Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Gila


__ADS_3

“Mati kita..”! Gumma Wulan lirih mengusap kepalanya. Ia menggigit bibir bawahnya.”Benar juga. Aku baru sadar jika sudah beberapa hari disini aku tidka mendengar suara besih ataupun pembahasan soal persenjataan, baik leb atau pun semua yang berbauh itu? Ya Tuhan kenapa aku benar-benar bodoh.”Ia menarik rambutnya menetralkan rasa sakit yang nyata ia rasakan.


Vuang disana menghela nafas.”Bukan hanya kau saja. Aku juga Lan jadi tidak usah mengatai dirimu bodoh sebab aku juga bodoh jika kau bodoh.” Ia mengakui akan hal itu. “Kita harus cari Lien, dimana dia dan juga dimana Chun. kita harus segera keluar dari sini dan menolong beberapa budak, pembordilan dan anak-anak. Disini juga ada meski aku kurang tau mereka siapa, sebab ruangnya terpisah berada diruang Utara. Kata Ken itu bukan pemilik dari tempat ini punya, melainkan salah satu anggota yang membeli mereka dan mengambil mereka dari manusia-manusia kotor.”


“Manusia kotor bagaimana?”Tanya Wulan heran.


“Yang seperti peselingkuh dari pasangan mereka, ada juga pelakor dan ada juga p3lacuran yang melakukan kecurangan. Ada banyak intinya mereka diambil dari kalangan manusia kotor Ling sedangkan para anak-anak diambil drai jalanan ataupun yang dijual. Dia melakukanya karena dia tidak bisa punya Anak mengakibatkan dirinya membenci anak yanhg dibuang oleh orang tuanya. Ia merasa Tuhan itu tidak adil. Manusia biadab seperti mereka diberi anak sedangkan tidak dengan orang yang menanti sejak lama.” Ujarnya menggebu.


Wulan memijit pelipisnya.”AKu tidak paham apa yang kamu katakana Vuang. Yang kamu maksud siapa dan kenapa. Tapi sekarang yang harus kita lakukan kita harus pergi dari sini secepatnya, jangan sampai lama-lama disini. Aku takut.”ia mengatakan hal yang diakhir sangat lirih, ia sangat-sangat takut mengalami penyiksaan untuk yang kedua kalinya.


Vuang mengangguk memeluk bahu Wulan pelan.”Aku yakin kita tidak akan apa-apa mereka bahkan belum melakukan apapun bukan untuk kita? kau tenang saja.. kita akan baik-baik saja. Kau harus tahan sebentar dan lebih waspada untuk kedepannya. Kita bukan sedang berada dirumah kita tapi sedang dirumah musuh. Kita tidak tau kapan saja mereka menyerang dan membunuh..” Wulan mengangguk memeluknya. mereka tidak sadar jika dibalik jendela seseorang melihatnya dan juga mendengarnya.


“Kau dengar Ken.. bukankah permainan ini sangat menarik. Lihatlah manusia bodoh sedang merasa dirinya pintar dan menjadi Tuhan.”Gumamnya menaik turunkan alisnya.


Senyuman nya tertarik kekiri membuat ia sangat menyeramkan. Teman yang ia ajak bicara terdiam kaku melihat mereka..”Yahhh mereka hanya lalat yang berharap menjadi kupu-kupu.. “ Jangankan hendak menjadi cantik seperti kupu-kupu, tempat mereka saja berbeda, lalat ditempat yang kotor sedangkan kupu-kupu ditempat yang segar bukankah sudah membuktikan jika harapan mereka sangatlah lucu??


Didunia lain tersenyum miring melihat dan mendengar percakapan itu, ia mendengar dan melihat semua Meski ditempat gelap sekalipun. Baik Wulan maupun Vuang tak sadar jika didekat danau ada satu buah CCTV yang terselip didekat bebatuan disela kaki mereka.. ia disana menggeleng dan bergumam.” Kalian bukan sainganku. Hanya hama kecil yang berusaha menjadi harimau.. “


Perkenalkan. Kenapa dirinya dipanggil Queen? Si gadis genius yang bahkan sudah meretas dunia PBB dan juga Negara lain, ia tidak semudah itu untuk orang lain kalahkan. Dia bukanlah gadis yang bisa membaca pikiran orang tapi ia bisa menebak pergerakan dan juga arahan dari orang-orang. Sangat mudah baginya mangkanya dia sudah berancang-ancang sedari awal supaya tidak melakukan hal fatal merugikan dirinya.. oh maaf dirinya Keyna Putri Sanjaya sosok licik, kejam dan genius.


Disampingnya ada Lingling melihatnya terlemas, jujur ia lemas melihat teman-temanya. dalam Otaknya sekarang ia berfikir bagaimana caranya ia menyelamatkan teman-temanya nanti, ia tidak ada niatan dalam mengkhianati kedua sisi. Baik dari sisi kemiliteran , kakaknya Vuang. Lien dan Chun. ia juga tak ada niatan mengalahkan Andes, Mike. Keyna dan Boy. Sama sekali tidak, ia hanya berfikir bagaimana supaya semuanya bisa selamat.


“bagaimana permainanku Ling. Bukankah sangat bagus.” Keyna disana menatap Lingling.

__ADS_1


Lingling disana menggeleng pelan.”Kau sangat licik.” Ucapan Lingling yang jujur bukanya membuat Keyna tersinggung, ia malah tertawa keras melhat Lingling. Lingling mendengus melihat wajah Keyna yang songong. Ia tidak menyukai kekalahan dan tidka pula menyukai mengalah.


Keyna menyenggol tangannya Lingling pelan mengerti apa yang Lingling pikirkan.”Tenang saja, aku tidak akan membunuh mereka sebelum kau pulang dan menjemput mereka. Pilihan ada ditangan mereka mau selamat atau mau mati.” Bisiknya pelan.”Tapi aku juga tidak akan membiarkan mereka lolos dari tanganku karena berani masuk kedalam lingkaran hidupku. Karena biasanya tidak ada yang bisa selamat, jika tidak menjadi budak penyiksaan maka mati dengan cara bunuh diri dan kehendak diri karena tidak sanggup untuk hidup lagi.” Bisik Keyna terkekeh.


Lingling memutar bola mata malas.”Kau sama persis seperti ibuku. Kau duplikat ibuku ternyata. Sama-sama licik, dan sama-sama menyeramkan.” Bisiknya kepada Keyna


Keyna menarik satu alisnya menatapnya dnegan penuh pernyataan.”benarkah?? ku rasa ibumu salah seorang yang genius. Karena penelitian menghasilkan jika manusia jahat dan kejam memiliki daya pikir yang cepat dan IQ yang diatas rata-rata.” Ia mematikan laptopnya yang menunjukan hal itu pada lingling.


Lingling mengangguk pelan.”Sangat, dia sama-sama geniusnya denganmu. “Bisiknya pelan.


Keyna terkekeh menepuk kepala Lingling pelan.”Sayangnya anaknya malah tidak menuruni sikapnya.. kau tidak memiliki skil membunuh dengan cara sadis.. caramu sangat membosankan. Mau ku ajarkan bagaimana cara supaya kau bisa melakukan hukuman dengan baik dan benar?”Tanyanya menaik turunkan alisnya beberapa kali.


Lingling mendelik dan menggeleng. "Sorry. aku tidak akan membunuh jika masih ada tangan lain yang bisa memberikan kematian untuk mereka, aku juga bukan Tuhan yang bisa memberikan hukuman yang pantas untuk manusia jahat., “Ujarnya malas. Yah Lingling pernah membunuh bukan berarti ia suka, ia pernah menyiksa tetapi itu karena pembalasan bukan hukuman.


Lingling tersenyum miring.”tapi aku juga bisa menjadi iblis jika kesenanganku diusik.” Bisiknya lagi.


Keyna terkekeh.”Aku menyukai sikapmu yang iblis. Aku tunggu dipertarungan kita nanti..”Bisiknya juga.


Lingling menggeleng.”Cukup lihat dari jauh. Aku tidak mau keponakanku kenapa-napa, jika dia kenapa-napa maka aku akan membunuhmu.,”Tekannya.


Keyna disana mengusap perutnya terkekeh.”Kau dengar. Bahkan belum lahir dirimu, kau sudah mendapatkan aunty yang sangat baik dan perhatian. Semoga kalian nanti masih dipertemukan disatu waktu.”Ujarnya kepada anaknya.


Lingling mendengarnya terkekeh pelan. Keyna melotot merasakan perutnya ada tendangan.”Wah Ling dia menendang, apa dia menyukaimu?”Tanyanya heboh pada Lingling.

__ADS_1


Lingling menggeleng. ”Memang jika baru empat bulan sudah bisa menendang gitu? Bukanya kalo udah masuk tujuh atau delapan?”Tanyanya dengan polos.


Keyna terkekeh.”Kau tidak bisa ditipu.. cek.”Ia berdecak dan Lingling menatapnya melongo. Jadi dirinya ditipu begitu kah??? Keyna melihatnya terkekeh.”Kau serius sekali Ling. Ayoah aku hanya bercanda..”Lanjutnya.


lingling memegang kepalanya.”Cape deh,.,,” Keyna terkekeh.


" tapi dia benar benar menendang...!!!!"


.


.


.


.


.


Kak kok Capture banyak Keyna. Btw ini karena memang beberapa bab kedepan ada banyak Keyna. Keyna nggak ada sekuelnya, untuk menghilangkan rasa rindu kalian saja kepada Keyna jadi aku buatkan dia disini. Mereka tidak akan mengalah peran masing-masing tetap menjadi peran utama dinovel mereka tidak juga menjadi rival.. soo tolong berdamai yah teman-teman hoho..


.


.

__ADS_1


__ADS_2