Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 151


__ADS_3

Pukul 08.00 Waktu Bali...


Vano tengah bersiap memakai pakaian kerja seperti biasanya...Salsa baru sada terbangun dari tidurnya setelah semalam dia mendapat gencatan senjata dari Vano....


"mass, udah rapih mau kemana?" tanya Salsa penasaran...


"mas ada meeting sayang, nanti malam baru kita hadiri undangan temen mas ya" kata Vano sedikit cuek


"mass kamu baru bilang kalo kamu ada meeting" kata Salsa kesal


"mmmm itu sayang mmm temen mas yang ngundang ini katanya mau kerjasama sama mas, jadi kan harus sekarang ketemunya besok kita balik Jakarta kan" kata Vano dengan terbata-bata


"Keenan Kinan udh mandi mas?" tanya Salsa


"udah, mereka lagi sarapan, ayo kamu bangun terus sarapan"kata Vano sambil memasang dasinya


"mas nunggu aku mandi buat sarapan?" tanya salsa


"engga mas udah sarapan tadi, kamu sarapan sendiri yaa, terserah mau ke resto atau disini" kata Vano sedikit acuh


"mas aku punya salah ya?" tanya Salsa heran mendapati suaminya yang tak seperti biasanya


"engga dong masa seorang Salsa Wijaya buat salah, kamu kan orang yang paling perfect" kata Vano sambil memakai jasnya


"aku berangkat yaa.. As........"


"tunggu mas!!!! nanti makan siang kita bareng kan? " tanya salsa menyambar pembicaraa. Vano


"hemm aku usahain yaa kalo gak sibuk, bye assalammualaikum.." kata Vano sambil berjalan menuju pintu


huhhhhh, dekdekan juga yaa akting ke istri...


kata Vano dalam hatinya


sementara Salsa...


"mas Vano kenapa sii, apa pelayanan aku semalam ga memuaskan dia???" Salsa oun beranjak ke kamar mandi, dan berdiri tepat di depan cermin washtafle...


"masa iya ga memuaskan.... apa aku ga bolehin dia bikin stample ya jadi dia marah? tapi kan emang hari ini make gaun, kalo keliatan merah merah malu lah... tapi masa si mas Vano hal kaya gitu aja sampe marah" kata Salsa yang masih kebingungan...


Salsa akhirnya memutuskan untuk mandi dan bersiap diri untuk sarapan, ia memutuskan untuk sarapan dikamar karena malas untuk sarapan sendiri ke Restoran hotel...


Setelah Salsa Selesai sarapan, ia pun bergegas mengajak kedua anaknya juga kedua pengasuh untuk berjalan jalan menuju pusat perbelanjaan... mereka membeli beberapa oleh oleh untuk oara pekerja di rumah nya juga memesan beberapa kue Pie Susu untuk Ibu Diana, menginat Ibu Diana sangat menyukai Pie Susu....


"non makasih yaaa Bibi sudah di belikan ini"


kata bi Inah


"iyaa non saya juga makasih, ini saya baru loh ke bali" kata mba Fatmah


"sama-sama... semoga berkah yaa" kata salsa dengan senyuman sambil menuntun Keenan...


"mami, masa tadi kata om itu mami beautyfull" kata keenan menunjuk seorang Bule


"oh yaa, padahal mami jelek loh"


kata Salsa terkekeh, begitu juga dengan Bi Inah dan Mba Fatmah...

__ADS_1


"No... mami cantik kok" kata Keenan


"iyaa mami cantik, daddy ganteng" kata Salsa


"kaya kenan ya mih?"


"iya dong , Kinan kaya mami yaa cantik" kata Salsa sambil menggoda anaknya yang di gendong oleh Mba Fatmah...


Waktu sudah menujukkan pukul 11 siang, salsa memutuskan menghubungi Vano dan mengajaknya makan siang bersama.. Namun Vano menolaknya dengan alasn tidak ada waktu ....


Salsa akhirnya mengajak Bi Inah dan mba Fatmah untuk makan siang di restoran favorite nya saat berada di Bali...


Salsa terlihat Ceria namun hatinya masih bertanya-tanya kenapa Vano jadi dingin.. bahakan manggil sayang pun tidak...


"mba, makan duluan aja kinan sama saya sini" kata salsa saat mereka sudah berada di restoran dan makanan sudsh tersedia sesuai oesanan...


"ah gapapa saya nanti aja" kata mBa fatmah


"udah sini, tadi aku kan sarapan agak siang jadi belum kelaperan banget.." kata salsa dengan senyuman...


Sementara Keena. memang sudsh di latih Mandiri oleh Salsa dan Bi Inah sehingga ia sudsh mampu untuk makan sendiri...


Sementara di tempat Lain..


Vano Sedang bersama keluarga nya yang baru tiba dari Jakarta... ada kedua mertua Vano yang juga sudah tiba.. mereka sedang makan siang bersama....


"semuanya udah siap Van?" tanya Byan


"harusnya si udah bang" kata Vano


"lah emang ga di kontrol?" kata Byan


"pake WO sini kan?" tanya Thania


"nggak kak, pake WO punya sekertaris Vano, si Raffi.." kat Vano santai


"uhuk uhuk uhuk uhukkkk" khania Terbantuk batuk mendengar nama Raffi, apalgi Raffi ternyata yang handle ini semua...


"mah kayaknya dia bengek mah, batuk mulu dari kemaren" kata Vano kesal


"sembarangan kalo ngomong" kata Ibu Wodya sambil melempar tisu bekas ke arah Vano


"abisnya batuk mulu, keselek Behel lama lama" kata Vano kesal


"liat tuh jeng, mantunya kaya gitu... kalo ilfeel boleh deh buang jaug jauh, cariin aja Salsa sama yang Beneran dikit" kata Ibu Widya kepada Ibu Diana...


"MAMA ........"kata Vano merajuk


"kita cariin yu jeng yang baru" kaata Ibu Diana menimpali


"Sukurinnnnnnn aku si setuju" kata Khania meledek


"begini ni Tan kalo mereka ketmu, kaya tom n jerry" kata Thania


"hehe gapapa seru, tontonn gratis" kata Ibu Diana...


"waktu pada masih kecil mah saya migran tiap hari jeng" kata Ibu Widya

__ADS_1


Mereka pun tertawa terbahak bahak....


Usai makan siang mereka menuju hotel dekat dengan sebuah pnatai dimana akan di adakan kejutan untuk salsa...


pantes Raffi minta hari ini di jawabnya.. ternyata dia juga terlibat disini...


jadi aku harus jawab yaa..


"DOORRRR!!!!"


Thania memecah lamunan Khania


"KAKKK!!!!" khania kesal memukul lengan Thania


"Sakit dekkk!!!"


"lagian kaka ngagetin gitu."


"lah kamu ngapain ngelamun, lamunin aa Rafi yaa"


"haahh???!!! kak apaan si, kalo bang Vano denger aku bisa di hanyutin di laut!!!" kata Khaina menutup mulut Thania...


"iya iyaa.. tapi bener kan?" kata Thania


"hemm! tau dari mama ya?" kata Khania


"oh jadi mama udah tau, terus gimana, setuju?" kata Thania


"setuju dong, dia kan baik" kata Khania dengan pedenya


"ciyeh jatuh cintehhhh..jadian deh cepet cepet biar ngerasain malem malem galau" ledek Thania


"hah? emang gitu ya ka kalo pacaran? kalo ada adegan galau galau gitu kani ga siap, jadi mending tolak aja" kata Khania dengan asal


"hah tolak? kamu udah di tembak dor dor dor dek?????" kata Thania


"sssttt diem kak diem, itu suara ngalahin toak masjid!!!"


"iya iyaa.. jadi dia udah nembak? gila gercep juga diaa... udah terika kalo suka kalo cinta.. "


"ogah entar galau" kata Khania polos


"lah kalo ga di terima malah galau entar mlem malem nangisssss!! " kata Thania kesal


"lah tadi kaka bilang kalo pacaran malem malem nangis" kata khania


"duh, emosi yaa!!! kepolosan jadi orang juga ga baik dek!!! intinya kalo kamu suka, cinta, ya terima!! tapi namanya pacaran ada ribut pasti, jangankan pacaran rumah tangga juga bgitu.. makanya kita harus dewsa nyikapin satu sama lain... kalo kamu udah siap buat nyikapin semua tentang pasangan kamu tandanya kamubudah dewasa"


Khani mencerna perkataan Thania...


ia meyakinkan diri nya lagi untuk menjawab pertanyaan Raffi....


*********


EPS SETELAH INI DIPASTIKAN BAPER Hhaahahahah


FULL ADEGAN ROMANTISSSS....

__ADS_1


sabar yaaaa mikirnya agak keras soalnya....


😝😬😅


__ADS_2