Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 208


__ADS_3

Pagi Hari setelah sepekan Berlalu...


"Mba Fat lihat suamiku?" kata Salsa yang terbangun dari tidurnya namun tak menemukan dimana Suaminya berada


"oh Tuan tadi pergi pagi-pagi sekali, katanya sih ada perlu sama klien.. terus tuan berikan ini" kata mba Fatmah yang baru saja mencuci baju Kiinan sambil memberikan satu amplop coklat kepada Salsa


"oh.. makasih Mba, tolonv cek anak-anaknya" kata Salsa sambil berjalan menuju ruang keluarga, Salsa membuka amplop itu perlahan


Sayang maaf aku harus ke kantor pagi-pagi sekali, sore ini bersiaplah, aku akan mengajakmu bertemu dengan rekan bisnisku, nanti Pak Sanusi akan menjemput pukul 4 sorr... dan Tak perlu Khawatir yaa, aku akan sarapan di kantor bersama Sandi dan Raffi...


kiranya begitulah isi surat yang Vano tulis untuk Salsa...


kenapa harus pake surat, kaya gabisa Chat aja atau telfon.. hemm


untung hari ini keenan libur sekolah, setidaknya anak-anak gak akan sibuk nanyain daddy nya saat gak bisa sarapan bersama..


Dalam hati Salsa sambil melipat surat itu dsn kembali memasukannya kedalam amplop cokelat...


Salss pun merebahkan tubuhnya di sofa, sejujurnya Salsa masih merasa kantuk, bahkan ia pun belum mandi pagi, dan akhirnya ia terlelap di atas sofa ruang keluarga tersebut...


Di tempat Lain...


"sudah Semua Raff?" tanya Vano pada Raffi


"saya sudah cek pak, sudah 90 persen..." kata Raffi


"bagus, sekarang mana berkas yang harus saya selesaikan?" tanya Vano pada Raffi


dengan cepat Raffi menberikan setumpuk berkas pada Vano lalu berpamitan untuk melanjutkan pekerjaanya...


Pukul 13.00


Salsa terlihat tengah meniduri kedua anaknya, ia berniat usai menidurkan kedua anaknya ia akan bersiap untuk menemani Vano bertemu dengan rekan bisnisnya...


Sebenarnya Salsa adalah type Isteri yang malas untuk di publish, mengingat akan semakin terbatas ruang lingkup nya jika beristerikan Vano di ketahui banyak orang, namun setelah ia kembali berfikir bahwa harus banyak juga yang mengetahui posisinya kini agar mebjaga sebuah keharmonisan hubungan Vano dan Salsa...


Pukul 16.00 Salsa telah siap, drees simple selutut berwarna dongker di padukan dengan flatshoes berwarna senada.. rambut Salsa yang kala itu di biarkan tergerai dengan ujung rambut sedikit ia curlly agar manambah kesan feminim..


"nyonya sudah sangat cantik, mau pergi ya?" kata Bi Inah kepada Salsa


"iya bii mau nemenin Vano ketemu temen bisnisnya, titip anak-anak yaa, semoga gak sampai malam" kata Salsa sambil menunggu kedatangan Pak Sanusi

__ADS_1


Tak lama Pak sanusi datang... Salsa pun bergegas menuju mobil di depan gerbang rumahnya..


"sudah siap nyah?" tanya Pak san kepada Salsa dengan sopan


"Sudah pak, suamiku sudah tiba disana pak?" tanya Salsa


"Sudsh Nyinya.." kata Pak sanusi


sekitar 30 menit salsa tiba di sebuah restoran.. Vano yang telah tiba lebih dulu menghampiri isterinya dan mengajaknya duduk di kursi yang telah ia pesan..


"mana temen kamu mas?" tanya Salsa penasaran


"mungkin sebentar lagi, minum dulu aja sayang, itu jus kesukaan kamu" kata Vano yang telah memesan jus stroberry dengan sedikit gula


"makasih mas"


"oh iya mas aku dari kemarin mau bilang sesuatu tapi aku kok lupa ya" kata Salsa pada suaminya


"tentang?" tanya Vani sambil mengerutkan Dahi nya


"hemm itu, Vannya katanya mau kerja di Rs kak Thania, karena dia hampir dua bulan off praktek dirumah, pelangannya pada mabur dan jadi agak males dia mau open praktek lagi" kata Salsa menjelaskan sesuai dengan apa yang Vannya katakan


"oke aku lihat struktural dulu, lagi pula harus atas persetujuan kak Thania dulu" kata Vano yang tau bagian bagian pekerjaan dan wewenang...


"oke nanti aku cek" kata Vano sambil tersenyum lalu di balas juga dengan senyuman manis Salsa..


Vano terlihat gusar, dan sering memainkan ponselnya.. sementara Salss yang bingung harus melakukan apa , akhirnya juga sibuk memainkan ponselnya...


"ikut aku yuuu" kata Vano pada isterinya


"kemana mas, rekan bisnis kamu gimana?" tanya Salsa merasa heran


"dia ga jadi dateng, pesawatnya kempes ban nya" kata Vano Asal


"mas ih ga lucu bercandanya" kata Salsa kesal


"nanti kamu juga tau, sekarang kamu ikut mas dulu yaa" pinta Vano dengan nada sangat lembut dan penuh dengan senyuman


"hemm yaa" kata Salsa pasarah dengan sedikit tarikan Vano agar salsa tetap mengekor...


Salsapun pergi bersama Vano menuju Hotel dimana hotel itu adalah hotel milik Khania...

__ADS_1


"ada pekerjaan ya mas?" kata Salsa dengan mencoba berfikir positif


"iyaa kerjaanya ada di samping aku" kata Vabo melirik isterinya penuh arti


Vano pun menuju meja resepsionis, mengambil sebuah card acses yang telah di siapkan..


"mas aku serius loh,, ngapain pake buka kamar?" tanya Salsa penasaran...


"kok kamu jado bawel yaa, maunyaa aku gendong disini?" hemm?" kata Vano yang merasa gemas dengan sikap isterinya itu


"No thanks!" kata Salsa sambil melipat kedua tangannya dindada namun Vano segera mengambilnya lalu menarik isterinya pelan menuju dalam Lift..


Tibalah di sebuah kamar, Vano membukanya dan mempersilakan Isterinya untuk masuk...


"massssss" kata Salsa dengan ekspresi terkejutnya, Vano hanya tersenyum mendapati isterinya terkejut..


"suka ga sayang?" kata Vano sambil memeluk isterinya dari belakang tubuh salsa


"suka, mas ini ada apa si?" kata Salsa yang merasa bingung


"pengen aja kayak gini sayang" kata Vano yang mulai nakal menciumi leher jenjang isterinya..


Salsa masih terkagum dengan dekorasi kamar hotel, ia mendapati kamar hotel itu penuh keromantisan, kelopak bunga mawar bertebaran secara rapih, banyak hiasan bungga lainnya yang mampu membuat aroma kamar tersebut semakin khas... terdapat Lilin lilin kecil yang menerangi kamar itu menjadikan suasana kamar itu semakin romantis, alunan musik klasik bernuansa romantis juga membuat kesan keromantisan itu semakin hidup...


Salsa membalikkan tubuhnya agar berhadapan dengan suaminya..


"mas, aku mencintaimu" kata Salsa sambil menatap Vano dengan rasa penuh kasih


"aku lebih mencintaimu sayang, biarkan maut yang memisahkan kita, pencapaian hidupku sudah berhenti di kamu dan anak-anak" kata Vano yang juga menatap Isterinya


Dari situlah di mulai adegan romantisme suami isteri, mereka saling mencium bibir, Vano pun mulai menuntut hak nya dan drngan senang hati Salsa memberikannya.. malam ini mereka habiskan dengan hubungan suami isteri....


Pukul 11.00 malam


Karena Kelelahan Salsa tertidur dan terbangun hampir tengah malam..


"mas bangun mas, anak-anak dirumah pasti nungguin kita" kata Salsa dengan nada khawatir


"semua sudah aku urus, trnsnglah dsn nikmatilah malam ini sayang" kata Vano yang teris memluk isterinya dengan posesif


"baiklah tuan, tapi bisakah kamu beri aku makanan mas, aku laper, trnaga aku habis terkuras" kata Salsa lirih, Vano pun membuka matanya, menatap wajah sendu isterinya

__ADS_1


"hahha bahkan aku lupa kits belum makan malam..." kata Vano terkekeh mengingat permainan panjangnya dengan sang isteri


"mandilah sayang aku akan memesan makanan" kata Vano sambil beranjak dari kasurnya... salsa pun mengangguk dan bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri...


__ADS_2