
Hari-hari terus berganti, kini Vano dan Salsa menjalani hidup seperti biasanya.. Vano masih disibukkan dengan pkerjaannya sebagai CEO Perusahaan Wijaya Grup, sementara Salsa masih menikmati perannya sebagai Ibu Rumah Tangga berpenghsilan ratusan juta setiap bulan... Selain nafkah dari suaminya Salsa memang mendapatkan Gaji dari perusahan miliknya.. Yaaa Salsa memang mendapt pengasilan dari Perusahaan pak Latif setiap Bulannya... Pak Latif sengaja memberi 50 persen keuntungan itu untuk Anak semata wayangnya itu... di tambah perusahan miliknya kini memang akan menjadi milik Salsa, yang sekarang di kelolah oleh Vano di bantu Dimas orang kepercayaan Pak Banu....
Belum lagi Salsa di fasilitasi Credit Card yang tak memiliki limit batasan... Jika Salsa mau, ia bisa membeli apapun...
Apa itu semua membuatnya menjadi wanita sombong? Tentu tidak ya! Setiap sepekan Salsa selalu berbagi kepada membutuhkan bantuannya...
Pikirnya Harta memang membahagikan namun tak mampu membawanya ke syurga ketika ia hanya menggumi harta tersebut, salah satu caranya yaa di manfaatkan sebaik mungkin...
Sudah Sepekan pula Salsa melepas Alat kontrasepsinya, berharap ia akan segera hamil anak ketiga nya... Baginya kini menjadi seorang ibu yang baik adalah salah satu pencapian yang membuatnya terus berusaha menajdi yang terbaik.
Sudah Dua pekan Kedua Orang Tua salsa berada di Jepang guna liburan juga sekaligus mengecek kondisi Pak Latif disana..
****
Khania dan Raffi
Pasangan sejoli ini tengah sibuk mempersiapkan acara pernikahannya yang tinggal beberapa pakan akan terlaksana..
__ADS_1
Khania memang sedikit detail untuk perihal acara sakral impiannya ini, meski memakai WO milik Raffi namun Khania selalu terlibat dalam setiap bagian... mulai dari catering, dekorasi bahkan sampai ke sovenir pun Khania turun tangan sendiri untuk memilih dan mendisain rupa nya...
Khania memang sekilas mirip dengan Devano, selalu ingin sesutu yang sesuai dengan apa yang ia kehendaki, untuk itu akan lebih baik jika turun tangan secara langsung agar semuanya Maximal...
Sebagai Calon suami Raffi selalu mendukung keinginan Khania, karena keinginannya selalu beralasan dan masih masuk akal sehat manusia...
Acara pernikahan mereka akan di gelar di Hotel utama Wijaya, sama seperti kedua Anak Wijaya sebelumnya...
Yang berbeda kali ini Khania dan Raffi akan menjalani Respsi dan Akad dalam satu hari saja.. mengingat Khania sangat malas jika acara berhari-hari... usai Cara di Jakarta Khania akan di Boyong ke Cirebon untuk acara Ngunduh mantu di Cirebon,, Disaana acara juga akan di selengarakan di sebuah Hotel sesuai permintaan Pak Ahmad... Pak Ahmad sang Ayah Raffi memang memiliki bisnis kuliner di Cirebon, belum lagi bisnis kontrakan juga ruko-ruko di pinggir kota Cirebon....
Raffi sempat menolak Acara mewah yang di siapkan orang tuanya, namun kali ini Raffi tak bisa menolak nya, berbeda saat ia menolak mentah-mentah biaya kuliah dari orang Tuanya... Yaaa Raffi selama kuliah tidak menghabiskan biya pendidikan dari orang tuanya, melainkan dari Beasiswa yang ia dapatkan... Atas dukungan Vano, dan Pak Banu beberapa Waktu lalu, usai menikah Raffi akan mendaftarkan dirinya untuk melanjutkan S2 nyaa, Khania pun menyetujui niat baik Raffi...
Alasan Pak Banu dan Ibu Widya adalah karena mereka juga berawal dari nol, ibu Widya juga hanya seorang anak guru sekaligus petani yang mampu membawa martabat kelurganya atas kecerdasannya...
Pak Banu dan Ibu Widya pun hampir sampai pada titik dimana ia mampu membawa ketiga anaknya menuju bahtera rumah tangga...
Pak Banu telah memberi semua Harta nya pada ketiga anaknya.... Percaya atau tidak kini semua keuntungan Usahanya hanya masuk kepada anak-anaknya...
__ADS_1
"Papa ingin merasakan di kasih uang sama anak"
Bagitu Katanya pak Banu seraya memberikan sebuah keputusan yang di hadiri oleh Pengacara juga Notaris...
Sesuai Rencana nya.. usai melangsungkan pernikahan Khania Pak Banu berniat memboyong Isterinya ke kampung halaman, ia akan menghabisi masa tua nya di kampung halaman berdua saja...
Awalnya Khania sangat menentang ke inginan kedua Orang Tuanya, maklum saja Khania adalah anak bontot jadi manja nya bisa sepuluh kali lipat dari kedua kakaknya...
Akhirny mereka memiliki kesepakatan tersendiri jika Setiap Bulan Pak Banu dan Ibu Widya akan berkunjung ke Jakarta... mengapa bukan Anak-anak yang datang menemui kedua orang nya? Ingat! Pak Banu dan Ibu Widya bukan orang Tua yang kaku, mereka memahami pekerjaan anak-anaknya terutama Vano... Namun jika some time anak-anak hendak mengunjunginya tentu mereka akan senang... se fleksible itu kehidupan di kelurga Pak Banu...
Itulah mengapa kehidupan mereka penuh akan ketenangan dan kebahagiaan...
********
Maaf baru Up, i'm Sick 😥
kalo kalian sedikit lupa, kalian bisa ulang 2 eps sebelumnya yaaa... makasih semua...
__ADS_1
dan selamat bagi para pemenang GA hehe semoga bermanfaat yaaa...
love! 😘❤❤