kan memang salah dan ia mengakuinya


Loli melirik andes nanar.” kamu maaf bisa balikin kep3rawanan gue ha? Enggak..!!!! jangan jangan loe sengaja kasih gue sampanye semalem biar gue bisa loe giniin gue? loe cowok jahat..!” teriak Loli kuat kepada Andes di hadapannya.


Andes menggeleng gelagapan.” Sumpah aku juga nggak sadar semalem. Efek sama sama nggak sadar kita ngelakuin. Aku bener bener nggak tau.” Ujar Andes gugup. Kali ini Andes merasa mennjadi pengecut mengatakan kebohongan untuk menghindar permasalahan yang real dirinya buat. Andes merasa benar benar berdosa usai membohongi Loli.

__ADS_1


Loli menangis keras.” Mau sengaja atau nggak tetap aja. gue udah nggak suci lagi. “ ujarnya nanar sesegukan. Andes meringis, melirik kebawah, masih banyak darah akibat perbuatannya semalam. Ia melirik Loli merasa bersalah. dirinya yang pertama, benar benar pertama. Ada rasa bahagia juga. Andes mendekati Loli dan mencoba memeluknya.


Loli malah mendorongnya hingga ia termundur.” Ngapain lagi?? jangan mesum hua.” Loli tambah menangis keras.


Andes mengusap keningnya yang terasa pening. Tidak pernah membujuk perempuan marah. Keyna jika marah atau sedih malahan hanya didiamkan saja., karena Keyna tidak suak dipeluk, katanya perempuan suka dipeluk kata Lingling tapi ini apa? Andes sangat pusing.” Kamu jangan nangis, ini di luar kendali aku, kamu, kita tepatnya. “ ujar Andes lagi dengan tenang.


Loli menatap andes nanar.” gimana kalo gue nikah nanti dan suami gue tau kalo gue udah nggak gadis lagi???? loe nggak akan ngerasa bersalah karena kamu cowok..” teriak Loli.


Andes gelagapan mendnegar Loli semakin menangis keras. Andes mengusap dada pelan.” aku bakal tanggung jawab. Aku akan tanggung jawab, aku akan nikahin kamu.” Ujar andes kepada Loli dengan tenang.


“ tapi gue nggak mau sama loe, loe keliatannya udah tua. Nanti kalo loe cepet mati aku jadi janda.” Ujar Loli nanar di sela menangisnya.


Wajah andes mendadak datar dibuatnya.” Umur gue masih 27 masuk 28 njir. Belum setua itu sampek loe takut gue mati dan loe jadi janda.” Andes tidak tau lagi kenapa Loli mengatakan dirinya sudha tua padahal usia dia itu usia pas untuk laki laki dewasa kan. Mendadak Andes bicara non formal karena dibilang tua.


Andes mengangguk pelan.” 20 tahun yah.. berarti kamu masih bocil?” Tanya andes lagi.


“ gue bukan bocil yah. gue udah dewasa.” Ujar Loli melotot tidak terima.


“ yah kalo udah dewasa artinya udah pas nikah. Lagian usia kita beda 8 tahun bukan 80 tahun jangan berlebihan. “ ujar Andes lagi dengan kesal.


Loli menangis lebih keras membuat andes memejamkan matanya. kesal dan juga aksihan. “mmama Loli nggak mau kawin hiks hiks.,” dia teriak nanar.

__ADS_1


“ kita udah kawin BTW.” Ujar andes benar benar kesal.


Hua...Loli semakin menangis membuat andes tidak tahan untuk tidak tertawa. Anak ini benar benar lucu. Andes melirik Loli yang menangis menatap andes ternistakan. Andes menggeleng pelan dibuatnya.” Mau kamu nangis seember, nangis darah nangis berlian nggak ada gunanya. Soalnya perawan kamu nggak bakal kembali soalnya udah gue ambil. Jangan buat kegaduhan yah.” Ujar andes bangkit dan mengambil celananya.


Lkya.. Loli berrteriak melihat andes bangkit tidak menggunakan baju.” Nggak usah teriak, kamu udah lihat semua semalem.” Ujar andes.


Loli menutup matanya erat.” Dasar tua bangka mesum..!” pekik Loli kuat. Andes menghela nafas baru kali ini dikatai mesum oleh perempuan, demi apapun Andes baru kali ini dibilang begitu.


“ ambilin baju gue juga.” Ujar LOli berteriak mebari membuka mata pelan. syukurlah andes sudah menggunakan celana, tidak menggunakan baju tapi.


Andes melempar baru Loli yang berserak berserta dalaman **********. Loli diam dengan wajah memerah malu akibat ulah andes kelewat santainya. Loli menatap nanar baju baju miliknya.” Ini kenapa sobek semua?” tanyanya sama Andes. Andes melotot gelagapans egera ke kamar mandi.


Loli menatap andes pergi ke kamar mandi menatapnya nanar.” hua mama..!!!” teriaknya.


Sedangkan Andes memejamkan mata. Andes mengusap kepalanya yang terasa pening dibuatnya. Mencuci mukanya pelan menatap wajahnya did epan cermin. Andes mengepalkan tangan.” Sialan. Ini pasti ulah anak galaksi,.” Gumamnya mendengus lalu keluar kamar. Andes pusing sangat pusing. Pusing harus melakukan apa jika sudah begini.


Saat keluar ia menemukan Loli menggunakan baju kemeja putih ,miliknya hingga sepahanya, menatapnya nanar. “ sakit banget hiks hiks. Mau pipis.” Ujar Loli menangis..


Andes jadi prihatin melihatnya. Andes tak tega segera membawanya ke kamar mandi. Loli melotot tapi tidak melawan hanya ikut. Saat di wc pun dia menangis terisak.” Sakit mami papi hiks hiks. “ Loli terus menangis memunculkan sisi tidak tega dalam hati Andes.


Andes benar benar merasa bersalah membawa Loli ke kamar mandi dan membantunya mandi. Loli hanya diam tidak lagi menangis. “ udah jangan nangis, aku tanggung jawab kok. Maaf yah.” ujar andes pelan dan lembut. Loli mendongak menatap andes nanar serta mencari kebenaran disana

__ADS_1


Loli takut itu hanya ucapan penenang belaka.


Andes memalingkan wajah malu di tatap begitu. ia seperti pedofil.


__ADS_2