
pagi hari yang cerah seorang sisiwi tengah mengendarai sepedanya menuju sekolah, park minju bersemangat untuk menyambut hari yang baru karna dia telah menjadi senior di sekolahnya.
Di sekolahnya minju tidak memiliki sahabat hanya teman, minju sebenarnya orang yang kesepian saat di rumah, namun saat di sekolah ia seperti menggunakan topeng selalu tersenyum dan tersenyum tidak ada yang mengetahui apa yang ia sembunyikan selama ini.
flashback on
"di kantor polisi"
"nak, bicara yang jujur apa yang kau lihat saat iyu" ucap pak polisi itu dengan di sebelahnya ada seorang yang menurutnya mungkin dokter psikolog .
"pak, jangan menekannya .kita harus bisa menenangkannya dulu" ucap dokter psikolog itu.
" saya mau menceritakan nya sekarang juga om, tante"ucap minju.
" oke nak ceritakan secara perlahan lahan " ucap polisi tersebut.
__ADS_1
" sebelum kejadian malam tersebut saya pergi ke gudang untuk mengambil beberapa barang lama saya, setelah mendapatkan barang yang saya cari saya berniat mau kembali ke kamar. tapi saat saya hendak membuka pintu saya melihat ada bayangan seseorang sepertinya itu seorang laki-laki karena saya melihat betisnya seperti betis lelaki pada umumnya dan juha ada sebuah tato persis di atas mata kakinya, kalau saya tidak salah itu tato seperti matahari, saya beranggapan itu adalah teman ayah saya jadi saya tetap di gudang karna biasanya ayah memberitahu saat ada tamu usahakan untuk tidak menampakkan diri jadi saya memutuskan untuk tinggal di gudang beberapa menit tapi tibanya saya tertidur. dan saat saya bangun saya sudah di kantor polisi " ucap minju sambil menangis sesegukan.
" oke kami akan memproses kasus ini, jadi untuk sementara nak minju tinggal di rumah kerabatmu dulu, kau tau di mana rumah kerabat mu? " ujar polisi tersebut.
" saya tidak punya kerabat di sini pak saya hanya memeiliki nenek saya tapi ia tinggal di seoul ( karena tempat tinggal minju saat kejadian itu di busan, daerah paling ujung di kota seoul) bisakah bapak antar saja saya ke sana" ucap minju masih menangis.
akhirnya minju di antarkan hingga sampai ke rumah neneknya, hingga 2 tahun kemudian neneknya meninggal karena jatuh dari kamar mandi. dan sampai saat ini dia masih hidup sendirian. saat peristiwa itu terjadi minju masih berumur 13 tahun.
flashback of
" selamat pagi minju" ucap si c
"pagi juga" jawab minju sambil tersenyum.
banyak murid yang ingin dekat dengan minju tapi ia selalu saja menganggap mereka teman bukan sahabat.
__ADS_1
saat tiba di kelas minju di sapa oleh seluruh isi kelas, terdapat empat baris dengan 2 meja dan 2 kirsi perbatis nya. minju mengambil kursi yang berada di ujung samping jendela ketiga dari depan. banyak siswa/i yang ingin duduk dengan minju tapi minju selalau menolak karna tidak suka di ganggu dan juga kebetulan jumlah sisiwa di ruangan tersebun ganjil jadi ia bisa duduk seorang diri.
hari pertama sekolah berjalan seperti sekolah pada umumnya namaun tanpa pembelajaran karena belum memperkenalkan diri masing masing.
saatnya tiba jam makan siang seluruh siswa ke kantin biasanya minju duduk denga orang orang cupu yang tidak memiliki teman, sehingga saat ia duduk banyak orang yang akan datang ke meja tersebut alhasil orang orang yang tadinya tidak memeiliki sahabat menjadi bisa berteman karna sedikit bantuan darinya.
samapi jumpa di episode selanjutnya semoga kalian menikmati walaupun hanya sedikit dari karya pertamaku ini, maaf kalau ada kesalahan tulis atau baca karna masih nob
selamat membaca semuanya terima kasih
assalamualaikum wr. wb..
seorang park minju semoga suka gays
__ADS_1