Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 81


__ADS_3

Tiga hari saat kembali ke rumah Mewah Vano dan Salsa..


Vano sudah kembali beraktivitas seperti biasanya... Selama Dua hari ini vano selalu kembali Pukul 4 dari kantor.. rasa Rindu Vano ke Salsa dan Keenan kian menggebu saat jauh dari mereka...


Rumah mereka masih di datangi kerabat untuk mengucap selamat dan mendokan baby Keenan..


"Daddy pulang Keen...." ucap Vano membuka pintu kamar Keenan


"sssttt mass dia baru tidur" kata Salsa yang tengah merapihkan pakaian Keenan...


"sorry... kamu ngapain??" kata Vano


"bebenah" ucap Salsa pelan


"please sayang kalo Keenan tidur kamu juga ikut tidur, malam kan udah begadang kamu" kata Vano


"iya gak apa mass, ayo keluarr.. kamu belum bebersih jangan pegang keenan"


ucap Salsa saat melihat Vano mendekat ke Box Keenan...


Vano akhirnya mengikuti langkah istrinya untuk keluar dari kamar Keenan..


kini Bi Inah lebih fokus ke Keenan, meskipun salsa yang berperan penting disana untuk saat ini....


Bi Romlah kini pindah bekerja di rumah Salsa dan Vano, itu atas permintaan Ibu Diana.. seharusnya Romlah...


Kini Salsa menjadi seorang Pejuang Asi dimana sehari salsa akan memerah Asinya dan menyimpannya untuk Stock..


karena memberikan Asi eksklusif tentu makanan salsa sangat terjaga..


setiap kali makan harus ada sayuran hijau di menu makanan nya, 500gram protein hewani setiap harinya (dibagi 3 ya), dan harus ada protein Nabatinya, salsa mengkonsumsi Susu Almond racikan Ibu diana...


Namun karena ada Bi inah, Salsa tak perlu khawatir, bi Inah sudah pandai membuat susu almond sejak dulu salsa bayi, untuk asupan Ibu Diana... bi Inah membuat 2 botol besar yang bisa salsa konsumsi 2-3hari lalu akan membuatkannya lagi...


Tak hanya itu, salsa tetap mengkonsumsi Vitamin untuk ibu menyusui agar nutrisinya tetap terjaga...


Salsa juga rajin minum jamu asca melahirkan, eyang yang menyuruhnya karena ibu diana sudah faham manfaatnya jadi bu diana juga menyarankan ke salsa....


*


*


*


Pagi telah menyapa keluarga kecil itu..


Salsa memang sangat kurang tidur, setiap empat jam sekali ia harus bangun untuk memerah asi dan juga memberikan asi ke Keenan...

__ADS_1


Setiap malam Keenan memang tidur di kamar orang tuanya.. walau keenan memiliki kamar sendiri, tapi belum saatnya keenan tidur malam sendirian di kamar nya sampai Keenan usia satu Tahun....


Kalau tidur siang, menyusui sepanjang hari kecuali malam hari akan menggunakan kamar keenan...


"mas.. masss... kamu kok malah pules lagi, ininudah jam 7 kamu ga mandi ga ngantor???" kata Salsa pelan


"nggak" jawab Vano yang malah melingkarkan tangannya ke pingang Salsa...


"kenapa masss" kata salsa sedikit emosi


"sayang hari ini kamu dan keenan akan kontrol, masa aku ga temenin kalian, suami macam apa aku" ucap Vano dengan matanya yang masih merem itu


Salsa berfikir sejenak, mengingat sesuatu...


"yaa ampun, aku lupa mas..." kata salsa.


"aku mandi yaa, titip keenan yaa" kata salsa menuruni kasur sambil mencium pipi suaminya...


cup!


"hemn istri nakal" kata Vano pelan.


*


*


"sayang, dokter anaknya siapa?" tanya Vano


"zafran" ucap Salsa sambil menguncir rambutnya...


kali itu Bi Inah ikut dengan paksaan Vano untuk membantu Salsa, takut Salsa kelelahan...


Mendengar nama Zafran Vano mengerutkan dahinya


"apa gak ada dokter lain? maksudku yang lebih senior??"


"ada tapi kata kak Thnania lagi cuti... jangan aneh aneh, dia sama aku hanya rekan kerja, dia juga mau nikah" kata salsa menjelaskan ke suaminya, karena Vano sangat cemburu dengan Dokter Zafran...


"nikah? ama siapa?" kata Vano herann


"sama dokter Citra, dokter mata di Rs Wijaya juga..."


"ohh..."


setibanya di Rs, mereka di sambut Thania di Lobby.. Thania telah mendaftarkan keduanya sehingga mereka langsung naik ke poli anak baru ke poli kandungan...


Setelah selesai melakukan pemeriksaan dan juga imunisasi si Keenan mereka beralih ke poli kandungan, melihat Rahim salsa pasca melahirkan... ternyata hasilnya baik baik saja...

__ADS_1


Dalam perjalanan pulang, Vano hanya berdiam diri...


"kamu balik kantor ga mas?" tanya salsa


"gak"


"kamu kenapa deh?? aneh"


"gapapa cuma heran aja, masa dokter nanya keenan asi atau engga. mesum!"


"hahahaha kamu yang mesum, wajar dokter bertanya begitu, karena itu mempengaruhi perkembangannya sayang, berat badan juga bisa saja berpengaruh.. hahhaa lucu kamu kalo cemburu jangan berlebihan, malu sama bi Inah" ucap Salsa meledek Vano


mendengar perkataan Vano memang menggundang tawa pak Sanusi dan Bi inah kala itu...


Muka Vano memerah merasa malu, dia hanya diam memalingkan wajahnya ke jendela ..


Se sampainya dirumah...


"mommm sejak kapan disini?" kata Salsa


"tadi jam makan siang, mommy anter rendang mau makan bareng eh kalian ke Rs yaa, mommy lupa"


"kan kemarin aku udah bilang mom.. terus momny udah makan?" tanya salsa mengingat waktu sudah pukul 2 siang...


"udah tadi ama romalah, momy baru mau pulang, eyang sendirian dirumah nanti ngambek" kata bu diana


"duh cucu omaa niii, gemesin yaa makin tembem pipinya" sambung bu Diana ke Keenan


"mom, sama siapa kesini" ucap Vano yang baru masuk karena habis menerima telfon...


"sendiri nak, kamu ga ngantor?"


"ngga deh mom, nangung juga udah jam segini" kata Vano


"yaudah ya mommy pulang, kasian eyang dirumah" kata bu diana


"di anter sanusi ya mom" kata Vano


"iyaaa oke deh" kata bu diana kala itu...


*


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2