
Acara pengajian trlah usai digelar, kini seluruh keluarga tengah menikmati santap siang, dan firman dan herman tengah menjamu tamu yang datang, dinda dan syfa kini tengah ada dikamar dinda. mereka meniknati santap siangnya di kamar, dinda melihat ada yang berbeda dengan sahabatnya itu, terlihat sekali syfa tengah memikirkan sesuatu.
"fa?? loe kenapa? apa loe masih kepikiran tentang agil?" tanya dinda
"eng..enggak kok dind? ngpain juga gue mikirin dia, dia aja gak mikirin gue dind?" jawab syfa
"nah terus ngapain loe bengong, makan tuh makanan keburu dingin, setelah makan kita sholat dhuhur dulu" ucap dinda
"he'em, dind gue boleh tanya gak sama loe?" tanya syfa
"boleh, mau tanya apaan?" jawab dinda
"tadi waktu acara pengajian gue lihat cowok peluk loe, itu siapa dind?" tanya syfa
"ohh itu abang gue! tepatnya abang angkat gue, dia anak dari ayah firman, emang kenapa? loe naksir yaaa??" goda dinda
"ap..apa abang loe! kok gue gak pernah liat dia, gila loe ya gak mungkin gue suka sama gunung es kayak dia!" sungut syfa
"ya dia mutusin untuk jadi AAL, dan dia ditugasin dikota ini, eh loe jangan bilang gitu, bisa jadi benci jadi cinta lhoo fa? goda dinda lagi
pipi syfa sudah merah, dia malu dengan perkataan dinda, dia takut nanti bisa beneran suka sama bayu.
"kenapa tuh pipi, kayak tomat busuk! jangan bilang loe beneran suka sama abang gue!hahahaha" goda dinda
"ish diem loe kampret! gak gak mungkin! udah ah ayo sholat dhuhur dulu, bentar lagi loe masih ada siraman," ucap syfa
"ok, ok, gue mandi dulu"jawab dinda
"ya sudah gue beresin ini dulu" ucap syfa.
Syfa meninggalkan kamar dinda menuju dapur dengan membawa nampan berisi piring kotor dan gelas kotor, syfa menuruni tangga membawa nampanya, kemudian tanganya tak sengaja kena senggol seseorang, nampan yang ia pegang jatuh, piring dan gelas yang ia bawa pecah.
prang!!!! (anggap suara piring dan gelas pecah)
"astagfirullah" syfa terkejut
"ah maaf mbak saya tidak sengaja" ucap pria yang menyenggol syfa
"ah iya gak papa" jawab syfa sambil memungut pecahan gelas dan piring
__ADS_1
"awww" pekik syfa, jari syfa terkena pecahan gelas, dengan reflek pria itu menarik tang syfa yang berdarah, sontak membuat syfa kaget dan menatap pria dihadapan nya, pria yang tak ingin ia jumpai lagi.
"udah kamu gak perlu beresin ini semua, biar pelayan yang beresin, sekarang kamu ikut aku, obati luka kamu!" ucap pria itu dengan nada datarnya, sedangkan syfa hanya diam.
"pak joni! tolong beresin ini semua!" perintah pria itu
"baik, tuan muda bayu" jawab joni, ia pria yang menyenggol syfa adalah bayu.
bayu membawa syfa ke tempat yang tidak terlalu banyak orang, dengan membawa kotak P3K yang dia ambil dari kamarnya sebelum membawa syfa ke taman belakang.
syfa menggigit bibir bawahnya menahan perih dari obat yang dioleskan di lukanya.
"apa ini terasa sakit?" ucap bayu dengan nada lembut
"emm..lumayan" jawab syfa
kalau nada bicaramu seperti ini, kamu terlihat sangat manis.. batin syfa
"maafkan aku, aku tak sengaja menyenggol lenganmu" ucap bayu yang masih memegang tangan syfa
"ah..iya gak papa, lagian ini luka kecil" jawab syfa
kayaknya aku pernah melihat wanita ini, tapi dimana?" batin bayu
syfa yang diperhatikan dari tadi oleh bayu, hanya menunduk malu, tak berani menatap bayu, ia takut kejadian dimini market terulang, bayu membentak syfa. jantung syfa bedegup kencang, pria tampan didepanya terus menatapnya.
jangan lihat gue kayak gitu, jantung gue mau larii๐ batin syfa
syfa teringat meninggalkan kamar dinda terlalu lama, kemudian dia berpamitan sama bayu.
"ehm, sa..saya permisi dulu, terima kasih sudah mengobati luka saya" ucap syfa.
"tunggu!!" jawab bayu sambil mencekal tangan syfa
"iya ada apa??" kata syfa
"apakah kamu gadis yang menabraku di depan mini market tempo hari itu?" tanya bayu
deg.deg..
__ADS_1
"iy..iya tuan maaf, sa...saya minta maaf sekali lagi" jawab syfa
"kenapa kamu terus meminta maaf, kenapa kamu bisa ada disini, dan siapa namamu?" tanya bayu
"saya sahabatnya dinda, nama saya syfa az zahra!" jawab syfa
"oh! perkenalkan nama saya bayu putra firmansyah, saya abangnya dinda, dan kamu jangan panggil saya tuan lagi, saya bukan tuanmu!" ucap bayu
"baik tu..eh mas bayu" ralat syfa.
Bayu tersenyum mendengar ucapan syfa yang memanggilnya mas. jantungnya bedetak tak karuan
kenapa dengan jantung gue, apa gue lagi sakit, gak..gue harus chek up ke rumah sakit..batin bayu
"kalau sudah selesai, saya pamit, dinda sudah menunggu saya dikamarnya"pamit syfa. bayu hanya mengangguk, kemudian syfa meninggalkan bayu menuju kamar dinda.
gadis yang lucu, batin bayu.
tanpa sadar bayu tersenyum sendiri mengingat tingkah laku syfa, sampai suara leo mengagetkanya.
"woiii senyum2 sendiri loe! anda sehat kapten Bayu putra firmansyah!" ucap leo
"ah, apaan sih loe le, " jawab bayu sambil menepis tangan leo dari kening bayu.
"loe tuh dicariin om firman, eh loe malah ngumpet disini, bentar lagi acara siraman dinda dimulai" ucap leo
"ya sudah ayo kesana!" jawab bayu dengan mode datar on
"dasar! gunung es!" gerutu leo
"gue denger le" jawab bayu
Mereka menuju tempat siraman, dinda sudah duduk diposisinya, tapi bayu memperhatikan gadis yang berada disamping adiknya. yang mencuri perhatianya sejak pertemuanya di depan mini market. dan ternyata dia dipertemukan kembali di acara pernikahan sang adik, bahkan dia adalah sahabat adiknya.
mungkin ini yang namanya jodoh,,, batin bayu..
hai kakak kakak jangan lupa like, vote, dan coment yaa๐
biat semangat up nya๐๐
__ADS_1