Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Part Andes


__ADS_3

Wa...saya menyangka bahwa novel ini masih banyak yang membaca dan juga mengharapkan bahwasanya ada lanjutan dari Ling Ling dan juga Andes, ada banyak beberapa part yang menurut pembaca belum selesai mari kita selesaikan secara yang diharapkan..


.


.


Tatapan kaisar langit kepada Liong sangat tidak senang karena Liong meminta izin kepadanya untuk mengikuti Ling Ling menjalankan hukumannya.! "Liong... kamu itu adalah jenderal perang atau kamu itu adalah seseorang yang bertugas untuk menjaga perbatasan negara kekaisaran langit, kamu tidak bisa pergi begitu saja sedangkan kekaisaran langit sedang menghadapi permasalahan yang luar biasa berat. "


Liong menyorot tajam wajah kaisar sebab tidak diizinkan "ya Aku tidak meminta persetujuanmu, karena aku akan pergi tanpa atau dengan persetujuanmu. "jawab Liong santai dan enggan menanggapi secara serius.


kaisar terlihat menahan marah, terlihat gurat di tangannya menonjol akibat menahan emosi yang meledak mendengar jawaban dari Liong yang tidak menghargainya sebagai kaisar. "ini bukan masalah izin atau tidak diizinkan Lioung, tetap masalah tanggung jawabmu sebagai kekaisaran, dan seharusnya kau tahu bahwasanya posisimu itu harusnya sebagai kaisar yang menggantikanku bukan aku yang harusnya berada di sini. Jangan menambah masalah." Tegas kaisar langit.


Lingling terlihat menguap mendengar perdebatan antara dua orang yang berbeda umur di depannya. sudah berada di sana menemani Liong untuk berpamitan kepada kekaisaran langit untuk mengikutinya menjalankan hukuman dirinya.


Liong memutar bola mata malas mendengar penuturan dari kaisar langit, kaisar langit tidak ada harga dirinya di depan liong. "Tap--"


" Tidak ada tapi tapi Liong, jika kamu mau ikut Ling-Ling aku pastikan aku yang akan berhenti menjadi kaisar, Lelah aku, kau tidak pernah menghargai ku, kau pikir kau saja yang bisa berbuat seenaknya? aku juga...!" Tegas kaisar langit dingin dan pergi.


Lingling melirik Liong dengan bibir yang tersenyum miring sedangkan Liong mengerjab kehilangan kata-kata. " Kaisar merajuk,??" Tanya Linglung terkekeh.


" Aku tidak merajuk! Hanya marah! beda ingat itu!!!" Kaisar yang pergi masih saja menyahut ucapan Ling-Ling.


Lingling mendengarnya menutup mulut menahan tawa sebab kaisar langit sudah tua tapi masih saja lucu. apa seumur gitu emang lagi lucu lucunya yah?


" Jangan tertawa kau!!!" Teriak lagi dari kaisar langit menggema padahal sudah tidak ada lagi ia disana. Lingling melirik ke sembarang arah memang tidak ada. wahhhh mungkin kaisar langit memiliki kekuatan telinga bumi.


Kekuatan mampu mendengarkan apapun yang menyangkut dirinya, asal seseorang menyebut namanya maka ia akan mendengarnya.


Liong menghela nafas melirik Ling-Ling yang diam saja. Lingling yang dilirik menatap Liong terkekeh. " Aku pergi saja sendiri tidak apa apa kok. Kamu jangan khawatir, hanya setahun kan? Bukankah itu hanya sebentar???" Tanya Linglung enggan menyudutkan pilihan Liong. Liong punya tanggung jawab dan Linglung paham hal itu, ia tidak mau memaksakan keadaan kepada Liong.

__ADS_1


Liong menghela nafas mengusap kepala Ling-Ling. " Tapi aku takut kau kenapa Napa Ling." Jawab Liong sendu dan tidak berminat, tapi jika kaisar tua itu ingin mengundurkan diri sebagai kasiaar nanti dirinya akan jadi kaisar dong? dirinya tidak mau,


apalagi anak lelaki kaisar tua itu sangat ingin menjadi kaisar selanjutnya. Bisa jadi akan terjadi perang esok harinya. Bukan karena Liong takut perperangan tapi yang namanya perang akan banyak kerugian yang akan mereka dapatkan. Percayalah tidak ada yang bagus mengenai perperangan.


Lingling menepuk dadanya pelan. " Aku Ling-Ling Zhu Han anak dari Zhu Qira Jan yang pastinya sangat kuat dan cerdas. Kau meremehkan ku he??' Tanya Ling-Ling cemberut.


Liong terkekeh. " Iya anak Nona Qira." Cubir Liong.


" Nyonya Qira, mentang mentang ibuku masih awet muda. "ujar Ling Ling kepada Liong kesal, Ling Ling berdekap dada lalu memalingkan wajah dari Liong, ibunya itu memang sering dipanggil sebagai nona dikarenakan wajahnya yang memang masih sangat muda dan cantik, dan Qira membenci hal itu mengapa tidak ibunya seperti ibu-ibu pada umumnya sih? Tua kan. Jika begini dirinya dan ibunya akan terus di banding bandingkan. Ia tidak suka. baginya ia paling cantik.


mengangguk-ngangguk paham kepada Ling Ling karena tidak ingin melanjutkan permasalahan lebih banyak lagi, sausat jabatan antara Ling Ling dan juga Liong akhirnya lingling memutuskan untuk pergi sendiri ketimbang bersama Liong akibat tekanan dari kaisar.


dengan berat hati Liong mengizinkan ling-ling pergi sendiri, yang artinya Liong tetap jauh dari Ling Ling.


...----------------...


Hidup Andes seperti hampa, ada yang hilang dari peradaban hidupnya dan Andes tidak tau itu apa. setiap hari Andes ingin menangis seperti kehilangan seseorang. Setiap hari juga Andes merasa asing kepada dirinya sendiri. Sebenarnya ada apa,?


seperti ada yang hilang di kehidupannya, tapi dirinya lupa. " Andes... Ayoo lihat Keyna lahiran kita harus menyapa anak pertama kita....! " Teriak Mike kepada Andes.


Andes melirik Mike yang memasuki kamarnya. Mike terlihat sangat antusias dan khawatir bersamaan. " Ayo kita lihat. Dia masih menggemaskan seperti kita!!!!" Ujar Mike semangat dan bertepuk tangan.


Plak... " Bodoh. Mana ada mirip kita, mirip ayahnyalah yakali mirip kita, Emang kau bapaknya.???" Tanya Boy sengit kepada Mike sebab baginya mIke ini benar benar gila.


Mike mendesis melirik Boy yang berani beraninya menepuk kepalanya seperti itu. " Hey Gue kan cuma berpendapat, lagian kan kita ini tampan pastilah harus mirip kita," Mike menjulak bahu Boy sebab kesal.


Boy menatap Mike malas. " Eh itu bukan kecebong Lu. nanti kalo dia mirip lu pasti orang mikirnya lu nyumoang kecebong. Ga lucu Mike. Gue sih lebih seneng anak Key mirip Al. secara Al lebih keren, tinggi dan ganteng.. " Cibirnya.


" Gue ganteng Anjir... " Sahut Mike nyolot.

__ADS_1


" Tapi masih gantengan alka." Boy memeleti wajah Mike sebab melihat wajah Mike yang kesal adalah hiburan yang menyenangkan baginya.


Alka mendengus. " Intinya gue lebih ganteng.. Alka item gue putih." Ketua Mike tidak senang dibandingkan dengan suami Kryna.


Boy terkekeh. " Tapi loe jomblo yang artinya loe nggak laku. Jadi loe kalah ganteng, mana ditolak lagi sama Keyna. kalo loe ganteng pasti Key milih lu." Ujar Boy.


Mike menatap Boy tajam, mengepalkan tangan kesal. " Sialan loe..." Jawab Mike enggan lagi menyahut. Boy terbahak mendengar Mike yang tidak lagi menyahut. susah pastinya kalah. sebab kan yang dikatakan oleh nya itu benar adanya.


" Yuk Des Kita Li-- Lah Andes kemana anjir?????" Tanya Boy kaget melihat sudah tidak ada lagi Andes rupanya di sini. Ia malah mendapat kan kamar yang sudah kosong. itu kamar milik rumah Mike.


Boy melirik kebelakang mencari Mike yang ternyata juga sudah hilang meninggalkan ia sendirian. " Anjing gue ditinggal sendiri dong." Gumam Boy kesal. Boy segera berlari mengejar ketinggalannya. " Tungguin gue woy!!!" Teriaknya. sedangkan Mike terkekeh senang mendengarnya sedangkan Andes sudah lebih jauh sebab ia sedari awal sudah meninggalkan kedua orang yang berdebat un faedah.


Wajah Andes terlihat dingin dan santai menuju rumah sakit, Andes tau dimana rumah sakit yang akan menjadi tempat Keyna melahirkan kenapa bisa tau, yah dia kan sering menemani Lingling cek kandungan.


.


.


.


nanti malam jika sempat aku akan Up lagi oke.


.


.


.


aku mau bikin yang Letta dulu hoho

__ADS_1


__ADS_2