
"Abang...!!" teriak dinda dari dalam rumah
"ya dek!" ucap bayu sambil melangkah kedalam rumahnya menghampiri adeknya
"makananya udah siap, abang panggil para sahabat abang dan para ajudannya sekalian!" ucap dinda
" hemm" deheman bayu
Bayu memanggil para sahabatnya dan juga para ajudanya, awalnya para ajudan menolak tapi dengan tegas bayu mengatakan tidak ada penolakan semua harus makan. mereka semua duduk bersama dibawah karena meja makanya tidak muat untuk mereka beramai ramai.
Dinda menata semua makanan dibantu bayu dan eki, para sahabat gesrek sudah gak sabar melihat makanan yang menggoda iman.
" ya allah ini semua masaakanmu dek??" tanya dio
"bukan bang dio, ini tadi tuh mbak kunti yang masak!" ucap dinda
"eh, emang loe punya pembokat bay?" tanya alex
"**** loe pada, mbak kunti itu maksud adek gue kuntilanak" jawab bayu, dinda terkikik melihat ekspresi alex,
"bang dio,sama bang alex ini lucu ya, udah tau dinda yang masak masih nanya! ucap dinda sambil menata jus jambu digelas untuk masing2 dari mereka. Dinda memasak ikan gurami asam manis, cumi goreng tepung kesukaan abangnya, dan juga tahu sama tempe goreng tak pernah absen ( makan indonesia jangan lupa😂)
"bang, abang gak telfon bang leo??" ucap dinda
"ya allah dek abang lupa!" ucap bayu sambil menepuk jidatnya
" ya udah biar adek aja yang telfon." ucap dinda. setelah dinda menelfon leo, tak lama leo datang sama ajudanya,.dan jadi tambah rame rumdis bayu.
Mereka semua menikmati makanan yang dimasak dinda, sampai kandas tak bersisa. emang mereka kayak gak makan satu abad, makanya gak pakek nafas langsung telen. jadi cepet makanya.
Dinda hendak membereskan semua sisa makan mereka namun di tahan sama para ajudan, dan para ajudan yang membereskan dan mencuci piringnya. dinda hanya pasrah, sambil meminum jus jambu di tanganya hp dinda berbunyi ternyata VC dari dion. dinda sengaja tak menjawabnya
"kenapa gak dijawab dek" tanya bayu
"males bang, udah biarin aja!" ucap dinda
__ADS_1
"dek sumpah masakanmu memang top! lain kali masak lagi ya" ucap alex.
"enak aja! emang adek gue pembokat apa?" ucap bayu
"ya bang, kalau gak sibuk ya, bang besok anter adek ke kampus, adek mau sidang skripsi" ucap dinda pada bayu
"oke, ntar yang jemput eki aja ya, abang gak bisa kalau jemput" bayu
"oke!" dinda
"bay, dek dinda abang2 yang ganteng ini mau pamit pulang, besok abang kesini lagi oke" ucap alex
"oke bang alex, hati2" ucap dinda
" udah. sono loe pada pulang, disini berisik loe pada" ucap bayu
Para sahabat bayu pulang dan hanya ada leo, bayu dan para ajudanya. bayu menyuruh menginap di rumahnya,
"bang! ni jawab VC dari dion, ganggu mulu dari tadi, adek mau belajar bilangin adek sibuk!" ucap dinda sambil melempar hpnya kearah bayu.
" kenapa dinda bay?" tanya leo
"gak tau gue le, dari tadi siang udah gitu, kalau nyangkut dion dia gak mau mgegubris, mungkin ada masalah dia le, gue gak tau juga!" ucap bayu
" hem, ya mungkin dia belom siap cerita sama loe bay!" ucap leo
"hemm" bayu
"btw, kapan acara pertunangan dinda sama dion bay!" tanya leo
"yang gue denger sih hari sabtu depan dan satu minggu setelahnya acara pernikahanya.!" ucap bayu
"wahh, gila!! kok gue ngerasa kasihan ya sama dinda?" ucap leo..
"sama le gue juga! dia pernah bilang kalau masih ingin menjadi dokter muda dan pengusaha muda dan sukses, tanpa harus menikah terlebih dahulu, dan belum lagi sifat manjanya, loe tau sendiri gimana manjanya dinda sama gue" ucap bayu
__ADS_1
"ahh iya gue inget, waktu loe pertama masuk akmil, ayah loe bilang kalau dinda sakit dan hanya nangis tiap hari karna loe tinggal akmil" jawab leo
"iya le, dan sekarang loe lihat ada masalah sama dion, dia kaburnya kerumah gue! gue akan ketemu dion besok, gue akan kasih masukan sama dia tentang dinda, biar dia bisa ngertiin dinda dan sayang sama dinda" ucap bayu
"iya bay, loe harus kasih pengertian sama dion, ya udah gue mau balik dulu! loe istirahat, assalamualaikum" ucap leo berpamitan sama bayu
"waalikum salam" ucap bayu
bayu berjalan menuju kamarnya, dia berpesan sama ajudanya untuk mengunci semua pintu, dan menyuruh eki tidur dikamar yang lain.
🍄🍄🍄🍄
dion pov
Di kediaman alfian, dion tidak bisa tenang karena dinda marah kepadanya, kekhawatiran yang melandaenjadikan tidak fokus, dia takut dinda akan membatalkan pertunanganya.
Dion mencoba menghubungi dinda, tapi dinda tak menjawabnya, bahkan chat yang ia korim tak ada satupun yang dibaca, dion bertambah frustasi, ia menelfon bayu, tapi nomer bayu tak aktif.
bayu mencoba VC, awalnya dinda tak menjawab tapi lama2 dinda menjawab VC dion, awalnya dion senang tapi ternya yang menjawab bayu.
"assalamualikum dek, eh bang bayu" ucap dion
"waalikum salam dion, maaf saya yang menjawab panggilan ini, karena dinda lagi belajar, besok dia mau sidang sekripsi" ucap bayu
"eh iya bang gak papa kok" dion
" apa kamu ada pesan buat dia biar abang yang kasih tau dinda" ucap bayu
"tidak usah bang, ya sudah kalau gitu dion sudahi ya bang asalamualikum" ucap dion
"waalaikum salam" bayu
dion berfikir akan menemui dinda dikampusnya setelah dinda menyelesaikan sidang skripsinya, kemudian dion memejamkan matanya.
Hai kakak kakak jangan lupa like, coment and vote yaa😊
__ADS_1
maaf kalau masih ada typo😊