Dokter Cantik

Dokter Cantik
52


__ADS_3

Dion menurunkan dinda didepan pintu hotel, sebenarnya dinda menolak dion untuk menggendongnya, tapi dion kekeh, karena dion tau kaki istrinya sakit karena terlalu lama berdiri, dion menempelkan kartu untuk membuka pintu kamar hotel, dion kembali menggendong dunda ala bridal style,


"mas, turunin aku, aku bisa jalan sendiri" ucap dinda


"sudah gak papa, mas tau kakimu sakit karena terlalu lama berdiri," jawab dion kemudian mendudukan dinda dipinggir kasur,


"kita mandi dulu, mas dulu atau kamu dulu kalau tidak kita bisa mandi bersama" ucap dion sambil tersenyum jahil


"a..apa mandi bareng! tidak..tidak... lebih baik mas dulu yang mandi" jawab dinda


"ya sudah kalau gitu mas duluan" ucap dion kemudian meninggalkan dinda yang masih duduk dipinggir kasur


Tak lama kemudian dion keluar dari kamar mandi, kemudian dion menyuruh istrinya mandi, dinda pun menuruti dion, dinda segera membersihkan diri, karena dirasa badanya audah lengket.


" mas..aku mandi dulu!setelah ini kita sholat isya' dulu" ucap dinda pada suaminya


" iya sayang" jawab dion kini dion yang menyiapkan perlengkapan sholat untuk mereka berdua.


Tak lama dinda keluar, dinda tesenyum pada dion karena dion sudah siap untuk sholat isya, dinda kemuadian mengenakan mukenah yang sudah tersedia untuknya, mereka pun sholat berjamaah.


Setelah sholat dia ingat untuk membuka paperbag yang diberikan claris untuknya tadi, Dinda mengeluarkan benda yang ada di paperbag tersebut, dinda kaget dan beteriak kaget! pasalnya claris membelikan sebuah lengire yang begitu sexy,


"sayang, kamu kenapa??" ucap dion yang kaget melihat istrinya berteiak

__ADS_1


"gak papa kok mas" jawab dinda dan langsung memasukan kembali lengire tersebut ke dalam paper bag lagi.


ya allah clariss, kamu diajari siapa membelikan benda2 macam ini..batin dinda


"sayang kamu mikirin apa??" tanya dion yang mendekat ke istrinya


"gak kok mas" bohong dinda


Dion meraih paperbag yang diberikan claris, dan membukanya, dion membulatkan matanya setelah mengetahui isinya, dia memasukan kembali benda itu, dia tersenyum pada istrinya, dia tau kalau dinda tidak akan memakainya.


"mas kenapa senyum2 gak jelas tau gak!" ucap dinda


"gak papa kok sayang" jawab dion


Dion mendekatkan wajah dion pada dinda, ditangkupkan wajah istrinya, dion mencium kening istrinya, kemudian beralih kepipi dinda dan ******* bibir tipis dinda, dinda menikamati apa yang dilakukan dion. dion melepaskan ciumanya karena merasa merka kehabisan oksigen.


Dinda yang mendengar itu merasa gugup, ia takut, tapi dia harus melayani dion, sebagai istri dinda harus menurut dengan apa yang sudah menjadi hak dion.


Dinda mengangguk malu sebagai jawaban, dion tersenyum melihat jawaban dari dinda, Akhirnya pada malam itu, menjadi malam panjang bagi mereka berdua.


skip***


Ditempat lain, Ryan merasa Hatinya terluka, orang ia sayang dan dicintainya menikah dengan laki2 lain, disatu sisi dia juga merasa bersalah karena sudah membohongi dinda, jadi dia tau konsekuensinya, ryan menolak ajakan orang tuanya menghadiri pesta pernikahan dinda, dia tidak sanggup melihat dinda bersanding deng pria lain. Orang tua ryan pun mengerti perasaan putranya.

__ADS_1


Flash back on


" Ryan," panggil ayah ryan


"iya ayah" jawab ryan


"apa kamu malam ini akan ikut ke acara pernikahan cucu tuan herman?" tanya ayah ryan


"tidak yah, meskipun aku mendapat undangan itu dari dinda, aku tidak akan datang, aku menyesalli perbuatanku padanya dulu," ucap ryan sedih, dia mengingat kembali saat dia mengatai dinda dengan sebutan yang tak pantas, sampai pertemuanya dengan lita,


"ayah tau perasaanmu nak! ayah yakin kamu akan mendapat pengganti dinda, tenangkan lah pikiranmu dulu! " ucap ayah ryan


Ryan hanya mengangguk lemah, dia begitu menyesali perbuatanya dulu.


Ayah ryan meninggalkan putranya sendiri, dia tidak tega melihat keadaan putranya sekarang,


Flash back off


Ryan akan kembali ke kota X dan akan mengurus kepindahannya ke kota S, dia akan membantu ayahnya di perusahaan milik keluarga wijaya..


dan mumali kehidupan barunya, dia akan sedikit demi sedikit melupakan perasaanya pada dinda.


Hai kakak kakak maaf kalu capter ini kurang greget, harap maklum 😊😊

__ADS_1


jangan lupa like, vote and coment yaaa


maaf kalau masih ada typoo😉😉


__ADS_2