Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 168


__ADS_3

Tiga Hari berlalu kini Khania dan Raffi kembali mendatangi butik yang minggu lalu gagal mereka datangi...


Mereka masih berdiskusi tentang model belum Sampai ke tahap feeting...


Usai menyalurkan bayangannya kebaya impiannya di butik, Khania dan raffi pergi ke Mall untuk memesan cincin..


Terlhat banyak model cincin mukai dari polos sampai berlian yang besar berkilau...


ulai dari yang sederhana hingga super


berlebihan modelnya... hahah semua sesuai selera si pengguna..


Khania melihat-lihat beberapa model yang tentunya tidak terlalu ribett....


"kamu yakin se simple itu sayang?" tanya Raffi


"iyaa ngapain hebring-hebring kaya emak-emak deh" ledek Khania


Raffi pun terkekeh mendengar jawaban Khania..


Raffi membayar semua harga cincin tanpa menggunakan sistem Dp.. Khania melihatnya hanya tersenyum sumringah...


"Mau makan apa nonton dulu sayang?" kata Raffi


"makan duluu, udah pada demo ni penghuni perut aku... Kata Khania sambil mengusap perutnya


Merekapun menuju restoran korea...


"Khaniaaaaaaa" panggil seseorang yang suaranya tak asinh bagi khania


"kak Salsaaaa" kata Khania


"sini makan bareng" ajak Salsa


Ternyata ada Salsa dan Vano sedang berduaan dan mereka baru saja akan mulai memask masakan ala bbq dan suki itu...


"dari mana kalian" kata Vano


"abis pesen cincin kaa" kata Khania


"ohhh, Raff senin meeting saya di undur agak siangan yaa:" kata Vano


"baik pak"


"bang jangan ngomongin kerjaan terus, ini di mall bukan kantor"


Kata Khania protes


"eh iya iyaa maaf... Raff panggil abang aja kalo di luar kantor" kata Vano


"iya bang sip" kata Raffi


"keenan dan kiinan mana kak?" kata Khania pada Salsa


"sama kakek Neneknya, kita lagi pengen pacaran berduaan" kata Salsa terkekeh


"emamg kalian doang yang bisa" ledek Vano


Merekapun tertawa, bercanda, mengobrol sambil memakan makanan yang sudah masak...


Usai makan ternyata Vano dan Salsa juga hendak menonton film bioskop....

__ADS_1


Akhirnya terjadilah double date di hari sabtu itu.....


Usai Menonton Bioskop


"raff aku pulang kerumah bang Vano aja deh, aku kangen sama dua kesayangan aku" kata Khania


"oke aku antar..." kata Raffi..


Sementara Vano dan Salsa sedang membeli beberapa perlengkapan Keenan dan kiinan di sebuah baby house...


"kita duluan yu, aku mau makan martabak telur deh" kata Khania


"yaudah ayo, kita pamit dulu ya" kata Raffi...


Merekapun pamit kepada pasangan hots tersebut...


Perjalanan Pulang


"aku ke kenyangan" kata Khania mengusap perutnya


Raffi hanya tertawa mendapati kekasihnya bersedee mengusap perutnya


"aku seneng kalo kamu jalan sama aku terus kamu kenyang" kata Raffi


"kamu mah selalu begitu, kamu mau aku gendut yaa" kata Khania


"mau kamu gendut, kurus, item, aku tetep sayang"


"idihhhh aku aja ogah jadi kaya yang kamu sebutin" kata Khania


"yaa kan misalnya sayang, kamu mah ngegas aja..." kata Raffi terkekeh


"aku ngegas biar energiku berkurang jadi perutku ga terlalu kenyang" kata Khania


"tau ahhhhh malah ngeledek kaan" kata Khania kesal


"ngga ngeledek sayangkuuuu" kata Raffi terkekeh...


terjadi keheningan sejenak... lalu Raffi memulai pembahasa barunya...


"khaniaa.... Saat kita nikah nanti kamu mau minta mas kawin apa?" tanya Raffi serius


"apa aja raff, aku gak mau memberatkan kamu" kata Khania juga yang tk kalah serius


"selagi aku mampu akan aku usahakan, makanya kamu bilang dari sekarang"


"hemm kalo gitu aku mau jet pribadi 2, rumah 3 lantai pake lift, mobil 2, perhiasan 7 kilo" kata Khania sambi membuka satu persatu jarinya..


"Bunuh aku aja sayang bunuhhhhhh" kata Raffi


"hahhaha tuh kan kamu gitu, aku sebutin kamu malah minta di bunuh hahhahaha"


"aku serius loh sayang" kata Raffi


khania tiba-tiba mencium pipi raffi..


Muach


"aku cuma minta seperangkat alat solat, sama uang tunai duapuluh tiga ribu.. selebihny itu semampu kamu"


Kata Khania

__ADS_1


"mulai nakal ihh calon isteri aku" kata Raffi menggoda khania


"kan kamu yang ngajarin" kata Khania...


"hemmm.. oh iyaa itu Dua puluh Tiga Ribu???? Ko Dua puluh Tiga Ribu?" kata Raffi heran


"ihh kamu gimana si, kita jadian kan tanggal dua puluh tiga,, jadi aku mau di abwa tuh tanggal Dua Puluh Tiga, kalo bisa Nikahnya Tanggal Dua Puluh Tigaa" kata Khania kesal


"yaaaa Tapi kenapa Dua Puluh Tiga Ribu, kenapa ga Dua puluh Tiga Juta, atau Dua Ratus Tiga puluh Juta" kata Raffi


"hadeeehh kenapa kamu yang cerewet Raff hmm, kan kamu nanya aku mau minta berapa, aku jawab kamu malah protes! Aneh" kata Khania kesal


"ya gapap sayang, bahkan uang segitu ada ni di kantong aku" kata Raffi


"jiaahh shombonggg!!! pokoknya dua puluh tiga ribu rafff!!"


KAta Khania kesal...


"eh iya iyaa dua puluh tiga ribu..." kata Raffi terkekeh


Raffi terus mengendarai mobilnya sampai ke rumah calon kakak iparnya..


Raffi memutuskan untuk tidak mampir karena hari sudah malam.. setelah Raffi memastikan Khania masuk kedalam rumahnya, Raffi segera menuju ke kost nya..


Di dalam Rumah Vano..


"mampir kemana dulu" kata Vano


"tukang martabak, nii aku juga bawa" Kata Khania mengangkat bawaannya


"kak salsa mana Bang?" tanya Khania


"lagi nidurin Kiinan, duduk lah abang mau bicara" kata Vano


"apa kak?"


"abang cuma mau bilang, jaga diri baik baik dek, jaga kehormatan kamu di luar sana, meskipun abang mengenal Raffi sangat baik tapi setan ada dimana-mana"


"iya bang, khania akan jaga semuanya kok, selama ini Raffi juga selalu sopan ke Khania bang, dia selalu menghargai Khania...makasih abang, ternyata abang masih care sama aku"


"bicara mu Khaniaa!! sampai kapanpun abang akan tetep Care lah sama kamu..." kata Vano


"masuk lah ke kamar dan istirahat, jangan lupa balas pesan mama, tadi mama telfon abang nanyain kamu" kata Vano


"iya bang... ponsel lu habis batere nii" kata Khania


"hemm"


"kani duluan ke kamar ya bang... " pamit khania.. Vano hanya memberi anggukan...


jaga Adik kecilku yang sudah beranjak dewasa yaa Allah.. sungguh aku tak percaya dia sudah sedewasa ini sekarang...


Batin Vano sambil melihat Khania berjalan ke kamarnya...


*******


**Hayooo mana nii Vote nyaaa hihi...


tapi aku ga ngoyo juga si buat dapetin banyak Vote.. cukup buat kalian terhibur aku sudah senang hehe..


Btw aku masih berusaha gimna yaa buat mindahin akun ini yang jujur, aku lupa passwordnya huhuuu

__ADS_1


sedih syekali, ini merepotkan harus make dua ponsel... pasalnya aku mau sumbangin ponsel ini ke mama mertuaku, biar dia makin keceh badai di pengajian hahhahaha**


__ADS_2