Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps.130


__ADS_3

"mass boleh aku ngomong sesuatu?" tanya salsa kepada suaminya usai mereka sholat berjamaah...


"boleh lah, mau ngomong apa?" kata Vano sambil merebahkan tubuhnya


kemudian salsa ikut duduk di atas kasurnya, duduk bersila berhadapan dengan Vano yang sudah berbaring...


"aku boleh ga besok ke cafe XX , temen temen SMP waktu kelas 2 pada kumpul kumpul mas" kata Sals dengan sangat antusias...


mata Vano langsung terfokus pada Sals, menatap Salsa bagai seseorang yang memiliki kesalahan...


"oke! tapi ku ikut!" kata Vano dengan sinisnya


"mass masa kamu ikut, aku sama Vannya kesananya" kata Salsa


"yaa kenapa emangnya? salah ya kalo aku ikut? "


"ya enggak mas, tapi kan... hemmm"


"kenapa? biar leluasa yaa ngobrol sama temen cowoknya apa ada Hadi yaa" kata Vano mukai cemburu


"cih!! kamu ini mas selalu aja begitu.. mas semua orang tuh tau loh aku ini isterinya Dewano Wijaya, Seorang CEO tampan, Pembisnis Terkaya nomor Sepuluh Di Indonesia....yang sekarang ssedang hamil anak kedua daRi. vano."


kata salsa dengan menggerak gerakan tangannya ke kanan dan ke kiri


Mendengar itu Vano terkekeh, aksi salsa kali ini sepertinya mampu membuat Vano memberi Izin....


"mas jangan ketawa terus, jadi gimana boleh gak?" kata salsa dengan mata berbinarnya


"iya boleh!! tapi nanti aku jemput oke! kalo ga mau di jemput ga usah dateng!" kata Vano tegas


*ahh dari pada enggak sama sekali*


kata batin salsa ..


"oke bhosssss" kata salsa


"cups!" salsa mengecup bibir suaminya...


"henm udah berani mancing yaa" kata Vano dengan tatapan penuh arti...


"mass ih masih siang bolong gini" kata Salsa mencoba menghentikan aksi suaminya yang terus menciumi lehernya


"ini ibadah sayang, ga kenal matahari atau bulan" kata Vano melanjutkan aksinya itu...


Merekapun mencapai puncak kenikmatan masing-masing sampai benar benar merasa lemah tak berdaya...


******


hari ini salsa bersiap menuju Resto n caffe Xx...


mereka pergi di antar oleh supir Vannya... kali ini Nadya tak bisa ikut serta karena sedang ada dirumah mertuanya...


"Nyaa... ni gapap nanti gue di jemput Vano??"


kata salsa yang nerasa tidak enak hati pada Vannnya


"gapap saa, gue balik ini juga mau beli belanjaan rumah, janjian ama laki gue di swalayan" kata Vannya

__ADS_1


"ohh syukurlah..." kata Salsa sedikit tenang


"Saa, nanti asti ada effan.. inget ga? yang tergila gila sama lo itu" kata Vannya


"haha gue lupaaa, ehh btw waktu itu gue jemput mom sama papi gue ketemu si Hadi, dia jadi pilot loh sekarng" kata Salsa sambil memngaca pada camera depan ponselnya


"haha lo kemana aja si, gue udah tau.. gue kan saling berfollow di IG..." kata Vannya sambil tertawa


"duh gue kudet banget ya!" kata Salsa mengatai diri sendiri


"laki lo kaya satpol PP sih, ini ga boleh itu ga boleh... betah yee lo" kata Vannya heran


"hahha jahat ih, biarin ah dari pada jadi istri durhaka gue" kata salsa namun hatinya berkata lain


kadang memang mas Vano suka keterlaluan mengekang kagiatan aku, meskipun aku tau itu adalah demi kebaikan aku...


kata hati salsa...


merekapun tiba di sebuah Restoran Dimana beberapa teman mereka sudah berkumpul..


"Salsaa.. yaa ampunn akhirnya kita ketemu juga yaa, muka lo sering berkeliaran di TV sama majalan bisnis, eh sekrang bisa ketemu" kata teman wanita Salsa


"iya saa.. makin cantik yaa.. kamu hamil anak ke berapa sa? udah berapa bulan" kata puteri


"anak kedua ni, udah lima bulan" kata salsa dengan tersenyum...


"harusnya ajak saa anak pertama kamu, pasti cakep yaa"


"beeh ganteng banget anaknya, kaya bapaknya, makanya mau gue jodohin ama anak gue" kata Vannya nyeletuk


"hay semua maaf telat" kata Prilly


"hay illy" kiranya begitu sapaan para teman temanny


Sejak dulu Prilly memang sirsak sama Salsa, selalu menilai Salsa kecil di matanya..


Prilly meilhat salsa dari atas sampai bawah...


sial! kenapa dia harus datang, tas nya bermerk, ponselnya paling tinggi di kelasnya, sepatunya juga limitid, bajunya gue yakin juga mahal, itu jam nyaaa, bahkan jam nya seharga mobil gue.... damn!


"heh ngeliatin salsa ampe segitunya lo" kata Vannya menyadarkan lamunan Prilly yang menatap salsa dari atas sampai bawah


"eh enggak cuma mau tanya itu yang di pake aseli semua???" kata Prilly dengan sinis


Salsa hanya menebar senyumannya...


"kok nanya nya gitu ly? kata seorang teman wanita


"ya kan nanya gak salah dong, tapi ko yang di tanya diam aja ya" kata Prilly dengan sombongnya


"yaa gak perlu di jawab lah, kalo tau siapa lakinya siapa si salsa mana mungkin make barang Kw, lagian lu nanya yang gak berfaedah aja deh Prilllyyyyy" ketus Vannya


Padahal kala itu Salsa hanya menggunakan dress santai donker selutut dengan belet merah, sepatu flatshoes ternyamannya, memakai tas H yang kecil..


sesimple itu untuk orang sekaya Salsa memang meskipun harganya Fantastis..


padahal salsa terlihat paling simple di antara yang lain , ada yang bahkan make higheels super tinggi, make rok mini, rambut pirang berkeriting, ya macam macam lah...

__ADS_1


Salsa sama sekali tidak bergeming kala itu, dia lebih memilih ngobrol bersama temannya yang juga tengah hamil ...


mereka saling bertukar pengalaman


"salamelkuummm, gaesss sorry baru datang" Boy datang...


"telat traktir"


"telat bayarin"


terdengar sorak sorak para teman temannya.


Boy menatap salsaa, memang dulu Boy sangat menyukai Salsa namun itu dulu saat masih sekolah.. kini Boy telah memiliki isteri yang sedang mengandung...


makanana minuman memang tersedia di meja semua saling bercerita bertukar pengalaman...


tiba tiba prilly membuka ponselnya mencari tahu tentang Salsa dan Suaminya, sampai dia akhirnya menemukan senjata untuk julit ke Salsa...


"eh disini ceweknya udah pada nikah semua ya?" kata seorang teman bernana Xean


"udah kayaknya" kata Anya sambil berfikir


" klo cowok si banyak" celetuk Boy yang sedari tadi juga sudah hadir duduk bersama team cowok


"nikah jangan asal liat harta aja loh, liat juga kepribadiiannya, jangan sampe laki kita doyan bobok sama yang lain" kata Prilly yang menatap salsa siniz...


apa si maksudnya, apa dia nyindir aku... aha aku diam saja, males meladeninnya, tak ada berubahnya kau lly" dalam hati salsa


"iyalahh , amit amit deh" kata zelin


"enak aja lo Lly, ga semua coeok begitu" kata Boy kesal


"yaa gak smua sii tapi ada, namanya udah kaya ya cari aja cewek lain, biar ga bosen" kata illy sambil cengegezan


"ihh nauzubillah, itu rasanya apa yaa di madu" kata si xean


dasar kambing! lo pasti sengaja mau nyindir salsa... kata Vannya dalam hati


"tanya Salsa coba, dia kan kemarin hampir di madu!!"


Denggg!! hantaman keras buat Salsa menuju dadanya...


"gilak lo!! ga nyangka lo ngikutin berita hoax yaa Lly?!" kata Vannya...


"emang hoax yaa saa, hoax dimana nya saa?kata Prillly yang malah memfokuskan diri ke salsa


"yaa lo ga nonton berita ampe abis kaus si, itu laki nya salsa yang ganteng konfrensipers... ganteng banget Sa suami mu" kata Xean


Salsa memberi senyuman pada teman-teman nya lalu Salsa menghela nafas panjangnya, sampai terdengar sedikit kasar saat menghembuskan.


*ingin sekali aku berbicara kasar, tapi aku masih bisa tahan, demi menjaga image suamiku...


******


*gaes kalian ada gak temen macem tuu?? aku ada lohh, sampe dia julitin iket rambutku yang katanya punya sejuta umat hahahaahahah


ehh btw aku udah up noven baruku dari semalam.. tp belum selesai di review sama pihak nooveltoon nya huhu syedih dehhh....

__ADS_1


__ADS_2