Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 183


__ADS_3

Fajar datang dengan udara yang khas...


"mas ayo mandi, Sholat" kata Salsa yang baru saja keluar dari kamar mandi


"aaakkkhhhh emmmmm" Vano menggeliat merasa badannya pegal-pegal...


Vano melihat Salsa sudah berbalut handuk kimono mandinya yang menampakan paha mulus isterinya...


"kita Jama'ah aku gak akan lama mandinya" kata Vano tersenyum sambil beranjak pergi ke kamar mandi..


"iya mass.." jawab salsa tersenyum.


uhuyy dia udah gak marah kayaknya,,,, tuh kann mana tahan marahnya kalo aku tebus sama permainan nakal aku ini... batin salsa sambil tertawa kecil....


Vano memang nampaknya sudah sangat Ramah kembali pada Isterinya, Namun sebenarnya nampak jiwa Vano ini masih begitu khawatir terhadap ke adaan anak-anak kala Vano dan Salsa tinggal bekerja... meskipun nyatanya Salsa sudah tidak pernah meninggalkan anak-anak untuk bertugas...


--------


Satu Bulan Berlalu...


Hubungan Salsa dan Vano memang sudah cukup membaik , hubungan mereka membaik karena kepuasan keduanya dalam bermadu kasih selayaknya pasangan suami isteri..


Namun sesekali Vano pasti akan tersukur emosi jika bersingungan dengan Anak, bahkan Kianan nangis karena susunya telat pun Vano bisa marah besar, seolah waktu Salsa terbuang hanya untuk bekerja di RS...


Selama satu bulan ini Memang Salsa belum berbicara tentang pengunduran dirinya, alasannya karena Vano sudah bersikap seperti biasanya lagi, dan kedua karena salsa pun lupa, karena sikap Vano yang juga tidak pernah menanyakan soal pekerjaan...


Sudah beberapa pekan memang saat pagi hari selalu menggunakan pakaian santainya dan tanpa bermakeup...Tidak nampak kecurigaan Vano atas kebiasaan baru isterinya...


Usai sholat subuh...


"mas nanti aku Izin belanja kebutuhan dapur, sama bi inah yaa" kata Salsa


"iyaaa, oh iya kosongkan jadwal kamu lusa sampai Weekend kita akan berlibur ke Bangkok" kata Vano sambil menarik selimutnya lagi...


"Tapi mas aku ga------"


"apa kamu gabisa? Ini keenan yang Minta satu bulan lalu, dan disaat aku bisa kamu malah gak bisa" kata Vano sedikit meninggikan Nada bicaranya


Salsa menarik nafasnya kasar.. ia mengingat sesuatu yang bisa membuat Vano berhenti menudingnya selalu sibuk di Rumah Sakit... Salsa berjalan ke arah nakas di sisi Vano tidur.. Ia mengambil dan memberikan selembar aplop...


"buka lah mas, aku sudah lelah sering mendengar nada bicara mu yang meninggi" kata Salsa lalu beranjak duduk di atas sofa sambil meraih ponselnya..


Vano membuka nya perlahan, membaca surat itu yang tertera jelas


"SURAT PENGUNDURAN DIRI" ...


Mata Vano terbelatak membacanya, pandangannya langsung beralih ke arah isterinya...


Vano memeluk Salsa Erat, sangat Erat...

__ADS_1


"apa kamu yakin? Apa kamu merasa terkekang?" tanya Vano pada isterinya penuh dengan Tanya


"sudah terjadi mas, gak mungkin kalo ga yakin" kata Salsa tanpa menatap Vano


"atas dasar apa kamu mengambil keputusan ini?"


"atas dasar Cinta....." kata Salsa sedikit dengan nada bercanda nya...


"aku serius!" kata Vano ketuss...


"mas jika ini akan menjadi salah satu pondasi yang amat kokoh dalam rumah tangga kita,, Aku ikhlas mas, maka aku akan menjalani nya dengan penuh kebahagiaan..." kata Salsa Tersenyum


DENG!!!!


Jantung Vano berdebar kencang, ucapan isterinya sungguh membuatnya merasa sangat senang dan beruntung memiliki Salsa.....


"maaf jika aku terlalu menuntut mu, aku tau ini cita-citamu sejak kecil" kata Vano dengan penyesalannya


"iya mas ini memang cita-citaku, dan sudah tercapai...Cita-cita ku selanjutnya adalah, keabadian cinta ini mas, keutuhan berbalut kebahagiaan atas rumah tangga ini..." kata Salsa tersenyum


Mendengar ucapan Itu Vano menghampiri Salsa, memeluknya erat....


"Terimakasih Sayang, entah aku harus berkata apalagi saat ini....."


"cukup berjanji mas" kata Salsa memandang suaminya


"berjanji untuk?" kata Vano


"aku berjanji sayang, karena itu juga telah menjadi Cita-Citaku.. hiduplah bersamaku sampai mati sayang.... dan biarkan mau itu memisahkan kita bersama atau menjemput aku lebih dulu..." kata Vano mengusap air mata isterinya..


"ssttt jangan bicara soal kematian, meskipun itu pasti tapi kita harus nenata kehidupan ini menjadi indah sebelum kematian itu datang" kata Salsa semakin derasa air matantanya...


Vano memeluk erat Isterinya, bahkan sangat erat... tak lama Vano yang masih tidak menyangka atas keputusan salsa kembali bertanya....


"apa kamu merasa menyesal atas keputusan mu ini?" tanya Vano penasaran


"tidak mas, sudah satu bulan aku menikmatinya, aku akan terus menikmatinya, bahkan aku akan menuruti permintaan mu untuk memakai segala Fasilitas Full dari kamu, kapan lagi aku menghabisi harta suamiku" kata Salsa terkekeh


Vano tersenyum mendengar ucapan Isterinya...


"dengan senang hati aku akan memberikan nya lebih jika itu akan membuat hatimu selalu bahagia sayang" kata Vano sambil memegang tangan isterinya...


"hmmm.. Mas boleh aku minta sesuatu?" kata Salsa


"aapapun itu sayang" kata Vano membelai Rmbut isterinya...


"tapi ini agak memaksa si mas kesan nya" kata salsa malu malu


"apa itu katakan lah" kata Vano penasaran

__ADS_1


"aku mau kita punya anak lagi mas" kata Salsa


Deng!!!!!!


"apa kamu yakin? Aku masih trauma melihat kamu kesakitan berjam - jam sayang" kata Vano


"aku mau kok menjalani oprasi caesar mas" kata Salsa meninggat permintaan Vano soal Operasi Caesar...


"baiklah jika itu mau mu, aku tentu senang memiliki banyak anak, hanya saja bayang wajah kesakitan mu itu sangat membuat hati ini ikut teriris perih... " kata Vano


"aku yang melahirkan kamu yang lebay mas,,, kalo begitu aku akan lepas pengaman saat aku haid bulan depan" kata Salsa


"baiklahhh aku setuju" kata Vano


"kalo begitu kita pemanasan dulu sebelum benih itu tumbuh subur nantinya" kata Vano


"masss aku harus masak, Kamu juga harus ke kantor" kata Salsa menolak


"hey!!! Lihat kalenderr!! Hari ini tanggal merah" kata Vano dengan sedikit kesal


"oh ya? Hmm maafkan aku mas, semenjak jadi pengangguran aku cuma ingat tanggal menstruasi" kata Salsa terkekeh


"pengangguran?? Kata siapa pengangguran? Kamu itu isteri aku, tugas kamu melayani aku" kata Vano memeluk isterinya


"benarkah? Kalo begitu aku pasti dapat bayaran mahal ya atas pelayanan aku itu?" kata Salsa menggoda suaminya


"tentu saja, bahkan apa yang aku miliki adalah milikmu" kata Vano lalu mengecup bibir Salsa lembut...


Berawal dari kelembutan itu terjadilah adegan panas di pagi hari nan sejuk ini...


******


Puasa yaa Gaes, autor ga bkin cerita panas secara detail hahaha...


maaf yaa masih agak jarang UP nya, dirikuh sudah membaik, cuma masih sedikit pusing dan badan rasanya remuk semua mungkin karena kebanyakan rebahan...


Eh btw kalian nonton Drakor yang lg hits bomming sejagad raya?? author akhirnya tergoda buat nonton gaesh hahaha nonton di TV yaa buakan di ponsel (jangan protes kok nonton bisa Up gak bsa hihi) aku streaming di TV aku ya gaesh itu pun nontonya bentar2 di pasue! kalo anak aku masuk kamar hahaha


nontonya bukan di chanel TV lokal yaa (meskipun udaah ada iklan nya mau tayang tuh), tp aku streaming di salah satu link(dikasih tau temen) dan kalian tau, itu Drakor Racun bgt, bener2 feelnya masuk ke hati Author bikin hati sakit, kesel, emosi hahahahha


Btw ini drakor peertama aku hahahah


-----


**BALIK LAGI KE GIVE AWAY AKAN AKU ADAKAN TGL 10 DAN TGL 20 YAA...


AKU MAU BERBAGI KEBAHAGIAAN SAMA KALIAN... TGL 10 GIVE AWAY BUAT KALIAN YANG SEMANGAT IKUTIN AKU DARI AWAL... MAAF LAMA, KARENA SAAT INI AKU JUGA MASIH SAKIT, MASIH SULIT BUAT MAIN HAPE LAMA-LAMA, KARENA VERTIGO AKU KAMBUH JUGA...


TGL 20 SYUKURAN AUTHOR NAMBAH USIA... HEHEHE**

__ADS_1


HAPPY READY SEMUA


😘😘😘😘😘😘


__ADS_2