
Salsa sudah berada di kamar rawat sejak pukul 4 pagi.. bayi mereka masih dalam ruang observasi sesuai prosedur rumah sakit..
Salsa tertidur oulas begitu juga Dengan Vano..
dua jam sebelum salsa mulai kontraksi, Vano dan Salsa memang bercumbu lumayan hot mungkin itu yang membuat babynya kesal sehingga ingin keluar saja hihi
nah karena hal itu juga mereka sampai kelahan...
karena merasa Haus sals terbangun pukul 08.00 pagi.. tak ada yang membangunkan mereka, suster hanya sesekali mengecek infus tanpa membangunkan mereka...
"mass.. mass..." panggil salsa
"eh iya sayang ada apa? masih muels yaa bentar yaa" kata Vano yang masih setengah sadar berusaha berdiri dari tidurnya...
"maasssss!!!!! aku udah lahirann!!!"
"haaahh??" mata Vano terbelatak, melihat sekelilingnyaa... vano baru menyadari bahwa subuh tadi juga sudsh sholat di Rs, kenapa ia bisa sampai lupa...
"eewh i..iyaa yaa sayang, mas lupa.. mas oleng sayang.." kata Vano sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu
"minum!" kata salsa ketuss se ketus ketusnya
"iya sayang,....... ini sayang minumnya" kata Vano memberi minum di gelas lengkap dengan sedotannya...
"mau makan sayang, mas suapin yaa" kata Vano yang melihat sudah ada makanan di atas nakas..
Salsapun mengangguk...
setelah selesai makan salsa ingin sekali pipis.. Vano pun membantunya dengan sangat hati hati...
Salsa pun akhirnya meminta mandi sekalian.. karena merasa lengket badannya sudah penuh keringat dari mulai bercinta sampai melahirkan...
pukul 9.30 salsa yang sudah sangat segar itu duduk perlahan di atas kasurnya..
terlihat Vano baru saja keluar dari kamar mandi, vano habis mandi sambil mencuci underwere milik isterinya...
"mas... aku mau tanya" kata salsa dengan nada herann...
"tanya apa syang?"
"ini gak ada sodara, mama papa, mom, papi yang jenguk aku mas???"
kata Salsa heran
"Astagfirullahhhhh sayang mas lupa memberi kabar mereka semuaa" kata Vano dengn histerisnya
"Masss!!!! yg ada di pikiran kamu apa si?! kamu ngeselin deh!!!" kata Salsa kesal
"maaf sayang, mas telfon mama dan yang lainnya dulu yaa" kata Vano yang sedikit takut melihat wajah isterinya yang sudah menjadi horor itu.
kenapa gue lupa yaa, duhhhh apa gue udah ngalamin yang namanya pikun?
kata Vano dalam hati
Tak lama kemudian...
"sudah mas? "
"sudah sayang, tenang aja.. oh iya baby kita kok belum dibawa kesininya?" kata Vano heran
__ADS_1
"paling sebentar lagi, habis di jemur baru di kasih ke kita buat mimik" kata salsa
tak lama pun terdengar ketukan pintu.. seorang perawat membawa baby perempuan yang sangat cantik itu...
bayi itu langsung di letakkan ke dada Slsa untuk IMD...
"anak daddy cantik banget kaya mami" kata Vano memandangi wajah kedua wanitanya..
"mas kamu udah sarapan? udah jam segini" kata Sals
"tadi mas makan roti sayang, tenang aja, mas siaga satu disini" kata Vano mengusap pipi isterinya..
Salsapun tersenyum sumringah...
"mas boleh tolong ambilin pompa asi itu, yang ada asinya" pinta salsa sanbil menujuk meja di samping sofaa
"dikit banget sayang asinya" kata Vano melihat menerawang botol susu yang tersambung pompa asi itu..
"iya mas itu kolostrum asi, tolong sekalian ambilin botol susunya sekalian mas, di dalam setrilizer" kata salsa
"ini di pindahin ke sini ya sayang?" kata Vano mengarahkan satu botol lalu botol lainnya..."
"ih gemes daddy piter deh" kata Salsa memuji suaminya...
Vano hanya tersenyum sumringah...
"mas ini namanya siapa?" tanya salsa sambil memberi putrinya kolostrum dalan botol susu
"kinan Putri Wijaya" kata Vano tersenyum..
"Keenan dan Kinan??" kata salsa meyakinkN
"suka mas, makasih .. semoga kamu menjadi daddy yang semakin baik lagi, doakan dan bimbing aku terus mas supaya bisa jadi lwbih baik lagi untuk kalian" kata salsa sambil meneteskan air mata bahagianya
"Aamin, kita sama sama belajar sayang, tetaplah di samping aku dan anak anak sayang, aku akan terus menjaga membimbing kalian semampu mu.. tegur aku pula jika ada hal yang tak berkenan dalam cara aku mendidk kalian" kata Vano mengecup pipi isterinya...
Mereka pun hanyut dalam suasana haru berbalut kebahagiaan...
Di tempat lain, dalam perjalanan...
"oma, kenapa mami melahirkan saat kita semua tertidur" kata Keenan polos
"karena adik yang minta sayang" kata Ibu Widya
mereka menuju rumah sakit, dengan mobil yang di kendarai Khania.. mereka hanya bertiga, sementara pak Banu akan menyusl dari Hotel...
Sementara pak Latif dan Bu Diana juga masih dalam perjalanan..
"nanti daddy kamu akan dapat hukuman dari oma, oma udah gemes sama daddy kamu" kata Ibu Widya menahan kesalnya...
"sabar mah sabarrrr kan ini hal bahagia" celetuk Khania
"enak aja! mama kesel banget nih! bayangin aja, dari jam Tiga sudah melahirkan jam sembilan tiga puluh menita baru hubungi mama, apa mama ga naik darah di buat abang mu????"
"oma kata daddy kan gak boleh marah marah, nanti cepat tua" kata Keenan dengan polosnya bocah...
"hahahah mahh tuh dengerin cucunya ngomong" kata Khania yang sudah tertawa dengan geli nya...
Setibanya Di Ruang Perawatan
__ADS_1
Khania , Ibu Widya, dan Keenan masuk kedalam kamar itu, pas sekali dengan Vano yang bru keluar kamar mandi
dengan cepat bu Widya menghampiri anaknya itu, mengambar kuping nya dengan cepat...
"anak kurang ajar, kenapa baru kabarin mama? hah?! apa kamu lupa sudah punya kami??? benar benar bikib orang tua naik darah" kata bu widya mecak mecak!
Thania dan Salsa terkeekeh melihat hal itu, Keenan pun ikut tertawa melihat ekspresi Vano kala itu...
"ampun maah ampun,, maaf mah Vano lupaaa, lupaa banget mah" Kata Vano dengan polosnya..
masih dalam posisi yang sama, pak banu, pak Latif dan Ibu Diana juga hadir...
"lupa kata mu??? benar benar ya kamu Vano" kata ibu Widya yang masih menjewer Vano
"tadi aja dia lupa mah aku abis lahiran" kata salsa membuat kemarahan bu Widya meningkat...
"Vano kamu keterlaluannn!!!!" bu widya menarik kedua jambang Vano dengan kedua tangan ibu Widya
semua yang melihat tertawa terpingkal pingkal...
"maaaah maaf mah maaf ampun mah ampun duh maaaff maahh, udaaahh mah sakittt ampunnn" kata Vano yang terus minta maaf dan ampun ..
"udah jeng udah" kata Bu diana yang juga masih dalam tawanya
"kesel saya jeng, emosi punya anak begini"
"mandiin aja mah, biar cling otaknya" kata Thania
"khania awas kamu" kata Vano kesal
"besok mama mandiin pake air kembang" kata bu Widya kemudian melepas tangannya dari kedua jambang anaknya...
"pedes bnget mah rasanya" kata Vano sambik mengusap kedua jambangnya itu
"jeng sini, liat cantik banget ini cucu kita" kata ibu Diana yang sudah berada di samping box bayi...
"iyaa jeng, mirip maminya.. sangat cantik..."
"siapa namanya Van?" tanya pak Latif
"kinan puteri wijaya" kata Vano tersenyum sumringah
"ih nama yang cantik..."
"keen sini liat adik" kata Vano melihat puteranya sedang berbaring di samping Salsa
"apa daddy dan mami akan tetap sayang keen ? sekarang sudah ada adik bayi" kata keenan sambil memeluk Salsa
"keen kan mami sudah sering bilang, mami dan daddy akan tetap sayang sama keen, mami daddy juga sayang adik, Nah karen mami dan daddy suka sibuk sama keen nantiny, makanya keen harus bantu mami dan daddy untuk sayang sama adik kinan.." kata Salsa lembut sambil mengelus rambut keenan
"jadi mami dan daddy masih sibuk menyayangi ken, jadi keen harus sayang adik.. begitu mih? " kata Keenan
"iya begitu, kalo keenan ga sayang adik, siapa yang sayang? oma opa, kakek, nenek ,aunty kan rumahnya jauh dari kita, jadi harus keen yang harus bantu mami dan daddy sayang adik yaaa" kata salsa lembut..
semua berdecak kagum pada penjelasn salsa memberi pengertian pada anak 5 tahun itu.. sungguh wajar jika anak se usianya memiliki ke khawatiran jika ada anggota baru di keluarganya...
*
*
__ADS_1
*