Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 182


__ADS_3

Salsa sudah rapih berpakaian sopan sambil menggendong Kiinan dan membawa beberapa makanan dengan satu tangan secara mondar mandir.., begitu juga Vano yang sudah siap dengan pakaian kantornya..


"good morning Daddy..." kata Keenan


"morning Boy"


"Dad! Kalo nilai keen bagus boleh keen minta sesuatu?" kata Keenan


"minta apa sayang?"


"keen mau liburan naik pesawat lagi dadd" kata Keenan


"baik nanti Daddy atur jadwal daddy yaa" kata Vano


Vano melihat salsa akhir-akhir ini selalu memegang Kinan di hadapan Vano, namun saat malam hari Salsa terlihat sangat lelah, Vano mengira karena pekerjaanya juga di Rs..


"mami ayo berangkat kesekolah" lata Keenan


"sabar yaa, mami suapin Kinan dulu, ini baru jam 7 keen"kata Salsa sambil menyuapi Kiinan


"tapi Keen gamau terlambat mih" kata Keenan


"tidak akan terlambat sayang, tenang saja" kata Salsa meyakinkan Keenan


Vano hanya melihat perdebatan antara ibu dan anak itu, memang terlihat Salsa sedikit sibuk dengan mengurusi mereka saat pagi hari namun tak terbesit di pikiran Vano bahwa Salsa tidak masuk Praktek lagi Di RS....


Tak lama Salsa memutuskan untuk berangkat ke sekolah Keenan usai menyuapi Kinan.... itu pun karena keenan yang tak sabaran dan terus merengek...


"kamu melewatkan sarapan mu Salsa!" kata Vano ketus


"tak apa mas, dari pada Keenan terus merengek" kata Salsa


"tunggu, aku antar kalian sampai sekolah" kata Vano dingin


"tapi nanti kamu telat mas" kata Salsa


"aku bukan anak sekolah yang terlambat karena bel berbunyi" kata Vano ketus


Vano pun berjalan menuju mobilnya..


Di ikuti oleh Salsa dan Keenan...


Tiba di sekolah...


Salsa mencium pungung tangan suaminya


"terimakasih mas, hati-hati di jalan"


"bye daddy" kata Keenan


Vano pun membalas salam itu lalu pergi meninggalkan Salsa dan Keenan..


Disekolah tentunya Salsa bertemu dengan Nadya..


Mereka menyempatkan diri dulu untuk mengobrol di koridor sekolah, sementara Keenan bersama guru pendamping nya tengah bermain di dalam ruangan..


"Nad.. Menurut mu kalo aku berhenti menjadi dokter bagaimana?"

__ADS_1


Tanya Salsa pada Nadya..


Mendengar itu Nadya menatap salsa tajam


"apa dasar mu bicara soal ini? Bukannya menjadi dokter cita-citamu sejak kecil"


"aku gamau cita-citaku jadi boomerang dalam rumah tangga ku Nad, aku takut" kata Salsa Lirih


"apa Vano melarang mu?"


"Tidak... Vano tidak melarangku, hanya saja aku sulit membagi waktu Nad" kata Salsa sedikit berbohong


"kalo menurut mu itu baik untuk rumah tangga mu lakukan saa, lagi pula kodrat utama kita dirumah kan" kata Nadya sambil tersenyum sumringah


"hemm jadi kamu gabsa melahirkan anak keduamu sama aku Nad" kata Salsa terkekeh


"iyaa sedih deh ga dapet diskon" kata Nadya terkekeh


-------


Selepas Kepulangannya dari sekolah, Salsa langsung membawa Keenan ke Rs untuk bertemu dengan Thania, sebelumnya Salsa sudah di jemput oleh paka Amar!


Salsa telah duduk bersama dengan Thania.. Sementara Keenan di minta bermain di playground bersama asisten Thania...


"kak aku menyerahkan ini, aku minta maaf kak" kata Salsa menyodorkan sebuah map


Thania membacanya..


"kamu mengundurkan diri??? Apa kaamu yakin?"


Kata Thania terkejut


"apa ini berkaitan dengan cerita mama??? Mama sudah cerita soal sikap Vano"


"bukan karena itu kak, tapi atas kejadian itu aku jadi tersadar atas kesalahan aku, aku lalai dalam peran ku.... Kak aku gamau ini menjadi boomerang dam duri dalam pernikahan ini, aku punya Keenan dan Kiinan serta kalian semua yang harus aku jaga hatinya.... Hiks hiks"


Khania menghampiri Salsa dan memeluk Salsa...


"sabar sayang, atas nama Vano aku minta maaf yaa.. Dia hanya tersulut rasa khawatirnya sama anak-anak jadi seperti itu" kata Thania


"gak masalah kak....jangan minta maaf aku yang salah disini" kata Salsa


"apa Vano tau akan keputusan kamu ini?"


"enggak kak, cuma orang tuaku dan kakak yang baru tau" kata salsa


"hmm baiklah, nanti kamu sempatkan bicara sama mama dan papa, biar bagaimanapun mereka harus tau" kata Thania..:


"iya kak nanti aku telfon mama, dan papa" kata Salsa


"kak aku harus pulang, sudah cukup lama meninggalkan Kiinan dirumah" kata Salsa sambil berdiri guna berpamitan...


"baik, Hati-hati..." kata Khania melepas Salsa meninggalkan ruangannya....


Setibanya dirumah Salsa masih di sibukkan dengan mengambil alih mengurus Kiinan juga Keenan yang tentunya pasti menerima sedikit bantuan dari Bi Inah dan Mbak Fatmah sesekali...


Saat Anak-anaknya tidur salsa mebgecek kedapur guna mempersiapkan masakan untuk makan malam...

__ADS_1


"bi masak sop daging aja yaa, nanti bibi rebus dagingnya biar saya tinggal masak supnya... untuk Keenan dia minta lauk ayam goreng, masih ada stok kan?" tanya Salsa paka Bi Romlah


"baik, Stok ayam ungkep masih banyak Nyonya..." kata Bi Romlah


"yasudah nanti biar saya yang masak yaa, saya ke atas dulu" kata Salsa pada Bi Romlah...


Bi Romlah merasa Kasihan dengan Salsa yang terlihat sangat lelah itu.. dengan inisiatifnya sebagai pekerja Bi inah juga Bi Romlah menyiapkah bahan masakan, jadi Salsa siap mengolahnya saja...


usai makan malam bersama..


"mas aku tidurin anak-anak dulu ya, kamu butuh sesuatu?" kata Salsa Pada Vano


"gak, aku juga mau ke ruang kerja"bkata Vano dinggin


Salsa hanya menghela nafasnya kasar lalu membawa kedua anaknya ke kamarnya dimana saat ini kamar Keenan dan Kiinan masih bersama...


Usai meniduri kedua anaknya, Salsa yang merasa sangat lelah memutuskan berendam air hangat dengan tetesan aromatherapy kesukaannya..


setelah 30 menit lamanya Salsa menggunakan Lingerie berbahan satin berwarna Navy...


usai melakukan ritual malam nya itu Salsa merebahkan tubuhnya di atas ranjang tanpa membalutnya dengan selimut, seolaymh tak memperdulikan keberadaan suaminya salsa pun langsung terlelap dalam tidur nyenyaknya...


Tak lama berselang, Vano yang datang dari ruang kerjanya mendapati isterinya tengah tertidur dengan pakaian sexy nya itu dengan posisi membelakanginya.. berkali-kali, karena Vano seorang laki-laki normal maka ia pun mendekati isterinya, menciumi area tengkuk suaminya...


Salsa pun terbangun dari tidurnya..


"mass.." kata Salsa Lirih


"aku mau" kata Vano mendekap isterinya


"aku gamau mas, aku gamau melakukannya selama kamu masih menyimpan amarah sama aku" kata Salsa sambil sedikit menjauh dari Vano


"aku udah gak marah sayang, ayolah.. aku sudah memaafkan kamu" Kata Vano mendekati salss


cih dasar lelaki, hemm gak ada salahnya kan aku menggoda nya kali ini...


batin Salsa


"mas apa kamu yakin sudah memafkan kamu??" kata salsa mengelus lembuh Wajah suaminya dengan suara menggoda


"he'eh sayang" kata Vano lirih menahan godaan itu


Salsa pun tersenyum, dan mendorong suaminya hingga tergeletak di samping salsa tidur,,, salsa pun mengahadap persis di atas tubuh Vano...


"apa kamu yakin mas? kamu bisa kan bersikap manis lagi? hilangkan ketus mu" kata Salsa kembali menggoda suaminya dengan sentuhan jari lembutnya...


"a-aku yak-kin sayang" kata Vano sambil mengusap tubuh isterinya


baguslah mas, kamu masuk perangkapku kali inii...


Batin salsa bahagia...


"atas kesalahan aku, maka aku akan melayani mu malam ini" kata Salsa kemudian memulai aksinya itu...


Dan Mereka melakukan Aksi panas nya semalaman suntuk, Vano yang tak mau kalah dari aksi isterinya juga melayangkan beberapa gencatan maut malam itu sampai Salsa benar-benar lemah tak berdaya...


**********************

__ADS_1


woy puasa woy!!! hahaha maaf maaf tapi feel suami isteri kadang membaik lohh kalo lagi marah, terus pakai jurus kaya gitu. yaa emang paling ampuh gaessssh! aku cuma masukin hal yang nyata kok hihii


__ADS_2