
Makan malam bersama..
yaa itulah yang terlihat di meja makan kediaman Vano... Salsa, Vano juga Khania tengah menyantap makan malam nya bersama..
setelah makan mereka bergegas kembali ke kamar, di mulai dari Vano yang memang belum mandi sepulang bekerja..
Vano bergegas menyelesaikan mandinya, dan mulai menghampiri Salsa meminta pertangung jawabannya atas perbuatannya pagi tadi...
"mau apa mas" tanya salsa
"mau minta pertangung jawaban yang pagi tadi" kata vano..
tanpa banyak basa basi mereka melakukan hubungan halal itu.. permainan ini sedikit membuat salsa keleahan pasalnya salsa harus bermain dinatas, karena menurut salsa itu akan mempercepat jalan lahirnya..
vano selalu menikmati gerakan itu meski tak seperti saat salsa tak mengandung...
Setelah menyelesaikan tugas itu mereka terlelap, terbawa rasa lelah dan kantuk...
Gelapnya langit akan berganti seiring matahari akan mulai naik.. Vano dan salsa bergegas mandi dan melaksanakan ibadahnya... tak langsung tidur salsa membaca Al-quran nya yang tersisa satu lembar itu, salsa memutuskan untuk menyelesaikannya.. usai menyelesaikannya Salsa bergegas ke dapur , membantu Bi inah menyiapkan sarapan...
"biii pingang salsa mulai sakit deh" kata Salsa ke bi inah..
sebenarnya itu hal yang wajar salsa juga mengetahui hal itu, salsa juga mempelajari hal itu bahwasalnya memang lazim terjadi saat ibu sudah mendekati HPL...
"memang begitu non, non kan sudah mau melahirkan" kata bi Inah
"iya ya bii.. oh iya nanti siapa ya bi yang bantu aju jaga baby.. bibi ada kenalan ga dari kampung?" tanya salsa sambik mengiris daun bawang
"hemm bibi gaberani non kalo nyaranin orang kerja pegang bayi, tangung jawabnya besar.. hmm kalo boleh non ....." ucapab bi inah terhenti, bi inah menatap salsa penuh arti lalu menunduk
"kalo boleh apa bi??"
tanya salsa
"kalo boleh biar bibi aja yang bantu.. sebisa mungkin bibi bagi tugas sama dapur dan pekrjaan rumah"
"yaampun bii, kenapa aku ga berfikir bibi dulu pernah jaga aku yaa bii.. maafin salsa ya bii, salsa setuju kalo bibi yang rawat anak salsa, nanti biar salsa cari yang bisa urus dapur bii" kata salsa
"iyaa non, soalnya bibi ga yakin sama pekerja yang jaga bayi, apalgi den vano orngnya harus perpek ya non"
"hehehehe perfect bii bukan perpek haha" salsa dan bi Inah tertawa....
Bi inah memang membantu keluarga salsa sejak orang tua salsa baru menikah, Eyang salsa yang meminta Bi Inah membantu orang tua salsa, Bi inah dulu sudah menikah lalu di aniaya, makanya bi inah bisa bekerja di rumah Eyangnya salsa baru kemudian bekerja dengan orang tua salsa dan saat ini bekerja dengan salsa...
Usia bi inah kini sudah 55 tahun, namun dia masih sangat gagah dan awet muda... bi inah mulai bekerja sejak usianya 17tahun.. Bi inah tidak memiliki anak maka itu ia sangat menyayangi Salsa. karena sejak awal menikah ia sudah di kasari oleh suaminya... dan kemudian memilih pergi dari desanya dan bekerja menjadi ART.. Sudah berulang bi inah di suruh menikah lagi namaun tidak pernah mau... saat orang tua bi inah masih ada, bi inah sering pulang kampung, paling tidak 3 kali dalam setahun...setelah orang tuanya tiada bi inah tidak pernah pulang kampung, sekalinya pulang hanya menghadiri acar keluarganya saja...
Sementara Salsa.. sedari kecil Salsa memang sudah dekat dengan bi inah.. bi inah menjaga dan merawat Salsa dengan baik.. bahkan salsa pernah di tinggal ke dua orang tuanya selama 2 pekan ke luar kota kala baru merintis bisnis...
__ADS_1
************
makanan telah di hidangkan di meja makan, bi inah segera memanggil Vano dan Khania untuk segera turun...
"pagi kakak ipar cantikkuuu" sapa khania
"pagi anak manis, giamana tidurnya? nyenyak?"
"banget kak"
"pagi sayang" sapa Vabo yang baru bergabung turun kemudian mengecup kening salsa
"pagi sayang... ayo segera makan sarapanmu" kata salsa menyiapkan nasi dan lauknya
merekanpun menyantap makanan itu ..
setelah selesai makan, salsa menghantarkan vano sampai depan pintu... sementara Khania tengah duduk di ruang keluarga sambil menonton Tv..
"khaniaa.. kaka di halaman belakang yaa" teriak Salsa
*kaka ipar ngapain di halaman belakang, nyusl ah
batin khania lalu menghampiri salsa
"kaka ngalain kak?"
"emang harus begitu kak kalo orang mau lahiran?"
tanya Khania polos sambil duduk di sebuah Gazebo mini
"pilihan sayang, kamu memilih biasa aja atau seerti kakak ini" ucap salsa...
setelah 30 menit kiranya salsa melakukan aktivitas rutinnya ia duduk di samping adik iparnya.. di sebuah gazebo...
"kapan mulai daftar kuliah sayang?"
kahania menaikan bahunya.
"entahlah kak, aku masih galau..."
"khania.. kaka tau kamu anak pintar, anak yang sangat manis... kalo kaka boleh berpesan, ikuti kata hati kamu jangan kamu ikuti pilihan temanmu"
"jadi kaka tau aku galau karena temanku?"
salsa memneri anggukan sambil meminum jus stroberrynya
"tentu sayang, hemm apa abangmu pernah cerita dia pernah marah sama kaka karena kak sembunyikan identitas kaka sebagai anak seorang pembisnis??"
__ADS_1
khania menggeleng...
"sayang.. dulu kaka takut banget kalo orang tau kaka anaknya dari latif widianto"
"kenapa kak?"
"kaka takut di permainkan" jawab salsa sedikit menekan
"ko di permainkan kak" tanya Khania bingung
"dengar kaka baik baik yaaa.. kaka gamau kaka punya sahabat yang hanya mau bersaing soal kekayaan orang tua, kaka gamu juga jadi andalan teman kaka karena kakak kaya dan kaka juga gamau laki laki jatuh cinta sama harta kaka bukan karena diri kaka"
ucap Salsa
"kaaakkk" khania memeluk salsa meski terhalang perut buncit salsa tapi pelukan itu sanggat erat...
"kaka tau kamu hanya terpengaruh temanmu sayang,, kalo kamu menyadari hal itu, rubahlah... ikuti kata hatimu.. mama papa sering menghukum kamu juga karena perbuatan mu yang salah dimata mereka sayang..."
"kak aku baru menyadari semua ini" ucap khania sambil menangis...
"hapus air mata mu, kamu terlihat jelek! jadi sekarang ikuti kata hatimu, tinggalkan mereka yang tak baik, jadilah apa adanya sayang, kaka yakin kamu akan bahagia" ucao salsa mengelus rambut adik iparnya...
"makasih ya kak, aku akan ingat baik baik ucapan kaka, maaf aku sempat mengecewakan kalian pastinnya"
kata khania menggenggam tangan salsa
"hapus kekecewaan itu sengan prestasimu sayan.. " ucap salsa
"oke ibu periikuu......... apa kaka mau ke atas? aku bantu?" tanya Khania
"iya kaka mau mandi lagi, gerah..."
salsa pun berdiri..
mereka meninggalkan halaman belakang menuju lantai dua rumah itu, dan memasuki kamar masing masing...
dikamar khania...
*kak salsa benar, kelima temanku hanya memanfaatkan aku saja, kadang mereka malah pamer barang barang mewahnya..
argghhh kenapa baru sekarang aku sadar.. bahkan telah mengorbankan prestasiku dinsekolah... bodohnya aku, pantes aja mama kecewa......
maafin kani mam, kani salah,... hikshikshikss
*
*
__ADS_1
*