
Dinda terbangun saat kumandang adzan subuh berkumandang, dinda merasakan badanya sakit semua, dinda teringat kejadian pada malam hari, dinda merasa malu, dia menatap wajah suaminya yang masih tertidur lelap disampingnya setelah pertempuran mereka tadi malam.
Dinda segera bangkit dari tidurnya, meraih handuk kimono yang jatuh dibawah, dinda berusaha bangun untuk mandi meakipun terasa perih dibagian bawah, dinda bergegas kekamar mandi, setelah mandi dinda mendekati sang suami, dinda mencoba membangunkan dion yang masih terlelap.
"mas, bangun udah subuh, ayo sholat dulu" ucap dinda
dion menggeliat, mencoba membuka matanya, ketika mata dion terbuka terlihat wanita cantik disampingnya, dion tersenyum melihat sang istri, dion bangun dari tidurnya dan duduk sambil memeluk istrinya,
"mas ayo bangun! sholat dulu" ucap dinda lagi
"iya sayang, sayang terima kasih sudah menjaga kesucianmu untuk ku" jawab dion, dion mengingat kejadian tadi malam, dia tersenyum pada dinda.
cup.....
"morning kiss" ucap dion
"mass..ayo nanti waktunya habis, cepatlah mandi?" jawab dinda
"iya..iya sayangkuu..my wifee" ucap dion, kemudian dion meraih handuk kimono dan berjalan menuju kamar mandi.
Setelah sholat subuh, dion mengajak sang istri untuk pulang menyiapkan perlengkapan untuk honeymoon mereka, untuk sementara dion dan dinda cuti selama 1 minggu.
Dion sudah sampai dikediaman orang tuanya, dinda disambut hangat oleh mertua tercinta.
"assalamualaikum" (dinda dan dion)
"waalaikum salam"( semua)
"pagi mi, pi, opa, dan adek kakak yang paling cantik" ucap dion
__ADS_1
"pagi, menantu mami sini sayang kita sarapan bersama" kata nadia
"iya mi" jawab dinda sambil duduk disebelah dion.
Dinda melayani suaminya, mulai dari mengambilkan nasi serta lauk pauknya, seluruh keluarga yang menyaksikan mereka begitu romantis membuat hadi sang kakek bangga akan pilihanya menjodohkan dion dan dinda.
"mi, papi juga mau kayak mereka, jangan mau kalah" ucap alfian
"ih papi mah, maklumlah mereka pengantin baru, nah kita??" jawab nadia
"kalau papi sama mami itu pengantin kadaluarsa!!" ucap adik dion
"enak aja kamu dek, meskipun papi sama mami pengantin kadaluarsa tapi performanya gak kalah sama yang pengantin baru!" dengus alfian
"udah2, kalian ini, dion setelah ini cepat kemasi barangmu, kamu masih mau nganterin cucu opa yang cantik ini kerumah herman" ucap hadi
"iya opa?" jawab dion
"mas, biar aku yang kemasin" ucap dinda yang melihat dion menata pakaianya
"gak papa sayang, aku cuma bawa seperlunya aja, gak usah terlalu banyak" jawab dion.
dinda mengangguk, dia membantu suaminya menyiapkan keprluan honeymoon mereka, setelah selesai dion mengajak dinda menuju rumah herman, setelah berpamitan kepada mertuanya dinda menuju rumah herman.
Mobil dion memasuki pekarangan kediaman herman, dion membukakan pintu mobil untuk dinda, dion mengandeng tangan dinda memasuki rumah herman, mereka disambut maya, firman, dan syfa karena bayu dan herman pergi kerja.
"ehem! gimana ni pengantin baruu udah buatin aku keponakan??" tanya syfa
"faaa..apaan sih loe? udah deh jangan godain gue terus!" jawab dinda
__ADS_1
"ok..ok sorry beb, kamu mau nyiapin barang bawaan untuk honeymoon??" tanya syfa
"iya, btw loe kapan balik ke kota X, sorry gue gak bisa antar loe fa?" jawab dinda
"gak papa, gue balik bareng sama ayah bunda loe" ucap syfa
"ciyee..ciyee pdkt nih sama camer??" goda dinda
"husst,ntar kalau orang tua loe denger gue malu tau! gue belum siap tau!" ucap syfa. dinda cekikikan melihat tingkah syfa
"sayang, aku tunggu disini ok!" ucap dion,
"ok! fa loe ikut gue kekamar!" kata dinda, syfa dan dinda menuju kamar dinda untuk memyiapkan keperluanya, sedangkan dion duduk berasama mertuanya.
"dion, ayah sama bunda balik nanti sore, selama disini nanti tolong jaga putri ayah, meskipun dia bukan anak kandungku, tapi dia segalanya buat kami, dia tetap putri kecil kami, jangan buat dia kecewa!" kata firman
"iya, ayah dion janji tidak akan membuat dinda kecewa, dion akan berusaha membuat dinda bahagia" jawab dion
"terima kasih nak, cepatlah buatkan ayah dan bundamu cucu, jangan menundanya lagi" ucap maya
"iya bund, dion akan segera memberikan ayah dan bunda cucu" jawab dion drngan senyuman
Dinda dan syfa menuruni tangga dengan koper kecil, dinda tak ingin terlalu banyak barang, terlalu ribet, dion dan dinda berpamitan untuk pergi honeymoon pada firman,maya dan syfa. mereka diantar supir dinda, irfan.
irfan begitu kagum dengan kedua majikanya, sangat serasi menurutnya, dan juga tampak begitu bahagia, mobil irfan sudah memasuki area bandara, dia membantu dion mengeluarkan koper milik majikanya, setelah itu dion dan dinda berangkat ke maldive untuk perjalanan honey moon mereka.
Hai kakak kakak jangan lupa like,coment and voteππ
biar semangat up nyaππ
__ADS_1
maaf kalau masih ada typo