Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 98


__ADS_3

**Wahh udah mau 100 eps loh hihi


doakan aku semangat terus yaakkk..


oh iyaaa jangan lupa Like nya, komen nya, saran nya, dann Vote nya hihiii


aku mau buat karya lagi, kapan kira-kira yaa?


apa nunggu ini end or mulai aja dari sekarang??


terus kalian mau cerita yang kaya apa?


apa cerita cintaku?? ahahahahhaha


jangan yaa nanti kalian mabok... hahaha


❤❤❤******


---------


Setelah Magrib mereka bergegas untuk meninggalkan Hotel.. pergi kerumah duka untuk tahlilan dan akan bergegas kembali ke Jakarta....


Namun, Vano Bayu dan Sandi tengah berbicara serius membuat Nadya ingin mengetahui hal apa yang mereka bicarakan...


Nadya berada di balik tembok ruang tamu, sementara Salsa di kamar bersama keenan dan Rey juga pengasuhnya..


"sialan berani beraninya dia kirim itu" kata Sandi kesal..


"dia pasti sengaja, karena dia tau Nadya dan Mama dekat" kata Bayu


"tapi kita gak bisa sepenuhnya ngira itu dia, meskipun itu dari Cctv resto.. gue akan tanya Thania tentang kepemilikan Resto itu"


kata Vano


"gak usah van, gue udah taau...Resto itu udah abang ipar lo jual, dia udah ga sanggup ngurusnya jadi dua tahun lalu dia jual" kata Sandi


"jadi gue yakin dia yang sengaja ngirim Video ini ke mama" kata sandi


Nadya mendengar itu sudah dapat mencerna dengan baik apa maksud dari pembicaraan mereka....


Nadya pun datang dengan isak tangisnya...


"jadi mama pergi karena aku???" Kata Nadya


"NADDDDD" sapa ketiga orang pria itu karena merasa kaget...


"kenapa kaka baru bilang??? kenapa kk sembuyiin itu ke akuu,,,KENAPAAAA?"


nadya munlai tak terkontrol ia berteriak membentak...


Sandi langsung memluk isterinyaa

__ADS_1


"karena Takdir Allah sayang, bukan karna mu... tenang lah" kata Sandi


Salsa pun datang dengan wajah paniknya, pasalnya Salsa mendengar suara Nadya dari kamarnya...


"Kalian semua jahat!!! san apa kamu suamiku? kenapa kamu sembunyikan semuanya dariku??? kata Nadya


"aku baru tau sayang, tenang lah kita bisa bicarakan baik baik" kata Sandi...


"Nad kamu kenapa, tenang lah nadd" kata salsa yang telah berada di samping nadya


"saaaa , mamaa saa mamaa,.. aku mau aku menggantikan mama" kata Nadya penih emosional, pasalnya karena Video dirinya bertemu Naufal ibu Mira jadi syok sampai tekanan darahnya naik... lalu kemudian ia terjatuh ketika akan mengambil air wudhu...


Mendengar itu Salsa sontak menitihkan air matanya...


"tenang lah Nad, tenang" kata Sandi


"aku yang salah san, akuuu, aku orangnya, aku bagai pembunuh, aku penyebab kemudian aku juga yang memutuskan melepas alat mama,, aku pembunuhh" kata nadya sambil menangis, dirinya kini sudah duduk di lantai terperosok seolah dunianya hancur...


"aku yang salah, aku yang berniat menutupi ini" kata Bayu sambil berjalan keluar rumah itu...


"Nadd,, semua takdir.. mungkin begini jalannya.. kamu ga salah nad, gak ada yang salah... kalo kamu begini tante pasti sedih, papamu juga sedih karena mereka disana tidak bisa bahagia... ayolah nad, aku tau kamu kuat, kamu bisa" kata Salsa


kata kata salsa membuat Nadya sedikit tenang, air matanya tak sederas saat emosinya juga meluap...


di teras Bayu merenung, apa yang telah terjadi bukan lah salah Adiknya, hanya Saja Naufal lah yang selalu membuat onar dalam kehidupan mereka, setelah papa kini mama...


Setelah 20 menit kini nadya sudah cukup tenang, ia telah duduk di kursi, merasa begitu nyaman dalam pelukan suaminya , Sandi... tak henti Sandi mencium kening Nadya, seolah memberi suntikan semangat untuk isterinya...


Namun ada seorang Tamu yang sedikit membuat kericuhan di luar...


Salsa dan Nadya segera keluar... di ikuti oleh suami mereka..


"gue gaperduli mau sebentar atau lama... pergi lo" Kata Bayu


"ada apa kak?" kata Nadya yang beridi di bibir pintu.. karena tidak bisa melihat siapa yang sedang berbicara dengan Bayu di gerbang, terhalang oleh tiang rumah...


"masuk Nad... masuk!!!" perintah Bayu..


Sandi langsung melangkahkan kakinya menghampiri Bayu menerobos tubuh Salsa dan Nadya di bibir pintu..


"lo lagi... ada apa?? tanya Sandi..


Bayu sempat kaget karena Sepertinya Sandi sudah tak asing dengan Naufal... yaa Naufal datang...


"gue cuma mau berbelasungkawa kesini" kata Naufal


"oke terimakasih, kita juga bagian dari keluarga, jadi silakan pulang sudah malam, kami sedang berduka, jangan buat keributan" kata Sandi ketus...


"baik ... baik... tapi apa bisa gue bicara ke Nadya? gue mau minta maaf..." kata Naufal..


"tentu tidak, Nadya sedang Isterihat"

__ADS_1


"tolong lah hanya sebentar" kata Naufal..


Sandi Maju dan...


Bughhh


bugghhh


buggghhhhh


Mengetahui suaminya memukul Naufal, Nadya berlari keteras, salsa tak semat menahannya....


Vano sedang mengehubungi seseorang, di sudut teras..


"CUKUP!!!" teriak Nadya


"saa..yang...!!! masuk lah, aku tak sudi kamu bertemu dengan dia" kata Sandi


"sebentar,,, ada yang mau aku bicarakan, dan kalianlah saksinya....hiks hiks..."


denga wajah garang Nadya maju selangkah dari suaminya, tertinggal pula Salsa yang berada di belakang Sandi sejajar dengan Bayu...


Nadya menyeka kasar air matanya, menarik nafasnya dan menghebuskan kasar....


"Naufal Armando,,, dulu aku memang sangat mencintaimu, sangat amat mencintaimu... masalah yang lalu justru membuat kita jauh, dan tak ada usaha kamu mencariku, tak perduli permasalahan itu salah atau benar, yang jelas setelah itu, kau hanya diam dan menunggu tanpa kamu menghubungiku, bahkan mencariku... sejak saat itu juga, lutur segala rasa cintaku, lunturr segala rasa itu, yang tertinggal hanya kepedihan, kepahitan hidup, karena kesalahan yang benar atau tidak telah merenggut nyawa PAPAku!!!!


ingat kan? apa kau datang? Tidak kan?! apa kau menemuiku???!! juga tidak!!! kau hanya melihatku dari kejauhan!! kenapa? kau takut? hah??????? sekarang!!! Aku telah menjadi ISTERI dari Suami yang sanggat AKU CINTAI, lalu kamu datang membawa ke kacauan yang lagilagi memabawa MAMA Ku dalam kematian.....APA KAU PUAS,, HAAAA?? APA KAU PUASSS BERENGSEK!!! hiks hiks hiks"


sandi langsung memeluk Nadya, sat itu juga salasa sudah terisak dalam pelukan suaminya, seolah rasa sakit nadya juga menusik hati salsa...


"Nadd... maafkan aku, sungguh dulu bukan kesalahan ku, aku hanya di fitnah,, tapi sekarang aku mau memperbaikinya, kembalilah pada ku Nad" kat naufal penuh harap...


Mendengar itu Sandi langsung geram, ia hendak maju dan memukul Naufal namun tertahan oleh Nadya yang menarik lengan suaminya....


"sayang jangan kamu kotori tangan mulusmu untuk menghajar manusia berengsek ini..." kata Nadya


"Sayang, bisakah kamu membuat hidupnya hancur?" kata Nadya menatap suaminya oenuh arti...


"dengan sangat mudah aku akan melalukannya sayang" Kata Sandi sinis...


Saat itu juga beberapa anak buah Vano datang.. karena sudah Vano hubungi sejak Vano tau keterkaitan Naufal atas kematian Ibu Mira... namun saat kedatangan Naufal kesini sungguh itu sangat mempermudah pekerjaan anak buahnya, dan Vano emnghubunginya kembali untuk segera datang ke alamat yang Vano berikan....


Sandi yang mengetahui kedatangan mereka langsung memberikan aba aba dengan mendongakan lalu anggukan kepala seolah memberi kode yang sudah di mengerti anak buahnya itu..


sontak mereka langsung mendekat ke Naufal, membawanya pergi... tentunya dengan hentakan dan penolakan dari Naufal...


Nadya kembali menngis, namun tangisannya kini tak se emosional tadi...


dia lebih merasa tenang..


tiga puluh menit dari kejadian itu Salsa dan keluarga pamit pulang....

__ADS_1


__ADS_2