
Pukul 10.20 di perusahaan Vano..
"pak maaf ada seorang wanita mencari bapak, katanya penting" kata sekertaris Vano
"siaapa?" kata Vano singkat dan ketus
"namanya Lea pak" kata sekertaris itu
"suruh Sandi masuk ruangan saya, suruh juga wanita itu masuk" kata Vano singkat.
"baik pak, permisi"
Tak lama berselang Lea pun masuk, disusul dengan Sandi yang mengekor di belakang Lea..
"jelaskan, apa mau mu jagan banyak basa basi" kata Vano membelakangi Lea..
Sementara Sandi berada di belakang Lea
"aku mau kita menikah, anak kita perlu sosok ayah mas" kata Lea
"apa dia anakku?" kata Vano
"tentu mas... Bukankah dari dulu kita pernah berjanji untuk hidup bersama..mungkin ini saatnya" kata Lea mencoba mendekat ke arah Vano
"gatau malu" Kata Sandi
"siapa yang kau maksud?" kata Lea kesal kemudian membalikkan badannya
"ya elu lah, masa gua!" kata Sandi ketus
"mass, aku gak bisa diginiin mas.. Aku butuh kejelasan" kata Lea
"lah elu yang bikin idup lu gak jelas!" celetuk Sandi
Lea hanya menatap sinis ke arah sandi yang kini duduk di sofa...
"cukup Lea! Aku tidak akan pernah menikahi mu, aku juga tidak akan menceraikan isteriku, aku juga bukan ayah dari anakmu" kata Vano tegas
"Kenapa kamu jadi berubah, malam itu kamu sangat manis Mas" kata Lea lirih
"oh berubah jadi gula lo malem itu van??" celetuk lagi si Sandi
"Sandi bisa ga si diam, jangan ikut campur!!"
Kata Lea yang sangat kesal dengan Sandi
"lah gue mah ngomong sama Vano, lo pikir gue sudi ikut campur? No wayyyy!!!" kata Sandi dengan gaya nyelenehnya
"Lea, malam itu kesalahan! Aku akan kasih kompensasi, kamu butuh berapa?" kata Vano dengan nada memancing
"jangan satu Em.. Kedikitan" ledek Sandi
"aku ga butuh uang, bahkan aku bisa membeli perusahaan mu kalo aku mau" kata Lea dengan sombongnyaa
"dih ngarang lu kaya Author!!" Kata sandi sambil terkekeh
Lea hanya memicingkan matanya, mengepal tangannya seolah ingin memberi tinju ke arah Sandi
"oh Iya... Aku lupa Lea, ternyata kamu anak seorang Leon Alexander ya??!!! Yaa,,, tentu kamu tidak akan haus akan materi" kata Vano sedikit menyindir Lea
__ADS_1
Dengan sangat terkejut lea mebulatkn matanya...
*ternyata dia sudah tau siapa ayahku.. Hemm baguslah setidaknya aku sudah membuat gertakan untukny
"tentu, aku hanya butuh kamu.." kata Lea dengan kata kata se adanya karena ia mulai gugup
"dengarkan aku baik baik lea, aku dulu memang mencintaimu, tapi tidak untuk sekarang, jadi jangan kamu berharap untuk kembali padaku,,, apalagi memiliki ku...... Dan satu lagi, aku tidak akan menikahi mu, dia bukan anakku" kata Vano Tegas!
"Vano apa kamu tidak menyesal dengan kata-kata mu?" kata Lea
"tentu tidak sama sekali"
"baik, aku akan membuat kamu menyesal..." kata Lea pergi keluar dengan membanting pintu ruangan Vano
*SIAL!!! kata Lea dalam hatinya...
Sementara di dalam ruangan
" kenapa kenirja anak buahmu begitu lamban!!"
Kata Vano kesal
"sabar Van, tuh orang pinter banget nyimpen rapih semua rencananya.. Tapi lo tenang aja, ada info dia sering ketemu cowok bahkan sampe tuh cowok nginep di apartemen si Lea dari pihak management nya... Tapi kita harus pelan pelan, kalo dia menjebak tentu kita juga bisa dong jebak dia..." kata Sandi sinis...
"maksud lo???" kata Vanoo
"gue ada rencana, belum mateng banget karena ada sedikit pengorbanan dan lo sendiri harus terlibat" kata Sandi dengan yakinnya
"apa kita harus minta bantuan papa, supaya perusahaan aman juga" kata Vano
"betul, kita harus lapisin perketatan data.. Gue yakin Om Banu punya orang buat atur soal perusahaan sementara kita bisa konsen ke rencana kita" kata Sandi...
Kata Vano
"oke, biar semua mulus gue harus bilang Nadya gue gamau dia salah Faham soalnya ini menyangkut kepercayaan dia juga" kata Sandi
"hemmmmm" kata Vano hanya berdehem...
*******
Siang Hari Salsa bergegas pergi menuju Rumah Sakit Wijaya.. tadi Thania sudah mengunjungi Salsa dan telah memberikan vitamin serta penambah darah...namun salsa harus mengetahui secara detai keadaan janinnya...
Keenan kebetulan sedang dibawa pergi oleh Ibu Widya, Thania dan Puteri untuk jalan jala. di Mall..
Setibanya di Rs...
"siang Dokter Cantik"
"siang dok, makin cantik yah dokter"
"siang Dokter Salsa Cantik"
Begitulah sapan para Staf perawat maupun sesama dokter...
"doker Cantik,, dokter sudah di tunggu dokter hanum... silakan masuk" kata seorang suster
Salsa hanya mengangguk...
"siang dokter, maaf saya terlambat jadi menunda aktivitas dokter selanjutnya yaa" kata Salsa sambil mejulurlan tangannya untuk bersalaman
__ADS_1
"gak masalah dok, pasien operasi saya juga masih nunggu hasil lab... hemm baik bagaimana dokter Salsa ada yang bisa saya bantu" kata dokter Hanum
"hmm, sust bisa tinggalkan kami sebentar" kata Salsa pada satu suster..
"baik dok... permiiisi"
"dokter sebenarnya ada apa? " tanya dokter Hanum penasaran
"hemm... dok saya hamil, saya hitung sudah 5 minggu, hemm tadi pagi saya kram dan nyeri hebat, tolong periksa saya" kata Salsa sambil membaringkan diri di atas tempat tidur...
"waah selamat dokter Salsa, saya senang mendengarnya.... hmmm dokter.. maaf saya agak lancang, kenapa kesannya sembunyi-sembunyi dok? ini bukan rahasia kan? " kata dokter hanum penasaran
"untuk saat ini kehamilan saya jadi rahasia dulu dok, alasanya apa hmm biar saya aja yang tau dok hehe" kata salsa yang bingung memberi alasan
dokter hanum hanya mengangguk, dan memulai memeriksakan kondisi kehamilan Salsa..
"semua baik dokk, sehat, sesuai... tapi mungkin dokter harus banyak istirahat, kalo di bandingkan hamil keenan sepertinya ini agak sedikit rawan, hmm banyak faktor si dok, mulai dari batin, pikiran sampai ke usia kita." kata dokter hanum sambil mengelap sisa gel di perut Salsa...
"baik dok aku faham... dok terimakasih banyak atas bantuanya, aku berhutang banyak sama dokter hehe" kata salsa dengan senangnya...
"tak masalah dok.. tenang saja" kata dokter hanum...
Salsa pun berpamitan untuk pulang, ia cepat cepat melangkahkan kakinya... bahkan ia tak menoleh ke kanan atau ke kiri..
beberapa dokter melihat gelagat dokter Salsa agak aneh.. pasalnya dokter Salsa memang terkenal dengan keceriaan dan keramahannya....
Salsa mengendarai mobilnya menuju rumahnya...
*untunglah mama dan keenan belum sampai dirumah...
batin Salsa...
Baru saja salsa tiba dirumah ponselnya berdering... Salsa masih berada di dalam mobilnya belum sempat turun mobil...
*Anyaa.. tumben dia telfon siang siang gini" batin Salsa....
📞📞📞📞📞📞📞
Anya
Saa, lo dimana? apa pemberitaan itu bener??
Salsa
gue dirumah nya, pemberitan apa?
Anya
apa dirumah lo gak ada Tv?? ko baik baik aja ga si Saa, gue khawatir...
Salsa
Nanti gue telfon lagi, gue turun mobil dulu
tut
tutu
tut
__ADS_1
salsa memutus smabungan Telfonnya...