
Syfa sudah beraktifitas seperti biasa, di sudah mulai masuk dinas, setelah ditinggal beberapa hari untuk acara nikahanya sahabat tercintanya kini syfa tengah berada di ruanganya, berkutat dengan berkas2 yang menumpuk selama ia tinggal.
Ketukan pintu membuat konsentrasinya terpecah, suster hani masuk keruangan syfa.
"selamat pagi dokter syfa, maaf dok mengganggu, 15 menit lagi sudah waktunya dokter untuk memeriksa pasien" ucap suster hani
"baik sus, terima kasih" jawab syfa dengan senyum yang mengembang dibibir manisnya, syfa merapikan kembali berkas didepanya. sebuah notif chat dari bayu berbunyi dihp syfa.
📩 Mas bayu
Selamat pagi dokter cintaku, sayang mas kangen, mas kirim chat ini mau ngasih tau bahwa pagi ini mas harus berangkat tugas, jaga kesehatanmu, mas akan slalu merindukanmu, 😍 Love you my doctor.
Syfa tersenyum melihat isi chat dari bayu, dia lekas membalas chat dari bayu.
📨 Syfa
Selamat pagi komandan tampan ku, ih mas gombal, baru tadi malam telfon sekarang udah bilang kangen, mas hati2 dalam bertugas, semangat! doaku selalu menyertaimu mas, mas juga jaga kesehatan, syfa juga akan slalu merindukan mas bayu, lekas kembali dengan selamat. 😍 Love you too mas bayu.
Setelah syfa membalas chat dari bayu, tak terdengar lagi notif chat dari bayu, mungkin bayu sekarang sudah berangkat pikir syfa.
semoga Allah selalu melindungimu mas, dimanapun kamu berada aminn...
setelah itu syfa keluar untuk melakukan pemeriksaan pada pasien ditemani dengan suster hani.
skip******
Ditempat lain dinda dan dion tengah menikmati sarapan mereka di kamar hotel, setelah sarapan dion berencana mengajak dinda jalan2 dipantai,
"sayang setelah ini, kita jalan2 kepantai" ucap dion
dinda mengangguk, sebenarnya dinda masih merasakan sedikit perih dibagian sensitifnya, pasalnya dion tak melepaskanya sepanjang malam ditambah saat mereka mandipun dion melakukanya,
__ADS_1
"kamu kenapa sayang?? apa kamu sakit??" tanya dion khawatir karena dinda tak berbicara
"gak kok mas, gak papa, kalau gitu ayo kalau mau kepantai" jawab dinda, dion tersenyum pada dinda. dion meraih tangan istrinya menggandengnya dengan mesrah. karena hotel mereka dekat dengan pantai, mereka berjalan menuju pantai tersebut.
Deburan ombak dan hilir angin yang menerpa jilbab dinda membuat dian semakin cinta, dinda merentangkan tanganya, menikmati udara yang begitu sejuk dan nyaman, dion hanya melihat istrinya dari belakang, dion menghampiri istrinya dan memeluknya dari belakang.
"apa kamu senang sayang??" tanya dion
"iya mas, aku seneng banget, disini nyaman, apalagi ditemenin kamu" jawab dinda
"hemmmz sudah bisa gombal nih yaa,,, nakal!" ucap dion sambil mencubit gemas hidung dinda
"ishh...sakit tau mas! sini coba!" jawab dinda dan mencubit hidung dion dan langsung berlari, mereka berdua berkejar2 an di pinggir pantai sambil tertawa riang, dion mengejar dinda akhirnya dinda tertangkap oleh dion
"mulai nakal nih ya sekarang! kata dion sambil mengglitikin istrinya
"hahahaha mas sudah geli...mas.....hahaha" ucap dinda sambil tertawa meahan geli yang digelitikin dion
"ampun gak!" sambil terus menggelitiki dinda
"aaaaa....mass malu! turunin akuu..mas!" ucap dinda sambil memukul dada bidang dion
"ssttt..biarin kita sudah halal ini, kalau kamu malu sembunyi saja" jawab dion santai. dinda menyembunyikan wajahnya didada sang suami deng senyum yang merekah dibibirnya. dion menurunkan dinda di kursi pantai dengan hati2,
"sayang apa kamu haus??" tanya dion yang tengah duduk didepan dinda
"iya mas, haus banget" ucapnya manja
"tunggu sebentar" kata dion sambil meninggalkan dinda menuju kedai kelapa muda. dion membawa 2 kelapa muda yang siap untuk dinikmati. dion menyerahkan satu buah kelapa untuk istrinya.dinda menerima dengan mata berbinar karena dari tadi sudah haus. diteguknya air kelapa muda dengan nikmatnya. dan pandangan dinda tak pernah berpaling dari wajah dion.
Dion yabg ditatap begitu lama sama sang istri, muncul ide jahilnya untuk menggoda dinda
__ADS_1
"kenapa sayang kamu menatapku begitu?? aku tau aku tampan" ucapnya dengan percaya diri
"idihhh,, mas GR tau gak,, " jawab dinda menahan malu karena kepergok menatap dion.
"sudahlah sayang ngaku saja, aku rela kamu liatin begitu, apa perlu kita balik kehotel supaya kamu lebih puas untuk menatapku, aku pasrah sayang" ucap dion sambil tersenyum jahil pada dinda
"ih apaan sih mas, udah ah dinda mau balik hotel udah panas disini" jawab dinda sambil meninggalkan dion. dion berlari menyusul istrinya
"tuh kan, mas bilang apa, udah deh sayang, jangan malu, ngaku aja mas gak akan marah" goda dion lagi
"mas ihhh" dinda malu sampai pipinya memerah
" sayang, aku bisa buat kamu lebih panas dari pada disini lhoo sayang, didalam kamar itu lebih panas dari pada diluar sayang" bisik dion di telinga dinda. dinda yang tak tahan dengan godaan dion, dinda berhenti dan berbalik menghadap dion, dan memukul dada dion
"nyebelin! nyebelin!" gemas dinda. dion menangkap tangan dinda dan langsung menggendongnya lagi menuju kamar mereka dan membuat siang yang panas semakin panas dalam kamar hotel mereka.....
.
.
.
.
..
.
yaelahhh ngantennn baruu mah betah didalam kamar, yang jomblllo gigit jarii makkkkk😉
hai kakak kakak jangan lupa like, coment and vote yang banyaaakk yahhh
__ADS_1
supaya semangat upnya, jangan lupa mampir juga ke karyaku yang lain "cewek barbarku" love yoouuu
maaf kalau masih ada typo