Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 200


__ADS_3

Wijaya's Hospital


Sandi berlarian menuju ruang bersalin karena ia tau pasti Isterinya tengah berada di ruangan Bersalin..


"sus saya mau masuk, di dalam isteri saya bersama dokter Salsa" kata Sandi terengah-engah


"silakan Tuan" kata seorang Suster


"sayang" tegur Sandi melihat isteriny Sudah sangat kelelahan


"kau datang tepat Waktu, aku akan membantu Nadya bersama bidan Yessy


"lakukan saa, jangan kelamaan kasian dia kesakitan"


"cih! kamu yang lama San!!!" pekik Salsa


"Nadd, pembukaan sudah lengkap, ikuti alurnya, kalo kamu merasa mules segera mengejan yaaa, jangan mengejan kalo ga mules" kata Salsa menberi perintah, nadya tak banyak berbicara hanya mengangguk


"ayo sayang semangat yaa aku yakin kamu kuat, kamu bisa" kata Sandi kepada Nadya


"saa mules" kata Nadya memberi Tahu..


"oke lalukan Nad, bayi mu sudah terlihat kepalanya" kata Salsa dengan semangat


" eemmmmm emmmmmmmmmmmm eemmmmm"


"owwwee owweee owwwee"


"Allhamdulillah"


"Allhamdulillah Nad, anak mu laki-laki lagi... Selamat Nanad, Sandi"


kata Salsa dengan bahagia


"Terimakasih sayang, kamu tetap jadi yang paling cantik"bkat sandi dengan bahagianya


"makasih saaa," kata Sandi


"makasih Saa , gak nyangka kamu bisa bantu aku" kata Nadya


"itu karen suamimu sok sibuk" kata Salsa kesal


"Sa suamimu di depan, aku lupa kalo kesini sama dia" kata Sandi baru teringat dengan Vano


"oke aku keluar dulu yaa" kata Salsa pamit pada kedua pasangan yang tengah berbahagia itu


Salsa keluar dan langsung mendapati suaminya yang tengah duduk memainkan ponselnya


"mass" sapa Salsa


"mas maaf aku harus bantu Nadya tadi, gak ada pilihan lain, pembukaannya sangata cepat dan dokter ha------------


Cups!


Ciuman singkat mendarat singkat di Bibir Salsa


"mass ini rumah sakit" kata Salsa Panik


"memang kenapa Kalo ini Rs , aku bangga Pada mu" kata Vano memluk Salsa dengan Erat


"makasih mas, apa kamu sangat sibuk sampai mengabaikan Panggilanku" kata Salsa kesal


"iya sayang aku baru saja meeting dengan Tamu ku dari jerman, sejak kemarin belum ada titik temu, tapi tadi sudah aku tuntaskan" kata Vano dengan Rasa senang

__ADS_1


"Syukurlah, kamu emmang hebat: kata Slsa mencubit hidung suaminya


"bagaiman keadaan Nadya?"


"baik-baik aja mas, anak nya Laki-laki, sehat dan sempurna" kata Salsa menjelaskan


"wah mereka harus coba lagi sayang buat dapet perempuan" kata Vano terkekeh


"semoga next aku yang hamil" kata Salsa berharap besar


"Aamiin, makanya aku terus berusaha sayang dan pantang menyerah" kata Vano dengan senyuman sumringahnya


"itu memang mau nya kamu. huh" kata Salsa menatap sinis suaminya


Vano pun terkekeh mendengar ucapan Salsa itu...


******


EMPAT HARI BERLALU...


Khania dan Raffi kembali ke tanah air menggunakan Jet pribadi keluarga Wojaya, mereka akan mendarat langsung di cirebon agar mereka tidak kelelahan, meskipun harus mendarat di lapangan besar bukan di bandara namun Ini kali pertama pengalaman Khania dan Raffi..


"papa memang berlebihan kali ini" kata Khania kesal


"tapi ini seru sayang mendarat di atas lapangan tanah begini, kaya di film film" kata Raffi merasa hal baru dalam hidupnya


"korban sinetron dasar" kata Khania kesal


Setelah turun Dari pesawat pribadinha mereka bergegas menuju Hotel karena keluarga besarnya telah berkumpul di Hotel untuk acara besok sore..


"mamaaaa" sapa Khania langsung memeluk Ibu Widya dengan erat


"anak mama satu ini, gak malu sama suami kamu?" kata Ibu Widya yang sangat merindukan Khania


"oke nanti mama masakin, tenang aja" kata Ibu Widya sambil mengusap rambut anaknya


"papaaa" sapa Khania langsung memeluk Pak Banu yang baru saja datang di restorran hotel itu


"sayang... uhh papa rindu kamu nak!! Bagaimana liburanmu, menyenangkan bukan?" tanya Pak Banu


"sangat!!!!! tapi kesal kenapa harus mendarat di lapangan, banyak yang liat, Aku kan malu" kata Khania jujur pada Pak Banu


"anggep aja Syuting film" kata Pak Banu terkekeh


"mana suami mu" kata Pak Banu


Tafi dia Bilang mau sholat Pap, Nanti juga gabunggg.... dimana yang lainnya pap, mah?" kata Khania pada kedua orng tuanya


"mereka belum tiba, mungkin malam baru tiba" kata Ibu Widya menjelaskan


"ohh" kata Khania sersya mengerti dengan apa yang di katakan Ibu Widya..


*****


Ke esokan Harinya...


Pukul 5 Sore Khania segera di Makeup oleh makeup Artis cukup terkenal di kota Cirebon, Khania memang tidak suka dengan makeup yang berlebihan , jadi ia selalu minta makeup yang soft namun tajam dan tegas dibagian mata...


setelah Satu setengah jam Kahnia selesai di Makeup juga berganti Pakaian...


"cantik banget sist" Kata seorang Makeup Artis yang kemayu itu


"makasih, kamu juga Cantik" ledek Khania

__ADS_1


"aahh bisa aja deh, emg eyke mah cantik, makanya suami kamu liatin aku terus tuh" kata perias itu dengan tangan lentiknya menutupi senyumnya


"ohh benarkah? aku sungguh cemburu" kata Khania terkekeh, sementara Raffi yang sudah siap itu malah bergidik ngeri mendengar ucapan Khania dan MUA itu...


Tak lama seorang panitia Datang menberi tahu bahwa acara akan segera di mulai..


Khania keluar kamar dan bergandengan mesra dengan Raffi..


mereka pun berhenti sebentar di depan pintu masuk Ballrom..


telah mengekor pula kedua orang tua Khania, dan kedua orang Tua Raffi, di ikuti dengan adik Raffi, Thania, Byan, Vano dan Salsa...


Mereka berjalan menuju plaminan.... dengan iringan lagu romantis malam itu...


"Raff apa mantanmu di undang?" kata Khania berbisik di atas pelaminan


"entahlah, semua ibu yang mengatur" kata Raffi yang memeang tidak tau menau soal tamu undangan


"kalo datang kasih tau aku yaa" kata Khania dengan manisnya


"untuk apa?"


"mau liat aja, kenapa ga boleh ya?" tanya Khania


"boleh, sudah itu tamu sudah mulai berdatangan" kata Raffi menghentikan pembahasan tak penting itu


Acarapun berjalan dengan Lancar, Tak lama datang segerombolan anak muda seusia Raffi dan Khania, ada perempuan juga laki-laki..


Mata Raffi sedikit membulai ketika mendapati Salah satu Wanita yang berada di dalam gerombolan itu yang hendak naik ke atas pelaminan


"sayang ini teman-teman SMA ku, beberapa ada juga teman sejak SMP..." Kata Raffi berbisik dan Khania Hanya menganguk


"Raffiiii akhirnyaaaa" kata salah satu sahabtnya


"selmat yaa Broo, ini si pernikahan antara bidadari sama pangeran" ledek teman perempuannya


"makasih sudah datang" kata Khania sangat Ramah,


"Mbaknya cantik banget, coba kita ketemu duluan ya" ledek saah satu teman Raffi mengundang gelak Tawa


saat tertawa Khania menyadari salah satu dari mereka terus menatap Raffi dengan tatapan penuh Arti...


"Raff selamat ya, semoga bahagia" kata Wanita itu


"makasih" jawab singkat Raffi


"selamat" kata Wanita itu pada Khania


"makasih"


"duh panas nii, suasaa panas" ledek salah satu teman Raffii


"apaan sii" kata Wanita itu kemudian mealju menuju teman-teman nya yang telah mengucapkan selamat....


tak lama Khania sudah sangat penasaran siapa wanita itu


"Dia mantan kamu yaa?" Bisik Khania penasaran


"Iyaa dulu bangett" kata Raffi


"cantik"


"Cantikan kamu lah sayang"

__ADS_1


"Gombal...." kata Khania denga hati yang sedang berbunga-bunga itu mendengar jawaban dari Raffi


__ADS_2