Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 74


__ADS_3

"perkenalkan ini orang kepercayaan saya Aji.. Dia sengaja saya pekerjakan di balik layar setelah Aji mendapat ancaman dari Zain terkait penolakan kerjasama secara ilegal" ucap Vano ...


"Aji akan tetap menjadi orang keercayaan saya disini...." sambung Vano


Para investor langsung memberi salam ke Aji kala itu dengan menundukn kepala...


Pembicaraan langsung mulai serius, mereka membicarakan tahapan kerjasama mereka dan juga membahas tentang saham...


"apa Tuan bercanda, apa Tuan Yakin akan mengembalikan itu ke kami?" ucap seorng pria


"tentu kenapa tidak? Bahkan itu bukan milikku"


Ucap Vano santai


"sungguh kami sangat berterimakasih pak.."


Sambung seorang pria paruh baya


"Polisi sedang meringkus Tua Bangka itu Tuan, setelah semua dibawa kita baru bisa meninggalkan tempat ini, agar aman" ucap Sandi memberi tahukan Vano dan di dengar dengan seluruh investor....


Tuan Zain sudah di tangkap dengan bukti bukti tak hanya dari pihak Vano, namun dari beberapa para perusahaan lainnya yang telah ia curangi...


Bahkan Zain akan di hukum mati karena bisnis narkobanya pun ikut terkuak...


Tak hanya Zain, seluruh anak buahnya bahkan asisten dan sekertarisnya ikut di ringkus dan akan di hukum sesuai porsinya..


Sandi yang telah bekerja sepanjang hari mengumpulkan beberapa data kecurangan Zain bernafas lega karena pekerjaanya membuahkan hasil ...


Sandi memang banyak melalukan Hal-hal tak terduga...


Banyak juga hal yang di pikirkan Vano telah di lakukan dulu oleh Sandi, seolah Sandi mengetahui Isi pikiran Vano...


Sandi juga telah memesan tiket penerbangan pertama dari pontianak ke Jakarta..


Vano sangat senang akan kabar tersebut pasalNya Vano sudah sangat Rindu dengan Salsa...


Setelah selesai mendapatkan kabar dari pihak kepolisian bahawa semua aman, Vano bergegas meninggalakn ruangan tersebut di ikuti para investor yang langsung membubarkan diri kembali ke kegiatannya masing-masing...


Vano merebahkan tubuhnya yang lelah di atas kasur... Ia menghela nafasnya mengingat isterinnya...


Ia pun melakukan panggilan Video...


📹📹📹📹📹


Salsa


Lama sekali, aku menunggumu mas..


Vano


Yaa Allah kagett, kenapa langsung ngegas


Salsa


Hemm aku kangen mas


Vano


Iya aku juga kangen... lusa ya aku pulang, kamu sudah makan?


Salsa


Belum, aku baru selesai mandi..

__ADS_1


Vano


Pasti wangi, duh jadi pengen pulang buru-buru nih


Salsa


Hemm alasan...bagaimana pekerjaanmu?


Vano


Lancar sayang, kalo sudah selesai aku pasti langsung pulang... Hmm aku mandi dulu yaa?


Salsa


Baiklah, aku juga mau makan malam mas


Vano


Bye sayangku cintaku belahan jiwaku.


Salsa


Hemm lebayyyyyy, see you mas....


*


*


*


Pukul 4 pagi..


Vano dan Sandi bergegas menuju bandara..


Pukul 6.15 vano mencoba menghubungi Salsa, namun tak ada jawaban, vano yakin Salsa tidur kembali selepaz sholat subuh...


Semenjak Hamil Salsa memang menjadi sedikit malas, lebih suka untuk rebahan dan tidur.. Kadang Salsa sudah melawan rasa kantuknya namun itu akan membuatnya pusing...


Vano tak memepermasalahkan hal itu, yang utama adalah keadaan Salsa yang sehat bayi yang sehat...


Karena rasa kantuk selama perjalanan di pesawat Vano tertidur dengan lelap.. Begitu juga dengan Sandi...


Pukul 9.00 mereka tiba di Jakarta..


Sanusi telah tiba menjemput Vano tanpa salsa tahu...


Ternyata Nadya juga tidak mengetahui kepulangan suaminya..


Nadya juga jarang sarapan karena sering muntah muntah, bi Romlah selalu siap membantu Nadya sesuai perintah Salsa...


Karena Salsa benar-benar sulit untuk bangun pagi.


Pukul 10 Vano dan Tiba di rumah, mereka menuju kamarnya masing-masing untuk menemui istri mereka...


Jeklekkkkk


Vano membuka pintu kamarnya namun tak melihat keberadaan isterinya... Vano langsung bergegas ke kamar mandi membuka sedikit pintu..


Terlihat istrinya sedang mandi dibawah rintik air shower... Sontak saja membuat ujangnya bangun..


Vano bergegas melepas pakaiannya melempar sembarang pakaiannya dan memasuki kamar mandi dengan sangat perlahan...


Dari belakang ia memeluk istrinya, sontak membuat Salsa terkejut...

__ADS_1


"surprise sayang... Aku merindukanmu" ucap Vano berbisik


"nakal" ucap salsa menggoda suaminya dengan berbisik mendesah...


Karena sudah tidak tahan Vano menggendong salsa ke ranjang.. Dengan pelan Vano mulai mencumbu salsa...


Sampai akhirnya mereka sama sama meregang menuju kenikmatan...


Vano yang lelah karena perjalanan dan memang kurang tidur akhir-akhir ini langsung terlelap, sementara Salsa bergegas untuk melanjutkan mandinya, bahkan mengulang lagi proses mandi nya...


Selsai salsa bergegas untuk menuju dapur mencari makanan... Perutnya mulai keroncongan.. untung Bi inah sudah faham kebiasan Salsa yang sekarang bangun tidur mencari makanan...


Tidak terlihat Sandi dan Nadya.. itu yang memutuskan salsa untuk makan sendiri...


setelah makan Salsa kembali ke kamar, menyalahkan Tv untuk bersantai.. yernyata itu membuat suaminya terbangun...


"berisik ya mas?"


"nggak tapi laper " kata Vano


"mau makan? mandi dulu ya mas , biar aku siapin ke bawah"


kata salsa


Vano hanya mengangguk tanda mengiyakan..


Salsa bergegas ke bawah, ternyata Bi inah sudah menhiapkan makanan di meja makan, yaa karena memang sudah waktunya jam makan siang meskipun sedikit terlewat...


Salsa memilih duduk di ruang keluarga menanti Vano turun..


sebelum Vano turun ia menoleh kebawah, salsa mendengar pintu kamar terbuka menoleh ke atas..


salsa memberi kode Vano untuk juga mengajak Sandi dan Nadya makan bersama...


Merekapun makan bersama, namun salsa hanya memakan mencicip lauk saja, karena baru sejam yang lalu ia makan...


lagi lagi Vano tidak mempermasalah kan hal itu...


seerti biasa setelah makan mereka akan berbincang di ruang keluarga...


"Van, malam nanti gue balik ya" kata sandi membuka topik pembicaraan


"ihh kenapa buru-buru" sahut Salsa yang menyambar


"tau San, lo disini selama nya juga gak masalah" timpal Vano


"yee kaya gak ada rumah aja gue, hmm ini si mama mau ke apart katanya, mau ketemu mantu, kangen katanya" ucap Sandi


"oh gitu... tapi emang harus malem ini baliknya?" tambah salsa


"iyaa saa, apart juga kan belum di bersihin ga enak mama datang masa berdebu..."


ucap Nadya


"loh si neneng kemana Nad?"


"pas gue disini dia mudik, ntar malem nyampe katanya, makanya gue balik ntr malem" kata Nadya


"oh gitu, tapi nanti lo nginep lagi yaa Nad" kata sals


"tenang aja sayang, nanti Nadya kita suruh nginep lagi kalo aku dn sandi keluar kota atau Negri" timpal Vano.


Merekapun melanjutkan perbincangan di ruang tamu itu......

__ADS_1


__ADS_2