
Setibanya mereka di rumah
Vano menggendong Keenan sampai di kamarnya, merebahkan tubuh anaknya itu...
Sementara salsa masih menghapus makeup tipisnya menggunakan kapas di kamarnya...
"sayang kamu mandi duluan yaa, aku masih gerah" kata Vano
"iya mas," jawab salsa singkat...
Setiap masalah yang mereka hadapi entah mengapa Salsa selalu berusaha mebgalah, berdamai dengan dirinya itu, mencoba menjadi sosok yang selalu berfikir positif meskipun ia akan memendam rasa itu sendiri....
Sals yang sudah memahami suaminya memiliki sifat yang emosional mulai mengalah, mulai berdamai dengan dirinya, karena baginya kalo saja Salsa ikut keras mungkin hidup keluarga kecilnya tak akan bahagia...
dengan harapan itu salsa sangat rela meski hatinya sedikit tersakiti...
Sang Fajar telah datang, Slsa membangunkan suaminya untuk segera beribadah..
mereka melakukannya seperti biasa, berjamaah...
selesi sholat mereka merebahkan tubuhnya kembali ke atas kasur..
"mas, nanti jadi?" kata Salsa
"jadi dongg, bang Byan udah siapin semua meskipun tagihannya di lempar ke aku" kata Vano terkekeh
"haha kan kamu yang ulang tahun" ledek salsa..
"sayang... boleh aku tanya sesuatu?" kata Vano
"apa?"
"kenapa kamu begitu sabar setiap kita ada masalah, apa kamu merasa tertekan?"
kata Vano sambil memeluk isterinya itu
"ngga mas aku ga tertekan, setiap masalah akan aku dengar dulu penjelasan kamu, aku belajar dari masalah kita dulu, ku belajar dari masalah org lain juga, aku gak mau hal buruk terjadi sama keluarga kita" kata salsa
"aku beruntung sayang memiliki kamu" kata Vano tersenyum dan menciumi isterinya itu..
"aku juga beruntung mas punya kamu dan keenan" kata salsa
"dan adik adiknya dongg" kata Vano
"kapan dia hadir ya sayang" kata Vano sambil mengusap perut isterinya...
"hmm maaf ya mas mungkin belum, ku aja baru datang bulan minggu lalu, apalagi aku baru lepas alat sebulan lalu.. rahimku juga butuh pemulihan mah, penyesuaian... kamu sabar ya" kata salsa sedikit sedih.. pasalnya salsa juga sangat menginginkan memiliki momongan lagi mengingat usianya sudah menginjak kepala tiga..
"iya gapap kok, kita bisa bikin tiap hari sayang" kata Vano mulai mengusap bahu isterinya
"mesum" kata salsa
"mesum sama isteri kok,,,, aku pengen sayang" kata Vano
"tapi kita kan mau ke zoo maass, nanti malah kecapean" kata salsa.
"nggak satu ronde aja" kata Vano yang sudah menicumi leher isterinya....
Dari leher bermula dan berakhir dengan kenikmatan dunia baesama.....
*
*
*
pukul 07.00 mereka baru terbangun karena tangisan keenan, setelah bertempur mereka tertidur tanpa sehelai bajupun...
Salsa dan Vano terbangun, mendengar kenan menangis padahal bi Inah sudah mencoba menggendongnya.....
"kamu mandi sayang, aku liat keenan" kata Vano bergags mengambil kaos oblong dan celana boxernya...
__ADS_1
dengan gerak cepat Vano membuka pintu kamarnya....
"ada apa keen??mami sedang mandi" kata Vano menatao wajah anaknya
"daddy katanya kakak putri mau ke zoo, ayo daddy kita jugaa..." kata keenan...
"maaf tuan tadi seertinya Den keenan nerima telfon Video di ponselnya dari Non Putri"
kata Bi Inah...
"oh gituu, yaudah kamu bersiap, mandi lalu sarapan, daddy dam mami juga akan mandi dan bersiap... kita ke zooo" ucap Vano membujuk anaknya...
"bener daddy?" kata Keenan yang muli menghentikan tangisannya
"iya bener dong..." kata Vano mengecup pipi anaknya...
"yeeee, horeee,," sorak kegirangan Keenan kala itu...
merekapun bergegas bersiap karena mereka sudah kesiangan...
Usai sarapan mereka bergegas oergi ke rumah Pak Banu.. Vano mebgendarai sendiri mobilnya, karena kalo weeknd sebisa mukin seluruh pegawainya libur kecuali satpam...
Bi inah pun tidak ikut mereka pergi agar Bi inah bisa beristirahat...
gayanya Nyonya Salsa nii, se santai ini tapi masih kaya anak abegehhhhh...
gayanya Babang Vano nih, hehehe
Keenan, yang gantengnya kaya Vano....
*********
"ayo mami ayoo, ka put sudah si bis itu mihh" kata keenan yang terus menarik tangan Salsa
"keen sabar nanti mami jatuh" kata Salsa
"kenan sabar lah nak, mereka ga akan tinggalin kita kok, kasian mami sakit tangannya" kata Vano yang baru keluar dari mobilnya...
disaat yang bersamaan juga...
"cucu opah baru datang, ayoo ke bis" kata pak Banu yang juga baru keluar dari dalam rumah..
"ayook opah, mami daddy lama" kata Keenan polos...
sementara salsa masih mengambil satu tas ukuran sedang berisi baju salin Keenan dan juga beberapa prabotan anaknya..
"biar aku yang bawa" kata Vano...
"makasih papihhh" kata Salsa
"papih? bener bener berasa tua aku sayang... apalagi gaya kamu kaya abg" kata Vano
"hahaha terus harus bergaya kaya gimana si. lucu" kata Salsa terkekeh
"gaya kaya ibu ibu, udah ayo" celetuk Vano sambil menuntun Menuju bis yang sudah tersedia...
"yakan aku emang ibu ibu mas" kata salsa tertawa melihat ekspresi Vano....
merekapun menaiki Bis tersebut...
Bis mewah, di dalam nya sudah ada keluarga Vano tengah menunggu sejak sepuluh menit lalu...
"aduh hots momy baru dateng, abis lembur yaa buu" celetuk Thania meledek Salsa
"kaka jangan gitu aku malu" kata Salsa yang mukanya sudah memerah...
__ADS_1
"maklum kak kejar setoran, umur udah tua" kata Vano menimpali
"tapi kak salsa kaya ga tua ya mahh, malah kaya se usia aku" kata Khania yang duduk di samping Ibu Widya
"iyaa emang, jadi kalo jalan sama abang kaya apa ya dek?" ledek bu Widya
"kaya anak Abg jalan ama Om Om mah" kata Khania membuat semua tertawa..
dengan cepat Vano menarik sedikit rambut adiknya itu ...
"sembarangan kalo ngomong" kata Vano dengan nada kesal....
Bis pun berjalan, karena perjalanan memakan waktu 2 jam mereka sengaja menyediakan film anak anak, lagu anak anak sampai memilih bis mewah dengan satu kamar agar Keenan dan Putri bisa beristirahat dengan Nyaman....
kurang lebih begini bisnya... enak, nyamannnn....
setelah menempuh 2jam perjalanan...
merekapun tiba... bis mulai mengelilingi area Zoo, tak lupa mereka membeli beberapa makanan hewan untuk di berikan lewat jendela....
Terlihat Anak anak begitu menikmati hal tersebut...
"sayang sexy banget" Bisik Vano
"mass!! " wajah salsa memerah juga kesal dengan apa yang Vano lakukan.. bayangkan saja masih di dalam bis pun Vano berani berbisik yang membuat salsa malu...
"daddy, itu apa daddy" kata Keenan
"itu badak sayang" kata Vano cepat..
"keen, hati hati yaa tangannya" kata salsa nemperingati Keenan...
setelah seharian berkeliling Zoo, melihat beberapa pertunjukan Hewan terlatih, juga makan siang di area Zooo akhirnga mereka memutuskan untuk Pulang...
Salsa, keenan, Thania juga Putri memasuki kamar yang memang tak terlalu besar, hanya ada satu kasur ukuran king saja, mereka menidurkan anak mereka yang sudah keleahan dengan aktifitas nya seharian...
"saaa, aku mau tanya" kata Thania buka suara
"tanya apa kak?" kata salsa
"soal cewek semalam" kata Thania..
dada salsa kembali merasakan sakit, merasa tak ingin di ingat tapi kenapa Thania kembali menanyakan lagi...
"oh iya kenapa kak?" kata Salsa berusaha dengan tenang
"dia mantannya Vano, tapi Vano udh ga cinta dia kok, dia berkhianat, bahkan dia sudah bikin Vano jadi berubah loh"
"kenapa bgitu kak?" tanya salsa yang akhirnha penasaran
"hemm... jadi dulu mereka pacaran di amrik, si Vano kuliah, si Lea ini masih Sekolah, ibunya Lea kalo gak salah jadi pelayan Cafe disana, dia asli indo, tapi mereka kesana katanya mau cari ayahnya si Lea ini, terus mereka pacaran, pas lea lulus SMA , Vano lulus S1. nah si Lea yang baru lulus ikut sekolah modeling disana, di bantu Vano biayanya..eh giliran udah jadi model Vano kelar s2 dia berkhianat, jadi aja si Vano stres.. jadi kaku jadi gitu deh.... ehh tapi beruntung ketemu kamu, dia jadi kembali bahkan lebih baik" kata Thania menjelaskan...
*se cinta itu kamu mas dulu sama wanita itu, apa kamu benar benar sudah menghapus masa lalu mu mas? apa kamu gak akan jatuh cinta lagi mas sama dia*
mendengar ucapan Thania itu menbuat salsa berfikir lebih jauh tentang perasaan suaminya terhadap wanita itu...
"saa maaf kaka bicara begini, aku cuma mau kamu tau bahwa udah gak ada rasa lagi antara mereka, dan kamu juga harus tau seberapa jahat wanita seperti itu..."
kata Thania menambahkan
"hmm iya kak gak apa, aku juga faham kok. aku sama Vano udah sepakat ga bahas masalalu kak" Kata Salsa
"iya syukurlah, aku yakin kamu lebihbdewasa ngadepin ini saa" kata Thania
"makasih yaa kaa, aku beruntung punya kalian" kata salsa
"kita yang beruntung saa punya kamu disisi kita" Kata Thania...
Perjalanan panjang pun mereka tempuh, kali ini mereka terjebak macet hingga menempuh waktu lebih lama...
__ADS_1