Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 156


__ADS_3

Hari Yang Cerah..


Pagi ini merek harus menjalani aktivitas seperti semula setelah kemarin mereka menjalani liburan singkat...


"pagi kak... bang" sapa Khania yang sudah rapih dengan pakaian kantornya


"pagi sayang" kata Salsa sambil mondar mandir dapur meja makan


"pagi... udah siap sama pekerjaan baru?" kata Vano


"siap bang, khania juga udah di kasih gambaran kok sama papa..." kata Khania


"anty nanti bobo dirumah keenan lagi?" kata Kenan dengan gaya anak kecil


"iya dong, tante disini lamaaaaaaaaaa" kata Khania


"asikkkk keenan seneng loh kalo disini ada anty" kata keenan


"sarapan dulu yu" kata Salsa yang telah menyiapkan sarapan pagi itu...


merekapun sarapan bersama... Hari ini Keenan berangkat akan di antar oleh Salsa, sementara Khania berangkat bersama Vano untuk mengantar Khania sampai di hotel.


dalam perjalanan Khania yang merasa ponselnya berbunyi langsung segera melihatnya...


πŸ“¨ Raffi


Good morning, semoga hari ini menyenangkan.. selamat bekerja sayang!


❀


ternyata Raffi ga seperti yang gue kenal di kamous, kaku! apa dia kaya kak Vano, selalu lemah lembut di depan kak Salsa dan Anak- anknya...


πŸ“¨ Khania


Moring too... Aamiin... Selamat bekerja juga, semoga kamu bisa tetep sabar ngadepin abang aku...


πŸ’“πŸ’“


dengan Cepat Raffi membalas


πŸ“¨Raffi


hemm sabar buat ngeyakinin dia ya hehe


kamu udah berangkat ya?


πŸ“¨ Khania


hehe iyaaa...


udah ini udah di jalan sama abang... kamu udah sampe kantor ya?


πŸ“¨ Raffi


udah dong,, tapi lagi nunggu seseorang hehe


πŸ“¨ Khania


nunggu siapa? abang yaa? mungkin abang nyampe sana siang kalo, ini aku baru mau sampe hotel.


Raffi pun tidak membalas pesan Khania


"aneh!" celetuk Vano


" apa si bang! gajelas deh" kata Khania kesal

__ADS_1


"tadi senyum senyum, sekarang gelisah.. apa itu gak aneh?!" kata Vano


"tau ah!" kata khania kesal


merekapun tiba di Hotel...


bebedapa karyawan yang mengetahui akan hadirnya Vano dan khania telah bersiap di lobby.. mereka memberi hormat dengan menundukan kepalanya..


"selamat pagi pak" kata oara karyawan itu


"langsung ke rung meeting aja" kata Vano dengan gayanya


jutek banget si lu bang!! bagus kak Salsa mau!


kata Khania dalam hatinya...


Mereka pun menuju ruang meeting...


"baik kita mulai saja, ini adik saya, Khania Aury Wijaya, dia akan menggantikan orang tua saya disini... hargai dia seperti kalian me mnghargai saya dan orang tua saya, karena sepenuhnya hotel akan beralih pemimpinannya ke Khania..."


"baik pak, " kata beberapa karyawan disana..


"Perkenalkan saya Khania, semoga saya bisa seperti kakak dan ayah saya bisa menjadi pimpinan yang baik, mohon kerjasamanya" kata Thania


"baik kalian bisa berkenalan lagi nanti, kalian boleh keluar..........oh y Ari tolong panggilkan dua tamu saya..." kata Vano


"baik pak.. permisi"


"aku udah boleh keluar bang?" kata Khania


"nanti... " kata Vano..


tokk


toookk


"masuk" kata Vano


Khania melirik ke arah Pintu....


"RAFFI......DEWi......" kata Khania kaget melihat ke arah pintu...


"silakan duduk" kata Vano pada Khania dan Dewi...


"dew apa kabar.. aku kangen kamu" kata Khania


"baik Kani, aku juga kangen kamu" kata Dewi pada Khania


"bang ini maksudnya apa?" kata Khania masih dalam bingungnya...


"sesuai mau mu, Dewi akan menjadi sekertarismu... sekertaris disini sudah abang pindahkan menjadi tangan kanan kamu di cabang,, gimana seneng?" kata Vano


"seneng banget bang,, makasih abang" kata Khania memeluk Vano...


ah kapan khania bisa meluk gue kaya gitu... sabarrr sabarrr sabarr


Dalam hati Raffiii


"Kalo Raffi ngapain kesini banag" kata Khania melepas pelukkan Vano...


"maaf Dewi kamu bisa mencari Ari dan dia akan menujukan tempat bekerjamu" kata Vano...


Dewi pun keluar ruangan itu....


"jadi begini, Raff saya berterimakasih atas bantuan kamu kemarin, isteri saya dan keluarga besar saya sangat senang... sesuai janji saya, saya akan berikan kamu bonus! kata Vano kemudian ia menghentikan bicaranya..... mengeluarkan selembar cek yang nominalnya fantastic!

__ADS_1


"maaf pak ini apa?" kata Raffi kebingungan, begitu juga Khania yang meelihat Vano menulis cek itu...


"bonus berupa modal" kata Vano sambil memainkan pulpennya


"maksud bapak" kata Raffi masih tak percaya


"kamu akan bekerjasama dengan hotel saya, kamu bisa menjadi bagian dari kami kalo ada event disini.. bagaimana?" kata Vano


Raffi masih sangat kaget dengan apa yang di bicarakan Vano...


"tapi pak apa ini gak berlebihan?" kata raffi yank masih kaget bukan main...


"enggak... saya harap kamu bisa mengembangkan usaha kamu, kalo kamu hanya mengandalkan menjadi sekertaris saya kapan kamu maju?? Saya mau kamu seperti sandi, dia tetap jadi orang kepercayaan saya, tapi dia mampu menjadi lebih di luar sana" kata Vano dengan bangganya


"Saya bingung pak harus bilang apa, saya merasa beruntunf bertemu bapak" kata Raffi yang masih sangat amat tidak menyangka


Khania juga masih sangat amat tidak mempercayai apa yang Vano lakukan saat itu...


"tetap jadi yang terbaik, jadi orang jujur dan berangung jawab! sudah satu bulan Hotel memang tidak membuka Event dari luar mau itu acara pernikahan atau apapun itu.... nah sekarang kamu menjadi partener adik saya dalam satu event... tapi saya mau itu gak kamu bawa-bawa ke pekerjaan utama kamu sama saya, disini memang kamu akan di tuntut pintar mengatur waktu... bagaimana? kalo kamu setuju, Khania akan buatkan MOU antara kalian..." kata Vano panjang lebar...


"saya setuju pak, terimakasih atas kepercayaan bapak" kata Raffi mencium tangan Vano...


Vano pun menepisnya dengan cepat


"berlebihan kamu itu, ayo kita kembali ke kantor" kata Vano berdiri dari duduknya


"tapi saya bawa mobil pak" kata Raffi


"ya intinya kita ketemu di kantor" kata Vano sambil berjalan..


"baik pak.."


Tinggallah Khania dan Raffi yang berada di ruangan itu...


"selamat! kamu memang hebat!" kata Khania dengan bangganya


"abang kamu yang terlalu baik sama aku, aku jadi malu" kata Raffi sambil menundukkan kepalanya...


"kenapa malu?? kamu bisa memulainya dari nol, kalo kamu malu soal modal kamu bisa kembalikan ke abang kan? meskipun ku yakin abang ga mau di kembalikan" kata Khania dengan senyumannya


"iya kamu benar...."


khania hanya tersenyumm...


"Khaniaa..."


"iyaaaa"


"Aku yakin, ini adalah Rencana Tuhan yang Indah untuk membuat Kita semakin Dekat... Hal membuat kita Semakin mampu untuk meyakinkan orang sekitar kita nantinya, Ini jalan nya Khania" kata Raffi Tersenyum bahagia...


"kamu bener Raff, aku yakin kamu bisa jauh lebih dari kamu saat ini.... aku hanya mampu mendukungmu lewat Doa dan semangat" kata Khania tersdnyum maniss


Dengan penuh rasah bahagia, Khania memeluk Raffi dengan erat, dan pelukkan itu di balas juga oleh Raffi...


"Aku cinta Kamu..."


"Aku juga mencintai kamu Raff..." kata khania..


Merekapun saling melepas pelukan itu, dan bergegas untuk keluar dari ruangan itu...


"aku balik kantor yaa, kamu semangat kerjanya... jam makan siang kabarin aku ya" kata Raffi


"iya Raff, nanti kalo kamu udah sampai kantor juga kabarin aku yaa" kaTa Khania


"i love you" kata Raffi

__ADS_1


"Lobve you too " kata Khania dengan senyum manisnya....


********


__ADS_2